
2 bulan kemudian.....
"Hoek , Hoek ,Hoek"Suara Viona muntah membuat Bram terbangun dan menyusul viona ke mara mandi
"Ada apa sayang?"tanya bram sabil mengusap ulu hati Viona dengan minyak telon.
"Kayaknya masuk angin"Ucap Viona sambil mengusap bibir dengan tissu
"Ya sudah kau,Tunggu dulu aku mau mandi"Ucap bram sambil merebahkan Viona di ranjang.
Saat sudah selesai mandi dan bersiap ke kantor bram mengajak Viona menuju ke meja makan.
"Ayo sayang kita ke ruang makan,pasti sudah ditunggu"Ucap bram
"Ayo sayang"Balas Viona sambil tersenyum
Saat mereka sudah sampai di meja makan seperti biasa Viona menyuguhkan Bram dan Krisna makanan,Namun saat mengambil makanan Viona Kehilangan keseimbangan dan Pingsan membuat semuanya terkejut.
"Sayang"Teriak bram sambil menghampiri dan menggendong menuju ke kamar tamu bawah
"Mommy kenapa daddy?"Tanya Krisna
"Sepertinya mommy Krisna kelelahan "Ucap bram
"Kevin Panggil dokter wanita sekarang"Ucap Bram dengan Kawatir.
__ADS_1
"Baik tuan"Ucap Kevin sambil menelpon dokter
Beberapa menit kemudian dokter datang untuk memeriksa Viona
"Siang tuan ijinkan saya memeriksa Nyonya"Ucap Dokter.
Bram pun mengangguk,Kemudian dokter memeriksa keadaan keadaan Viona
"Tuan sebaiknya kita tunggu Nyonya Biar sadar dulu?"Ucap dokter itu
"Apa maksudmu menunggu,Bagaimana kalau terjadi dengan istriku"Ucap bram sambil meninggikan suaranya hingga membuat dokter itu gemetar ketakutan
"Maaf tuan ada beberapa hal yang perlu ditanyakan,Karena ini menyangkut datang bulan"Ucap Dokter sambil menundukkan kepala karena gemetar ketakutan
"Bram sebaiknya ikuti petunjuk dokter kau jangan terbawa emosi"Ucal mamanya
Dokter itupun memberikan minyak angin pada ulu hati,Dada serta hidung Viona untuk mempercepat kesadaranya,Beberapa menit kemudian Viona mulai tersadar dan dokter segera memberikan Ember karena Viona ingin muntah.
"Nyonya kapan terakhir datang bulan?"Tanya Dokter
"sekitar 1 setengah bulan lalu" Ucap Viona
"Baiklah sepertinya Nyonya sedang mengandung,dan untuk memastikan itu sebaiknya Nyonya menampung kencing ke dalam gelas ini"Ucap Dokter sambil memberikan gelas untuk tes urin
Viona pun mengikuti intruksi dokter ,dan segera ke kamar mandi untuk mengambil urin,Beberapa menit kemudian Viona keluar dan menyerahkan urinnya ke dokter.Dokter pun memasukan Tes Pack kedalam urin Viona
__ADS_1
Beberapa menit kemudian Dokter melihat hasilnya dan mulai tersenyum
"Selamat Nyonya anda Positive hamil,Menurut perkiraan sih sekitar memasuki usia 2 bulan"Ucap Dokter membuat semua Tersenyum riak
"Kau hamil sayang"Ucap Bram sambil mencium bibir,Mata serta pipi Viona
"Sayang jangan gitu malu"Ucap Viona
"Krisna Sayang kamu bakal jadi kakak"Ucap Bram sambil mengusap kepala Krisna
"Benal kah Belati adik itu ada di dalam pelut bukan dibeli di mall?"Tanya Krisna dengan polosnya
"iya sayang kalok yang di mall namanya boneka Manekin"Ucap Riska
"Lalu gimana calanya adik kelual dali pelut?Tanya Krisna pada daddy nya,Bram bingung harus jawab apa hingga melirik Viona
"Sayang adik itu harus diam di dalam perut Mommy kalau udah waktunya keluar,Nanti muncul deh"Ucap Bram bingung harus jawab apa
"Belati kayak sulap ya? tanya Krusna lagi
"iya sanyang,SIMSALABIM JADI APA PRO PROK .....TRING..,gitu sayang"Jawab bram sambil tertawa kikuk
"Oke deh kisna tunggu dan jaga adik sampai keluar"Ucap Krisna sambil menghampiri mommynya
"Krisna harus jaga adik kalau udah keluar ya"Ucap Viona sambil tersenyum
__ADS_1
"Adik nanti kalo udah keluar nanti kakak jaga dan ajak mainan,Kakak banyak punya mainan lo"Ucap Krisna pada perut Viona sambil menciumnya.
"Iya kakak"Jawab Viona sambil mengelus kepala Krisna