Tujuh Pedang Legendaris

Tujuh Pedang Legendaris
part#2


__ADS_3

Pedang yang terbuat  dari seorang naga berkepala delapan, dengan elemen api yang menjadi aura dari pedang Kusanagi yang sangat ganas jika pedang Kusanagi di cabut dari sarungnya. sarung pedang Kusanagi bisa di sebut sebagai penyegel kekuatan dari pedang Kusanagi yang sangat mengerikan, maka dari itu pedang Kusanagi di tempat kan oleh dewa penciptaan di tempatkan di  tengah- tengah lahar gunung berapi yang masih aktif,sehingga hampir mustahil manusia bisa bisa mengambil pedang tersebut dari lahar yang meluap luap . Nama entah bagaimana seorang manusia berhasil mengambil pedang Kusanagi dari dalam perut gunung berapi  yang masih aktif dan lebih mengerikan lagi pedang Kusanagi berhasil di taklukan oleh seorang manusia  yang entah dari mana asalnya. Manusia ini berhasil menetralkan kekuatan dari pedang Kusanagi yang sangat mengerikan dan tidak sampai di situ aura pedang Kusanagi bisa menyatu dengan tubuh manusia yang membuat tubuh dari manusia ini mejadi tubuh yang sangat kuat dan kekuatan nya menigkat tajam. 


Tak terasa matahari sudah terbenam menandakan malam akan tiba. Melihat hari sudah gelap zaika memutuskan untuk menunda untuk membaca lebih jauh dari sejarah pedang Kusanagi. 


" Aku ingin segera membaca lebih jauh dari sejarah pedang ini, ucap zaika dengan wajah yang sangat senang. Hari pun semakin larut dan zaika juga punya janji untuk mengambil jurnal penelitian milik zua zo. Zaika langsung bergegas pergi untuk datang ke rumah zua zo ,dia mengatakan tak jauh dari hotel tempat ia menginap. Tak butuh waktu lama untuk zaika menemukan rumah yang berpagar kunig dan  warna rumah bewarna putih. 


" Uwah…  besar banget rumahnya! , ucap zaika yang tercengang melihat rumah dari zua zo yang sangat mewah. 


Zaika dengan semangat langsung berjalan mendekati rumah milik zua zo yang megah itu.


Tak lama kemudian seseorang berpakaian seperti pelayan datang menghampiri zaika . 

__ADS_1


" Mohon maaf apa kamu yang bernama zaika? Ucap pelayan  laki-laki yang sangat gagah. 


" Iya bener! , Ucap zaika dengan santai.


Mendengar ucapan zaika pelayan laki laki itu langsung membukakan gerbang rumah dari zua zo yang mengah itu  , pelayan langsung mempersiapkan masuk ke dalam rumah milik zua zo. Dari depan gerbang zaika benar benar terkaget melihat tama di depan rumah milik zua zo yang sangat besar dan indah, zaika hampir tak bisa percaya dengan zua zo seorang penjaga musim bisa memiliki rumah semegah dan sebesar ini. Dan lebih terkejutnya lagi setelah zaika masuk ke rumah dari zua zo karena interior dari rumah zua zo sangat lah indah dan berseni tinggi yang membuat zaika tak habis pikir  dengan rumah yang di miliki oleh zua zo. 


Tak lama kemudian pelayan kembali datang dengan membawa buku jurnal.


"Mohon maaf tuan zua zo tidak ada di rumah dan ia menitipkan buku jurnal ini kepada saya untuk diberikan kepada Anda!, ucap pelayan dengan tatapan dingin. 


Karena sudah tak ada keperluan lagi zaika akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah zua zo karena zua zo tak ada di rumah dan jurnal yang di cari oleh zaika sudah ia dapatkan. Zaika melihat jurnal yang telah di teliti oleh zua zo , ia berharap dapat mendapatkan petunjuk di mana tempat pedang itu berada atau paling tidak bisa mendapatkan bukti untuk memperkuat ucap zaika tentang pedang Kusanagi  memang benar adanya dan bukan hanya cerita dongeng,apa lagi zaika juga mendapat buku kuno yang sangat akan membantu dalam penelitian zaika tentang pedang Kusanagi tersebut. Sesampainya di hotel terlihat sudah sangat larut sebab itu zaika memutuskan untuk membaca jurnal yang telah di teliti oleh zua zo  esokan paginya, mata zaika sudah terlihat lelah karena hari ini zaika benar benar sudah kelelahan, sebab itu juga zaika memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu karena esok adalah Hari yang panjang untuk meneliti jurnal serta buku untuk mencari kesimpulan awal dari pedang Kusanagi.

__ADS_1


Matahari mulai menunjukkan sinarnya  dan zaika pun sudah siap untuk memulai penelitian tentang pedang Kusanagi . 


Di sini zaika mengambil jurnal penelitian zua zo untuk segera meneliti apa saja kelemahan dari jurnal tersebut, dan alangkah terkejutnya zaika karena sebenarnya buku jurnal milik zua zo sangat lah presisi dan perjalanan dari pedang yang di tulisan zua zo tersebut sangat mirip dengan apa yang di tuliskan di bukan (tuju senjata legendaris) malah zaika terkejut karena di jurnal tersebut di tulisan Nama kesatria yang telah berhasil menjinakkan pedang Kusanagi yang sangat mengerikan. Nama kesatria itu adalah (linduoy)  kesatria yang berasal dari lembah neraka , lembah yang dikatakan sebagai lembah paling mematikan dari lima benua. Setelah membaca itu zaika semakin bersemangat untuk mencari tau tentang pedang legendaris Kusanagi karena zaika sangat ingin membuktikan bahwa pedang Kusanagi adalah nyata dan penelitian ini adalah penelitian pertamanya untuk menjadi arkeolog senjata sejarah, karena zaika setelah mengetahui asal usul pedang Kusanagi ia bertekad setelah menyelesaikan penelitian pedang Kusanagi zaika akan meneliti ke 6 pedang legendaris dari buku tua yang telah ia dapat di perpustakaan yang sudah lama berdiri itu. Zaika langsung melanjutkan membaca jurnal itu dengan sangat mendetail dan ia juga mencatat  apa-apa yang penting dan harus di tulis. Zaika tak sadar ia sudah membaca jurnal itu berjam jam  karena jurnal penelitian yang di teliti oleh zua zo  benar benar sangat  presisi dan sangat membantu dalam penelitian yang zaika lakukan. 


Di akhir halaman jurnal yang di tulis zua zo ia mengatakan bahwa pedang itu masih ada sampai Sekarang namun ia tak tau di mana tempat itu berasal, dan tempat dari pedang itu saat ini berada di sebuah tempat di keliling lava api yang membara. Zaika sebenarnya di dalam hatinya memiliki pertanyaan yang sangat mengganjal dalam hatinya ,karena ia hampir tak bisa mempercayai jurnal yang telah di teliti oleh zua zo ,bagaimana zua zo dapat mendapatkan kesimpulan seperti, bahkan buku kuno yang zaika dapatkan dari Perpustakaan itu tidak menerangkan nama dari kesatria yang berhasil menaklukkan pedang Kusanagi yang sangat mengerikan itu dan juga di dalam buku tersebut tidak menerangkan akan tempat terakhir pedang itu di tinggalkan oleh kesatria yang berhasil menaklukkan pedang Kusanagi. zaika saat ini tak tau harus mempercepat jurnal yang di teliti zua zo sebagai arkeolog senior atau harus bagaimana


zaika benar benar di buat bingung dengan jurnal yang telah di teliti oleh zua zo . pada akhir zaika karena sudah tak memiliki ide apa pun untuk membuktikan bahwa jurnal itu benar adanya atau hanya kebohongan dari zua xo saja zaika akhirnya memutuskan untuk segera pergi ke musium tempat zua zo berjalan. tanpa basa basi zaika langsung bergegas pergi ke musium di mana tempat zua zo menjadi. sekitar sepuluh menit dari hotel tempat zaika menginap ,akhirnya zaika sampai di musium tersebut . zaika dengan wajah yang penuh dengan pertanyaan langsung bergegas pergi menemui zua zo tetapi setelah zaika mencari di musium tersebut zaika tak menemukan zua zo di mana-mana . seorang perempuan cantik berjalan mendekati zaika.


" kak sedang mencari apa? ucap perempuan cantik dengan senyuman manis.


" oh tidak , aku mau cari seorang peria penjaga yang kemarin berjaga di sini! ucap zaika dengan wajah celingak celinguk.

__ADS_1


"mohon maaf kak,kemarin yang berjaga di sini itu saya deh! ucap perempuan cantik.


" kalo ga salah namanya zua zo,ucap zaika yang bertanya.


__ADS_2