
Melangkah dipinggir jalan berlari sana-sini melihat beberapa brosur yang tertempel di tiang listrik,tembok,tong sampah iya ambil semuanya,sekitar 12 brosur berhasil iya dapatkan dengan duduk ngasoy di bawah pohon mangga pinggir jalan Biru mulai membaca satu persatu brosur di tangannya.
"Di cari perempuan lajang,mulus,bahenol untuk jadi kuli tai ayam gajih 10 ribu perhari"brosur pertama yang baru saja biru baca malah membuatnya mengumpat
"skip-makan tuh tai ayam memang kimak orang yang bikin"meremukkan brosur tersebut Biru melemparnya sembarangan,dan mengambil brosur selanjutnya
"dicari orang good looking untuk jadi wanita penggoda suami orang minat hub no-"
"ihh pasti mantan pelakor nih yang buat, perkerjaan sesat jauhi"kembali biru melempar brosur kedua
dan untuk brosur yang lainnya Biru belum menemukan perkerjaan yang nyangkut dihati dan pikirannya karena tidak ada yang benar,terkadang sudah bener kerjaannya tapi gajih yang ngak untung,terus kebalikannya udah bener gajihnya malah perkerjaannya yang kayak beruk.
" ya tuhan,semoga ni brosur terakhir bagus kerjaannya plus gaji nya lumayan kalau boleh meminta lebih 20 juta sebulan aminnnnnnnnn"
membuka lipatan brosur tersebut Biru mulai membaca hal yang ada disana.
...Dicari minimal usia 17-25thn laki-laki,perempuan,tua,muda,jangan mati saja untuk menjadi seorang pengasuh....
...perkerjaan bisa dilakukan waktu siang atau malam sesuai jadwal sip yang ditetapkan,kuota yang diperlukan dalam menjadi pengasuh hanya untuk dua orang....
...kemampuan yang dicari dalam menjadi pengasuh adalah;...
...bisa di andalkan dalam segala hal,terutama beres-beres,masak,punya kemampuan bela diri,tahan banting ngak mudah mati....
...Gaji perbulan 50 juta,minat hubungi no-08**** atau datangi alamat jalan mafia no 12,sekian terima kasih...
meneguk ludahnya kasar Biru menatap atau memelototi nominal gaji yang tercantum dengan pandangan berbinar-binar bahkan kalau ada yang melihat wajah Biru pasti akan melihat muka buluk macam kucing kecebur got.
"ini yang gue cari,mana hp buluk gue harus gue tangkep nih perkerjaan segera jangan sampai di gondol orang kismin lainnya"
Tut
Tut
Tut
"...."
"Hallo siapa, eh maksudnya tuan saya mau tanya apa brosur yang anda sebar masih berlaku"
"..."
"ih goblok,brosur tentang pencarian babi suster itu masih berlaku atau tidak"
"...."
"jangan ngegas dong,typo dikit juga! saya mau daftar"
"...."
__ADS_1
"oke besok pagi saya kesana,tapi sore ya soalnya saya masuk sekolah"
"...."
"wah makasih monyet kaulah sahabat sejati aku,baik kali semoga jomblo terus"
Tut
Biru mematikan panggilan tersebut dengan sepihak dan langsung bangkit dengan semangat 45 dan melangkah dengan suasana hati yang sangat bagus dan senyum Joker di bibirnya.
"Hari ku cerah,matahari bersin-"
CRASSSSS💦
Hujan turun dengan deras mengguyur tubuh Biru yang saat ini melongo dengan mata berkedip kedip
"Jan,Hujan!!airnya turun tidak terkira semangatku luntur hanyut semua"berjalan dengan menunduk lesu Biru mulai berjalan menuju gubuk derita miliknya.
sedang di tempat lain disebuah gedung tinggi didalam ruangan dengan tulisan pada papan kayu tertulis nama Kevin arjaza berpangkat sekretaris sedang sibuk dengan beberapa perkerjaannya terganggu dengan suara dering ponsel mahal miliknya
melihat layar pada ponselnya dimana nomor tidak dikenal masuk dengan malas Kevin menggeser tombol hijau untuk mengangkat panggilan.
"ngomong cepat mau apa!?"
"...."
"brosur! brosur apa saya tidak pernah nyebar hal-hal merepotkan seperti itu"
"...."
"...."
"sedikit pala bapak kau peang,saya tunggu kamu besok untuk uji kemampuan"
"...."
"Hm"
"...."
Tut
"ANAK MONYET,KADAL,JINGAN,AWAS BESOK GUE GUNTING RAMBUT LO SAMPAI BOTAK BIAR KAYAK BERUK"teriak Kevin kesal karena disebut monyet oleh sosok bahkan namanya tidak iya tau siapa gerangan congor onta yang ngomong dengan dirinya tadi.
kembali kepada Elbiru yang saat ini sedang menumis pakis yang iya beli dari ibu tetangga sebelah yang mana tadi baru pulang dari desa dan bawa banyak sekali aneka jenis sayuran khas perdesaan termaksud sayuran pakis yang merupakan sayur favorit Elbiru.
sedikit cerita dulunya walau biru merupakan budak perkotaan nyatanya iya lebih banyak menghabiskan libur sekolah di pedesaan tempat eyangnya berada,disana biru sering disuguhkan dengan makanan yang merupakan makanan khas kampung seperti singkong,ubi jalar,dan berbagai macam sayuran lainya termaksud sayur pakis yang sering terdapat dihutan atau sekitar jalan yang tumbuh liar.
saat masakannya siap Biru mulai menyantap makanan nya dengan nikmat dan memikirkan hal apa yang iya akan lakukan pada cabek pabrik yang ada di sekolahnya.
__ADS_1
"liat besok akan gue buat kalian merasakan yang namanya karma instan kayak mie kaldu"
"lima menit jadi,tambah cabek pasti enak"
"perpaduan yang sempurna bukan!"
"tunggu aja KALIAN SEORANG ELBIRU AKAN BALA- UHUKKK UHUKKKK"memegang dadanya yang serasa sesak Biru bangkit mencari air mengambil gelas serta teko kecil iya langsung minum dari tekonya langsung terus gunanya gelas di ambil untuk apa!!
"ahh lega hampir aja gue mati lagi"mengelus dadanya biru berbalik dan ingin melanjutkan acara makannya kembali tapi matanya tertuju kearah gelas tinggi berisi air putih didekat piringnya
"lah sejak kapan itu gelas muncul disitu"bingung Biru sambil menggaruk pipinya yang mendadak gatal,tidak ingin pusing Biru memilih cuek saja.
...[ ]...
PAGI DI SEKOLAH_
seorang gadis datang ke sekolah sangat cepat dari siswa-siswi lainnya karena ingin sedikit menyiapkan sesuatu untuk hiburannya hari ini serta balas dendam yang sudah iya persiapkan.
melihat cairan berwarna merah dengan bau menyengat yang beberapa kali membuat dirinya bersin Biru menyeringai menatap sekitar 5 ember tersebut.
"baiklah saatnya gue ke step kedua"Biru mengambil lem gila dari dalam saku seragam baru yang iya beli di koperasi mahasiswa tadinya,kalian tau uang tabungannya licin hanya karena baju-baju sekolah yang harganya mahal kali.
"Hmmmm lengket-lengket lah itu rambut nanti"ujarnya sambil mencampur lem tersebut kedalam botol berisikan sampo sampai habis.
"selesai tinggal tunggu target-target penghuni neraka jahanam datang"
Skip_
Para siswa-siswi SMA Permata berbondong-bondong memasuki pintu gerbang terlihat mereka saling berbagi cerita dengan teman masing masing.
seperti tiga gadis dengan dandanan sedikit tebal memakai seragam kekecilan sampai membuat gundukan semangka di dada mereka masing-masing terlihat makin jelas.
"eh guys hari ini kita apain si cupu"tanya gadis dengan rambut di cat warna merah menatap kedua sahabatnya.
"bagaimana kalau kita suruh dia lari dilapangan tanpa atasan setuju ngak"usul gadis dengan rambut pendek yang diwarnai dengan warna hijau kehitaman
"wah bagus tuh ide lo,good job"ujar si rambut merah sambil menepuk bahu sahabatnya
"menurut Lo Kar bagaimana"
"Hm-gue setuju!"ujarnya dengan senyum miring di bibirnya yang terpoles lipstik harga jutaan satuannya dengan mengusap rambut pirang gadis yang dipanggil Kar tersebut melangkah kakinya dengan gaya angkuh dan terkesan cepat karena tidak sabar bertemu dengan mainannya.
sedang orang yang di bicarakan memperbaiki kaca matanya sambil menyeringai melihat target yang iya tunggu telah terdeteksi radar mata hitam setajam elang miliknya.
"it's so time"mengalihkan pandangannya melihat keadaan didalam kelas yang iya tempati gadis tersebut tersenyum miring menatap tiga siswa yang ingin membullynya tadi terbaring di lantai tidak sadarkan diri dengan keadaan babak belur.
melangkah meninggalkan area tersebut dengan melangkahi tubuh tiga orang tersebut Biru berlalu dari sana sebelum di pergoki para siswa maupun siswi yang sudah mulai berdatangan menaiki lantai tiga di mana dirinya berada.
...----------------...
__ADS_1
jangan lupa komen vote dan like ya....
Bersambung_