Tolong Hargai Aku Suamiku

Tolong Hargai Aku Suamiku
Sakit Hati


__ADS_3

"Nanti kau jemput aku di apartemen ya"Ucap clara


"Vi aku ingin bicara pada....."Ucap bram dipotong oleh viona


"Aku kesini hanya mengantar ini kak,Sekarang aku pamit"Ucap viona meletakkan bawaannya di atas meja dan segera pergi.


"Vin antar viona pulang"Ucap Bram dengan wajah lesu


"Baik tuan"Kevin langsung mengejar viona


Sesampainya dilobi


"Nyonya"Ucap Kevin memanggil viona


"Ada apa vin"Ucap viona


"Nyonya tuan menyuruh saya untuk mengantar anda" Ucap kevin


"Tidak usah"Ucap viona yang langsung masuk kedalam mobil dang segera pergi menuju ke mansion.


Kevin hanya diam memandang mobil viona yang sudah semakin jauh.Didalam mobil viona menangis menahan rasa sesak dihatinya.


"kau membohongi aku lagi bram" Ucap viona sambil meneteskan air mata


Sesampainya di mansion,Riska menatap dan berlari memegang wajah kakak iparnya yang mulai sembab karena menangis.


"Kakak ipar kenapa menangis?"Ucap riska menuntun viona untuk duduk disofa


Viona hanya diam sambil terus menangis,"Ayolah kakak ipar kalu kau begini kau akan menyiksa anak dalam kandunganmu" Ucap Riska sambil memegang pipi viona.Pada akhirnya viona menceritakan semuanya kepada riska sambil menangis tersengal sengal.


"Apa Kakak ipar bilang clara kembali lagi sebagai kekasih kak bram"Ucap riska dengan terkejut sementara viona hanya mengangguk gemetar


"Aku tidak mau tidur dengannya"Ucap viona dengan lirih


"Bi pindahkan baju kakak ipar kembali ke kamar bawah" Ucap riska sambil memeluk Kakak iparnya


"Ayo kak sebaiknya kau istirahat"Ucap riska mengantar viona ke kamar bawah dan saat viona masuk riska meninggalkannya untuk menenangkan diri.


Viona langsung berbaring di ranjang sambil menangis, Namun setelah 20 menit viona merasa lelah dan tertidur pulas.


Saat sore hari tiba sesuai janji bram mengajak Clara untuk tinggal di rumahnya namun riska melihatnya langsung menghampirinya


"Kenapa kau mengajaknya kemari kak" ucap riska dengan keras hingga membangunkan viona,namun viona hanya mendengar dari dalam sambil berbaring.Bram menoleh kamar bawah lampunya menyala


"Sepertinya viona ada disana" Gumam bram dalam hati.


"Bi antarkan clara ke kamar ku,Cepat dan jangan membantah"Ucap bram dengan tegas


"Baik tuan"Ucap bi mega sambil menuntun clara ke kamar bram


Saat melihat clara sudah masuk ke kamar Bram mulai berbicara."Jangan campuri urusanku" Ucap bram kepada riska


"Oh gitu ya kak kenapa kau membanya kemari hah" ucap riska


"Dia punya sakit jantung dan hidupnya tak lama lagi aku tak mau mengecewakannya untuk hari hari yang singkat ini" Ucap bram dengan jelas

__ADS_1


"lalu bagai mana dengan kak Viona apa kau pernah bertanya apa yang dia rasakan?"Ucap Riska yang mulai meneteskan air mata.


"aku mencintai clara"Ucap bram


"Mana ada seorang istri senang melihat suaminya membawa wanita lain ke rumah mereka bahkan tidur dalam satu kamar"Ucap Riska dengan mendorong bram dan pergi kekamar sementara Viona menangis sambil tidur


Bram mengusap kasar wajahnya dan masuk kekamar viona,Karna mendengar pintu terbuka viona memejamkan matanya.


Bram menghampiri istrinya dan duduk di tepi ranjang sambil mengelus kepala viona


"Maafkan aku,ternyata aku belum mencintaimu sayang"Ucap bram dengan pelan sambil mencium kening istrinya namun perkataan itu terdengar oleh viona.Viona hanya diam sambil menahan rasa sakit hatinya.Bram pun pergi meninggalkan viona dan menuju ke dalam kamarnya.Saat sampai di dalam kamar


"Sayang aku menunggu mu sangat lama,sepertinya saudari mu tidak menyukaiku"Ucap clara sambil menangis


"Tidak apa apa kan masih ada aku"ucap bram sambil mencium kening clara


SAAT TIBA MAKAN MALAM


Bram dan Clara sudah tiba di meja makan


Bram langsung duduk disebelah bram dimana biasanya viona duduk.Viona dengan acuh langsung duduk di samping riska tepan di depan bram.Bram melihat mata viona sebab dan lesu hanya bisa diam.


"Selamat malam kak"Ucap riska kepada viona


"Selamat malam Ris" Ucap viona dengan nada berat seperti habis menangis


"Hai selamat malam untuk kalian berdua"Ucap clara dengan sok akrab sambil menjabat tangan


Viona menjawab salam dari clara namun saat akan bersalaman dengan riska,Riska malah menepisnya


"Jangan buat nafsu makan ku hilang"Ucap riska


"Ini selamat makan sayang"Ucap clara sambil mencium pipi bram,Semua terkejut melihat tingkah Clara.Membuat riska marah


"Sebentar aku mau Ngangkat telpon dulu ya" Ucap Bram kepada clara.Saat Bram sudah tak terlihat


"Dasar kau wanita murahan dan tak tahu malu,apa kau tau kalau kakak ku sudah menikah" Ucap riska dengan keras


"Kenapa,siapa yang dinikahinya"Ucap clara yang pura pura tidak tahu


"Wanita yang disampingku ini adalah kakak iparku dan kau wanita murahn mengerti"Ucap Riska menghampiri clara,Viona yang melihat riska sudah emosi segera


menghampirinya.


Namun saat melihat bayangan bram yang mulai mendekat Clara mendekati Viona dan menghempaskan dirinya ke lantai


"Aaaauuuu sakit kenapa kau mendorongku viona"Ucap clara sambil pura pura memegang jantung


"Clara" Ucapa bram sambil berlari menghampiri clara


"Apa yang kau lakukan?"tanya bram kepada viona


"Aku tidak mendorongnya"Ucap viona membela diri


"Ya dia tidak mendorongnya wanita murahan ini hanya pura pura"Ucap riska

__ADS_1


"Apa kau sakit apa yang mereka katakan?"Ucap bram sambil memegang tangan clara


" Viona mengatakan bahwa dia istrinya dan aku harus menjauhimu dan aku dibilang wanita murahan yang gila harta "Ucap clara dengan lirih manja


"apa"Ucap bram yang langsung berdiri


"Tidak bram aku tidak bilang apa apa,Dia berbohong" Ucap viona


PLAK satu tamparan mendarat di pipi viona


"Kakak apa yang kau lakukan,Hanya karna wanita ini kau memukul kakak ipar.Kenapa kenapa kenapa kak?" Ucap Riska sambil mendorong bram


"Karna aku tidak mencintainya"Ucap bram sambil mengangkat clara menuju kekamarnya.


Seketika viona menangis dan pergi kekamarnya.Riska yang melihat viona menangis langsung menghampirinya kekamar nya.


"Kakak sabar ya"Ucap riska


"Aku harus pergi dari negara ini untuk menenangkan diri ris"Ucap viona sambil menangis


"Aku setuju Kalau itu yang terbaik,Tapi kakak janji untuk selalu mengabari aku keadaanmu"Ucap Riska sambil mengusap mata kakaknya


"Kau juga janji kau tidak boleh memberi tau kemana aku akan pergi terhadap siapapun,jangn Bilang pada ayah dan mama mertua kalau aku hamil takut mereka khawatir,Dan kau harus menjaga bram aku pasti kembali saat waktunya tiba "Ucap viona


"Baiklah kak,Kapan kau akan pergi"Ucap riska


"Malam ini juga,Tapi kau harus membantuku mematikan Cctv semuanya untuk sementara sampai aku menelpon ku "Ucap riska


"Baiklah kak"Ucap Riska yang langsung mematikan sistem melalui ponselnya.


"Kak cepat pergi"Ucap Riska sambil ikut membereskan semua koper viona.Saat selesai berkemas Viona langsung mengendarai mobilnya menuju ke bandar


Viona mengendarai mobilnya sambil menelpon ketiga temanya,Saat semua tersambung


"Halo ada apa vi?Tanya yunda


"Aku akan pergi ke Jepang,Kalian tunggu aku di bandara sekarang" Ucap viona


"Apa baiklah kita kesana sekarang"Ucap yunda yang masih ada di sebuah Cafe bersama temanya yang lain


Sesampainya di bandara ia melihat semua temannya Popy,Yunda dan Tiara.Viona langsung menghampiri mereka.Vioan menceritakan semuanya.


"Astaga tega sekali dia"Ucap popy


"Kalian berdua tau apa yang harus kalian lakukan selanjutnya kan,Ingat apapun tentangku tak boleh ada yang tau mengerti" ucap viona dengan serius


"Mbak akan tinggal dengan siapa di jepang" tanya popy yang mulai menangis


"Papi mama angkatku sudah pindah kesana setahun lalu"Ucap viona dengan mengusap pioi yunda dan popy


"Baiklah kau hati hati,Ingat kabari kita ya"Ucap yunda


"Iya tenang saja,Tapi sekarang Aku tak punya banyak waktu,Tiara ayo berangkat"Ucao Viona langsung menaiki jet pribadi milik papi angkatnya


"baik"Ucap tiara yang langsung ikut naik pesawat.

__ADS_1


Pesawat pun lepas landas meninggalkan london menuju jepang.


tbc🖤


__ADS_2