Tolong Hargai Aku Suamiku

Tolong Hargai Aku Suamiku
Melihat Proyek


__ADS_3

1 bulan kemudian


Seperti biasa Yunda dan Tiara datang ke mansion Bram untuk mencari Viona


"Selamat Pagi tuan,Apa nyonya Viona ada di rumah"Tanya Tiara


"Ada cari aja di kamar Krisna"Ucap bram yang langsung pergi meninggalkan mereka


Mereka langsung menuju ke Kamar Krisna untuk mencari viona.Disana viona sedang bercanda dengan Arga dan Agini



"Aduh aduh aduh imutnya Boss kecil kecilku"Ucap Yunda


"Iya dong,Makanya cepet nyusul"Ucap Viona


"Ya terserah deh asalkan Kau bahagia"Ucap yunda


"Mommy Krisna berangkat dulu ya"Ucap Krisna yang langsung keluar kamar



"Ayo tante krisna pamit"Ucap Krisna yang langsung pergi


"Baiklah hati hati ya"Ucap Yunda dan tiara


"Vi yuk Kita ke Proyek"Ucap Yunda


"Ayo tar dulu ya"Ucap Viona memanggil ibu mertuanya untuk menjaga Anaknya


"Mah Vivi mau keproyek ,titip mereka ya"Ucap Viona


"Iya Kamu hati hati sayang"Ucap Mama mertuanya.


Merekapun berangkat menuju ke proyek,Sesampainya disana dia melihat Atmajaya yang sedang melihat lihat keadaan Proyek


"Hai Tuan atma apa yang sedang kau lakukan disini?"Tanya Tiara


"Mencari kamu"Goda Atmajaya sambil mencolek Viona


"Hahaha"Tawa mereka sambil menepuk tangan.


Merekapun bicara dan mengobrol masalah proyek,Tanpa disadari Bram ada di sana untuk melihat namun yang dilihat justru Obrolan Istrinya dan Atmajaya sedang duduk di satu bangku panjang dengan sangat dekat dan hampir menempel.Sementara kevin kesal melihat kedekatan Istrinya dengan Asisten Atmajaya

__ADS_1


"Sedang apa mereka disini"Ucap bram yang langsung menghapiri mereka karna merasa cemburu


"Apa yang kalian lakukan?"Tanya Bram yang langsung menyela tepat duduk Viona dan Atma hingga membuat Atmajaya terjatuh.


"hei apa yang kau lakukan?"Tanya Yunda yang melihat kevin menarik tubuhnya menuju ke arah sampingnya


"Diam"Ucap Kevin yang dingin membuat yunda takut


Tiara membantu Atmajaya berdiri dan sambil terkekeh melihat kelakuan dua pria tadi.


"Sudah Tolong profesional kerja,Sejarang kita bahas sambil melihat proyeknya"Ucap tiara menengahi mereka yang hendak ribut.


"Baiklah proyek kita sudah mencapai 20% tahap pengerjaan sepertinya kita bisa selesai sampai 4 bualan lagi"Ucap Viona


"Vila ini di fasilitasi seperti Private poll,1 balkon untuk setiap kamar dan bangunan ini mempunyai pendeteksi bom sekaligus Dinding anti Peluru."Ucap Yunda sambil menunjuk Rancangan


"Aku ingin memberi usul sedikit"Ucap atmajaya


"Silakan tuan"Ucap tiara


"Sebaiknya buat fasilitas WO di dekat pantai maupun di dalam gedung"Usul Atmajaya


"aku setuju dengan itu,Itu akan menambah minat penyewa bukan hanya untuk liburan tapi Pernikahan"Ucap Viona


"Ayo"Ucap Yunda sambil merangkul tiara dan meninggalkan kevin dengan wajah masam nya.


Merekapun berkeliling dan melihat keadaan proyek dengan seksama mulai dari bahan yang dipesan apakah sudah sesuai atau belum,Pekerja sudah bekerja dengan standar SOP atau belum Itulah yang menjadikan Perusahaan Viona ditakuti Bukan hanya kepintaran namun Ketelitian yang sangat murni.


"Tiara kau awasi proyek ini aku gak mau ada kesalahan sedikit pun "Perintah Viona


"Baik Boss"Ucap tiara


"Ayo kita sudah selesai kita kembali sekaramg"Ucap Viona


"Aku akan kembali bersama Suamiku"Ucap Viona


"Kevin kau kembali saja sama yunda"Ucap Bram


"Baik Tuan"Ucap Kevin


"Kalian hati hati di jalan aku masih harus berbincang dengan tuan Atma"Ucap Tiara


"Baiklah kita duluan ya"Ucap yunda.

__ADS_1


Merekapun pergi dari lokasi dan menuju ke ruamah masing masing


Namun saat berada di parkiran tiba tiba yunda Kehilangan kesadaran dan pingsan hingga membuat Viona dan Kevin panik


"Yun...."Ucap Viona memegang kepala yunda


"Vin sebaiknya bawa Yunda ke klinik dekat sini"Ucap Bram


Kevin pun menggendong Yunda masuk ke dalam mobil dengan rasa penuh kawatir.


Sesampainya di sebuah klinik Kevin memanggil dokter untuk memeriksa yunda.Mereka pun memeriksa keadaan yunda


"Dok bagai mana keadaan istri saya?"Tanya Kevin dengan rasa Kawatir.


"Selamat Tuan ,Istri anda mengandung sudah 2 minggu"Ucap Dokter itu membuat semuanya kaget dan tersenyum


"Wah Wah selamat kevin"Ucap Bram


"Terima Kasih Tuan"Ucap Kevin sambil mengelus perut datar yunda.


Beberapa menit kemudian yunda tersadar seketika langsung berdiri tegak


"Idih ngapain gue disini?"Tanya Yunda dengan suara bar bar


"Astaga kau ini baru aja pinsan"Ucap Viona


"WTF..."ucap Yunda karna terkejut


"Selamat sayang kau hamil"Ucap Viona sambil memencet pipi yunda


"whattttttt tHe........."Ucap Yunda yang tiba tiba di bungkam oleh tangan Viona


"Please this is Clinic"Ucap Viona sambil menggelengkan kepala


"Aku gam mau,Aku yakin ini ribet,Kamu aja yang hamil ya aku janji bakal jaga kamu beruang kutub"Ucap Yunda dengan santainya


"Apa.....Kau pikir lelaki bisa hamil Dan melahirkan gimana caranya"Ucap Kevin menolak


"Lalu berapa lama ini,Apakah sakit"Tanya Yunda kepada Viona


"Hahaha menurut sih tapi kalok kamu aku yakin anak mu keluar dengan suara bar bar dan Dingin seperti Papa mamanya"Ejek Viona


"Sudah Sudah kau harus istirahat Kita pulang sekarang"Ucap Kevin

__ADS_1


Merekapun pergi dari Klinik menuju rumah masing masing


__ADS_2