Transmigration Psycho Gril

Transmigration Psycho Gril
29 rencana balas dendam mulai terbalaskan 4 mama Lusy


__ADS_3

tak tak tak,... suara sepatu menggema di lorong markas the blood.


" nona " Anton


" Hem " nindi


" Anda mau kemana " tanya Anton


" menangkap anjing betina " sarkas nindi


" apakah perlu saya temani, atau .." ucapan Anton terpotong


" sendiri, berisik " sarkas nindi sambil berjalan mengabaikan Anton sendiri


" gadis kejam " gumam Anton


" aku mendengar mu " sarkas nindi


" maaf nona " teriak Anton


kediaman dirgantara kini tidak terurus lagi, banyak pekerja di berhentikan tanpa di berikan uang pesangon.


" ma " farel


" ya , kenapa" mama Lusy


" kenapa tidak ada makanan enak " farel


" cek, sialan apa kau buta, kita sudah miskin bodoh " sarkas mama Lusy


" cih, dasar wanita tidak berguna " farel


"kau anak tidak berguna " mama Lusy


ya, mama Lusy dan farel sekarang sedang makan siang bersama, dengan lauk ayam goreng.


dertt,... dertt... bunyi bel rumah dirgantara


" siapa itu " mama Lusy


farel tidak menjawab pertanyaan mama Lusy, dan berdiri menuju pintu utama mansion dirgantara.


ceklek,... suara pintu terbuka


" loh nindi " ucap farel dengan wajah terkejut nya


" Hay,... bang farel " ucap nindi dengan suara ceria nya


" ayo masuk " farel


nindi langsung masuk ke dalam rumah farel


" hallo mama Lusy " ucap nindi dengan suara ceria nya


"eh, hallo juga cantik, sini makan siang bareng " mama Lusy


" wahh boleh ma " nindi


" udah pasti boleh dong cantik " mama Lusy


" sini duduk di sebelah Abang " farel


nindi tidak menjawabnya, tapi dia langsung duduk di sebelah farel


mereka pun, makan dengan tenang.


" makan lah sepuas mu Lusy,.. sebentar lagi kau tidak akan sanggup untuk membuka mulut busuk mu " batin nindi


" disya enggak ada kabar, dan keluarga nya juga ngilang gitu aja, tapi sekarang aku bisa manfaatin nindi " batin farel. sambil menyeringai


" tidak dapat keluarga Fernandez, maka keluarga Xavier pun jadi " batin mama Lusy


" loh ma, papa christian mana, kok gak keliatan " nindi


" a a ah , itu papa christian lagi keluar kota " ucap mama Lusy dengan wajah gugup nya


"oooooo " nindi


" sayang, makan nya di habisin dulu, nanti ngobrol lagi " farel


" oke bang " nindi


mereka sudah menyelesaikan makan nya , dan Kiki, mereka bersantai di ruang tamu.


" ma " nindi


" iya cantik " mama Lusy


" kemana semua maid " nindi


" mereka semua mama liburkan sayang" mama Lusy


" apakah gadis bodoh ini belum tau berita tentang dirgantara " farel


" oooooo "nindi


" dek, kamu kemana aja sih, kok baru sekarang ke mansion ini. " farel


" oh, itu bang, nindi kemarin lagi di luar negeri " ucap nindi dengan wajah ceria


" eh, kamu ngapain aja di sana" mama Lusy


" nindi cuma beli tas aja ma, terus beli barang barang keluaran terbaru lainnya " ucap nindi sambil tersenyum manis


" wah, pasti seru " mama Lusy


" seru banget ma, di sana nindi belanaja puas banget, eh iya, mama gak belanja tas branded lagi " tanya nindi dengan wajah polosnya


" itu sayang, mama masih punya banyak tas , jadi ga usah lah beli lagi " mama Lusy


" oooo, gitu ma, nindi juga udah mulai bosen sih beli tas eh, tapi nindi mau beli mobil sport aja " nindi

__ADS_1


" gadis sialan, aku juga ingin belanja lagi , tapi Cristian sialan itu membawa semua harta " batin mama Lusy


" bang rel " nindi


" iya dek " farel


" em mobil Abang kok cuma ada satu, yang lain nya kemana bang" nindi


" oh, yang lain Abang pindahin ke mansion dirgantara yang lain dek " ucap farel dengan tersenyum canggung


" wah, bang Al keren " nindi


" keren kenapa " farel


" bang Al punya banyak mansion dan juga punya segalanya " ucap nindi dengan wajah ber binar nya


farel dan mama Lusy hanya tertawa canggung, mendengar ucapan nindi.


" bagus, gadis ini belum tau kebenaran keluarga dirgantara, maka dari itu aku bisa memanfaatkan dia " batin mama Lusy


" gadis bodoh ini akan menjadi ATM berjalan ku " batin farel


" manusi bodoh ini, aku jadi tidak sabar untuk bermain dengan kalian " batin nindi


" dek " farel


" iya bang " nindi


" Abang mau keluar kota selama 2 hari, nah Abang bisa pinjem mobil kamu gak " ucap farel tanpa rasa malu


" loh, kan mobil Abang banyak " nindi


" em itu, mobil Abang kan di mansion dirgantara yang jauh dari sini, Abang gak sempet mau ngabil " farel


" OOO ok, bang " nindi


" nih kuncinya, Abang pakek mobil yang ini aja, nanti nindi pulang di jemput sama supir " nindi


tanpa basa basi, farel langsung menyambar kunci mobil tersebut, dan langsung berjalan meninggalkan ruang tamu.


farel tidak sadar bahwa, mobil itu telah di pasang alat pelacak oleh nindi.


" anjing betina, hati ini kau akan menjadi mainan ku " batin nindi


" ma nindi mau nginep disini boleh gak " tanya nindi


" boleh kok sayang " mama Lusy


suara jangkrik melengkapi malam yang dingin .


" ma , makan malam ini kita makan apa " nindi


" em, mama juga gak tau sayang, mama mau masak gak tau cara masak " mama Lusy


" em gini aja, biar nindi aja yang pesen makanan, mama mau makan apa " nindi


" pokoknya makanan yang mahal aja nin " mama Lusy


nindi pun memesan makanan yang mahal, dan tak lama pesanan mereka datang.


" wah, banyak banget "mama Lusy


" biasa aja ma " nindi


mama Lusy makan dengan lahap, seperti orang yang tidak pernah makan makanan enak.


" benar benar seperti anjing di jalanan " gumam nindi sambil tersenyum smirik


makan malam berjalan dengan baik, mama Lusy dan juga nindi sedang ada di ruang keluarga.


" hoammm, mama ngantuk mama tidur duluan ya " mama Lusy


" iya ma " nindi


mama Lusy pun meninggalkan nindi sendiri di ruang keluarga.


" tidur lah mama ku, jikabkau terbangun nanti maka kau akan melihat malaikat mu " nindi


waktu berlalu begitu lama, mama Lusy tidur dengan nyenyak, dan tak lama mulai terusik Karena alunan piano, dan juga suara nyanyian yang menyeramkan.


Ding dong


I know you can hear me


Open up the door


I only want to play a little


Ding dong


You can't keep me waiting


It's already too late


For you to try and run away


I see you through the window


Our eyes are locked together


I can sense your horror


Though I'd like to see it closer


Ding dong


Here I come to find you


Hurry up and run


Let's play a little game and have fun

__ADS_1


Ding dong


Where is it you've gone to?


Do you think you've won?


Our game of hide and seek has just begun


I hear your footsteps


Thumping loudly through the hallways


I can hear your sharp breaths


You're not very good at hiding


Just wait, you can't hide from me


(I'm coming)


Just wait, you can't hide from me


(I'm coming)


Just wait, you can't hide from me


(I'm coming)


Just wait, you can't hide from me


mama Lusy yang terbangun pun, berjalan mencari asal suara yang membut nya merasakan aura yang menakutkan.


Knock knock


I am at your door now


I am coming in


No need for me to ask permission


Knock knock


I'm inside your room now


Where is it you've hid?


Our game of hide and seek's about to end


I'm coming closer


Looking underneath your bed but


You're not there, I wonder


Could you be inside the closet?


Ding dong


I have found you


Ding dong


You were hiding here


Now you're it


Ding dong


Finally found you, dear


Now you're it


Ding dong


Looks like I have won


Now you're it


mama Lusy pun sampai di ruang tamu, dan mendapati nindi yang bermain piano dan menyayikan lagu yang membuat mama Lusy ketakutan.


Ding dong


Pay the consequence


Ding dong


Looks like I have won


Now you're it


Ding dong


Pay the consequence


" sayang, kok kamu belum tidur " mama Lusy bertanya dengan takut


" ah , nindi tidak mengantuk, dan ya ma, aku kan memberikan hadiah untuk mu " ucap nindi sambil tersenyum smirik


" arghhhh " teeriak mama Lusy


......................


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


hai gaes author up lagi,...


Jangan lupa untuk tinggalin jejak ya,.

__ADS_1


makasih ya buat yang udah ninggalin jejak,.


__ADS_2