
Vioan melajukan mobilnya dengan cepat menuju ke kantor, Sesampainya disana Viona langsung berlari ke arah lift khusus petinggi,Seperti biasa semua memberi hormat dan senyuman kepada Viona begitu pun viona. Viona langsung menuju ke ruangannya dan menelpon Yunda
Tut tut tut
"Yun datang keruanganku sekarang,dan bawa berkas serta jelaskan apa yang terjadi" Ucap Viona dengan tegasnya
"Baik vi"Ucap Yunda
TOK TOK TOK
"Masuk"ucap viona
"Hai Vi,ini berkas yang lo minta" Ucap yunda sambil memberi berkasnya
"Jelaskan apa masalahnya yun"Ucap Viona sambil membaca berkas
"Gini Vi produk bagian kosmetik dan Butik kita sedang mengalami penurunan sejak Aliana memutuskan Kontrak sebelah pihak, Dan justru aliana melaporkan Butik kita karena berani menjual gaun yang telah iya pesan" Ucap Yunda
"Lalu apa kata polisi?"Ucap Viona sambil menatap yunda
"Masalah akan berlanjut sampai ke pengadilan.kira kira Sebulan lagi" Ucap Yunda
"Baiklah besok aku yang akan tangani masalah promosi " Ucap Viona
"Tapi maaf vi sepertinya aliana mendapat dukungan dari suami lo"Ucap Viona
Deg (tiba tiba" viona diam)
"Tidak masalah,kau tau apa yang harus dilakukan untuk orang licik seperti dia" Ucap Viona
"Oke,apa kau sudah makan?" Ucap yunda
Viona menggelengkan kepalanya
"Ke Food Corner di mall yuk" Ucap yunda
"Hemm"Ucap Viona mengangguk
Mereka pun pergi menuju ke mall untuk makan ,Sesampainya disana Viona dan Yunda duduk dan memesan makanan
"Vi kok gue baru sadar kedua pipi lo kenapa?" Tanya Yunda sambil memegang pipi viona
__ADS_1
"Ceritanya panjang" Ucap viona sambil meneteskan air mata
"Vi lu harus cerita biar gak sakit hati,Gue pingin liat Viona gue yang tersenyum bukan menangis" Ucap yunda
Viona pun menceritakan semua kejadiannya sambil menangis segukan hingga membuat yunda kesal.
"Dasar manusia ular,awas aja kalau ketemu"Ucap Yunda
"aku benar benar membenci Bram,Disaat aku sudah mencoba membuka pintu hati dia justru ingin merusaknya"Ucap viona sambil menangis segukan hingga membuat matanya memerah
"Udah vi kalok lu nangis itu artinya lu kalah dan lemah" Ucap yunda membuat viona diam
"Lu bener buat apa gue nangis buat dia" ucap viona sambil mengusap air matanya
"Baiklah gue minta kain kompres buat ngompres pipi lu,Biar gak bengkak" Ucap yunda
"Makasi lu udah mau dengerin cerita gue" Ucap Viona
"Ya sama sama bee, Lu udah gue anggao saudari ku sendiri" Ucap yunda, Viona pun tersenyum mendengarnya, yunda berjalan menuju ke arah waitter untuk meminta kain kompres,Setelah mendapatkannya Yunda langsung kembali ke meja
"Ni vi lu kompres pipi mu dulu,tapi aku tinggal ke kamar mandi dulu ya" Ucap yunda
"Iya makasi,Cepetan ya"Ucap viona sambil mengompres pipinya,Yunda pun berlari menuju ke kamar mandi
"Tuan bukan kah itu Nyonya Viona"Ucap kevin,Bram pun menoleh kearah yang ditunjuk Kevin
dan ternyata benar wanita itu adalah Viona yang sedang menangis
"Pipinya merah bengkak ,Pasti sangat sakit" Gumam bram dalam hati
Bram mengusap kasar wajahnya,Kenapa aku kepikiran dengannya bram langsung duduk memegang kepalanya di salah satu ruang tunggu mall
"Apa yang harus aku lakukan."Ucap bram dalam hati
Karna makanan sudah tiba Viona pun makan tak selang beberap menit yunda datang Kembali kemeja
"Ada apa lu lama banget"Ucap Viona
__ADS_1
"Maaf Vi perut gue tiba tiba mules" Ucap Yunda
"Baiklah ayo makan cepat" Ucap Viona
"Oh ya vi aku lupa kasih tau Sebulan lagi kita ada ketemu klien mengenai model baru pemasaran produk dan kerja sama,Serta tender perusahaan " Ucap Yunda
" Baiklah cepat makan dulu" Ucap Viona
Setelah selesai makan Viona dan Yunda Ke kamar mandi untuk Touch Up make up
"Apa mata gue kelihatan Sembab?" Tanya Vion
"Udah enggak begitu vi,Ayo kasihan mereka nunggu" ucap yunda
"Ayo balik ke kantor" Ucap Yunda
"yuk" ucap Yunda
Sesampainya di kantor mereka kembali bergelut dengan berkas berkas penting di kantor.
"Sepertinya aku harus lembur,Bulan depan aku harus mencapai target dan tender besar"Ucap Viona
"Tender apa lagi yang akan kita kerjakan" Tanya Yunda
"Danau Renungan", akan menjadi target proyek perusahaan yang baru"Ucap Viona
"Wah Bee kau benar-benar sangat cerdik
"Ya sudah kau pulang dulu ini sudah jam pulang,sebentar lagi aku pulang kau duluan saja"Ucap Viona
"Baiklah jaga kesehatan" Ucap Yunda,Viona hanya mengangguk.
Saat Yunda sudah pergi Viona masih dikantor dengan beberapa berkas yang harus diselesaikan hingga jam 11 malam.
"Baiklah sepertinya Bram sudah tidur,aku akan pulang" Ucap Viona
Viona pun pulang kerumah dan langsung masuk kamar untuk mandi dan tidur
Keesokan harinya Viona kembali bangun jam 5 pagi untuk kekantor dan lembur sampai malam untuk menghindari bram
__ADS_1
Tbc🖤