Transmigrasi Kegilaan

Transmigrasi Kegilaan
5.Keluar


__ADS_3

satu sekolah diliburkan dengan mendadak karena kejadian yang tidak terduga menyebabkan banyak sekali korban,70% siswa-siswi mengalami luka ringan dan sisanya mengalami luka cukup serius.


para orang tua dari kalangan atas berdemo menuntut sekolah atas kejadian yang menimpa anak mereka,dan mereka meminta hukuman berat bagi orang yang menjadi sumber kemalangan yang terjadi kalau tidak mereka akan melakukan tindakan yang mereka tentukan sendiri.


Di rumah makan yang menjadi tempat nongkrong para berandalan dari berbagai sekolah yang berdekatan dengan lokasi sekolah permata sedang membahas kehebohan yang terjadi sekitar 24 jam lalu.


"kalian udah pada dengar ngak kejadian yang sedang heboh saat ini!?"tanya seorang cowok dengan penampilan berantakan bertanya pada tiga temannya yang lain


"yang soal SMA permata itu"sambut cowok manis yang sedang memegang gorengan


"Yap,anjir ngeri gue cuy sekaligus salut sama orang yang mampu bully satu sekolah dalam satu waktu seandainya gue tau siapa orang itu gue jadiin panutan!"


"Yee seharusnya yang Lo jadikan panutan itu orang yang punya prestasi tinggi,bukan orang yang nyakitin kayak gitu!"


"ya terserah sekali-kali hal buruk kita jadikan panutan kan Lo tau dunia yang kita pijak ini banyak sekali manusia bermuka dua,jadi hal seperti itu bisa jadi pegangan di kemudian hari"


"kek ada benarnya juga,tapi salah ahh pusing gue!"ujar remaja memiliki wajah manis itu sambil mengajak rambutnya frustasi


"Van menurut Lo siapa ya pelakunya"tanya remaja laki-laki pertama bertanya pada pemuda yang dari tadi sibuk dengan ponselnya


"ngak tau,dan ngak mau tau"jawab remaja tersebut acuh membuat pemuda yang bertanya menyesal karena mengeluarkan suaranya sia-sia untuk temannya yang tidak pedulian macam temannya yang satu itu


"Balik yok,udah lama kita dimari Jeff, Van,Ril!!"ketiga orang dengan yang remaja lelaki tersebut mengangguk dan bangkit dari kursi yang mereka duduki habis dari itu membayar jajanan yang mereka makan


"Bik asih nih uangnya!"ujar El sambil menyerahkan uangnya berserta temannya yang lain dan di terima baik oleh pemilik warung


"makasih den,sebentar bibik ambil Kembalian nya dulu!"kata si bik asih dan ingin membuka kaleng uangnya tapi tidak jadi karena didahului oleh perkataan dari remaja di depannya


"ngak usah,ambil aja bik"


"ihh den ngak enak bibik setiap hari kayak gini terus,di kasih melulu kalau uangnya lebih"


"ngak apa-apa bik,lagi pula ngak terlalu banyak itu ambil aja,atau di tabung biar amal kami banyak"ujar El sambil tertawa kecil sampai ginsulnya terlihat membuat bibik di depannya gemas sendiri kalau ngak ingat anak dan suami dirumah udah iya sikat remaja manis di depannya ini


"kalau gitu,makasih Lo den!mampir lagi lain waktu"


"yo'i"setelah itu ke empat remaja tersebut berlalu pergi saat melewati sebuah meja mereka sempat melirik seorang gadis dengan potongan rambut pendek dimana rambut itu diberi warna hitam dan biru,mereka ber empat tidak dapat melihat wajahnya karena gadis itu menundukkan kepalanya.



"aneh!" batin keempatnya saat melihat gadis tersebut punya aura negatif kek orang yang punya beban pikiran bejibun.


saat mereka ingin keluar dari warung bik asih mereka berempat kembali berhenti saat teriakan frustasi terdengar dari belakang saat itu juga mereka kembali mengalihkan tatapannya dan di sana mereka melihat gadis tadi sedang mengacak-acak rambutnya sambil sedikit menggeram kesal.


"brengsek pria kimak,berani kali itu laki bohong sama gue belum pernah merasakan di sleding kepala berputar sepertinya!"


"pakai udah tanda tangan kontrak lagi,monyet memang"

__ADS_1


membaringkan kepalanya di meja untuk mengistirahatkan sejenak kepalanya yang terasa penuh akan kenyataan bahwa di balik gaji besar ada ujian mengintai,menghela nafas berat gadis tersebut memilih bangun dari kursinya dan meletakan uang sekitar 25 ribu di meja dan berteriak tidak terlalu membahana cukup masuk telinga kanan keluar telinga kiri,kepada bibik pemilik warung.


"Bik uangnya saya taruh di meja!"ujarnya dan di sambut baik oleh bik asih


"iya neng,makasih mampir lagi lain kali"


"Hm duluan bik"


"iya neng hati-hati"dan gadis tersebut hanya mengangguk mengiyakan dan berlalu pergi dengan menuju 4 orang yang masih berdiri di depan pintu dan terus mengamati gadis yang berjalan mendekat kearah mereka.


"Minggir jangan ngalangin jalan Njing!"ujar sang gadis yang tidak lain adalah Elbiru dengan wajah keruh menatap kesal pada empat orang yang planga-plongo di depan pintu.


"heh kalau ngomong-"


"Apa"tatapan datar Biru layangkan pada seorang pemuda bertindik,yang mana membuat pemuda tersebut malah terpaku di tatap sebegitu ya


"hehehehe ng-ak!"mereka semua di sana langsung memberi jalan karena takut dengan aura sosok dari gadis dengan tubuh tinggi yang mungkin sekitar 175 cm itu.


melihat kepergiannya keempat pemuda tadi saling pandang dan menghembuskan nafas lega.


...[ ]...


Elbiru pulang dari warung di belakang sekolahnya,langsung menyambangi sekolah yang saat ini telah di isi oleh para wali dari para siswa-siswi SMA permata.


sekolah ini memang di liburkan selama tiga hari bagi murid tapi tidak untuk para orang tua yang ingin menuntut biang kerok dari tragedi yang menimpa anak mereka,dan ingin menghukum berat sang pelaku.


Biru sendiri dirinya tidak perduli karena dia punya bokingan kuat,hanya dengan mengandalkan kemampuan dirinya sendiri iya mampu bebas dari hukuman bahkan iya bisa menuntut balik,dan menghancurkan reputasi orang-orang itu didepan publik.


CREKKKKK


Tap


Tap


Tap


Srett


"DASAR GADIS SIALAN,MASIH PUNYA MUKA KAMU HAHH"seorang wanita dengan make-up menor serta lipstik dengan warna ungu membuat Elbiru ingin sekali menggampar wanita yang tiba-tiba menarik rambut barunya.


"ya masihlah,memang muka saya minggat kemana!,lepas woy tangan bau terasi di larang pegang-pegang"Biru menghempaskan tangan wanita tersebut dan sedikit mendorongnya


"BERANINYA KAMU DORONG SAYA,DASAR TIDAK TAU DIRI JALA** MURAHAN"


"ohh WAw Omg!saya murahan Tante kali"ucap Biru sambil memasang wajah terkejut dan tengil di satu waktu secara bersamaan,membuat wanita yang ada di depannya semakin membara dalam amarahnya


"Tutup mulutmu itu!,berani sekali kau menjawab perkataan orang yang lebih tua darimu seperti itu apa kedua orang tuamu tidak mengajarkan sopan santun dan juga tata Krama padamu bocah!?"ujar seorang pria paruh baya berjas mewah pada biru yang malah memutar bola matanya

__ADS_1


"Saya tidak punya orang tua,tapi yang saya tau kalau ada yang lebih dulu berlaku tidak baik dalam ranah lingkunganku maka saya akan berikan hal yang sama do you understand!"jawab Biru membuat mereka terdiam sejenak tapi tidak lama para wanita yang ada di sana secara bersamaan menyerang Elbiru


Gara-gara kamu putri saya harus menderita di rumah sakit


Gadis murahan gara-gara kamu anakku mengalami patah kaki


kau harus mendekam di penjara


dasar kriminal


orang tuamu pasti merasa jijik telah melahirkan anak yang sangat gagal sepertimu


dasar pembuat onar


sakit jiwa


Bocah tengik mati sana,kau tidak pantas hidup dan susul orang tua mu itu yang mungkin sudah di dalam tanah


PLAK


BRUKk


suasana langsung menghening kala seorang wanita paruh baya jatuh terjerembak kelantai dengan kuat karena tamparan yang di layangkan oleh seorang Elbiru


"saya buka jasa robek mulut loh nyonya,apa anda ingin menggunakan jasa saya untuk anda gratis!"ujar Elbiru dengan tatapan tajam serta dingin keadaannya yang sudah berantakan karena kebetulan dari para ibu-ibu di sana.


Biru menatap sekitar dan matanya jatuh pada guru-guru yang malah diam saja kala para orang-orang ini menyerang nya,dan matanya kembali bergulir pada beberapa polisi yang mungkin di bawa untuk menangkap pun sama tidak ada pergerakan untuk menolong.


"ngak guna,kalian ingin mengadiliku kalau begitu adili anak kalian juga,karena apa yang saya lakukan juga pernah mereka lakukan padaku! saya hanya mengikuti dan mencontek perbuatan mereka"


"kalian berkata orang tua saya jijik melahirkan saya,dan mengatakan saya pantas mati untuk mengejar mereka di dalam tanah,hei itu mulut apa tong sampah kotor sekali,taukah kalian orang tua saya bangga punya saya kalau mereka jijik tidak mungkin mereka memilih menghadirkan sosok saya di dunia ini paham"


"pak kepala sekolah dan polisi yang terhormat tapi jatuhnya tidak guna,kalau ingin menegakan keadilan dari akarnya dong jangan dari hasil buahnya karena percuma!keluarkan surat pengeluaran saya dari sekolah ini dan kalian para bapak ibuk kalau mau menangkap saya silahkan tapi anak kalian harus menemani saya!"setelah mengatakan hal tersebut Elbiru berbalik pergi dengan tangan yang memainkan ponselnya dan menekan tombol send untuk mengirimkan sesuatu.


Ting


Ting


Ting


Ting


Ting


pesan masuk berisi beberapa dokumen berisi Vidio dan rekaman suara memasuki ponsel mewah dari para orang-orang yang ada di dalam aula tersebut dimana isi dari hal yang ada di dokumen itu membuat mereka terkejut dan takut secara bersamaan karena hal ini dapat menghancurkan reputasi dan usaha mereka kalau sampai tersebar.


...----------------...

__ADS_1


jangan lupa komen vote dan like ya


Bersambung_


__ADS_2