
Elbiru duduk ditengah ujung koridor diatas sebuah kursi silver yang iya angkut dari dalam kelas,liat betapa terniatnya iya jadi manusia demi rencana balas dendam bagi seluruh penghuni sekolah SMA permata.
tidak seluruh sih karena sebagian kalangan dari siswa beasiswa dan kaum cupu yang ada disekolah ini sudah Biru selamatkan dengan pengumuman palsu yang iya edar di grub khusus yang iya buat mendadak,dengan mengatakan sekolah libur untuk hari ini karena ada rapat.
dengan menunggu 3 pemeran utama wanita yang menjadi dalang orang yang selalu membully dirinya,Biru membuka roti isi yang iya bawa dari rumah.
"Lama!!,sesusah itukah mereka menemukan orang cantik sepertiku"ujarnya sambil menggigit roti ditangannya sambil melihat banyaknya orang yang mulai berlalu lalang di koridor lantai 3.
Dari balik ruangan loker ada sosok gadis yang memperhatikan seorang Biru yang sedang duduk di ujung koridor dengan sebuah roti ditangan dan payung kuning di pangkuannya,mengambil ponsel dengan cas berwarna ungu janda,perempuan tersebut mulai mengirim pesan pada seseorang.
👽; Queen cupu di lantai 3 bagian ujung koridor dekat ruang loker!
setelah memencet kirim,gadis tersebut menyeringai dan berlalu dari sana Tampa tau bahwa sepasang mata hitam yang terbingkai kaca mata menatapnya dengan seringai dibibir.
"Dasar babu,baguslah jadi mereka punya waktu singkat ketemu gue"mengangkat bahu acuh Biru menatap sekitarnya dan tatapan tersebut tertuju pada tombol merah yang merupakan alat mainnya hari ini
Dikoridor lantai 2 seorang perempuan dengan rambut pirang membuka pesan dari salah satu bawahannya dan membaca kalimat yang tertulis disana saat selesai dirinya langsung tersenyum senang karena mendapat informasi keberadaan dari sang mainan.
"ayo kelantai tiga! mainan kita menunggu disana"ujar gadis berambut pirang yang memiliki nama Karla Zoe Arlando kepada kedua sahabatnya yang memiliki nama Aruna Meganta wijaya dan Kalila Anjani Wilzen terlihat dari raut wajah keduanya tampak kesenangan karena dari tadi sebelum ke makanan utama mereka ingin bermain dengan para cupu lainnya tapi nampak batang hidung saja tidak menyebalkan bukan!
"wah akhirnya"senang Aruna gadis berambut merah mendengar kabar tersebut,kalian tau tangannya sudah sangat gatal ingin bermain
"ayo gue tidak sabar liat wajah si cupu jilat sepatu gue,lihat sepatu gue udah terlalu kotor karena kemaren itu cupu tidak masuk jadi berdebu deh"kata Kalila sambil melihat sepatunya yang kotor hanya Dimata kataraknya saja,kalau mata orang normal itu sepatu bersih
Dan ketiganya berlalu membawa kesenangan sendiri jadi penguasa sekolah dan ditakuti oleh rata-rata siswa-siswi yang ada di SMA Pertama ah mereka belum tau saja orang yang akan mereka hampiri saat ini sedang menanti mereka dengan tangan terbuka dan siap memerangkap mereka dengan berbagai duri beracun.
...[ ]...
MENSION MEGAH_
dilain tempat disebuah kamar dengan pintu hitam disebuah mansion mewah di pinggir kota terlihat remaja laki-laki meringkuk diatas kasurnya dengan tangan dan kaki dirantai.
rambut hitam legam dan mata berbeda warna menatap ke segala arah dengan pandangan waspada bercampur ketakutan.
Clekkk
suara pintu yang kuncinya terbuka di pendengarannya membuat sosok tersebut langsung berteriak histeris dengan tangan berusaha melindungi dirinya dengan menggapai kesana kemari tapi hanya kekosongan yang iya peroleh digenggam tangannya.
sedangkan sosok dua paruh baya yang melihat hal tersebut menampakan raut sendu saat melihat sosok rapuh dari cucu mereka yang sedang menangis dengan kerasnya,bahkan lima orang dokter yang ikut dengan dua paruh baya tersebut berusaha menenangkan remaja tersebut dengan cara menyuntikan obat penenang agar remaja itu dapat tertidur dan beristirahat setelah hampir tiga hari ini sama sekali tidak memejamkan mata.
"Mas hiks aku tidak tega melihat cucu kita seperti ini terus-menerus"
__ADS_1
"mau bagaimana lagi Eli,kita bisa apa!"
"sudah lima tahun cucu kita seperti ini mas,apa tidak ada jalan lain untuk menyembuhkan Er hatiku sakit melihatnya seperti ini hiks-hiks"melihat istrinya yang menangis membuat hatinya sakit dengan penuh kasih pria tersebut membawa sang istri kedalam rengkuhannya.
"tenang ada waktunya Er kembali seperti sediakala,kita harus bersabar untuk hal tersebut"
"tapi sampai kapan!?"
"sampai iya mampu berdamai dengan keadaan dan memaafkan apa yang sudah terjadi"ucap pria tersebut sambil mengusap rambut istrinya yang sudah dihiasi oleh uban
Sedang sosok yang dipanggil dengan nama Er saat ini sudah mulai tenang dengan mata sayu yang terhiasi cairan bening penuh akan kesakitan yang iya rasakan.
"perih hapus!"gumam lirih Er dengan mata yang tertutup dan meninggalkan rasa sakitnya untuk sementara menghilang bersama ketidaksadaran menuju alam mimpi biarlah iya untuk kali ini tenang karena jujur fisik dan batinnya lelah karena dihantui oleh kejadian 5 tahun lalu dimana menorehkan luka mendalam.
...[ ]...
Biru tersenyum miring melihat tiga wanita bersama antek-antek berdada jumbo mulai mendekati dirinya yang masih duduk tenang dan menatap remeh para warga sekolah dan para murid setan yang dalam hitungan langkah hampir mencapainya.
"cupu kejutan"dan orang disana tanpa dosa mulai melempari seorang Elbiru dengan telur busuk yang mereka bawa tapi kawan-kawan hari ini bukan mereka yang akan membully nya,tapi dialah yang akan melakukan hal tersebut pada mereka
BUMMM
suara payung yang dibuka menghalangi telur telur tersebut mengenai tubuhnya,saat lemparan tersebut berhenti biru menaikan payungnya dan menatap orang-orang didepannya dengan seringai menyeramkan,membuat mereka yang melihatnya merinding termaksud ketiga gadis yang tadinya sangat bernafsu katanya untuk membully dirinya.
BYURRRRRRR
"ARGGGGGGGGGGG pedas sakit mataku perih hiks"
"hiks tolong sakit panas,mataku!mataku"
"Mama hiks-hiks"
"pedas,panas,perih!!"
"Air-air tolong ini menyakitkan!"
Biru tersenyum senang melihat sekitar sepuluh gadis yang saat ini terduduk dilantai dengan mata terpejam dan tangan yang menggalai-gapai seperti ikan yang terjebak di daratan.
"Nikmati hari kalian,kuharap cabai yang gue beli mahal-mahal dapat mencuci tubuh dan mata kalian agar tidak semena-mena"ujar Biru sambil tertawa mengejek membuat Karla berteriak marah
"DASAR GADIS TIDAK TAU DIRI,JALA** SIALAN BERANINYA LO!"ujar Karla sambil berusaha membuka mata walau itu sangat sulit sungguh tubuhnya terasa pedas dan panas secara bersamaan
DUKKK
__ADS_1
"ARGGGGGGGGGGG"tubuh Karla terbaring dilantai setelah dengan kejamnya Biru menendang tubuh tersebut pas pada bagian buah dadanya,bisa kalian bayangkan sakitnya seperti apa tidak sampai disitu saja biru menjambak rambut tersebut dengan kuat membuat Karla mendongak keatas
"suara Lo jelek mirip keledai,seharusnya Lo sadar diri yang menjadi manusia tidak tau diri dan jala** kaleng itu Lo dan teman-teman sialan Lo itu bukan gue ngerti"ujar biru menyentak tangannya keatas dengan tangan yang makin kuat mencengkram rambut pirang morik Karla membuat si empu rambut berteriak kesakitan
"hiks lepas!"ucap Karla dengan tangisan dan tangan yang berusaha melepaskan tangan Biru dari rambutnya walau semua itu hanya kesian
"bisa juga lo nangis ya! gue kira hanya bisa tertawa saja,apa lagi suara tawanya didedikasikan untuk penderitaan orang lain"
"hiks gue akan buat Lo bayar semua ini hiks,gue tidak terima"ujar Karla membuat Biru terkekeh
"maka gue akan lakukan hal yang sama,seperti apa yang Lo lakuin ke gue bahkan lebih seperti!!"
BRAKkk
biru melempar tubuh Karla sampai mengenai tong sampah,karena hal tersebut Karla langsung tidak sadarkan diri,membuat Biru mendengus remeh.
menatap pada gadis lainnya biru melakukan aksi penyiksaan ringan seperti memukuli mereka dengan kuat bahkan mungkin gejala tulang geser dan retak akan mereka alami.
Bangkit dari jongkoknya Biru berjalan menuju bangku yang sempat iya duduki untuk mengambil payung berwarna kuning miliknya dan menatap pada kamera cctv yang terpasang di bagian pojok koridor dan melambai
"Hai pak,pertunjukan disini selesai kalau ingin interview bilang! saya pamit dulu"dengan membungkuk ala-ala putri kerajaan Biru berbalik tapi sebelum itu iya memencet tombol merah yang merupakan tombol yang biasanya digunakan dalam keadaan darurat seperti kebakaran untuk mengaktifkan semprotan air yang terpasang disetiap plafon koridor maupun kelas.
plop!
GING
GING
CRASSSSS💦
Suara alarm bergema ditambah teriakan dari siswa-siswi yang berlari tunggang langgang sambil memegang mata mereka bahkan ada yang menangis kejer karena terinjak dan terdorong orang lain sedang kan Biru sendiri berjalan tenang di tengah koridor dengan payung yang iya gunakan sambil bernyanyi lirih,dan memikirkan dimanakah gerangan iya akan makan nantinya.
"gue berasa di tengah kaum zombie cuy,dan merupakan pemeran utamanya yang tidak bisa terinfeksi"
"pasti lengket itu rambut atau rusak biarkan saja sekali-kali satu sekolah botak semua dari perempuan maupun laki-laki pasti jadi trending topik di jagat Maya"ucap Biru dengan senyum bahagia
"aduh princess senang sekali liat mereka kesusahan"
"gak sia-sia gue datang subuh-subuh buat nyiapin kejutan hari ini,ternyata semuanya berjalan dengan lancar"
...----------------...
jangan lupa komen vote dan like ya
__ADS_1
Bersambung_