Tolong Hargai Aku Suamiku

Tolong Hargai Aku Suamiku
Tidur bersama


__ADS_3

Setelah acara pemotongan pita,Semua tamu berdatangan mengucapkan Selamat termasuk Mertuanya


"Selamat Tuan Rangga"Ucap Tuan Madison


"Terimakasih Tuan dan Nyonya Madison semua juga berkat bantuan dan kerja keras dari menantu Kesayangan anda"Ucap Rangga


"Hahaha anda bisa saja" Ucap Nyonya madison


"Vivi bram kemari lah" Ucap Nyonya madison



Viona dan bram berjalan menuju mereka


"Ada mah"Ucap mereka barengan,Viona langsung memalingkan wajahnya dengan Cemberut sambil memajukan bibirnya


"Aduh aduh ada ini,Kalian memang jodoh ngomong juga barengan"Ucap Riska sambil tertawa


"Papa,mama,sama Riska mau menginap di rumah kalian,Soalnya besok kami mau berangkat ke bandara"Ucap Nyonya madison


"Bagaimana ini mereka pasti bakal kecewa kalau kita sedang berantem"Ucap Viona dalam hati


"Kalian mau kemana?"Tanya bram


"Ke Turki mau liburan "Ucap Papanya


"Kakak kapan Bulan madu,Kok nikah udah lebih dari 1 bulan belum ngasih aku ponakan"Ucap Riska menggoda kakaknya


"Diam kau masih kecil"Ucap Bram sambil mengacak rambut viona


"Ya sudah Kita pulang kerumah mu"Ucap Tuan Madison


Dengan terpaksa Viona ikut masuk ke dalam mobil Bram


Saat dalam perjalanannya terjadi kesunyian di antara Mereka


"Apa kau masih marah?"Ucap bram


"Tidak"Ucap Viona dengan singkat


"Maaf sudah membuat kamu kecewa"Ucap Bram


"Hemm"Ucap Viona sambil berdehem


"Kau memaafkanku"Ucap bram sambil memegang tangan viona

__ADS_1


"Kau harus berusaha"Ucap Viona


"Aku punya 1001 cara untuk menaklukkan mu"Ucap bram dengan pedenya


"Coba saja kalau bisa" Ucap Viona yang tak pernah takut


"Tentu sayang"Ucap bram


Sesampainya semua di Mansion,Viona masuk kedalam kamar bawah tiba tiba dicegat oleh mama mertua


"Kenapa kalian pisah ranjang?" Tanya Nyonya madison


"A a a anu mah"ucap viona dengan gagap


"anu anu apa vi?" Ucap Nyonya madison


"Dia lagi ngambek ma,dia menghukum ku tidak tidur bareng selama beberapa hari sampai aku di beri maaf padanya"Ucap Bram dengan berbisik agak keras


"Kauuuuu" Ucap viona dengan mengerutkan dahinya dengan bibir cemberut


"Adu aduh ayo lah kalian sudah dewasa,kalian tidak boleh seperti itu mengerti"Ucap Nyonya madison


"vVi berjanjilah kalau apapun masalahnya kalian tidak boleh sampai cerai atau pisah ranjang"Ucap Nyonya madison dengan memegang kepala Viona


"Bi Pindahkan semua barang Vivi kembali ke kamar bram"Ucap Nyonya ke bi mega


"Baik Nyonya"Ucap bi mega


"Ayo Sayang kita naik"Ucap Bram sambil tersenyum bahagia


"Sudah naiklah turuti kata suamimu"Ucap Tuan madison


Mereka pun pergi menuju ke dalam kamar


Viona masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri dan menyiapkan keperluan mandi Bram,Setelah selesai Mandi Viona menyuruh Bram Mandi


"Kau mandi dulu"Ucap Viona


"Baiklah Sayang" Ucap Bram sambil mencolek Pipi Viona.Viona yang merasa kesal langsung memilih untuk tidur ,beberapa menit kemudian Viona terlelap



Bram yang melihatnyalangsung mengambil ponsel miliknya dan memfoto Viona yang sedang terlelap,Bram menjadikan Foto Viona yang terlelap menjadi profil pada ponselnya


"Bahkan saat tidur kau sangat cantik sayang"Ucap bram sambil mencium kening Viona

__ADS_1


"Aku benar benar merindukannyawalau cuma berpisah beberapa hari,maaf sebelumnya aku membuat mu kecewa"gumam bram dalam hati.


Karena merasa haus bram turun kebawah untuk mengisi Teko air minum untuk dikamarnya


"Kau belum tidur nak?"Tanya mamanya


"aku haus ma"Ucap Bram


"Kau pasti lelah,mama membuatkan mu minuman ini,Minum dan habiskan"Ucap Mamanya


"Baiklah ma,Mmmm Kenapa rasanya pahit mah"Tanya Bram


"Tidak ada obat yang manis nak"Ucap mamanya.Bram pun menghabiskan minuman itu dan meninggalkan mamanya menuju ke kamar.


Bram meletakkan air di atas sarkas dekat tempat tidur.Bram melihat Viona lebih lama sehingga membuat junior nya bangun


"Shit kenapa harus sekarang,Ini pasti ulah mama "Pekik bram dalam hati.Tanpa berpikir panjang Bram mencium bibir Viona tapi tidak ada pergerakan sama sekali.


Iya pun membuka satu persatu pakaian viona dengan lembut agar tak membangunkannya iya mencium semua bagian tubuh Viona terutama leher jejang milik istrinya hingga meninggalkan banyak sekali Tanda kepemilikannya


Viona pun menggeliat dengan sedikit suara hingga membuat nafsu bram memuncak iapun mulai mel**at Benda kenyal milik viona dan mere**s keduanya dengan penuh nafsu. saat tangannya mulai meraba ke arah organ sensitif sang istri yang sudah mulai basah membuat nafsunya menggebu gebu.Saat satu Jarinya masuk ke gerbang kenikmatan membuat viona menggeliat kegelian Bram pun menambah jarinya masuk ke sana membuat Viona semakin geli.


Bram menghentikan sebentar kegiatannya dan hendak memasukkan Juniornya Kedalam Pintu Kenikmatan,Bram tersenyum melihat sang istri yang masih tidur,Saat ujung juniornya masuk."Kau Siap Sayang"gumam Bram dalam hati,Bram pun menghentakan Juniornya lebih dalam sontak membuat Viona terbangun


"Ahhhh.....Bram apa yang kau lakukan sakit...." Ucap Viona


"Usssttt jangan teriak sayang ini sudah malam,Kau mau membuat semua orang datang kemari hah?" Ucap Bram sambil masih menghentak hentakkan juniornya kedalam gerbang kenikmatan istrinya


"Kau jahat Bram...."Ucap viona menahan rasa sakit dan juga nikmat


"Aku suamimu aku punya hak,Apa kau ingin melaporkan ku dalam hak ini?"Ucap Bram


"Kau diam dan nikmati saja sayang"Ucap bram sambil mengencangkan hentakan nya


"Bram aku pengen Kencing"Ucap Viona memegang dada Bram


"Tidak sayang Itu bukan kencing kita keluarkan disini bersama sama ya" Ucap Bram sambil memegang Pinggul viona, sedangkan Viona mencengkeram selimut


"Akhhhhh..."Ucap Bram sambil melepas cairan kental miliknya ke Rahim sang istri.


Viona yang sudah lelah pun tertidur entah keberapa kalinya bram melepaskan kenikmatan itu,Saat pelepasan yang ke 7 kalinya akhirnya Bram Tumbang dan tertidur sambil memeluk sang istri.


"Terima Kasih Sayang"Ucap Bram sambil mencium kening viona


Tbc🖤

__ADS_1


__ADS_2