
Setibanya dirumah Jimin, Y/N pun dibawa masuk oleh Jimin masuk kedalam rumah nya. Seorang pelayan membuka kan pintu yang tak lain adalah pak min.
“ selamat datang tu__ loh.. ? ". Ucap pak min yang terkejut melihat seorang wanita berjalan dibelakang Jimin
“ Tolong buatkan aku minuman! ". ucap Jimin kepada pak min.
Pak min pun langsung bergegas pergi untuk membuat kan minuman.
“ Jimin...!!, sekarang jelaskan padaku apa maksud mu dengan mengatakan kau adalah tunangan ku ?". Tanya y/n
“ Apa maksud mu!! , aku sudah mengatakan yang sebenarnya disana ! ". ucap Jimin sambil meletakkan jas nya di atas sofa.
“ Tapi bukankah kau akan membantu ku untuk membatalkan pertunangan itu ? ". ucap y/n
“ Ya.. bukankah aku sudah membatalkan pertunangan itu !! ". ucap Jimin sambil terduduk
“ Tap-tapi kenapa kau malah mengaku-ngaku sebagai tunangan ku ? ". tanya y/n bingung
“ Aku tidak mengaku-ngaku, bukankah para tamu melihat kita saling bertukar cincin ". Ucap Jimin sambil memandangi y/n
Y/N yang baru tersadar pun melihat sebuah cincin berlian yang terpasang dijari manis kiri nya.
__ADS_1
“ Apa ini.. !!? ". Tanya y/n bingung melihat cincin tersebut
Jimin pun memberi isyarat kepada pengawalnya untuk memberikan dokumen yang ia bawa.
“ Baiklah sekarang karna aku sudah membantu mu kau harus menandatangani dokumen tersebut! ". Ucap Jimin sambil meletakkan dokumen di atas meja
“ Bukankah kau bilang pada Yunbi bahwa itu berisi bukti-bukti tentang penipuan ini ". Ucap y/n bertanya pada Jimin
“ Aku hanya menggertak nya, lagi pula jika aku punya buktinya pasti aku langsung memberi tahu semua orang tanpa harus repot-repot seperti ini ! ". ucap Jimin
“ Bukalah.. Lalu cepat tanda tangani itu ! ". Ucap Jimin
Y/N pun membuka dokumen itu yang menyatakan bahwa Y/N harus menjalin pertunangan kontrak dengan Jimin dengan alasan untuk kepentingan masing-masing.
“ Yaaa..., karna kau sudah menjadi tunggangan ku di depan banyak orang, maka kau harus menandatangani kontrak tersebut ". ucap Jimin
“ Jika kau tidak ingin bertunangan dengan ku lalu kenapa kau melakukan pertunangan itu dengan keputusan sepihak". ucap y/n
“ Jika kau adalah tunggangan ku, Yunbi dan keluarganya tidak bisa melakukan apapun karena kau sudah bertunangan, jika aku tidak melakukan ini maka aku tidak punya cara lain untuk menghentikan pertunangan itu.. Bukankah itu maumu? ". ucap Jimin
“ Iya memang itu mau ku tapi kenapa kau memilih cara ini !, Dann disini tertulis untuk kepentingan masing-masing dengan melakukan ini kau akan mendapatkan keuntungan apa ? ". ucap Y/N bertanya
__ADS_1
“ Aku akan mendapatkan keuntungan yang besar, dann.. ". ucap Jimin terdiam berfikir
“ Dan apa?? ". Tanya y/n
“ Dan aku akan terbebas dari pertanyaan orang tuaku tentang kapan aku akan mendapatkan pasangan!, jadi tandatangani saja dokumen itu". ucap Jimin
Y/N pun terdiam sambil memandangi dokumen itu.
Pak min pun datang membawa kan 2 cangkir teh dan meletakkan nya di meja.
“ Pak min.. Tolong antar kan dia ke kamar tamu!! ". Ucap Jimin lalu pergi menuju kamarnya.
“ jim___". ucap y/n yang berhenti karna Jimin berjalan menjauh
“ marii, saya antar ke kamar ! ". ucap pak min
Y/N pun berjalan mengikuti pak min dari belakang dengan membawa dokumen tersebut.
“ Silahkan disini non, kalo ada apa-apa tolong panggil saya saja ya, nona bisa panggil saya pak min.". Ucap pak min
“ terimakasih pak..! ". Jawab y/n sambil masuk kedalam kamar
__ADS_1
Y/N pun langsung mengunci pintu dan duduk di atas kasar sambil memegang sebuah dokumen.
“ Apakah aku harus menandatangani nya?, bagaimana ini.. ! ". ucap y/n merasa bingung.