
Sebenarnya gua itu benar benar gelap namun karena terdapat aliran lava di sekitar goa membuat gua itu tampak tak begitu gelap , di aini lain zaika yang berjalan perlahan lahan memasuki gua zaika merasakan sesuatu kekuatan yang sangat yang mengerti sehingga zaika merasakan sesuatu yang sangat berat menekan tubuh nya secara paksa , zaika sendiri yang tetap memasuki gua secara perlahan mulai merasakan bahwa tubuhnya melemah dan kekuatan dalam dirinya pun perlahan lahan menghilang yang membuat keseimbangan dari zaika mulai memudar, meski begitu zaika masih tetap bertahan untuk memasuki gua itu lebih dalam untuk menemukan seseorang itu supaya ia bisa kembali ke tempat yang sebenarnya zaika berada. Semakin zaika memasuki gua lebih dalam semakin lebih kuat juga tekanan yang diTerima oleh zaika. Karena tekanan semakin kuat raut wajah zaika menjadi semakin menyedihkan karena tubuh zaika secara perlahan lahan mulai meneteskan darah dari tubuhnya karena tekanan yang mengerikan dari gua. Meskipun begitu tekat zaika masih tetap sama seperti awal dan zaika masih terus berjalan masuk lebih dalam dari gua itu meskipun harus terseok seok. Tak lama setelah menahan tekanan yang mengerikan dari gua itu akhirnya zaika bisa masuk ke dalam gua yang memiliki tekanan yang sangat berat itu. Zaika sendiri setelah memasuki ruangan dalam gua itu ia merasakan aura panas tetapi juga merasakan aura panas tetapi dalam aura panas itu ia juga merasakan luka- luka dari dirinya seketika menghilang setelah memasuki ruangan dari gua itu. " Lumayan juga kamu! Ucap seseorang yang suaranya sudah sangat dekat dengan zaika.
" Sebenarnya apa tadi itu kenapa tekanan nya bisa sekuat itu? Ucap zaika penasaran.
" Itu adalah gerbang penghancur yang dipasang oleh orang yang berhasil mengalahkan ku, ucap seseorang.
" Sebenarnya siapa kamu ini dan di mana kamu saat ini? Ucap zaika yang mencari sumber suara.
" Aku adalah yuzia, manusia yang berhasil menembus batasan maksimal dari manusia, ucap seseorang itu dengan nada yang lantang.
" Lalu dimana kamu sekarat? Ucap zaika.
" Aku tertancap di sebuah batu besar di hadapanmu! Ucap seseorang itu.
"Tertancap, apa maksudnya tertancap? , ucap zaika yang kebingungan.
" Aku adalah yuzia orang terkuat di lima benua yang berhasil melampaui batasan dari manusia , tetapi karena keserakahan ku membuat seseorang mengutukku menjadi pedang hidup! Ucap seseorang dengan nada yang awalnya membentak seketika melirik.
Seketika dalam pikiran zaika langsung terlintas akan senjata legendaris Kusanagi, karena senjata Kusanagi adalah senjata yang terbuat dari naga yang sangat kuat dan ia dikutuk oleh dewa menjadi pedang Kusanagi.sebenarnya zaika saat ini tak percaya dengan apa yang telah ia alami , zaika merasa bahwa dirinya berada di alam mimpi namun jika berada di alam mimpi mengapa semua yang ia lihat ini sangat teratur dan bisa merasakan kesakitan.
" Hey kamu bukan di alam mimpi, ucap seseorang bernama yuzia.
" Haa apa bagian mungkin kamu tahu apa yang sedang aku pikiran, ucap zaika .
" Aku adalah orang paling kuat di lima benua jadi aku bisa membaca pikiran dari seseorang! Ucap yuzia.
" Begitu ya! Ucap zaika.
__ADS_1
" Seseorang bagaimana aku bisa keluar dari tempat ini? Ucap zaika bertanya.
" Bagaimana cara keluar ya!, sepertinya tidak ada! Ucap yuzia sambil tertawa terbahak bahak.
"Kenapa kamu tertawa, tadi kamu berkata akan memberitahu bagaimana cara keluar dari tempat ini, ucap zaika dengan nada yang marah.
" Hey… hey… . Santai saja, tak begitu mengerikan hidup di sini tau! Ucap yuzia.
" Kau kira aku mau hidup selamanya di sini, tak akan! Ucap zaika dengan lantang.
" Hee jika bisa keluar lah ! Ucap yuzia meremehkan.
" Lalu bagian bisa keluar dari tempat ini? Akan ku lakukan apa pun itu! Ucap zaika yang putus asa .
" Hahaha… . Benar benar orang yang menyediakan! Ucap yuzia.
" Tolong kasih tau aku bagian bisa keluar dari sini! Ucap zaika dengan wajah memelas.
" Tak bisa sama sekali ya! Ucap zaika yang sudah pasrah.
" Mungkin ada, tetapi! Ucap yuzia.
" Tapi apa, katakan? Ucap zaika yang bersemangat.
" Ya mungkin bisa keluar dari tempat ini tetapi kamu tak bisa kembali ke duniamu! Ucap yuzia.
" Apa yang kamu maksud? Ucap zaika kebingungan.
__ADS_1
" Iya kamu bisa keluar dari tempat ini tapi kamu takan bisa kembali ke dunia mu sebelumnya. Ucap yuzia.
" Bagaimana mungkin, lalu aku akan berada di dunia apa? Ucap zaika .
" Ya kamu akan hidup di dunia para master roh, di mana aku tinggal, ucap yuzia.
Mendengar ucap dari yuzia, zaika langsung terdiam tak tau apa yg Harus ia lakukan dan zaika juga tak ada pilihan lain selain masuk ke dunia roh. Zaika beranggapan setelah keluar dari tempat i n i dan berada di dunia roh zaika bisa mencari tahu bagaimana kembali ke dunianya yang sebenarnya.
Disisi lain di hotel tempat zaika menginap semua orang sedang panik mencari keberadaan zaika karena zaika tak terlihat dari semalaman yang membuat guru dan teman teman zaika menjadi sangat panik akan keselamatan dari zaika. Disisi lain juga dari pihak sekolah sudah selesai menyelenggarakan praktek lapangan dan Harus segera kembali ke indonesia.
" Lalu bagaimana cara untuk keluar dari tempat ini? Ucap zaika dengan lantang.
" Mudah saja kamu hanya perlu membuat kontrak dengan ku! Tetapi, ucap yuzia.
" Membuat kontrak? Tapi apa? Ucap zaika yang tak yau akan apa pun.
" Di dunia roh manusia dapat menjalin kontak dengan hewan iblis yang setingkat, ucap yuzia.
" Lalu dai kamu bilang tapi itu maksudnya apa? Ucap zaika.
" Tetapi aku bukan lah hewan iblis,aku adalah sebuah pedang hidup yang berarti jika kamu membuat kontrak dengan ku artinya seluruh kekuatanku akan menjadi milik mu dan jiwa ku akan tertanam di dalam tubuh mu! Ucap yuzia.
" Ya lalu! Ucap zaika.
" Huh… . Tubuh mu saat ini tidak mungkin bisa menampung semua kekuatan yang ku miliki, ucap yuzia.
" Oh , ucap zaika dengan sangat tenang.
__ADS_1
Tiba-tiba sebuah cahaya keluar dari tubuh zaika dan berubah menjadi buku tua yang membawa zaika datang ke tempat ini. Melihat buku tua yang tiba-tiba muncul membuat zaika terkejut sekaligus marah akan buku tua itu karena sudah membawanya ke dalam tempat yang entah di mana ini.
" Heh… buku dou zong, ucap yuzia dengan suara mengejek.