
Krisna berdoa terus tanpa henti berharap tidak ada masalah pada mereka yang tengah berjuang di dalam ICU
"Kenapa lama sekali ya tuhan,Ini sudah 1 jam berlalu tapi Mereka belum keluar"Ucap Krisna mulai Khawatir.
Owek Owek Oek suara tangisan bayi membuat Keluarga madison tersenyum bahagia.
Ceklek Sret. ..... pintu ruang ICU terbuka dan Zuan datang mendorong 2 Box dengan wajah masam.
"Apa aku boleh melihat Istri dan anakku?"Tanya Krisna,Namun tidak dijawab oleh Zuan
"Hei...apa aku boleh melihat keponakanmu?Tanya Krisna dengan semangat namun Zuan belum berani menjawab
"Ada apa Zuan?"Tanya Viona
"Iya kak ada apa apa kak veksa baik baik saja?"Ucap Arga
"Veksana dan Putramu baik baik saja tapi maaf aku tidak bisa menyelamatkan kedua putrimu karena Veksana mengalami pecah ketuban pada dinding rahim sebelah kanan tepat di posisi kedua Putrimu apa lagi Veksa mengalami pendarahan hebat akibat benturan keras"Ucap Zuan dengan lirih sambil menangis.
"Haaa......."Tangis Viona pecah di pelukan Bram
Krisna terus memandang kearah 2 peti di atas trolly hijau "Apa disana putri putriku?Tanya Krisna menunjuk 1 peti di atas dan 1 nya di trolly bawah.
"Iya mari aku antar untuk mengkremasi bayimu"Ucap Zuan memeluk Krisna yang kini sudah lemas.Zuan memapah krisna menuju ruang Krematorium
Zuan dan Krisna memasukkan 2 peti lalu membacakan doa dan menyalakan apinya.
__ADS_1
Krisna bergetar saat melihat api menyala
"Matikan apinya mereka akan kepanasan jangan Zuan"Ucap Krisna hendak memegang peti dengan cepat Zuan menariknya dan memeluknya.
"Kasihan Mereka....huaa......"Tangis Krisna pecah seketika
"Sayang kamu ikhlas ya biar mereka tenang"Ucap Viona
"Kapan kau akan semayamkan?"Tanya Bram
"Se se setelah Veksana sehat Ded"Ucap Krisna segukan di pelukan Zuan.Zuan melihat kepedihan krisna mulai mengelus kepala Boss,Teman sekaligus kakak iparnya.
"Jangan pernah kau tunjukan wajah sedihmu di hadapan adikku kasihan dia"Ucap Zuan masih mengelus kepala Krisna
"Iya"ucap Krisna menepuk pundak Zuan
"Kau mau ditempatkan di tempat berbeda atau sama?Tanya Zuan
"Sama Kakak mereka kan kembar"Ucap Krisna masih dengan suara getar.
"Baiklah...Kau tolong jadikan satu abunya"Ucap Zuan kepada Petugas kremasi
"Baik Dok"Ucap petugas Kremasi langsung memasukan abu ke satu guci berwarna Hijau Army pilihan Viona
"Ini Dok selesai"Ucap petugas kremasi memberikan guci abu
__ADS_1
"Ayo kita berdoa bersama semoga mereka tenang di alam sana,Dan di berikan tempat terindah di Surga"Ucap Zuan memimpin Doa
Krisna mengelus guci tersebut dan membawa ke ruangan Veksana.Di ruangan Krisna melihat putranya yang masih berada di inkubator dan veksana tengah duduk bersandar dengan wajah bersedih
"Sayang hiks hiks hiks"Ucap Krisna tak kuasa menahan tangis
Veksana berusaha berdiri namun di tahan oleh Krisna
"Maafkan aku sayang aku gak bisa menjaga mereka hiks hiks hiks"Ucap veksana dengan lirih
"Sayang aku yang salah aku ayah yang bodoh maaf hua....Hiks Hiks Hiks"Ucap Krisna tak bisa membendung air matanya.Veksana melihat guci dan menghelusnya.
"Ust ust ust jangan nangi lagi kita ikhlaskan saja mereka agar mereka tenang,Setidaknya tuhan menyisakan satu untuk kita"Ucap Veksana menenangkan Krisna yang tengan menangis di dadanya
"Iya sayang"Ucap Krisna dengan lirih
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻