Transmigration Psycho Gril

Transmigration Psycho Gril
15 kehidupan baru


__ADS_3

* di pesawat tujuan indonesia


setelah nindira pulih alvin segera membawanya ke mansion utama keluarga xavier


" kak al " nindira


" iya " alvin


" em an ..... " ucapan anin terpotong


" inget ya dek nama kamu sekarang itu nindira putri xavier bukan anindira putri smith lagi , faham " alvin


" hehe iya kak. aku suka lupa " nindira


alvin hanya menggelengkan kepala nya


" tadi kamu mau ngomong apa " alvin


" aku takut keluarga xavier gak nerima aku " ucap ani dengan raut wajah yang sendu


alvin yang melihat ke sedihan adiknya pun mengelus lembut kepala nindira ( nindi )


" kamu sekaang adek nya kakak dan kamu juga bagian dari keluarga xavier, kakak yakin pasti semuanya nerima kamu " alvin


mendengar kata kata alvin nindira pun mulai tenang


" sayang kak al deh " kata nindi sambil tersenyum manis


" manis banget sih " ucap alvin sambil mengacak acak poni keramat nindi


" ih jangan di berantakin nanti susuk nya luntur gimana dong " kata nindi sambil mempout kan bibirnya lucu


" hahaha maaf deh, bentar lagi kita landing jadi nanti lagi ngobrol nya " alvin


" iya iya " ucap nindi dengan nada yang sangat imut


setelah keluar dari area bandara nindi dan alvin pun segera menuju cafe terdekat sambil menunggu jemputan


" kak , setelah ini apa kak al akan kerja sama farel lagi " ucap nindi dengan nada yang lirih tetapi masih bisa di dengar oleh alvin


alvin yang tau kesedihan nindi pun segera menjawab pertanyaan nindi dengan nada yang sangat lembut


" kakak enggak akan kerja sama farel lagi kok , kak akan memimpin perusahaan keluarga xavier " alvin


nindi yang mendengar itu pun langsung tersenyum manis


" kamu senang ? " alvin


" he'em , nindi senang banget " nindi


dantak lama mobil yang menjemput alvin dan nindi pun datang


kring kring


suara pintu cafe terbuka


" mari tuan dan nona muda " supir


alvin dan nindi pun meninggalkan cafe menuju ke mobil


di dalam mobil begitu hening di karnakan mahluk yang hiperaktif sedang tertidur lelap di bahu sang kakak.


dan mobil pun sudah sampai di mansion keluarga xavier


" tuan muda kita sudah sampai " supir


" ah paman tolong bawakan koper dan tas nona muda " alvin


" baik tuan muda " supir


alvin pun dengam hati hati menggendong nindi untuk memasuki mansion keluarga xavier


bodyguard yang berjaga di dekat pintu pun langsung membukakan pintu


" silahkan tuan muda " bodyguard


" terimakasih " alvin


bodyguard itu hanya mengangguk kan kepalanya


setelah pintu terbuka dan nampaklah keluarga xavier yang sedang menunggu ke datangan mereka


" ya ampun ya ampun imut sekali sih, aduh mirip anak tk kalau lagi tidur, itu lagi pipi atau bakpao sih chuby banget " histeris bunda mila


" aduh sayang jangan kenceng kenceng suaranya dia kan lagi tidur " ayah morgan


" hehe maaf yah habisnya dia imut dan lucu banget sih , kayaknya dia pendiem deh " bunda mila


" kalau tidur dia emang diem bun " ayah morgan


alvin hanya menggelengkan kepala melihat tingkah ayahdan bunda nya


" al bawa adek kamu tidur di ruang tamu dulu besok biar bunda yang dekor kusus buat anak perempuan bunda dan inget kamu jangan gangguin anak bunda ya " kata bunda mila panjang lebar


" iya " jawab alvin singkat dan langsung menuju ke kamar tamu


" akhirnya aku punya anak perempuan juga senangnya dalam hati " ceria bunda mila


" ma kamu kok seneng banget " ayah morgan


" ya jelas lah kalau ada anak perempuan kan bisa di ajak shopping terus ke salon aaa pokoknya banyak deh " bunda mila


" habis dong uang ayah " ayah morgan


" ayah kerja kan untuk kebahagiaan keluarga dan bunda tau uang papa banyak " sewot bunda mila


ayah morgan hanya cengo mendengar kata kata sang isterinya


" karena bunda lagi seneng nanti malem ..... " ucapan bunda mila terpotong


" yes dapet jatah " teriak ayah morgan


" hih siapa yang mau ngasih jatah bunda nyuruh ayah nanti malem nyiapin lima blackcard, jatah jatah tidur di luar sana " sewot bunda mila


" bunda jahat banget nanti ayah nikah lagi deh sama janda di depan komplek " smirik ayah morgan


" mulot nya mau bunda sambel hah , lagian kalau ayah nikah sama janda bunda bisa nikah lagi sama mantan bunda yang di amerika sana " kata bunda mila sambil berjalan cepat


" ok ayah restuin ..... " ayah morgan


tiba tiba....


" bundaaa berani ya kamu mau nikah sama mantan " teriak ayah morgan


" ayah jangan teriak anak perempuan bunda lagi tidur kalau bagun gara gara teriakan ayah satu bulan tidur di kandang madu " teriak galak bunda mila


ayah yang mendengar teriakan sekaligus ancaman bunda mila langsung mengelus dada nya


" sabar morgan sabar macan betina lagi pms " gumam ayah morgan


" bunda denger ya " teriak bunda mila


" iya iya " teriak ayah morgan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


* malam hari di kediaman keluarga xavier


di dapur


kini sang bunda sedang di sibuk kan memasak makanan dan puding coklat untuk sang putri tercinta .


" ah akhirnya selesai juga " gumam bunda mila


" em bik tolong di taro di meja makan ya dan sebagian nya tarok di dapur aja buat yang lain " bunda mila


" iya nya " bik sinem kepala asisten rumah tangga keluargaxavier


di meja makan sudah ada ayah morgan dan juga alvin


" loh yah, anak bunda mana " ucap bunda mila celingukan


" lah ini kan anak bunda " kata alvin sambil menunjuk dirinya sendiri


" bukan kamu, kamu anak pungut " sewot bunda mila


" ayah liat bunda jahat " ucap alvin dengan muka yang di imut imutkan


" hih siapa yang ayah kamu, kamu kan anak yang saya pungut di got depan rumah " ketus ayah


alvin hanya memutar bola mata malas melihat drama keluarga xavier


" nindi lagi di kamar " alvin


" tumben peka , bunda baru aja mau tanyain anak kesayangan bunda " bunda mila


bunda langsung menuju ke kamar tamu dan ayah hanya tertawa melihat kelakuan sang istri tercinta


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...


* di depan pintu kamar nindi


" sayang bunda masuk ya " teriak bunda mila langsung masuk ke kamar tanpa menunggu jawaban dari dalam


nindira yang terkejut langsung berdiri dengan raut wajah yang mem bagongkan


" eh tante " gugup nindi


" aduh sayang manggilnya jangan tante dong " cemberut bunda mila


" em jadinya manggilnya apa ? " kata anin dengan wajah polosnya


" aduh kamu gemesin banget sih , jadi makin sayang " ucap bunda mila sambil mencubit pipi nindi karena gemas


nindi hanya mampu tertawa canggung


" em gimana kalau kamu bunda panggil baby " ucap bunda mila dengan wajah berbinar


" kan aku bukan anak bayi tan " ceplos nindira


" aaaa baby mau tidak mau kamu akan bunda panggil baby dan juga mulai sekarang kamu manggil bunda bukan tante " bunda mila


" he'em bunda " kata nindi dengan nada yang imut


" ah, kamu memang cocok jadi anak bunda , ayo baby kita makan " bunda mila


langsung membawa nindira tanpa menunggu persetujuan sang empu


" ayah gak marahkan nindi kita angkat jadi keluarga xavier " tanya alvin ragu ragu


" heh sembarangan kalau ngomong, tentu ayah menerima dengan senang hati " ayah morgan


dan tak lama datang lah kedua perempuan yang berharga


" em om sama kak al , maaf ya lama " kata anin sambil menundukkan kepala nya


ayah morgan langsung menghampiri anin


" kamu adalah anak ku dan bagian dari keluarga xavier dan panggil aku ayah " tegas ayah morgan


nindira langsung teringat dengan keluarga aslinya yaitu keluarga alexander


" hiks hiks ayah hiks hiks " nindi langsung menghambur ke pelukan hangat sang ayah


morgan yang di peluk seperti itu pun terharu dan meneteskan air mata bahagia


" ya ini ayah sayang " kata ayah morgan sambil meng ecup kepala nindira


" bunda terharu huwa hiks hiks " teriakan bunda mila langsung ikut berpelukan


" aaa kak al datang " teriak alvin ingin ikut berpelukan


tiba tiba


bunda mila menghadang alvin yang ingin berpelukan


" kamu anak pungut jadi jangan ganggu keluarga bahagia " ketus bunda mila


ayah morgan dan nindi pun tertawa melihat kelakuan bunda dan anak laki laki nya


" nyebelin " cemberut alvin


" sudah ayo kita makan kasian putri kecil ku " ayah morgan


akhirnya mereka makan dengan hikmat nindira pun merasakan kehangatan keluarganya kembali persis saat dia menjadi putri alexander


......................


...----------------...


...****************...


* ruang keluarga


kini keluarga xavier bercanda ria dengan nindi sang putri kecilnya q


" ayah, bagaimana kita merahasiakan identitas anin " alvin


" hem , bagaimana di saat acara ulang tahun perusahaan kita akan memperkenalkan anin sebagai putri kandung kita " ayah morgan


" tapi apa mereka tidak curiga " alvin


" tidak, kita bilang saja bahwa berita yang dulu mengenai keguguran bunda mu itu bohong " ayah morgan


" ide bagus " alvin


" tapi bagaimana jika keluarga dirgantara mencurigai nya " alvin


" tidak akan kita akan membuat bukti bukti yang sangat nyata " ayah morgan


sedangkan nindira dan bunda mila sudah terlelap dalam tidurnya mereka tidur di karpet bulu yang begitu nyaman dan pastinya mahal


" ayah sebaiknya kita lanjutkan besok " ucap alvin sambil melirik ke arah bunda mila dan nindi

__ADS_1


" kau benar nak , ayo bawa adik kecil mu ke kamarnya dan ayah akan menbawa macan betina ini " ayah morgan


alvin pun segera membawa anin ke kamarnya begitu pun sang ayah


setelah mengantar nindira ke kamarnya alvin pun segera menuju ke kamarnya dan tak lama


biip...biipp...


suara dering hp alvin dan tertera nama farel


" ya ada apa " alvin


" kau dimana " farel


" mansion utama " alvin


" besok apa bisa kau masuk kerja " farel


" tidak bisa aku sedang berkumpul bersama adik kandung ku " alvino


" bukanya tante mila dulu ke guguran " farel


" tidak, keluarga ku sengaja merahasiakannya agar musuh keluarga xavier tidak mengincar anak bungsu keluarga kami " alvin


" oh baiklah, tidak lama lagi aku akan tunangan dengan disya fernandes ku harap kau datang kita akan ke bar jangan lupa bawa adik mu " farel


" maaf bro adik ku seorang perempuan dan masih berumur sembilan belas tahun " alvin


" wow maaf aku tidak tau dan dia seumuran disya " farel terkekeh


" hahaha rel dulu kau sangat dingin kenapa sekarang kau begitu santai " alvin


" entahlah semua berubah begitu saja " farel


" apa kau tidak ada rasa sedikitpun pada anin "alvin


" dulu aku mencintainya dan dia anak keluarga yang lumayan berkuasa walaupun di bawah mu dan karna aku takut dia memutuskan ku maka aku dan keluarga dirgantara memusnahkan semua keluarga smith agar tidak ada lagi yang meninggalkan ku " ucap farel sambil terkekeh


" gila " alvin


" ya kau benar " farel


" sudahlah aku ingin istirahat " alvin


" tapi... " ucapan farel terpotong


tut tut tut


telefon di matikan sepihak oleh alvin


sementara itu di mansion keluarga dirgantara


* kamar farel


" sialan , tapi aku penasaran dengan adiknya alvin " gumam farel


" kenapa aku merasakan akan ada bahaya yang besar, dan aku selalu bermimpi bahwa anin membunuh semua keluarga dirgantara " gumaman lirih farel


" sebaiknya aku tidur dan besok aku akan ke rumah sahabat laknat itu " lirih farel


sementara itu di kamar utama tepatnya kamar papa christian dan mama lusy


" pa setelah kita memiliki ke kayaan keluarga smith kita yang paling berkuasa " girang mama lusy


" tidak ma , sekarang masih ada keluarga xavier dan keluarga xavier juga berkuasa walau masih satu tingkat di bawah kita " papa christian


" tidak masala , sekarang the blood milik kita, dan kita paling berkuasa di dunia bawah " mama lusy


" tapi ma setelah papa selidiki ternyata ada organisasi yang sangat mistirius dan juga dia lebih hebat dari the blood dan juga mereka tidak tersentuh bahkan tidak ada yang tau dimana markas dan siapa pemimpinya " papa christian


" mama tidak perduli, jika kekuasaan kita kurang kita akan musnah kan keluarga fernandes sama saat kita memusnahkan keluarga smith " smirik mama lusy


" kau sangat serakah sayang " papa christian


" kita hidup cuma sekali jadi dunia harus tunduk di bawah kekuasaan dirgantara " mama lusy


" kau memang istriku yang paling the best " papa christian


" hahahaha itu harus " mama lusy


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...


sedangkan di mansion keluarga fernandes


* kamar disya


" ah tidak lama lagi aku akan menjadi nyonya muda keluarga dirgantara dan aku akan berkuasa " smrik disya


" tapi farel sangat tampan dan aku akan membuatnya tunduk pada ku " gumam disya


disya kini sedang memandangi foto farel dengan perut yang ada roti sobek


" kau terlihat sangat panas " gumam disya


biip biip


suara telfon disya


" hallo " disya


" banyak tamu yang menginginkan pelayanan mu " madam lin


" aku cuti beberapa bulan karna aku akan tunangan " ketus disya


" hahaha, apakah masih ada orang yang mau dengan seorang ****** seperti mu " madam lin


" jaga bicara mu, sebentar lagi aku akan menjadi nyonya muda keluarga dirgantara " disya


" apa kau akan ke luar dari dunia malam " madam lin


" tentu saja tidak, aku ini wanita malam jadi aku akan bosan jika tidak ke dunia malam " disya


" semoga kau beruntung " madam lin


disya yang kesal pun langsung mematikan. telfon nya


" dasar kurang ajar, jika aku tak ada maka kau tidak akan dapat uang banyak karena aku ****** terbaik di bar mu, dasar bodoh " geram disya


disya pun langsung merebahkan tubuhnya ke ranjang tempat tidur nya


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


*%@ jangan lupa like ya %@@


\*%@ jangan lupa tinggalkan jejak ok \*%%


terimakasih,......

__ADS_1


__ADS_2