Transmigration Psycho Gril

Transmigration Psycho Gril
22 rencana balas dendam 4 goyahnya keluarga dirgantara


__ADS_3

Semenjak nindi menjadi adik angkat farel mereka selalu bersama sehingga disya sang tunangan terasingkan.


*Mansion keluarga dirgantara


Sekarang keluarga dirgantara tengah berada di ruang tamu


" farel mama mau kamu jaga jarak dengan nindi " mama Lusy


"kenapa ma " ucap farel dengan raut wajah bingung


" kamu itu udah punya tunangan dan kamu sering keluar sama cewek lain " ucap mama Lusy


" siapa sih ma yang orang lain , nindi adik aku dan kalian juga tau " ucap farel dengan nada yang lantang


" farel yang di katakan mama mu itu benar " papa christian


" farel gak mau tau nindi akan jadi adik farel dan akan selalu bersama farel dan mama sama papa jangan ikut campur " ucap farel


farel pun meninggalkan ruang tamu menuju ke pintu utama mansion dirgantara


" Kamu lihat pa gara gara anak Mila anak kita sekarang jadi pembangkang " mama Lusy


" ma lagian bener juga apa kata farel mereka itu kakak adik jadi mama jangan berfikir yang aneh aneh " papa christian


" Tapi pa " mama Lusy


" udah ma " ucap papa christian sambil memeluk mama Lusy


sedangkan di tempat lain lebih tepat nya mansion milik keluarga Xavier


" hahaha derama yang lumayan seru , tidak aku kira sangat mudah untuk menghacurkan keluarga dirgantara " nindi


selama ini nindi diam diam memasang cctv di mansion dirgantara tanpa mereka sadari


"ah derama ini begitu monoton tanpa adanya aliran darah" ucap nindi


" keluarga Smith aku akan membalas kan semua dendam kalian aku janji itu " gumam nindi


sedangkan di ruang makan keluarga Xavier


" loh yah mana tu anak gadis bunda sama anak pungut kok tumben gak kedengeran suaranya" bunda Mila


" mungkin lagi tidur ma " ayah Morgan


" ooooo " bunda Mila


dan tiba tiba ....


" Alvin tolongin bunda "teriak bunda Mila


ayah Morgan yang kaget mendengar suara teriakan sang istri tercinta pun tersedak kopinya


" uhuk uhuk " ayah Morgan


" minum kopinya pelan pelan gak akan ada yang minta kok " ucap bunda Mila ketus


" untung sayang " gumam ayah Morgan


sedangkan sang pelaku kini sudah melenggang menuju ke kamar sang putra


" Al bangun " teriak bunda Mila sambil menggedor pintu kamar Alvin


sedangkan sang empu masih adik dengan tidurnya


" kebo banget sih ni anak " gumam bunda Mila


ceklek


pintu kamar Alvin terbuka


byurr


" woyy sape yang berani nyiram ane mau ane geprek ha " ucap Alvin teriak


dia tidak sadar bahwa yang menyiram adalah sang Kanjeng mami


" OOO kamu mau geprek bunda hah udah berani ya kamu "ucap bunda sambil becekak pinggang


" hehehe ampun bunda " ucap Alvin sambil cengengesan


" semua fasilitas kamu bunda bekukan selama satu abad " ketus bunda Mila sambil meninggalkan kamar Alvin


" mampus gue singa betina udah ngamok " gumam Alvin


" bunda denger ya " teriak bunda


" maap bun maap " teriak Alvin


di kamar nindi


nindi sedang live instagram duduk di balkon kamar sambil memegang gitarnya


" hai gaes hari ini aku mau nyanyi dan ini lagu yang mengingatkan aku tentang keluarga aku " nindi


" ya ampun kak nindi imut banget " penonton 1


" gemoy " penonton 2


" dedek emes ke pelaminan hayuk " penonton 3


dan masih banyak lagi


petikan gitar mulai terdengar mengalun


" hari ini aku bawaain lagi kenangan terindah, semoga kalian suka " ucap nindi

__ADS_1


Aku yang lemah tanpamu


Aku yang rentan karena


Cinta yang t'lah hilang darimu


Yang mampu menyanjungku


Selama mata terbuka


Sampai jantung tak berdetak


Selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu


Darimu (darimu), kutemukan hidupku


Bagiku (bagiku), kaulah cinta sejati


Yeah, huu, huu (darimu)


(Bagiku, engkaulah cinta sejati)


Bila yang tertulis untukku


Adalah yang terbaik untukmu


'Kan kujadikan kau kenangan


Yang terindah dalam hidupku


Namun takkan mudah bagiku


Meninggalkan jejak hidupmu


Yang t'lah terukir abadi


Sebagai kenangan yang terindah


Oo-hoo, oo-hoo


Oo-hoo


Bila yang tertulis untukku


Adalah yang terbaik untukmu


'Kan kujadikan kau kenangan


Yang terindah dalam hidupku


Namun takkan mudah bagiku


Meninggalkan jejak hidupmu


Yang t'lah terukir abadi


Sebagai kenangan yang terindah


sedangkan penonton yang mencapai ribuan itu ikut terhanyut oleh suara merdu nindi yang begitu indah


" sedih bet dah " penonton 1


" ingus gue meler " penonton 2


" tetep seterong kak nindi " penonton 3


" aku pada mu " penonton 4 dan masih banyak lagi


"hah makasih ya yang udah mau gabung ke live instagram aku dan cukup sampai di sini dulu kita live nya dadah "ucap nindi


dan di sambut ragam komentar dari penonton


" yah hidup gue emang sedih udah transminator eh transmigrasi ke tubuh orang lain jauh dari keluarga asli dan rasanya kayak odading mang oleh " gumam nindi


" apa kabar ya sama the blood ah mendingan kesana aja deh " ucap nindi


setelah menempuh perjalanan yah kurang lebih satu jam akhirnya nindi sampai ke markas besar the blood


" selamat datang Queen " Anton


"iya om Anton" nindi


" apakah ada laporan " nindi


" tidak ada. Queen sejak anda masuk ke keluarga dirgantara mereka sekarang jarang memantau the blood dan juga pertahanan mereka mulai lengah " Anton


" aku ingin om Anton mencari semua data data perusahaan keluarga dirgantara aku akan mengambil alih apa yang seharusnya bukan milik mereka " ucap nindi sambil ber smirik


" baik Queen " Anton


" oh iya apakah orang orang dirgantara ada yang tau tentang rahasia markas kita ini " nindi


" tidak Queen hanya saja ada satu anggota yang mencoba memberi tau tentang rahasia anda ke pada keluarga dirgantara " Anton


" siapa namanya " nindi


" Nia Queen " Anton


" dimana dia " nindi


" ada di ruangan bawah tanah " Anton


nindi langsung menuju ke ruangan bawah tanah itu dan menemukan satu wanita yang di ikat di kursi


"lepas kan aku " teriak Nia

__ADS_1


" yananti aku akan melepaskan kan mu " kata nindi dengan mengeluarkan aura dingin nya


"quu ee nn " Nia


" hai apa kabar mu " nindi


" maaf kan saya Queen saya mohon lepaskan saya " ucap Nia


" bisa di pertimbangkan tenang saja " nindi


" lepaskan saya Queen " nia


" Anton aku ingin monitor di markas ini tersambung dengan cctv di sini aku ingin memperlihatkan bagaimana nasib orang yang berani berkhianat pada ku " nindi


dengan cepat Anton melakukan apa yang di inginkan nindi


" mengerikan sekali nona muda " batin Anton


sedangkan semua yang berada di markas terkejut melihat monitor menyala dan langsung memperlihat kan nindi yang tengah duduk cantik di kursinya


" selamat datang Queen " ucap seluruh anggota the blood


" hemm aku ingin kalian melihat bagaimana nasib orang yang berani berkhianat kepada ku " ucap nindi sambil bangkit dari duduknya


" ampun Queen " Nia


nindi mendekati Nia dan mencengkeram kedua pipinya


" aku tidak suka pengkhianat " ucap nindi


jleb sebuat katana telah menancap di paha Nia


" arghh ampun Queen " teriak Nia kesakitan


" no no no " nindi


nindi pun mencabut katana itu sehingga darah segar keluar dari paha Nia


" argh kau iblis " ucap Nia


" ya aku memang iblis dan kau tau itu " ucap nindi


" aku bosan " ucap nindi dan langsung mencongkel mata Nia


" arghh kau iblis" teriak Nia kesakitan


tanpa basa nasi nindi langsung menyayat Nia dan merobek mulutnya hingga ke telinga


" bawakan cairan cuka lemon dan garam " nindi


dan taklama semua yang di minta nindi datang


nindi pun langsung menyiramkan nya ke Nia


" argghhh tolong arghhh ini sakit perih bunuh aku " rintihan Nia


" akan ku kabulkan " nindi


" ada kata kata terakhir " nindi


" aku mo ho n ja ng an bunuh ke luar gaku" ucap Nia terbata bata dengan air mata mengalir


" baiklah " ucap nindi


nindi pun langsung memotong kedua tangan dan kaki Nia yang sudah sekarat


menusuk perutnya dan memotong lidah nya


dan crashhh


semua anggota the blood yang melihat itu pun bergedik ngeri bagaimana tidak


sang Queen mereka mencabut langsung jantung nia dengan tangannya yang memiliki kuku yang indah namun tajam


" ini definisi malaikat maut " batin Anton


" ah aku lelah paman Anton tolong bersihin ya " ucap nindi dengan suara imut nya


" baik Queen" Anton


" the blood " teriak nindi


" musnahkan darah kotor " teriak seluruh anggota the blood


nindi pun pulang menuju ke mansion keluarga Xavier


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


hey gaessssssssssss


up lagi


maaf ya jarang up karena lagi sibuk banget


Jangan lupa untuk like ya


vote juga


thanks buat yang udah ninggalin jejak


bye bye

__ADS_1


__ADS_2