
sudah satu minggu setelah nindi meminta semua data data yang bersangkutan dengan perusahaan keluarga dirgantara
" Hem sudah saatnya aku mengambil milik keluarga Smith " gumam nindi
dengan penuh semangat nindi meretas perusahaan milik keluarga dirgantara jari jarinya bergerak dengan lincah nya
" ah sangat lemah sekali sistem pertahanan milik keluarga dirgantara " ucap nindi sambil memakan ciki nya
sedangkan di perusahaan dirgantara terjadi keributan karena hilangnya data data perusahaan dan juga setengah saham perusahaan secara misterius
" bagaimana mungkin sistem pertahanan kita bisa di retas hanya dalam beberapa detik saja " ucap papa christian dengan marah
" maaf tuan hacker terbaik kita tidak mampu mengatasinya " sekertaris papa christian
" gara gara kerja kalian yang lambat saham kita sekarang hanya tinggal setengah saja bahkan jika ini terus terjadi bisa bisa gulung tikar perusahaan " ucap papa christian sarkas
" maaf tuan " semua karyawan
" maaf kalian tidak berguna " ucap papa christian
" saya tidak mau tau kalian harus dapat jejak peretas itu " ucap papa christian sambil bangkit dari duduknya dan meninggalkan ruangan
" cih bos hanya tau marah saja tanpa tau kerja keras kita " karyawan 1
" benar hanya bisa marah marah dasar kakek tua " karyawan 2
" aku juga muak kerja di bawah tekanan yang mengerikan ini " karyawan 3
" ya kau benar " karyawan 4
" sudah lebih baik kita bekerja dari pada nanti mendengar ocehan bos tua itu " karyawan 5
akhirnya semua karyawan kembali melakukan pekerjaan nya masing masing
sedangkan di ruangan Christian sedang memijat kepalanya yang sakit memikirkan hilangnya setengah saham perusahaan
" siapa yang berani melakukan ini pada perusahaan seorang dirgantara " papa christian
" ini membuat ku gila " gumam papa christian
sedangkan di mansion dirgantara telah terjadi pemborosan yang dilakukan sang nyonya dan sang calon mantu bagaimana tidak mereka mendatangkan pengerajin perhiasan yang terkenal
" ya ampun ini berliannya bagus banget " mama Lusy
" iya ma, yang Ruby ini juga bagus " disya
" em apakah berlian ini bisa di jadikan satu set perhiasan yang sangat indah dan hanya aku yang punya " mama Lusy
" bisa saja nyonya tapi biaya nya sangat mahal " pengerajin perhiasan
"masalah biaya berapa pun akan ku bayar yang penting aku puas " mama Lusy
" baiklah nyonya " pengerajin perhiasan
" em ma disya mau juga apa kah boleh " disya
" tentu saja " mama Lusy
" aaaaaaa terimakasih mama Lusy yang cantik " disya
mama Lusy hanya mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum angkuh
" tuan aku mau dua set perhiasan yang paling cantik dan mencolok dan juga desain dengan yang cantik ya " ucap disya dengan nada yang bahagia
" baiklah nona, kalau begitu saya pamit dulu " pengerajin perhiasan
" em aku sudah mentransfer uangnya " mama Lusy
" baiklah nyonya " pengerajin perhiasan
setelah berbelanja perhiasan mahal kini mereka bersantai ria tanpa tau apa yang sedang di alami oleh perusahaan keluarga dirgantara
sedangkan di mansion keluarga Xavier terjadi kehebohan karena konser dadakan yang di lakukan oleh nindi dan Alvin
" dek kita nyanyi nanti bunda sama ayah yang nyawer gimana " Alvin
" wah boleh juga kak " nindi
" gimana Bun yah mau gak " Alvin
" ok tapi boleh riquest ya " bunda
" assshiiiaappp " ucap nindi dan Alvin bersamaan
" kalau gitu bunda mau kalian nyanyi lagu dangdut " bunda Mila
" ok siapa takut" Alvin
" tapi jangan lupa saweran nya ya bund yah " nindi
" assshiiiaappp boss ku " ucap ayah dan bunda barengan
" cek cek " Alvin
" 1 2 3di coba di goyang duda muda " nindi
" hari ini kita akan koploan coy kita akan membawakan lagu dangdut yang berjudul sakit gigi " ucap Alvin dengan bergaya seperti MC
" siap semua " teriak alvin
" siap dong hayuk di tarik " teriak bunda Mila
__ADS_1
para maid yang melihat kelakuan tuan mereka hanya bisa tertawa geli dan juga ada yang menggelengkan kepalanya
" tarik siss " teriak alvin
" semongko " ucap seluruh yang ada di taman belakang mansion keluarga Xavier
jreng suara gitar mulai terdengar mengalun merdu
sakit gigi
Putus lagi cintaku
Putus lagi jalinan kasih
Sayangku dengannya
Cuma karena rupiah
Lalu engkau berpaling muka
Tak mau menatap lagi
Kecewa, kecewa hatiku
Terluka karena cinta
Kalau terbakar api
Kalau tertusuk duri mungkin
Masih dapat kutahan
Tapi ini sakit, lebih sakit
Jangankan diriku
Semut pun 'kan marah
Bila terlalu sakit begini
Daripada sakit hati
Lebih baik sakit gigi ini
Biar tak mengapa
Rela, rela, rela, aku relakan
Rela, rela, rela, aku rela
Kalau terbakar api
Kalau tertusuk duri mungkin
Masih dapat kutahan
Tapi ini sakit lebih sakit
Jangankan diriku
Semut pun 'kan marah
Bila terlalu sakit begini
Daripada sakit hati
Lebih baik sakit gigi ini
Biar tak mengapa
Rela, rela, rela, aku relakan
Rela, rela, rela, aku rela
Kalau terbakar api
Kalau tertusuk duri mungkin
Masih dapat kutahan
Tapi ini sakit lebih sakit
Kecewa
Karena cinta
bunda Mila dan ayah Morgan sangat asik bergoyang dengan tangan yang menyawer dengan cek yang bertuliskan 10 juta dan terdapat 20 lembar cek
" asik " teriak bunda Mila
" asoy geboy " ayah Morgan
sedangkan nindi dan Alvin sibuk mengambil cek yang di sawerkan
" tambah lagi lagunya " bunda Mila
" boleh tapi tambah juga saweran nya " Alvin
" gampang " ayah Morgan
ayah Morgan langsung mengeluarkan cek dan menulis satu cek berisi kan 30 juta di setiap lembar dan ada 25 lembar cek
__ADS_1
" lanjut mass bro " teriak alvin
" assshiiiaappp " nindi
jreng suara gitar pun kembali terdengar
kopi dangdut
Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
Sayup kudengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Irama kopi dangdut yang ceria
Menyengat hati menjadi gairah
Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Dag-dig-dug, detak jantungku
Ser-ser-ser-ser-ser, bunyi darahku
Dag-dug-dug-dig-dug, detak jantungku
Ser-ser-ser-ser-ser, bunyi darahku
Na-na-na, mengapa kamu da-datang lagi menggodaku
Dulu hatiku membeku bagaikan segumpal salju
Ku tak mau peduli biar hitam, biar putih
Melangkah berhati-hati, asal jangan nyebur ke kali
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Irama kopi dangdut yang ceria
Menyengat hati menjadi gairah
Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
Sayup ku dengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
bukan hanya ayah dan bunda saja yang berjoget tetapi maid juga ikut bergoyang
setelah hampir dua jam bersenang senang akhirnya mereka istirahat
...****************...
...----------------...
......................
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
author up lagi dong!!!
__ADS_1
semoga kalian suka dan makasih banget buat yang udah dukung like dan yang ninggalin jejak