
Disaat suasana rumah Y/N sedang kacau, disisi lain ada seorang Pemuda tampan yang duduk di ruang kerjanya yang berada didalam rumah besar dan mewah.
terlihat di depan pemuda itu ada seorang laki-laki memakai pakaian rapih memegang sebuah dokumen.
“ Tuan saya dapat kabar dari kantor bahwa proyek pembangunan Rumah sakit itu telah berhasil di ambil oleh perusahaan paman mu ". ucap pria berbaju rapih itu
“ Hemm... Benarkah.. Lalu ? ". Ucap pemuda itu sambil membaca dokumen
“ Yahh, apa tuan tidak terlalu tertarik pada proyek besar itu ? ". Ucap pria berbaju rapih
“ TIDAK... ". jawab pemuda itu singkat.
“ Oke baiklah bawa berkas ini ke kantor besok aku akan datang kekantor jangan lupa atur jadwal pertemuan siang hari ! ". Ucap pemuda itu sambil mengulurkan dokumen.
“ siapp tuan ".
Saat pria berbaju rapih itu keluar dari ruang kerja datanglah seorang wanita berbaju mini sambil berteriak
“ Aaaaa.... Jiminn-aaaaaa aku datang !! ". ucap wanita tersebut
“ hemmm dia datang lagii ". ucap Jimin
“ ya, Jiminnaa apa kau tidak bosen bekerja terus bagaimana jika kita pergi jalan-jalan". ucap wanita itu sambil mendekati Jimin
“ tidak, terimakasih tawaran nya tapi aku sibuk ". ucap jimin
“ hemm, dengarkan aku Yuna, aku tidak tertarik pergi bersama mu dan aku tidak punya waktu bermain-main dengan mu!!". Ucap Jimin tegas sambil membaca dokumen
“ Hem , kau selalu saja sibuk apa kau tidak bisa melakukan hal ini untuk ku setidaknya hindarilah pekerjaan dalam waktu sehari saja ".
“ Sudahlah pergilah Yun.. Aku sibuk aku harus fokus ". ucap Jimin
“ hemm dasar... ". ucap Yuna meninggalkan Jimin dengan tumpukan dokumen dimeja nya.
...****************...
Keesokan paginya, di rumah Y/N, Ayah yang sedang meminum secangkir kopi meminta bu Ina untuk memanggilkan Y/N, Bu ina pun bergegas menuju kamar Y/N.
tok-tok-tok-tok
“ Non... Bapak memanggil non Y/N kebawah ". ucap Bu ina dari luar kamar
“ iyaa bii aku akan langsung pergi ke sana !". jawab Y/N
Y/N pun menghampiri ayahnya yang sedang meminum secangkir kopi
“ Ada apa yah..? ". ucap Y/N
“ aku harap dia tidak akan marah-marah lagi ". ucap dalam hati
“ Hari ini kau akan ikut ayah pergi ketempat teman ayah, jadi kau harus bersiap serapih mungkin...". ucap ayah
“ Aku tidak bisa menolak, jika aku menolak maka ayah akan marah dan aku tidak ingin memperburuk keadaan apa lagi masalah kemarin aku hanya diam saja ". Ucap Y/N dalam hati
“ Baik yahh aku akan bersiap...". ucap Y/N.
__ADS_1
“ cepatlah ayah akan menunggu mu ".
Y/N.. Pun bergegas lari menuju kamar dan bersiap-siap untuk pergi, setelah 30 menit berlalu Y/N pun turun dan menghampiri ayahnya
“ Yah aku sudah siap...". Ucap Y/N
“ hemmm... baguslah ayok kita berangkat! ". Ucap ayah setelah melihat penampilan Y/N
Saat dalam perjalanan Y/N bertanya-tanya kenapa ayah nya menyuruh nya untuk berdandan dengan rapih, apakah dia terlihat kumel atau ada maksud lain .
“ Ayah kenapa aku harus ikut ke rumah teman ayah ?". Tanya Y/N
“ kenapa, apa kau tidak suka ? ". Tanya ayah
“ emmm tidak yahh, jika aku tau maksud kedatangan kita kesana aku jadi bisa menyesuaikan diri disana nanti". ucap Y/N
“ hemm, kau benar, baiklah ayah akan mengatakan tujuan kita datang ke sana !". ucap ayah
“ baiklah ayah, jadi apa ? ".
“ Ayah akan mengenalkan mu dengan anak dari teman bisnis ayah ". Ucap ayah
Y/N yang mendengar hal itu pun merasa terkejut dia fikir ayah nya sudah berhenti untuk menggunakan nya untuk bisnis tapi kenyataannya ayahnya tetap saja melakukan hal itu padanya.
“ Apakah ayah hanya menganggap ku sebagai poin untuk bisnis nya itu, entah apa lagi yang akan ayah lakukan kali ini ". Ucap Y/N dalam hati
“ Ada apa Y/N, kenapa kamu diam aja ". Tanya ayah
“ Gak papa kok pah..".
Seorang staf membukakan pintu mobil untuk Y/N dan ayahnya, kemudian staf itu mengarahkan mereka kedalam ruang tamu.
“ Wahhh rumahnya jauh lebih luas dari rumah ku, tunggu-tunggu ayolah Y/N.. Kamu harus fokus mungkin kau akan terlibat dalam masalah hari ini." ucap Y/N dalam hati.
Setelah menunggu 5 menit diruang tamu datanglah seorang pria paruh baya beserta seorang pemuda bersama nya.
“ Wahhh pak Wijaya..., selamat datang dirumah kami maaf jika terlalu lama menunggu ". ucap pria paruh baya itu
“ Ahh tidak masalah pak, tidak terlalu lama juga haha ". jawab ayah
“ Hahaha pak Wijaya bisa saja, oh yah perkenalkan ini anak pertama ku ". Ucap pria paruh baya itu sambil bercanda
“ Salam kenal pak, nama saya Yunbi saya anak pertama pak Kusuma !! ". Ucap Yunbi
“ ahh yah salam kenal, dan perkenalan ini anakku satu-satunya! ". Ucap ayah
“ salam kenal, saya Y/N ".
“ wahh dia sangat manis, apakah dia mirip seperti ibunya ? ". Ucap pak Kusuma
“ hahahaha , mungkin karna aku merasa juga begitu". ucap ayah sambil mengusap kepala Y/N
“ merasa apa ayah bahkan terlihat tidak peduli denganku ". ucap Y/N dalam hati
“ ohh yah, apa kau kuliah?". tanya Yunbi pada Y/N
__ADS_1
“ emm, tidak aku dirumah saja aku tidak perlu kuliah aku akan melanjutkan bisnis ayahku..". ucap Y/N sambil tersenyum
Ayah yang melihat jawaban Y/N sedikit terkejut karna selama ini Y/N tidak ingin ikut campur dalam bisnis ayahnya tersebut.
“ hahaha kau benar, jika kita sudah punya tujuan kenapa harus ribet membuat skripsi haha!". Ucap Yunbi
Semua pun tertawa, dan langsung pada intinya pak Kusuma langsung meminta Yunbi untuk membawa Y/N berkeliling melihat isi rumah.
Y/N pun tidak bisa menolak ajakan itu dan hanya bisa mengikuti.
“ Jagalah sikapmu saat bersamaan nya, lakukanlah dengan benar ". Bisik ayah pada telinga Y/N
Saat Y/N dan Yunbi sedang berjalan di taman..
“ Apa kau sudah punya pasangan? ". tanya Yunbi
“ emmm, tidak memang kenapa? ". Jawab Y/N
“ tidak papa, apa kau tidak berniat untuk memiliki nya ?".
“ untuk sekarang aku tidak berfikir untuk itu ". Jawab Y/N
“ ohhh begitu... ".
Suasana canggung antara Yunbi dan Y/N pun berakhir saat ayah Yunbi memanggil mereka melalui staf.
“ Ada apa yah..?". Tanya Yunbi
“ mari bicarakan ini, jadi apakah kamu setuju ?". Ucap pak Kusuma
“ Tentu saja jika Y/N juga siap !! ". ucap Yunbi
“ Baiklah bagaimana dengan mu Y/N apakah kamu setuju?". tanya pak Kusuma
Y/N yang merasa bingung dan hanya memandangi ayah nya itu pun bertanya
“ sebelumnya aku harus setuju soal apa ?". Tanya Y/N
“ Hemm, apa kau malu mengatakannya, kalian kan dijodohkan!!! ". ucap pak Kusuma
“ Apaaa??? ". Ucap Y/N Merasa terkejut...
Y/N yang merasa syok dengan kenyataan itu pun mulai berlari keluar rumah itu.
“ Y/N.....". panggil ayah
“ Ada apa dengan putri mu ? ". Tanya pak Kusuma
” Maaf jika putri saya tidak sopan, saya permisi dulu saya akan mengabari anda setelah ini ". Ucap ayah lalu pergi meninggalkan ruangan
Saat ayah tiba di luar ruang disana tidak terlihat Y/N lalu supir ayah pun berkata
“ maaf pak tadi saya melihat nona Y/N lari keluar gerbang ". Ucap supir mobil itu
“ Dasar anak ini, padahal sudah kukatakan untuk menjaga sikap, baiklah cepat bawa mobil nya kesini aku harus mencari dia ". Ucap ayah
__ADS_1
Ayah pun mencari di setiap jalan tapi tidak menemukan Y/N, karna ada panggilan dari kantor ayah pun pergi ke kantor untuk mengurus pekerjaan nya dan berharap bahwa Y/N telah sampai rumah.