
Sekitar tiga puluh menit berjalan dari hutan ,pada akhirnya zihao sampai di depan pintu gerbang masuk ke sebuah pedesaan, pedes ini di sebuah sebagai desa air warna desa yang penuh dengan kegembiraan dan kesenangan. Di perjalanan masuk ke desa saja zihao benar benar dibuat kagum karena setelah masuk ke desa air warna langsung disambut dengan padang rumput yang hijau, terlihat beberapa sapi berada di padang rumput menjadi pemandangan yang sangat indah. Tak lama berjalan di padang rumput zihao langsung disambut dengan ladang pertanian sayur sayur yang sangat indah dipandang mata, zihao sendiri belum pernah melihat pemandangan seperti ini karena di mana tempat ia tinggal dulu tak ada tempat seperti ini sama sekali, jadi ini adalah kali pertama zihao melihat pemandangan seindah ini . Lin sih yang melihat zihao sangat kagum melihat padang rumput dan tempat orang menang sayuran di sini membuat lin sin penasaran dari mana zihao berada.
" Zihao sebenarnya kamu berasal dari mana? Ucap lin sin sambil memandangi zaika /zuhao.
" Aku berasal dari kota besar, maka dari itu aku tak pernah melihat pedesaan seindah ini! Ucap zihao.
" Begini ya. Baiklah kita sudah sampai di desa! Ucap lin sin.
" Wah desa nya masih sangat asli ya! Ucap zihao sabit memandangi desa yang indah dan masih asli.
__ADS_1
" Eh iya kamu mau tinggal di mana! Ucap lin sin.
" Di sini ada hotel di mana ya! Ucap zihao kepada lin sin .
" Haaa… hotel? Apa itu hote?! Ucap lin sin yang kebingungan.
" Eh iya lupa di sini kan beda sama dunia ku sebelum! Ucap zihao dalam hati.
" Oh itu, kamu tinggal lurus saja nanti ada tulisan tempat penginapan! Ucap lin sin.
__ADS_1
" Baik lah! Ucap zihao.
" Aku duluan ya, aku ada urusan yang harus diselesaikan! Ucap lin sin.
" Kemana kita sekarang? Ucap zihao .
" Terserah kamu mau ke mana , yang penting kamu bisa hidup di dunia roh ini saja., ucap yuzia yang acuh.
Zihao pada awalnya ingin mencari penginapan karena ia sudah lelah berjalan tetap di dunia toh pastinya berbeda dengan dunia nya maka dari itu ia tak memiliki uang sepeserpun di dunia ini, zihao dengan kepintarannya langsung memutar otak untuk mendapatkan uang di dunia roh ini apapun caranya, di sela sela zihao berfikir , tatapan mata zihao langsung tertuju pada seorang pedagang ikan di desa, zihao langsung berpikir untuk menangkap ikan di sungai dan menjualnya di pedang ikan itu untuk mendapatkan uang.tanpa basa basi zihao langsung bergegas ke sebuah hutan yang tak jauh dari pedesaan itu,tak lama berjalan akhirnya zihao menemukan sebuah sungai dengan airnya yang sangat jernih sehingga terlihat ikan di dalam sungai. Dengan senang zihao segera bergegas mencari sebuah ranting dengan ujungnya diruncingkan untuk menangkap ikan di sungai. Dengan pengalaman zihao bertahan hidup di hutan sebelum membuat zihao tak begitu kesulitan untuk menangkap ikan di sungai, dengan ujung tombak yang runcing zihao dengan satu kali lemparan langsung mendapatkan ikan dengan ukuran yang lumayan , bertepatan dengan mendapatkan ikan tiba-tiba sebuah surat mengerikan keluar,namun suara itu bukan dari hewan buas tetapi dari suara perut zihao yang sudah kelaparan. Zihao langsung beranjak menepi terlebih dahulu untuk segera membakar ikan tangkap yang telah zihao dapat. Dengan keterampilan bertahan hidupnya zihao juga tak kesusahan dalam membuat api untuk membakar ikan hasil tangkapan nya ini. Beberapa menit berlaku zihao dengan senyuman manis di wajahnya langsung tersirat karena ikan bakar miliknya sudah hampir matang. Bau harum dari ikan segera membuat zihao benar benar tak sabar mencicipi ikan bakar miliknya, tetapi bau harum dari iklan panggang itu juga langsung menarik perhatian dari hewan buas di sekitar hutan. Tatapan mata zaika langsung tertuju ke arah sumber suara dari hutan, zihao yang awalnya ingin bersantai dengan memakan ikan bakar buatannya pun langsung terganggu. Perlahan lahan hewan dari hutan mendekati sumber bau harum ikan bakar milik zihao. Zihao yang saat ini tengah bersembunyi langsung dibuat kaget dengan kedatangan sosok hatimu besar dengan taring menjuntai ke bawah dengan menjadikan harum terlihat mengerikan. Pada awalnya zihao mencoba untuk bersembunyi dari harum buas itu tetapi zihao lupa akan penciuman dari harum yang membuat sekejap zihao langsung berhasil di temukan oleh harum ganas .tatapan zihao seketika langsung tertuju pada harimau yang berada di depan nya dengan raut wajah serius zihao berniat untuk berduel dengan hatimu buas, tatapan dingin zihao langsung terpancing dengan aura membunuh zihao tiba-tiba muncul, zihao langsung mengepalkan tangan nya, seketika aura mereka muncul dari tangan kanan zihao membentuk wujud pedang yuzia. Hatimu langsung mengaum dengan keras membuat seisi hutan menjadi mencekam, hatimu langsung bergegas berlari , harum itu langsung melompati ke langit, terlihat harum ingin menyerang zihao terlebih dahulu tetapi seseorang itu berhasil dihindari oleh zihao dengan sangat mudah. Zihao tanpa basa basi langsung berlari mendekati harimau dan dengan satu tebasan dari wujud pedang yuzia langsung menebas harimau menjadi dua. Melihat harimau yang terbelah menjadi dua zihao langsung tersenyum tipis dengan pandangan zihao melihat harimau yang terbelah menjadi dua.
__ADS_1
" Pedang ini beneran benar sangat kuat!, ucap zihao sambil melihat wujud pedang yuzia.
Karena sudah tak ada ancaman lagi perlahan lahan pedang yuzia mulai menghilang.