
Bruk....
Krisna duduk di sofanya di depan Zuan dengan mata tidak percaya.
"Kenapa aku bisa kecolongan"Ucap Krisna
"Karna kau dibutakan oleh cinta kekasihmu,padahal kau tau tidak sampai sekarang pacarmu masih hidup"Ucap Zuan kemudian hendak meninggalkan Krisna namun ditahan oleh argi dengan pertanyaan.
"Kak Zuan apa kak Veksa akan baik baik saja?"Tanya Argi dengan wajah sedih
"Dia akan baik selagi kalian tidak memberikan tekanan"Ucap Zuan sambil mengusap rambut Argi dan langsung pergi
Keesokan harinya.Veksana masih murung dengan tatapan kosong menatap ke arah jendela
"Nak makan ya"Ucap Viona yang masih setia menemani Veksana
"Aku tidak lapar"Ucap Veksana
"Maaf mommy telat datang,Coba saja mommy tidak datang telat aku yakin tidak akan seperti ini"Ucap Viona meneteskan air mata
#Flash Back on#
"Ayo brangkat"Ucap Bram
"Sayang kamu duluan ya masih ada yang perlu aku urus"Ucap Viona
"Mau kemana?"Tanya Bram
"Ada berkas yang perlu aku tanda tangi diperusahaan"Ucap Bohong Viona lalu pergi meninggalkan keluarganya
Melihat kepergian Viona Bram dan Anak anak menuju ke acara,Kebetulan mereka datang bersamaan dengan mobil Krisna dan Veksana
"Kakak ngapain ngajak dia sih"Ucap Argi dengan sinis
"Jangan dekat dekat denganku"Ucap Argi dengan ketus kepada Veksana
"Udah jangan ribut..."Ucap Bram kemudian masuk
Setelah beberapa menit tibalah saat pidato dari Krisna dan Veksa
Disisi lain Viona mengumpulkan bukti dan bertapa terkejutnya.
__ADS_1
"Ternyata Benar saja Bukan keluarga Jovanka penyebab kematian papa mama mertua melainkan Adik angkat yang sudah di anggap saudara kandung oleh jovanka"Ucap Viona memebaca semua berkas
"Dan ternyata Dr.Zuan adalah anak sukung dari Jovanka dan dia juga yang melakukan operasi pada Bram,Hati serta ginjal yang di pasang di tubuh Tuan Bram adalah milik Ayah Veksana yaitu Jovanka"Ucap Jax ketua geng mafia galaxi empire
"Apa!!!"Ucap Viona
"Boss gawat lihat ini"Ucap pengawal menunjukan siaran live mempermalukan Veksana di depan umum
Viona segera melajukan Mobilnya menuju ke ruangan namun telat saat Veksana sudah masuk kedalam mobil Krisna dalam kondisi lemas tak berdaya
"Sayang"Teriak Viona memanggil bram
"Ayo kerumah sakit dulu"Ucap Bram
Merekapun menuju ke rumah sakit dalam satu mobil sementara Arga bersama Argi dalam satu mobil yang lainya dan mengikuti krisna dari belakang
#Flash Back Off#
Viona menceritakan semuanya dengan terperinci membuat Veksana menangis,Dengan cepat Viona memeluknya dengan hangat.
"Apa Dr.Zuan itu kakak kandung Veksa?"Tanya Veksa kepada Viona
"Iya aku kakak kandung mu"Ucap Zuan
"Mommy akan pulang dulu kalian ngobrol dulu ya"Ucap Viona berpamitan
"Makasi udah temenin Veksa mii"Ucap Veksa
"Iya sayang"Ucap Viona mengelus rambut Veksana
Viona pun meninggalkan mereka,Kini Zuan tengah menjelaskan apa yang terjadi kepada mereka.
"Kakak huaaaaaaa....... Veksa takut kenapa kakak baru ketemu"Ucap Veksa
"Maafin kakak sya"Ucap Zuan sambil memeluk Veksana
"Ayo makan dulu ya"Ucap Zuan lagi sambil meletakkan ransum makanan di meja pasien
Veksana pun menurut dan memakan makanan yang diperintahkan kakaknya
__ADS_1
"Dengerin kakak,Apa pun yang terjadi kamu haris tetap makan kalok tidak kasian anak kamu"Bujuk Kakaknya
"Iya iya bawel ini juga makan kok"Ucap Veksana dengan memanyunkan bibirnya sementara kakaknya terkekeh
"Sekarang biar suster yang bantu kamu bersih bersih dan ganti baju ya"Ucap zuan kemudian masuk ke dalam ruangan yang berada di ruang khusus
Setelah selesai membersihkan diri Zuan kembali mengobrol dengan adiknya sekedar melepas rindu.Tanpa di sadari Krisna melihatnya dari arah pintu
Ceklek suara pintu terbuka membuat semua menoleh ternyata itu adalah Krisna dengan senyum menyebalkan bagi Veksa
"Keluar keluar keluar"Teriak Veksa sambil melempar ponsel miliknya dan beberapa pulpen milik kakaknya
"Sayang maaf"Ucap Krisna
Sretttt Veksana melepas infus nya dan bejongkok Ketakutan hebat,
"PERGI JANGAN SENTUH AKU DENGAN TANGANMU YANG MENJIJIKAN......KAKAK TOLONG VEKSA TOLONG VEKSA TAKUT "Teriak Veksa dengan kencang membuat Zuan mengusir paksa Krisna
"Keluar dulu"Ucap Zuan menarik Krisna keluar kamar
"Dengar aku,Jangan sakit adiku"Ucap Zuan kemudian kembali ke kamar Veksa untuk memastikan kondisinya
"Aku akan terus berusaha mendapatkan kamu sayang"ucap Krisna dalam hati sambil meneteskan air mata
Krisna pun meninggalkan rumah sakit dengan hati yang berkecamuk lemas tak bernyawa bagaimana mungkin dia sekarang mendapat kan karma karena ulah pembaca yang meminta Krisna diberi pelajaran
.
.
.
.
.
Maaf ya baru up sekarang masih ngurus berkas Kuliah akhir hehehe
__ADS_1
Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻