
setelah kejahatan keluarga dirgantara terbongkar, keluarga dirgantara pun sudah menjadi keluarga yang tidak di hargai.
" argh kau dasar suami tidak berguna " mama Lusy
" pembawa sial " mama Lusy
dert dert getaran handphone mama Lusy
" iya ada apa jeng " mama Lusy
" mana uang arisan kamu " ketus teman mama Lusy
" hemm jeng, bisa gak kalau saya besok jadi, saya bayar nya double gitu " mama Lusy
" heh denger ya, kamu pikir saya bodoh apa, kamu itu udah miskin jangankan bayar double bayar yang sekarang aja kamu gak mampu " teman mama Lusy
" siapa bilang saya miskin hah " sarkas mama Lusy
" jangan sok deh di media udah tersebar semua kejahatan keluarga kalian " teman mama Lusy
dengan marah mama Lusy mematikan handphone nya
" mama gak mau tau mama mau kekayaan kita kembali lagi "sarkas mama Lusy
" dasar wanita gila, bisanya cuma minta uang dan uang gak tau apa apa " ucap papa christian
" ah aku punya solusi " mama Lusy
" apa " papa christian
" bagaimana jika kita memusnahkan keluarga Fernandez dan mengambil alih semua hartanya " ucap mama Lusy dengan raut wajah yang berbinar
"cek, dasar wanita bodoh, sekarang tidak ada lagi yang mau untuk membantu kita, dan juga uang kita tidak cukup untuk menyogok pejabat " papa christian
" argghh dasar bodoh " mama Lusy
farel yang berada di tangga mansion pun langsung menghampiri kedua orang tuanya
" dasar orang tua bodoh " sarkas farel
" apa maksudmu " ucap mama Lusy dan papa christian bersamaan
" kita memiliki the blood " farel
" terus apa hubungannya " papa christian
" dasar otak udang, kita bisa meminta bantuan mereka, the blood adalah mafia yang di takuti " farel
" good idea " mama Lusy
" lalu siapa yang akan pergi kesana " papa christian
"tentu saja kau payah " mama Lusy
sedangkan di markas besar the blood
" Anton aku ingin kalian membawa Cristian ke sini " nindi
" tapi nona, markas ini sangat rahasia dan juga keluarga dirgantara hanya tau markas yang sekarang mereka tuju " Anton
" apa kau ingin menukar kepala mu menjadi kepala tikus "sarkas nindi
" a a tidak nona , saya akan laksanakan "Anton
nindi hanya membalas dengan menganggukan kepala
dertt dertt dering telepon nindi dan tertera nama si penelfon " bunda cerewet "
" iy... " omongan nindi terpotong
" eh anak musang, kamu dimana bunda khawatir nih, dari kemaren gak pulang pulang mau jadi mbak Toyib kamu hah." sarkas bunda Mila
" santai aja brodi " nindi
" atok mu santai, kamu sekarang dimana ,sama siapa, lagi berbuat apa " cerocos bunda Mila
" bunda, nindi lagi di markas... " ucapan nindi lagi lagi terpotong
" markas siapa, siapa yang berani nyekap anak gemoy bunda heh, bilang sama bunda biar bunda pites burung nya " bunda Mila
" bunda nindi lagi di markas the blood " ucap nindi lesu
" oh, kenapa kamu gak pulang" bunda Mila
" nindi lagi mau balas dendam ke keluarga dirgantara, dan nindi kedepannya enggak pulang dulu kemansion Xavier " nindi
" ok, ya " ucap bunda Mila sambil memutuskan telfon sepihak
" untung bunda tersayang kalau enggak udah nindi jadiin rendang " guamam nindi
sedangkan di markas the blood yang lain
" selamat datang tuan " anggota the blood
" dimana Anton " papa christian
" di ruangan nya tuan, saya antar " ucap anggota the blood
papa christian hanya membalas dengan mengangguk kan kepalanya
" tuan Anton ada tuan Cristian " anggota the blood
Anton dengan ogah ogahan pun mempersilah kan Cristian masuk ke ruangannya
" silahkan " Anton
kini mereka duduk berhadapan
" anton, aku ingin kekayaan pribadi the blood,menjadi atas nama ku dan juga aku ingin surat surat nya dan malam nanti harus sudah siap semua " sarkas papa Cristian
" cih dasar manusia sampah " batin Anton
" ya tuan " Anton
" kalau begitu saya pergi " ucap papa christian dengan gaya angkuh nya
" tunggu tuan " Anton
" ada apa " sarkas papa Cristian
__ADS_1
brukah pukulan keras mendarat cantik di kepala Cristian sehingga membuat nya pingsan seketika.
sedangkan di markas the blood yang lain nindi sedang asik makan Chiki nya
" kerja bagus boy " nindi
ya nindi memperhatikan cara kerja Anton lewat monitor nya.
dan tak lama Anton sudah tiba dengan membawa Cristian dengan cara yang estetik sekali, bagaimana tidak Anton membawa Cristian dengan cara menggeret nya.
" ini hama nya nona " Anton
" masukkan ke ruang istirahat " nindi
( ruang istirahat adalah ruang eksekusi ya gaess :)
sudah dua jam lama nya Cristian masih saja pingsan.
Ding dong
Looks like I have won
Now you're it
Ding dong
Pay the consequence
nyanyian nindi terdengar mengerikan dan Cristian pun mulai sadar
"nindi " ucap Cristian
" halo papa angkat " ucap nindi di sertai senyum mengerikan
" apa apa yang kau lakukan di sini, dan apa apaan ini kenapa aku di ikat " ucap Cristian panik
" tenang saja papa christian aku hanya ingin Main sebentar dengan mu " ucap nindi
" apa maksudmu , dan aku tidak punya salah dengan mu, dan kau gadis baik dan sekarang kau mau menyakiti ku, kau bermuka dua " geram Cristian
" hahaha lucu sekali Cristian, kita sama sama bermuka dua, kenap kau marah dan jangan sering marah marah nanti kau cepat mati " ucap nindi
" dasar sialan kau wanita jala*g " sarkas papa Cristian
braakhh
nindi langsung melemparkan kursi di sebelahnya ke arah Cristian
" kau yang sialan, kau yang sudah memusnahkan seluruh keluarga Smith " geram nindi
" ba ba bagaimana kau tau .. " Cristian
" terkejut hah, ya aku tau semua tentang keluarga Smith karena aku ada Anindira putri Smith, putri dari keluarga yang sudah kalian musnahkan dengan keji " sarkas nindi dengan raut wajah kejam nya
" t ti tid tidak mungkin , semua keluarga Smith sudah aku musnahkan sudah ku bakar mustahil kalau ada yang selamat " ucap Cristian dengan ke takutan
" kau sudah banyak bicara " ucap nindi sambil mencengkram kedua pipi Cristian
" dan waktunya kau untuk diam dan mendengarkan " ucap nindi
crash
" lidah mu sangat menjijikan lebih baik kau memakanya lagi " ucap nindi sambil memasukkan paksa lidah Cristian ke mulutnya
" alghh siaran Hau " ucap Cristian tidak jelas
" kau mau mendengarkan sebuah lagu yang indah " nindi
" siaan Hau " Cristian
" lagu ini sama seperti kisah keluarga kita ya seperti sedang melakukan permainan petak umpet " ucap nindi sambil terkekeh dan menyumpal mulut Cristian dengan kain
" Ding dong
I know you can hear me
Open up the door
I only want to play a little " nindi
nindi perlahan menyayat pipi Cristian dengan katana nya, dan Cristian hanya mengeluarkan gumaman tidak jelas
" Ding dong
You can't keep me waiting
It's already too late
For you to try and run away
I see you through the window
Our eyes are locked together
I can sense your horror
Though I'd like to see it closer " nindi bernyanyi sambil menyiram kan cuka ke luka sayatan Cristian
" Ding dong
Here I come to find you
Hurry up and run
Let's play a little game and have fun " nindi mulai menancapkan pisau berkarat ke paha Cristian dan embuat lubang lalu menaburinya dengan garam
" Ding dong
Where is it you've gone to?
Do you think you've won?
Our game of hide and seek has just begun
I hear your footsteps
Thumping loudly through the hallways
I can hear your sharp breaths
__ADS_1
You're not very good at hiding " nindi. perlahan tapi pasti memotong tangan sebelah kanan nya Cristian lalu menyiram nya dengan minyak panas
" h Al am h pun ( ampun ) " teriak tidak jelas Cristian
" Just wait, you can't hide from me
(I'm coming)
Just wait, you can't hide from me
(I'm coming)
Just wait, you can't hide from me
(I'm coming)
Just wait, you can't hide from me " nindi berbisik di telinga Cristian dan memotong telinga nya
dan Cristian hanya bisa teriak dengan suara yang tertahan
" Knock knock
I am at your door now
I am coming in
No need for me to ask permission " nindi bernyanyi sambil menuangkan bensin ke dalam telinga Cristian
" Knock knock
I'm inside your room now
Where is it you've hid?
Our game of hide and seek's about to end
I'm coming closer
Looking underneath your bed but
You're not there, I wonder
Could you be inside the closet? " nindi bernyanyi sambil memotong jari jari kaki Cristian
Cristian yang sudah pasrah hanya bisa menahan nya
" Ding dong
I have found you
Ding dong
You were hiding here
Now you're it
Ding dong
Finally found you, dear
Now you're it
Ding dong
Looks like I have won
Now you're it
Ding dong
Pay the consequence " nindi bernyanyi sambil melukis di punggung Cristian
" Ding dong
Looks like I have won
Now you're it
Ding dong
Pay the consequence " nindi berjalan santai sambil menancapkan paku berkarat ke mata Cristian
" bwuhuguh ahu ( bunuh aku ) " teriak Cristian
" nanti di saat aku puas bermain, waktu ke Matian mu sebaiknya kau tunggu saja " sarkas nindi
" Anton aku mau, kau memberikan informasi palsu bahwa Cristian telah melarikan kekayaan yang di ambil dari the blood " nindi
" baik nona " Anton
" dan juga berikan bukti bukti yang meyakinkan " nindi
" baik nona " Anton
" ah ya, dan satu lagi, tolong rawat bajingan itu jangan sampai dia mati " nindi
" siap nona " Anton
nindi langsung meninggalkan ruangan istirahat itu, dan memasuki ruangan pribadinya.
" ayah bunda dan Abang, aku sudah menjalankan balas dendam keluarga Smith, tinggal sisa nya yang akan aku berantas " batin nindi
setelah membersihkan tubuhnya, nindi langsung tidur.
...----------------...
......................
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
up lagi gaes
maaf ya kalau banyak typo nya
jangan lupa untuk tinggalin jejak!!!
bye bye
__ADS_1