
satu bulan berlalu setelah keluarga xavier mengumumkan tentang putri mereka
malam hari yang harmonis di kediaman keluarga xavier
* ruang keluarga xavier
" aduh bunda seneng banget deh " bunda mila
" seneng kenapa bun " alvin
" kepo " acuh bunda
" dih bisa gitu yak " alvin
nindi dan ayah hanya diam sambil memperhatikan mereka berdua
" bunda sama abang kapan akurnya sih yah " tanya anin sambil memakan keripiknya
" ayah juga gak sayang " jawab ayah sambil mencomot keripik anin
sedangkan bunda dan alvin kini masih adu mulut
" bunda keriput " celetuk alvin
" enak aja, bunda udah perawatan mehong gini kamu bilang bunda keriput " marah bunda mila
" iya bunda udah keriput, tu kulinya banyak kerutan dan garis.... " ucapan alvin terpotong
buk..
hantaman keras mengenai wajah alvin
" bun tega banget sih ngelempar muka alvin " alvin
" rasain, dasar anak laknat bunda masih cantik gini kamu bilang udah tua " bunda mila
" kan emang umurnya udah tua " alvin
peperangan pun tak dapat di hindari lagi
" stop " teriak ayah morgan
alvin dan bunda pun menghentikan aksi mereka
" bunda " panggil nindi
" iya sayang ada apa, baby mau apa " ucap bunda lembut
" sebenarnya nindi mau ngasih tau rahasia " gugup nindi
ayah bunda dan alvin langsung menatap nindi dengan pandangan mengintimidasi
" emmm sebenarnya nindi itu psikopat " ucap nindi sambil menundukkan kepalanya
mereka bertiga terdiam dan tiba tiba
" wah adek keren " ucap alvin dengan mata yang berbinar
" impresif " ayah morgan
" wow keren " bunda mila
" em kalian gak takut " nindi
" enggak sayang mau kamu psikopat atau apapun kamu tetep anak kami dan kamu ke sayangan kami " ayah morgan
" iya sayang kamu sekarang anak bunda kekurangan kamu pasti bunda terima " ucap bunda sambil mengelus lembut kepala nindi
alvin hanya diam
" abang takut ya sama nindi " ucap nindi dengan mata yang berkaca kaca
alvin yang mendengar itu langsung memeluk nindi dengan penuh kasih sayang
__ADS_1
" enggak kok kamu tetep kesayangan kami semua putri semata wayang keluarga xavier " alvin
nindi hanya terisak dengan suara imut nya
" udah jangan sedih sedihan gitu ih " bunda
akhirnya tangisan nindi pun reda
" emm nindi mau balas dendam " ucap nindi lirih
" ayah setuju " ayah morgan
" bunda juga " bunda mila
" abang juga setuju, nanti abang bantu " alvin
" kak alvin kok panggilannya sekarang abang sih " nindi
" biar lebih akrab aja " alvin
" oooo " nindi
" jadi kamu kapan mulai untuk balas dendam " ayah morgan
" secepatnya yah " nindi
" kita harus membuat rencana untuk membalas keluarga dirgantara " bunda
" betul , tapi harus perlahan tapi pasti dan juga kita harus membuat mereka merasakan sakitnya kehilangan orang yang kita sayangi " ucap alvin dengan gaya alay nya
tanpa alvin sadari mereka sudah meninggal kan alvin sendirian di ruang tamu dan menuju ke kamarnya masing masing
" selamat malam sayang " teriak bunda
" malam juga ayah bunda " nindi
alvin yang menyadari dia sendiri pun langsung berlari menuju ke kamar nya
" tega banget sih, anak ganteng gini di tinggalin kalau di culik tante tante gimana " gerutu alvin
kini mereka tidur dengan lelap
...****************...
...----------------...
sedangkan di mansion keluarga dirgantara tepatnya di kamar farel
" kenapa adiknya alvin mirip banget sama anin cuma beda nama dan sifat " farel
" kenapa rasa bersalah ini tiba tiba hadir "
" anin maaf kan aku "
" sorry but i miss you "
" anin kenapa kau selalu ada dalam mimpi ku dan kau begitu membenci ku padahal aku sudah baik untuk memusnahkan keluarga smith agar tidak ada yang menyaingi keluarga dirgantara "
itulah semua ucapan farel
" tapi sekarang sudah ada disya dan aku yakin disya lebih baik dari pada anin " farel
akhirnya farel terlelap dalam tidurnya dan tanpa sadar dia memanggil manggil nama anin
* kamar papa mama farel
" pa kamu rasa nindi itu anin gak sih kok mirip banget sama anin " mama lusy
" papa pertama kali lihat juga seperti itu ma " papa christian
" apa anin belum mati ya pa " mama lusy
" enggak mungkin ma di depan mata kita sendiri farel yang nembak anin" papa christian
__ADS_1
" iya sih pa , mama pertama kali lihat dia langsung kaget hampir aja mama teriak " mama lusy
" udahlah ma lagian keluarga xavier juga udag mengeluarkan semua bukti bukti bahwa itu anak kandung mereka pasti gak mungkinlah kalau itu anin " papa christian
" iya juga sih pa " mama lusy
" yang harus kita jaga sekarang itu adalah disya karna dengan farel menikahi disya makan kekuatan dan juga kekuasaan dirgantara makin tinggi dan orang orang akan gentar mendengar marga dirgantara " papa christian
" itu pasti pah, mama yang akan membuat mereka bersatu " ucap mama lusy sambil tersenyum smirik
" udah ma sebaiknya kita tidur " papa christian
mama lusy hanya mengangguk kan kepalanya dan mereka pun tidur dengan nyenyak
trang,... bunyi pecahan kaca kamar papa mama farel
" pah bangun " mama lusy
" ada apa " papa christian
" ada yang ngelempar kaca jendela pa " mama lusy
papa christian pun bangun dan menghampiri jendela dan menemukan kertas dengan batu yang di bungkus
" MALAIKAT MAUT DIRGANTARA AKAN SEGERA BANGKIT!!!! " tulisan di kertas itu
papa dan mama farel yang melihat itu pun merasa marah
" siapa yang berani mengancam keluarga dirgantara " geram papa christian
bukk bunyi batu yang di lempar ke jendela kamar papa mama farel
" AKU MENGINTAI SETIAP GERAK GERIK KALIAN INGATLAH AKU ADALAH THE ANGEL " tulisan di kertas itu di tulis menggunakan darah
" kurang ajar " mama lusy
" akan ku cari siapa itu the angel " ucap papa christian
" itu harus pa dan apa maksudnya mereka melakukan ini ke keluarga dirgantara " mama lusy
" sudah ma malam ini kita tidur besok akan kita cari siapa itu the angel " ucap papa christian
mama lusy hanya mengangguk kan kepalanya
mereka pun tidur
sedangkan sang pelaku kini sedang duduk manis di kamar nya
" tunggulah pembalasan ku keluarga dirgantara " ucap nindi dengan aura yang menyeramkan
ya pelakunya adalah nindi atau anin
" kehancuran keluarga dirgantara akan segera di mulai perlahan tapi pasti aku akan memusnahkan keluarga dirgantara dengan tangan ku sendiri " nindira
" bahkan kalian akan merasakan bagaimana rasanya neraka dunia yang ku buat kusus untuk keluarga dirgantara " nindira
" tunggu dan lihat lah " gumam nindi dengan senyuman manis namun menyeramkan miliknya
kini anin merebahkan tubuhnya ke kasur king size nya
" ayah bunda dan abang anin janji anin bakal balas semua yang keluarga dirgantara perbuat dan akan membalas mereka hingga mereka merasakan sakitnya hingga berkali kali lipat sakitnya " ucap nindi dengan nada yang lirih
" ayah bunda abang anin rindu hiks hiks anin kangen hiks hiks anin kangen hiks hiks anin kangen hiks banget hiks hiks semoga kalian di sana bahagia hiks hiks " ucap anin lirih dan perlahan tertidur dengan isakan yang masih ter sisa
...----------------...
...****************...
......................
Jangan lupa like ya !!!!!
jangan lupa vote juga !!!
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak ok !!!!!
terimakasih 🤗🤗🤗