
Semenjak nindi menjadi adik angkat farel mereka selalu bersama sehingga disya sang tunangan terasingkan.
*Mansion keluarga dirgantara
Sekarang keluarga dirgantara tengah berada di ruang tamu
" farel mama mau kamu jaga jarak dengan nindi " mama Lusy
"kenapa ma " ucap farel dengan raut wajah bingung
" kamu itu udah punya tunangan dan kamu sering keluar sama cewek lain " ucap mama Lusy
" siapa sih ma yang orang lain , nindi adik aku dan kalian juga tau " ucap farel dengan nada yang lantang
" farel yang di katakan mama mu itu benar " papa christian
" farel gak mau tau nindi akan jadi adik farel dan akan selalu bersama farel dan mama sama papa jangan ikut campur " ucap farel
farel pun meninggalkan ruang tamu menuju ke pintu utama mansion dirgantara
" Kamu lihat pa gara gara anak Mila anak kita sekarang jadi pembangkang " mama Lusy
" ma lagian bener juga apa kata farel mereka itu kakak adik jadi mama jangan berfikir yang aneh aneh " papa christian
" Tapi pa " mama Lusy
" udah ma " ucap papa christian sambil memeluk mama Lusy
sedangkan di tempat lain lebih tepat nya mansion milik keluarga Xavier
" hahaha derama yang lumayan seru , tidak aku kira sangat mudah untuk menghacurkan keluarga dirgantara " nindi
selama ini nindi diam diam memasang cctv di mansion dirgantara tanpa mereka sadari
"ah derama ini begitu monoton tanpa adanya aliran darah" ucap nindi
" keluarga Smith aku akan membalas kan semua dendam kalian aku janji itu " gumam nindi
sedangkan di ruang makan keluarga Xavier
" loh yah mana tu anak gadis bunda sama anak pungut kok tumben gak kedengeran suaranya" bunda Mila
" mungkin lagi tidur ma " ayah Morgan
" ooooo " bunda Mila
dan tiba tiba ....
" Alvin tolongin bunda "teriak bunda Mila
ayah Morgan yang kaget mendengar suara teriakan sang istri tercinta pun tersedak kopinya
" uhuk uhuk " ayah Morgan
" minum kopinya pelan pelan gak akan ada yang minta kok " ucap bunda Mila ketus
" untung sayang " gumam ayah Morgan
sedangkan sang pelaku kini sudah melenggang menuju ke kamar sang putra
" Al bangun " teriak bunda Mila sambil menggedor pintu kamar Alvin
sedangkan sang empu masih adik dengan tidurnya
" kebo banget sih ni anak " gumam bunda Mila
ceklek
pintu kamar Alvin terbuka
byurr
" woyy sape yang berani nyiram ane mau ane geprek ha " ucap Alvin teriak
dia tidak sadar bahwa yang menyiram adalah sang Kanjeng mami
" OOO kamu mau geprek bunda hah udah berani ya kamu "ucap bunda sambil becekak pinggang
" hehehe ampun bunda " ucap Alvin sambil cengengesan
" semua fasilitas kamu bunda bekukan selama satu abad " ketus bunda Mila sambil meninggalkan kamar Alvin
" mampus gue singa betina udah ngamok " gumam Alvin
" bunda denger ya " teriak bunda
" maap bun maap " teriak Alvin
di kamar nindi
nindi sedang live instagram duduk di balkon kamar sambil memegang gitarnya
" hai gaes hari ini aku mau nyanyi dan ini lagu yang mengingatkan aku tentang keluarga aku " nindi
" ya ampun kak nindi imut banget " penonton 1
" gemoy " penonton 2
" dedek emes ke pelaminan hayuk " penonton 3
dan masih banyak lagi
petikan gitar mulai terdengar mengalun
" hari ini aku bawaain lagi kenangan terindah, semoga kalian suka " ucap nindi
__ADS_1
Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang t'lah hilang darimu
Yang mampu menyanjungku
Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu
Darimu (darimu), kutemukan hidupku
Bagiku (bagiku), kaulah cinta sejati
Yeah, huu, huu (darimu)
(Bagiku, engkaulah cinta sejati)
Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
'Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku
Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupmu
Yang t'lah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah
Oo-hoo, oo-hoo
Oo-hoo
Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
'Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku
Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupmu
Yang t'lah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah
sedangkan penonton yang mencapai ribuan itu ikut terhanyut oleh suara merdu nindi yang begitu indah
" sedih bet dah " penonton 1
" ingus gue meler " penonton 2
" tetep seterong kak nindi " penonton 3
" aku pada mu " penonton 4 dan masih banyak lagi
"hah makasih ya yang udah mau gabung ke live instagram aku dan cukup sampai di sini dulu kita live nya dadah "ucap nindi
dan di sambut ragam komentar dari penonton
" yah hidup gue emang sedih udah transminator eh transmigrasi ke tubuh orang lain jauh dari keluarga asli dan rasanya kayak odading mang oleh " gumam nindi
" apa kabar ya sama the blood ah mendingan kesana aja deh " ucap nindi
setelah menempuh perjalanan yah kurang lebih satu jam akhirnya nindi sampai ke markas besar the blood
" selamat datang Queen " Anton
"iya om Anton" nindi
" apakah ada laporan " nindi
" tidak ada. Queen sejak anda masuk ke keluarga dirgantara mereka sekarang jarang memantau the blood dan juga pertahanan mereka mulai lengah " Anton
" aku ingin om Anton mencari semua data data perusahaan keluarga dirgantara aku akan mengambil alih apa yang seharusnya bukan milik mereka " ucap nindi sambil ber smirik
" baik Queen " Anton
" oh iya apakah orang orang dirgantara ada yang tau tentang rahasia markas kita ini " nindi
" tidak Queen hanya saja ada satu anggota yang mencoba memberi tau tentang rahasia anda ke pada keluarga dirgantara " Anton
" siapa namanya " nindi
" Nia Queen " Anton
" dimana dia " nindi
" ada di ruangan bawah tanah " Anton
nindi langsung menuju ke ruangan bawah tanah itu dan menemukan satu wanita yang di ikat di kursi
"lepas kan aku " teriak Nia
__ADS_1
" yananti aku akan melepaskan kan mu " kata nindi dengan mengeluarkan aura dingin nya
"quu ee nn " Nia
" hai apa kabar mu " nindi
" maaf kan saya Queen saya mohon lepaskan saya " ucap Nia
" bisa di pertimbangkan tenang saja " nindi
" lepaskan saya Queen " nia
" Anton aku ingin monitor di markas ini tersambung dengan cctv di sini aku ingin memperlihatkan bagaimana nasib orang yang berani berkhianat pada ku " nindi
dengan cepat Anton melakukan apa yang di inginkan nindi
" mengerikan sekali nona muda " batin Anton
sedangkan semua yang berada di markas terkejut melihat monitor menyala dan langsung memperlihat kan nindi yang tengah duduk cantik di kursinya
" selamat datang Queen " ucap seluruh anggota the blood
" hemm aku ingin kalian melihat bagaimana nasib orang yang berani berkhianat kepada ku " ucap nindi sambil bangkit dari duduknya
" ampun Queen " Nia
nindi mendekati Nia dan mencengkeram kedua pipinya
" aku tidak suka pengkhianat " ucap nindi
jleb sebuat katana telah menancap di paha Nia
" arghh ampun Queen " teriak Nia kesakitan
" no no no " nindi
nindi pun mencabut katana itu sehingga darah segar keluar dari paha Nia
" argh kau iblis " ucap Nia
" ya aku memang iblis dan kau tau itu " ucap nindi
" aku bosan " ucap nindi dan langsung mencongkel mata Nia
" arghh kau iblis" teriak Nia kesakitan
tanpa basa nasi nindi langsung menyayat Nia dan merobek mulutnya hingga ke telinga
" bawakan cairan cuka lemon dan garam " nindi
dan taklama semua yang di minta nindi datang
nindi pun langsung menyiramkan nya ke Nia
" argghhh tolong arghhh ini sakit perih bunuh aku " rintihan Nia
" akan ku kabulkan " nindi
" ada kata kata terakhir " nindi
" aku mo ho n ja ng an bunuh ke luar gaku" ucap Nia terbata bata dengan air mata mengalir
" baiklah " ucap nindi
nindi pun langsung memotong kedua tangan dan kaki Nia yang sudah sekarat
menusuk perutnya dan memotong lidah nya
dan crashhh
semua anggota the blood yang melihat itu pun bergedik ngeri bagaimana tidak
sang Queen mereka mencabut langsung jantung nia dengan tangannya yang memiliki kuku yang indah namun tajam
" ini definisi malaikat maut " batin Anton
" ah aku lelah paman Anton tolong bersihin ya " ucap nindi dengan suara imut nya
" baik Queen" Anton
" the blood " teriak nindi
" musnahkan darah kotor " teriak seluruh anggota the blood
nindi pun pulang menuju ke mansion keluarga Xavier
...****************...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hey gaessssssssssss
up lagi
maaf ya jarang up karena lagi sibuk banget
Jangan lupa untuk like ya
vote juga
thanks buat yang udah ninggalin jejak
bye bye
__ADS_1