Tujuh Pedang Legendaris

Tujuh Pedang Legendaris
sudah dekat dengan petualangan sebenarnya


__ADS_3

Di malam itu suasana di hotel tiba tiba berubah menjadi sangat dingin dan sedikit mencekam padahal hotel yang ditempati oleh zaika dan kawan kawannya ada di tempat perkotaan namun entah mengapa di malam itu tiba tiba menjadi sangat mencekam. Sekitar jam 12 malam zaika  perlahan lahan mulai terbang karena ada suara dari dalam laci  lemarinya. 


" Cih.. Apa sih itu ganggu amat! , ucap zaika dalam hati. 


Pada awalnya zaika tak mau memperdulikan sesuatu yang bergerak gerak dalam laci lemari itu dan zaika langsung melanjutkan untuk tidur kembali namun tiba tiba suara di dalam laci lemari itu malam semakin kencang yang membuat zaika terbangun untuk kedua kalinya, karena merasa keganggu akhirnya zaika berna dari tempat tidur nya dan berjalan menuju laci lemari itu, dengan mata yang setengah terpenjara zaika perlahan lahan berjalan menuju laci itu, suara di dalam laci itu semakin lama semakin keras yang membuat zaika sedikit penasaran ada  apa di dalam laci itu hingga bisa mengeluarkan suara padahal zaika mengingat bahwa ia hanya menaruh buku tua yang didapatkan dari perpustakaan saja, tetapi bagian bisa mengeluarkan suara  seperti seseorang menggedor gedor pintu yang terbuat dari kayu. Perlahan lahan zaika membuat laci itu dan alangkah terkejutnya ia melihat dari sudut kecil dari dalam laci itu terlihat sinar berwarna kuning keputihan yang membuat zaika  terkejut melihat itu, setelah melihat cahaya itu dari sudut laci membuat zaika awalnya ragu untuk membuka laci itu lebih lebar lagi tetapi zaika sendiri juga senang penasaran apa yang bersinar terang tersebut padahal  hanya terdapat buku kuno sja dan tak ada benda lain selain buku itu saja. Zaika memandang ke arah laci dengan wajah yang serius, perlahan lahan namun pasti zaika mulai membuka laci lebih  lebar lagi dan lagi kagi zaika langsung di buat kaget karena ia melihat cahaya itu muncul dari buku kuno yang ia bawa dari perpustakaan. Zaika benar benar tak percaya dengan apa yang ia lihat itu  , Tiba-tiba buku itu seketika terbang melayani setting kepala zaika. Melihat itu zaika langsung bergerak mundur untuk menjauhi buku itu takutnya buku itu akan melukainya. Buku itu selama beberapa saat terdiam di hadapan ziarah  dengan sinar yang menyala nyala,  tak lama kemudian sinar buku itu bergerak kembali yang terlibat berputar putaran dengan senang kencang dan cahaya dari buku itu  juga semakin terang. Zaika sendiri langsung menutupi matanya karena sinar dari buku itu benar benar sangat terbang yang membuat orang yang melihat cahaya itu bisa saja menjadi buta. Dan tak lama kemudian buku itu tiba-tiba berhenti bergerak dan cahaya nya pun seketika meredup dan membuat buku itu jatuh ke lantai. 


Zaika keheranan apa yang sebenarnya terjadi kepada kepada buku itu dan bagimu bisa buku tua bisa terbang dna mengeluarkan cahaya seterang itu. 


" Buku macam apa ini? Apa buku sihir?  Ucap zaika sambil memandangi buku yang tergeletak di lantai. 


Tak lama tiba-tiba buku itu bergerak kembali namun bukan terbang tetapi buku itu terbuka membuat halamannya dan berhenti di salah satu halaman yang terlihat seperti ada mantra dan terlihat seperti simbol .melihat buku itu membuka halamannya zaika awalnya tak ingin menyentuh buku itu namun lagi lagi hatinya berkata lain  dan hatinya berkata untuk mengambil buku itu dan membaca isi dalam halamannya buku itu.pada akhirnya zaika secara perlahan lahan mengambil buku itu dan membawa buku itu ke kamarnya, tak lama zaika mulai membaca buku kuno itu. Di dalam buku kuno itu tertulis pengorbanan dari seorang kesatria yang membawa pedang yang sangat mengerikan ke dimensi lain dan menyimpannya di suatu tempat,dan terdapat sebuah mantra  dan di bawah mantar tersebut terdapat tulisan:penunjuk letak gerbang pedang api. Setelah membaca itu zaika pada awalnya tak ingin membaca mantra tersebut tetapi entah mengapa lagi lagi hatinya menyuruh untuk membaca mantra itu. Zaika secara perlahan lahan mulai membaca mantra dari buku kuno itu dan secara tak terduga tiba tiba sebuah garis bintang tiba-tiba muncul di lantai tempat zaika berdiri  dan secara perlahan lahan sebuah cahaya keunguan berjalan mengikuti garis bintang. Zaika yang melihat sebuah gari itu benar benar langsung di buat ketakutan akan apa yang terjadi kepadanya, tiba-tiba  di lantai sebuah sinar berwarna kuning keputihan langsung bersinar sangat terang dan secara tiba-tiba tubuh tubuh dari zaika mulai tenggelam masuk ke dalam sebuah  cahaya . Zaika yang tak tau apa yang merasakan bahagia dirinya mulai tenggelam langsung bergegas berusaha keluar dari cahaya itu namun semua usahanya tak membuahkan hasil dan ia masih terus masuk ke dalam cahaya yang berada di lantai. 


" Woy tolong… .  Tolong aku…   tolong… . . ! Ucap zaika yang berteriak dengan keras dengan raut wajah zaika yang memucat. 


Tiba-tiba zaika teleporte sebuah tempat dimana sekeliling tempat itu dipenuhi dengan lahar lava yang sangat panas. 


" Ha ke mana ini! Dan tempat apa ini? Ucap zaika yang kebingungan melihat ia tiba tiba berada di sebuah tempat yang penuh dengan lahar lava. 

__ADS_1


Wajah zaika seketika langsung berubah lebih pucat dari sebelumnya, ia sudah mengira bahwa dirinya kali ini  akan mati di tempat ini. Di dalam keputusan asa and tiba-tiba  suara seseorang muncul. 


" Siapa kamu? Bagaimana manusia biasa sepertimu bisa ada disini? Ucap seseorang dengan suara yang mengerti. 


Mendengar ada seseorang berada di sini membuat zaika kebingungan karena  ada seseorang yang  yang hidup di tempat seperti ini. 


" Aku juga tak tahu bagaimana bisa kesini! Ucap zaika sambil memandangi sekitar. 


" Ha mana mungkin kamu tak tau , ucap seseorang. 


" Aku tadi berada di sebuah hotel dan setelah membaca mantra di buku kuno tiba-tiba aku tersesat ke sini ! Ucap zaika . 


" Benar aku menemukan buku yang tertulis(kultivasi pedang suci dou zong) ! Ucap zaika. 


" Apa katamu buku kultivasi pedang suci dou zong? Ucap seseorang seseorang dengan terkejut. 


" Iya bener! Ucap zaika. 

__ADS_1


" Siapa sebenarnya kamu bagaimana mungkin buku  sekuat itu memilihmu? Ucap seseorang. 


" Aku tak tau tetapi namaku zaika! Ucap zaika . 


" Oh begitu rupanya n ucap seseorang 


" Hey kamu segera kemarin, jika ingin keluar dari tempat ini ! Ucap seseorang. 


" Kemari ke mana? Ucap zaika. 


" Masuklah ke goa  yang kamu lihat! Ucap seseorang 


" Ha bagaimana mungkin di sekitar gua itu terdapat lahar yang sangat panas! Ucap zaika. 


" Dasar bodoh, bukumu itu akan melindungimu dari panasnya lahar ini! Ucap seseorang. 


Setelah mendengar ucapan dari seseorang itu zaika pada awalnya  tak ingin melakukannya  tetapi karena tak ada pilihan lain zaika akhirnya memutuskan untuk mencobanya , secara perlahan lahan zaika mulai menginjakkan kakinya ke lava itu . 

__ADS_1


" Ha ini berhasil, ucap zaika dalam hati. 


Zaika akhirnya berjalan masuk ke sebuah gua untuk menemui seseorang itu  yang berada di dalam gua itu. 


__ADS_2