
" Tak ada cara lain selain selain aku membuat kontrak dengan mu! Ucap pedang yuzia.
" Tapi soal tubuhku yang tak akan bertahan dari kekuatan mu? Ucap zaika penasaran.
" Memang benar tubuh mu tak akan bisa menahan kekuatan ku tapi aku akan menyegel 90% kekuatan ku supaya tubuh mu bisa bertahan dari kekuatan yang akan kamu dapatkan., ucap pedang yuzia.
Mendengar ucapan dari pedang yuzia membuat zaika menjadi lega.
" Lalu bagian cara membuat kontrak? Ucap zaika yang memang pedang yuzia yang melayang.
" Mudah saja , kamu hanya perlu meneteskan darah mu ke lingkaran kontrak! Ucap pedang yuzia.
" Begini ya! Lalu bagimu cara membuat lingkaran kontrak? Ucap zaika.
" Kontrak roh aktifkan! Ucap yuzia.
Sekian detik setelah pedang yuzia mengatakan itu tiba-tiba sebuah cahaya keemasan perlahan lahan muncul dari lantai , cahaya itu seketika membentuk sebuah lingkaran dengan di dalam lingkaran utu terdapat sebuah pola aneh.
" Tetesan darah mu ke dalam lingkaran segel! Ucap yuzia.
Zaika tanpa basa basi langsung mengigit jaringan, terlihat bekas gigitan itu mengeluarkan darah, tanpa basa basi zaika langsung meneteskan darah nya itu ke dalam sebuah segel lingkaran . Setelah meneteskan darah zaika langsung melihat segel itu bercahaya dengan sangat terbang hingga zaika tak dapat melihat apa yang terjadi kepada segel itu. Cahaya pun perlahan lahan redup bersama dengan kekuatan zaika yang bertambah kuat karena tubuh zaika telah mengalir kekuatan Spiritual roh milik pedang yuzia meskipun hanya mendapat 10 % dari kekuatan sebenarnya dari pedang yuzia.tatapan zaika langsung mengarah ke pedang tempat pedang yuzia sebelumnya berada , zaika terkejut karena pedang yuzia telah menghilang.
" Yuzia ke mana kamu? Ucap zaika.
"Aku ada di dalam dirimu bodoh! Ucap yuzia.
" Apa di dalam diriku ?! Ucap zaika tak percaya.
" Pejamkan mata mu dan fokuslah dan rasakan kekuatan yang mengalir dalam tubuhmu! Ucap yuzia.
Mendengar perkataan seperti itu zaika perlahan lahan mulai mengikuti instruksi dari pedang yuzia dan benar saja zaika langsung masuk ke dalam dimensi miliknya . Zaika melihat tempat zaika berdiri saat ini berada di atas awan berwarna biru, zaika langsung melihat sekeliling dimensi miliknya, terlihat dimensi ini benar benar indah meskipun tak ada apa apa zaika benar benar merasa nyaman berada di dalam dimensi miliknya. Tiba-tiba sebuah asap hitam pekat muncul di hadapan zaika, perlahan lahan asap hitam itu membentuk sosok siluet hitam, melihat kejadian itu zaika pada awalnya ia benar-benar terkejut tetapi zaika langsung mengeri sesok siluet hitam di hadapan nya ini adalah wujud manusia dari yuzia.
" Sekarat aku berada di sini untuk membantu mu dalam setiap masalah yang akan kamu hadapi., ucap yuzia.
Zaika mendengar itu ia hanya tersenyum tipis.perlahan lahan zaika mulai membuat matanya untuk segera keluar dari dimensi miliknya.
"Sekarat apa yang kita lakukan yuzia ., ucap zaika
" Mudah saja, bayangkan saja wujud pedang ku! Ucap yuzia.
" Baik! Ucap zaika yang pede.
__ADS_1
Benar saja setelah membayangkan wujud pedang yuzia tiba-tiba sebuah cahaya merah perlahan lahan keluar dari tangan kanan zaika, cahaya merah perlahan lahan membentuk wujud pedang yuzia, melihat kejadian seperti itu membuat zaika benar benar sangat senang akan dirinya yang sekarang yang telah zaika miliki.
" Sekarang aliri pedang itu dengan kekuatan Spiritual yang kamu miliki! Ucap yuzia.
" Haaa bagaimana caranya? Ucap zaika yang tak tau.
" Bodoh sudah mendapatkan kekuatan sekuat ini kamu masih belum bisa apa apa., ucap yuzia.
" Baiklah biar aku saja yang mengalirkan pedang pedang itu, kamu hanya perlu menebas dingin manapun kamu mau! Ucap yuzia.
Tiba-tiba pedang yuzia mengeluarkan aura Merah yang membunuh . Setelah melihat aura dari pedang yuzia , zaika tanpa basa basi langsung menebaskan pedang yuzia ke arah s dinding gua. Tebasan yang sangat kuat itu langsung menghantam dinding dari gua yang membuat dinding terbelah menjadi dua, tak sampai di situ terlihat dari lubang dinding gua yang terbelah terlihat sebuah cahaya berwarna hitam yang terlihat seperti lubang cacing yang akan menyerap apa saja yang berada di handap nya.
" Itu dia lubang cacing yang akan membawa kita ke dunia roh! Ucap yuzia.
" Begitu ya kita akan masuk ke dunia toh! Ucap zaika yang sudah siap masuk ke dunia roh.
Tak lama buku tua yang sedari tadi melayang di udara tiba-tiba bergerak, buku tua itu seketika berubah menjadi sebuah cahaya yang langsung melesat masuk ke dalam tubuh zaika. Melihat kejadian itu zaika terlihat sudah tidak kaget lagi dengan apa yang terjadi barusan.
" Sebenarnya apa buku tua itu? Ucap zaika bertanya
" Aku tak akan mengatakan apa apa lebih baik nantinya kamu akan mengetahui dengan sendirinya. Ucap yuzia.
Dengan persiapan mental zaika mulai beranjak berjalan menuju lubang cacing yang berada di belakang tembak bekas tebasan dari pedang yuzia.
" Di mana kita? Ucap zaika sambil melihat hutan .
" Sepertinya kita telah berada di hutan bintang! Ucap yuzia.
Tiba-tiba lubang cacing yang membawa zaika ke tempat ini langsung bergejolak.
Duar… . !!
Lubang cacing tiba-tiba meledak dengan sangat keras sehingga membuat zaika terpental beberapa meter dari tempat ia berdiri.
" Apa itu barusan! Ucap zaika sambil memegangi dada nya yang terkenal ledakan.
" Sudah lah untuk sekarang segera pergi dari hutan ini karena banyak sekali hewan buas yang berada di tingkat yang tak main main ucap yuzia mengingatkan. Tetapi sebelum selesai bicara tiba-tiba hewan berbentuk kadal raksasa muncul di hadapan zaika.
" Hewan macam apa ini! Bagimu bisa sebesar ini? Ucap zaika yang benar benar kaget dengan wujud hewan kadal sebesar mobil.
Melihat itu zaika langsung bergerak mundur untuk menjauhi kadal raksasa itu. Meskipun sudah berusaha kabar kadal besar ifu sepertinya tak ingin melepaskan zaika sama sekali karena kadal itu terus mengejar zaika dari belakang. Melihat kadal masih mengejarnya wajah zaika menjadi sangat ketakutan karena ia baru pertama kali melihat hewan sebesar itu. Tiba-tiba dari langit terdapat tombak yang langsung melesat Negara ke arah kadal yang mengejar zaika.
__ADS_1
Zzazz… … !
Tombak yang melesat dari langit langsung menancap ke kepala dari kadal yang mengejar zaika. Kadal yang terkena tombak yang melesat dari langit pun langsung seketika mati di tempat. Zaika yang menyadari kadal itu telah mati ia langsung berhenti dan melihat bagkai dari kadal itu. Tombak yang menancap di kepala kadal itu tiba-tiba bergerak, tombak itu tiba-tiba melesat ke langit kembali, melihat tombak yang tiba-tiba melesat ke langit zaika langsung refleksi melihat ke arah tobat itu pergi, di mana tombak itu kembali ke seseorang yang berada di langit. Melihat manusia bisa terbang di sini membuat zaika lagi lagi terkejut bukan main.
"Apa… . . Bagaimana mungkin . Bisa terbang! Ucap zaika keheranan.
Rak lama seseorang itu terbang turun ke arah zaika.
" Apa kamu baik baik saja? Ucap seseorang yang menyelamatkan zaika.
" Gak apa apa. Terimakasih sudah menolongku! Ucap zaika sambil memandang seseorang itu.
" Oh iya perkenalkan nama ku lin sin! Ucap seseorang memperkenalkan namanya.
" Oh iya, nama ku… .. …
yuzia tiba-tiba berkata:
" Bocah kamu harus mengganti nama mu di di sini! Ucap yuzia.
" Nama ku zihao! Ucap zaika yang memalukan namanya.
"Oh, zihao bagaimana kamu bisa sampai ke tempat ini? Ucap lin sin.
"Ya sepertinya aku kesasar. Ucap zaika.
" Oh iya kayaknya kamu bukan sini ya? Ucap lin sin sambil melihat pakaian yang dikenakan zaika.
" Benar tadi aku mau ke desa dekat sini tapi seperti malam kesasar., ucap zaika.
" Wah pas kalo gitu, ayo aku antar aku juga mau kesana! Ucap lin sin.
" Baiklah, makasih banyak ya! Ucap zaika berterimakasih .
" Tak masalah. Sebentar! Ucap lin sin.
Lin sin tiba-tiba berjalan mendekati bangkai dari kadal itu, lin sin mengarahkan tangannya ke arah bagian kadal itu, tiba-tiba sebuah cahaya besar putih keluar dari tangan lin sin dan langsung menyelimuti tubuh dari kadal itu, tak berselang lama tiba-tiba tubuh dari kadal raksasa itu berubah menjadi sebuah pil berwarna kuning .
" Ha apa itu barusan! Ucap zaika yang memandangi pil dari kejauhan.
" Itu adalah teknik pemurnian raga. Ucap yuzia menjelaskan.
__ADS_1
Setelah mendapat pil itu lin sin langsung berjalan menuju zaika, lin ain langsung mengajak zaika untuk pergi ke desa dekat sini.