Tujuh Pedang Legendaris

Tujuh Pedang Legendaris
kegagalan


__ADS_3

" Oh  maksud kamu tuan zua zo! Ucap perempuan cantik. 


" Ha apa? Tuan! Ucap zaika yang bingung. 

__ADS_1


" Iya, dia itu pemilik dari museum ini, dan dia adalah arkeolog yang paling dipandang. Ucap perempuan cantik sambil tersenyum manis. 


" Ha pemilik museum ini? Ucap zaika yang tidak percaya. 

__ADS_1


" Iya bener, tuan zua zo saat ini sedang berada di luar negeri. Ucap perempuan cantik itu. 


Hari pun berubah menjadi gelap yang menandakan bahwa malam akan tiba. Zaika akhirnya bergerak pulang ke hotel tempat ia menginap untuk segera membersihkan tubuh nya yang sudah bau akan keringat. Malam pun semakin larut zaika masih terus meneliti buku kuno dan juga jurnal tersebut berharap ada pesan rahasia yang terdapat dalam buku tua itu. Berjam jam zaika terus meneliti buku itu namun semua hasilnya nihil yang membuat zaika sedikit frustasi, karena hari sudah semakin malam zaika akhirnya memutuskan untuk tidur saja karena esok hari juga adalah hari di mana ia praktek lapangan pertamanya  di mulai. Meskipun zaika berusaha untuk memejamkan mata namun entah mengapa ia tak bisa tidur dan lagi-lagi hati zaika merasa gelisah dan menyuruh zaika untuk membaca buku tua itu sekali lagi. Akhirnya zaika memutuskan untuk membaca buku itu sekali lagi  karena dalam hatinya terus meyakinkan zaika bahwa kali ini akan ada keberhasilan.setelah satu halaman zaika membaca buku tua itu akhirnya zaika menyadari sesuatu yang janggal  dari buku tua tersebut, zaika menyadari bahwa di tulisan buku tua itu terdapat beberapa huruf yang berada di antara huruf kecil yang tak seharusnya huruf itu diperbesar, karena menyadari itu zaika akhirnya memutuskan untuk menulis setiap kata yang terlihat di perbesar di bukan tersebut dan benar saja apa yang di pikiran oleh zaika, huruf huruf besar itu bukan lah kesalahan dari penulis tetapi itu adalah sebuah pesan yang diselipkan oleh penulis buku tua ini. Semalam zaika terus menyambung kata dari buku itu dengan teliti zaika menulis setiap kata nya,dan akhirnya zaika berhasil menyelesaikan menyambung  kata yang berada dalam buku tersebut. Di dalam kata yang telah dirangkai oleh zaika akhirnya zaika mengetahui isi dari pesan yang disembunyikan oleh penulis buku itu. Di dalam pesan itu tertulis bahwa pedang Kusanagi  saat ini masih ada dan pedang Kusanagi saat ini  telah disembunyikan oleh kesatria yang berhasil menaklukkan  pedang Kusanagi itu di sebuah perut gunung berapi yang masih aktif. Membaca pesan itu zaika langsung bersemangat untuk segera mencari pedang Kusanagi yang disembunyikan itu, tetapi di dalam hati zaika juga tersirat bahwa pedang Kusanagi saat ini berada di perut gunung berapi  tandanya ia tak mungkin bisa menemukan pedang itu, karena tak mungkin zaika masuk ke dalam gunung berapi yang masih aktif dengan lahar yang sangat panas. Seketika  zaika tak tau apa yang harus ia lakukan untuk melanjutkan pencarian pedang Kusanagi, pada akhirnya zaika menyerah untuk mencari keberadaan pedang Kusanagi tetapi ia memiliki beberapa bukti dari buku tua ini untuk mendukung bahwa sebenarnya pedang Kusanagi itu memang benar adanya dan zaika memutuskan untuk bahan skripsi nya zaika akan mengusung tema tentang pedang kurang ini. 

__ADS_1


Akhirnya dua bulan pun berakhir dan praktik lapangan pun juga hampir usai. Zaika sendiri setelah dua bulan pun ia masih terlihat tak begitu senang karena pedang Kusanagi yang ia dambakan tak dapat ia temukan meskipun ia tau ciri ciri tempat di mana pedang Kusanagi berada. Ya meskipun begitu zaika masih sedikit senang karena telah mendapat jawaban bahwa pedang Kusanagi memang benar adanya.malam pun tiba dan malam ini akan menjadi malam terakhir zaika berada di China karena ia harus kembali ke indonesia karena praktek lapangan sudah selesai. Sebenarnya zaika sendiri masih ingat berada di China untuk meneliti pedang Kusanagi itu namun ia tahu meskipun ia berhasil meneliti pedang itu zaika pasti tak dapat mendapatkan pedang Kusanagi itu karena pedang itu saat ini berada di perut dari gunung berapi aktif di China, china sendiri juga tak hanya memiliki satu gunung api aktif tetapi memiliki sangat banyak gunung berapi yang masih aktif sehingga meskipun zaika kebal dari lahar lava yang panas zaika belum tentu bisa menemukan pedang Kusanagi itu. Zaika akhirnya segera membereskan pakaian ke dalam koper untuk di bawa pulang ke indo esok hari. Tak lama kemudian zaika menemukan salah satu buku tua yang ia ambil  di perpustakaan  waktu itu, melihat buku tua itu zaika akhirnya penasaran sebenarnya apa isi dalam buku tua yang berjudul (kultivasi pedang suci dou zong) itu . Tanpa basa basi zaika langsung mengambil buku tua itu dan ia secara perlahan lahan membuat buku tua itu, tetapi entah mengapa buku tua itu tak dapat di buku sama sekali yang membuat zaika kebingungan sebenarnya buku apa ini dan bagaimana mungkin buku tua ini tak dapat di buku meskipun di paksa tetapi tak terlihat akan terbuka. Zaika benar benar tak habis pikir buku macam ini 


Zaika melihat buku itu dengan bingung dan ia merasa  tak ada cara untuk membuka buku itu.pada akhirnya zaika menaruhnya kembali ke dalam laci lemari dan zaika memutuskan untuk segera tidur karena keesokan harinya zaika harus segera ke bandara. 

__ADS_1


__ADS_2