Tujuh Pedang Legendaris

Tujuh Pedang Legendaris
awal perjalanan


__ADS_3

Dulu kala ada sebuah pedang yang sangat mengerikan yang bernama Kusanagi yang ditemukan dalam tubuh seekor ular berkepala delapan. Pedang ini diceritakan memiliki kekuatan yang sangat dahsyat dan dapat membelah gunung hanya dalam sekali tebasan saja, dan juga pedang ini dimiliki oleh ksatria berdarah dingin yang sangat kuat dan terkenal di masanya. 


Itu yang selalu diceritakan oleh ibu dari zaika , sebelum zaika tidur.ibu zaika  terus terusan menceritakan kisah yang sama setiap malamnya ,namun zaika tidak pernah bosan untuk mendengar cerita tersebut entah mengapa setiap ibu zaika menceritakan tentang dongeng yang lain  zaika selalu menolak dan selalu menyuruh ibunya untuk menceritakan dongeng yang sama tak tahu akan kebenarannya. 


Zaika hidup berdua bersama ibunya yang bernama mira, perempuan cantik bertubuh seksi dengan rambut yang menjuntai panjang. 


Zaika sendiri saat ini berusia 9 tahun yang sangat gemar membaca studi yang dilakukan oleh arkeolog yang mencari tahu akan kebenarannya dari benda tua maupun cerita sejarah.


Ibu dari zaika sendiri juga merasakan bahwa anaknya itu memiliki minta yang sangat tinggi tentang barang barang antik dan petualangan, sebab itu ibu dari zaika sangat mendukung anaknya untuk menjadi apa yang disukai , ibunya dengan telaten selalu menemani zaika membaca buku di rumah nya dan selalu memfasilitasi buku buku yang anaknya suka . 


Di sekolah Dasar zaika selalu menjadi bahan pembicaraan oleh pihak guru karena tidak seperti anak yang lainnya, zaika cenderung lebih suka menghabiskan waktunya untuk membaca buku ditimbang bermain dengan anak anak sebayanya. 


orang orang memandang zaika sebagai anak jenis karena di usianya yang baru menginjak kelas dua sd .zaika sudah bisa memahami pelajaran anak kelas 5 yang NOTABENNYA belum bisa di kuasa oleh anak seumurannya. 


Karena kejeniusan itu zaika yang umurnya baru menginjak kelas dua sd,oleh pihak sekolah zaika dinaikan ke kelas empat sd . 


Meskipun begitu di usianya yang baru sembilan tahun di kelas empat ia dijadikan bahan bully oleh teman temannya di kelas empat karena prestasi dan sikap yang pendiam. Tetapi semua itu berubah seketika setelah zaika naik ke kelas lima , zaika mengikuti kegiatan pencak silat yang ada di sekolahnya dan entah zaika memang jenius ataupun memang mempunyai keterampilan di bidang itu, zaika hanya dalam waktu dua bulan saja ia sudah bisa menguasai hampir semua gerakan dan jurusan yang diajarkan oleh pelatih pencak silat nya. 


Pelatih pencak silat nya pun juga mengakui bahwa zaika ada anak yang sangat berbakat . 


Tiga bulan setelah zaika mengikuti pencak silat, zaika langsung dijadikan kandidat yang akan mewakili sekolahnya dalam ajang pencak silat antara kabupaten. Benar saja zaika menjadi juara satu di pertandingan itu dan zaika di jadikan atlet yang sangat mengerikan, pasalnya dalam pertandingan zaika berhasil menyelesaikan pertandingan hanya dalam satu ronde saja, pasalnya musuh dari zaika kebanyakan menyerah setelah mendapatkan pukulan dan tendang dari zaika yang kencang, membuat atlet yang menjadi lawannya ketakutan akan zaika. 

__ADS_1


Prestasi terus di torehkan oleh zaika di bidang akademik maupun non akademik yang membuat zaika menjadi putra terbaik se-provinsi. 


Prestasi yang ditorehkan tidak berhenti di masa sd saja , namun di smp dan sma ia juga menjadi putra terbaik di sekolah karena prestasi yang terus ditorehkan nya di bidang akademik maupun non-akademik. 


12 tahun pun berlalu di umur zaika tepat sembilan belas tahun, awal petualangan zaika yang sebenarnya sebentar lagi akan dimulai. Zaika saat ini tengah menempuh perjalanan tinggi di Universitas yang sangat terkenal dan ia mengambil jurusan arkeolog dan saat ini zaika sudah mencapai tahap akhir kuliah nya. 


Seperti biasanya universitas akan mengadakan kerja praktek untuk mahasiswa nya dan zaika akan melakukan kegiatan praktek lapangan secara langsung di China dengan peserta 6 orang dalam satu grup. Zaika sangat senang mendengar bahwa mereka akan praktek lapangan di China karena zaika dari dulu menginginkan untuk data di cinta dan ingin mencari tahu tentang keberadaan pedang Kusanagi yang selalu diceritakan oleh ibu nya sewaktu kecil. Zaika sangat percaya bahwa cerita itu bukan hanya bualan semata namun itu adalah nyata dan zaika akan mencari tahu semua itu adalah benar dan nyata. 


Hampir dua puluh jam zaika terbang dari Indonesia jakarta ke China , dan akhirnya setelah penantian yang panjang pesawat pun akhirnya bisa landing dengan aman . Zaika benar benar sangat bersemangat karena ia akan mempelajari semua yang telah zaika inginkan dari dulu. Perjalanan dari jakarta ke China benar benar Melelahkan karena itu guru yang memandu zaika dan teman temanya memberi tahu bahwa mereka akan beristirahat dua hari dan bisa pergi ke mana saja untuk berlibur terlebih dahulu. Kesempatan ini beneran benar akan bisa digunakan oleh zaika untuk meneliti tentang sejarah dari pedang Kusanagi yang sangat zaika percayai itu bukan hanya dongeng semata. 


Malam yang panjang pun berakhir menjadi pagi yang cerah. Zaika sendiri saat ini sudah siap akan bepergian untuk mencari tau tentang pedang Kusanagi itu, dengan membawa alat seadanya . 


" Pertama tama untuk memulai penelitian ku aku harus pergi ke mana ya? Gumam zaika dalam hati. 


Zaika tanpa basa basi langsung datang menemui seorang penjaga dari museum ini dan tanpa diduga ia juga seorang arkeolog . Karena Sama sama arkeolog zaika akhirnya menceritakan apa yang akan ia teliti dengan seorang arkeolog yang sudah profesional ini . Tapi alangkah terkejutnya zaika karena arkeolog senior menertawakan apa yang akan ia teliti. 


" Apanya yang lucu? Aku sangat percaya dengan pedang Kusanagi itu tidak hanya bualan semata!, ucapan zaika dengan raut wajah marah. 


" Tidak, tidak aku tidak menertawakan apa yang akan kamu teliti tetap… !, ucap zua zo, arkeolog senior  sambil menahan untuk tidak tertawa. 


" Tapi, tapi apa? Ucap zaika dengan serius. 

__ADS_1


" Hahaha aku tertawa karena aku tak menyangka bahwa kamu sama seperti aku!, ucap zua zo. 


"  Maksudmu? Ucap zaika dengan bingung. 


" Apa kamu tau?  Dulu sewaktu aku kuliah dan mendapatkan praktek lapangan aku juga meneliti tentang pedang Kusanagi! , ucap zua zo  yang menatap tajam ke zaika. 


" Benarkah? Lalu apa yang kamu dapat setelah penelitian itu? Ucap zaika dengan semangat. 


" Penelitian ku hanya mendapatkan kekosongan ! , ucap zua zo. 


"Maksudnya? , zaika yang serius. 


" Ya semua usaha yang ku lakukan hanya mendapatkan kebuntuan saja. Tetap ada beberapa kejanggalan dari penelitian ku itu! , ucap zua zo sambil tersenyum tipis. 


" Lantas kenapa tidak kamu teliti lagi tentang itu? Ucap zaika dengan nada serius. 


" Aku sudah tak ada waktu jadi tak ku lanjutkan!, tapi jika kamu mau meneruskan penelitian ku kamu dapat mengambil jurnalnya di rumah ku! Ucap zua zo dengan senyuman tipis. 


" Bolehkah? Ucap zaika dengan senyuman berseri seri. 


" Jika kamu mau nanti malam datang saja ke rumahku tak jauh dari hotel tempat kamu menginap, rumah berpagar warna kuning, dan tembok rumah putih. Ucap zua zo. 

__ADS_1


Setelah mengatakan itu zua zo beranjak pergi meninggalkan zaika karena ada pekerjaan. 


__ADS_2