Tunangan Kontrak With Y/N

Tunangan Kontrak With Y/N
TAMPARAN AYAH


__ADS_3

Mendengar bisikan dari jimin, Yunbi pun melihat sebuah dokumen yang dipegang salah satu pengawalnya. Y/N yang mendengar perkataan jimin pada Yunbi pun juga melihat kearah dokumen itu.


“ Apa yang Jimin bawa?, dia mengatakan bukti ? Bukti apa yang dia maksud! ". ucap Y/N dalam hati


Jimin pun menatap Y/N dan tersenyum padanya, Y/N yang melihat wajah Jimin bertanya-tanya apa yang sebenarnya Jimin lakukan!


“ Siapa kau ?, berani-beraninya kau mengaku sebagai tunangan anak ku ! ". ucap ayah Y/N tiba-tiba


“ Kenapa apa kau tidak percaya?, bukankah kamu bertunangan hari ini juga bahkan di depan banyak orang ! ". ucap Jimin menatap tajam ayah Y/N


Disisi lain Yunbi pun terlihat mendekati pak Kusuma


“ Yahh.. Aku tidak tau apa yang Jimin katakan tapi jika kita tidak menghentikan ini maka dia akan membongkar tujuan kita melakukan pertunangan ini ". ucap Yunbi pada Ayah nya


“ APA ?? , apa yang kau maksud!". ucap pak Kusuma


“ Sudahlah ayah..., Jimin membawa sebuah bukti ! ". ucap Yunbi membuat ayah nya terkejut


“ Pak Wijaya, aku rasa disini telah terjadi kesalah pahaman, aku tidak mengetahui bahwa anakmu sudah bertunangan dengan keponakan ku, jadi kurasa kita tidak perlu melanjutkan ini ". ucap pak Kusuma


“ Apa maksud mu pak?, anakku belum bertunangan sama sekali, dan pemuda ini mengarang entah dari mana ! ". ucap ayah Y/N


“ Paman bukankah sudah kukatakan aku sudah bertunangan dengan anakmu kemarin malam! ". ucap Jimin


“ DIAM KAU... aku tidak punya urusan dengan mu , Y/N... Ayok kita pergi dari sini ! ". Ucap ayah Y/N menggandeng tangan Y/N pergi.


Orang-orang yang ada disana hanya terdiam melihat Y/N pergi bersama ayahnya.


“ Jimin... Katakan bahwa semua itu bohong !! ". Ucap Yuna


Jimin pun menoleh kearah Yuna berdiri


“ Apa kau buta dan tuli??, dan yaa.. jangan coba-coba untuk datang ke rumahku lagi ". Ucap Jimin lalu pergi meninggalkan Yuna beserta keluarga nya.


“ JIMIN... aku belum selesai dengan mu? ". ucap pak Kusuma memanggil Jimin


Jimin pun tidak memperdulikan ucapan pak Kusuma dan langsung masuk kedalam mobil bersama dengan pengawal nya.


Didalam mobil,


“ Tuan.., bagaimana nasib gadis itu bukankah dia dibawa pergi oleh ayahnya !". ucap salah satu pengawal


“ Diam Lah, Cepat kita harus pergi ke rumah nya sekarang !! ". ucap Jimin


Supir pun melajukan mobilnya dengan cepat menuju rumah Y/N atas perintah jimin.


......................


Y/N dan ayah nya yang tiba di rumah lebih dulu pun langsung bergegas masuk. Saat tiba di dalam rumah tiba-tiba ayah Y/N menampar pipi y/n dengan keras.


PLAK... Tamparan pertama


PLAK... Tamparan kedua


“ Berani-beraninya kau membuat masalah di hari yang penting ini, dan apa-apaan tadi itu Y/N....". Teriak ayah dengan marah


Bu ina dan pak Tono yang mendengar suara itupun langsung terkejut dan memutuskan untuk melihat apa yang terjadi.


Terlihat Y/N pun mulai menangis akibat tamparan ayah nya itu .


“ Sudah ayah katakan jangan coba-coba membuat masalah lagi, APA KAU TIDAK MENGERTI !!! ". Ucap ayah.


“ Tapi yah.. Itu bukan salah ku !! ". ucap Y/N membela diri


“ BUKAN SALAH MU, kau bilang itu bukan salah mu jadi salah siapa Apakah itu semua salah ayah??, ". ucap ayah membentak

__ADS_1


“ Oh... yaaa, ini semua salah pemuda itu bukan.., sekarang jawab siapa pemuda itu dan apa yang dia katakan diacara tadi ?? ". ucap Ayah sambil memegang wajah Y/N


“ Ayah... Lepaskan ini sakit.. ". ucap Y/N


Ayah Pun melepaskan wajah Y/N lalu menampar nya kembali, Bu ina yang tak tega melihat itupun menghampiri.


“ Sudah pak, cukup.. Kasian non Y/N..!! ". ucap Bu ina sambil memegang Y/N


“ Menyingkir lah bi, ini adalah urusan keluarga kau tidak perlu ikut campur.. ". Ucap ayah menyingkirkan Bu ina sambil mendorong


“ Apakah ayah tau, pertunangan itu hanya akan membuat ayah rugi..". ucap Y/N sambil menangis


“ APA KAU BILANG??, RUGI..?, aku akan rugi jika pertunangan itu gagal !! ". ucap ayah


“ kenapa ayah terlalu tamak akan harta ?? ". Ucap Y/N dengan nada tinggi.


Ayah pun merasa geram mengambil sebuah vas dan hendak memukul nya ke arah kepala Y/N.


Disaat terakhir Jimin datang bersama dengan 2 pengawalnya.


“ BERHENTI.... !!! ”. ucap Jimin berteriak


Semua orang pun menoleh kearah Jimin , Jimin pun berjalan mendekat dengan melihat keadaan Y/N yang terduduk dilantai dan Ayah y/n yang memegang sebuah vas.


“ Apa yang kau lakukan padanya ?? ". Tanya Jimin kepada ayah y/n sambil menghampiri Y/N.


“ Untuk apa kau datang kesini ? ". Ucap ayah dengan marah.


Pak Tono dan Bu ina yang melihat Jimin pun bertanya-tanya siapa dia kenapa dia datang tiba-tiba.


“ Apakah aku harus meminta izin hanya untuk menyelamatkan tunangan ku !! ". Ucap Jimin yang membuat pak Tono dan Bu ina terkejut.


“ Menyingkir lahh.. ". ucap ayah sambil menyingkirkan jimin yang berada di dekat Y/N


“ Ku peringatkan padamu jangan pernah mengaku-ngaku sebagai tunangan anakku ?!, PERGILAH DARI SINI !! ". Ucap yah dengan nada semakin tinggi.


“ sudah ku katakan padamu paman, untuk agar tidak mencoba mencari masalah dengan ku ! ". ucap Jimin sambil menatap marah ayah y/n .


“ Apa kau mencoba mengancam ku ?, apa kau ingin merasakan pukulan ku lagi !! ". Ucap ayah y/n


para pengawal Jimin pun langsung mendekat karna mendengar hal itu namun Jimin memberi isyarat untuk agar tidak ikut campur.


Jimin pun tidak mendengarkan perkataan ayah y/n dan langsung membantu y/n berdiri.


“ Apa kau baik-baik saja ?!, apakah itu sakit ?". Ucap Jimin pada y/n


y/n pun tidak bisa berkata apa-apa dan langsung memeluk Jimin lalu menangis sejadi-jadinya dalam pelukan Jimin.


“ Y/N...., lepaskan dia dan kemarilah atau kau akan mendapatkan hukuman!! ". ucap ayah y/n


“ BERHENTILAH UNTUK MENYAKITI NYA, apa aku tidak puas dengan yang kau lakukan sekarang?!!! ". ucap Jimin dengan nada tinggi sambil memeluk y/n


“ Kau ikut aku kerumah ku saja, disana kau lebih aman !! ". ucap Jimin pada y/n


“ MAU KAU BAWA KEMANA ANAKKU!!!, lepaskan dia akan ku beri pelajaran kau dasar anak kurang ajar !! ". ucap ayah berteriak dan mendekat kearah Jimin dan Y/N


Y/N pun memegang jas Jimin dengan erat karna takut akan ayahnya itu.


Jimin pun memberi isyarat pada pengawalnya itu untuk menghentikan ayah y/n


“ Apa yang kalian lakukan... , lepaskan aku !!! ". Ucap ayah y/n, lalu memanggil pengawalnya itu tapi tak kunjung datang karna pengawal Jimin telah memukuli mereka hingga pingsan.


Jimin pun berjalan dan membawa Y/N pergi bersama nya.


“ Non... !! ". Ucap Bu ina

__ADS_1


“ Tenang saja bu, dia akan aman bersama ku ! ". ucap Jimin pada Bu ina.


Jimin pun bergegas masuk kedalam mobil disusul dengan pengawal nya dan didalam mobil Y/N terus menangis.


“ Berhentilah menangis.. Sudah pernah kukatakan menangis tidak akan merubah apapun!! ". ucap Jimin


“ Tuan, apakah dia perlu di bawa kerumah sakit?? ". ucap salah satu pengawal nya.


“ Apa kau buta, bukankah kau melihat luka nya , kenapa harus bertanya !! ". ucap Jimin


“ siap tuan... !! ". ucap pengawal tersebut, sambil mengemudikan mobil kearah rumah sakit


Setibanya di rumah sakit, Jimin mengantar masuk Y/N untuk mengobati lukanya dan pengawal nya di minta untuk menunggu didalam mobil untuk tidak menarik perhatian.


“ Ada apa dengan tuan muda?, Selama ini dia tidak pernah menginjakkan kaki kedalam rumah sakit ! ". ucap salah satu pengawal


“ Diamlah, jika tuan muda mendengar, kau akan di pukul oleh nya ". Ucap pengawal yang satunya.


Didalam rumah sakit Jimin meminta bertemu dengan dokter pribadi nya, mereka pun dipersilahkan masuk kedalam ruangan.


Dokter pun masuk kedalam ruangan


“ Ada apa Jimin, kenapa kau datang kerumah sakit? ". Ucap dokter


“ Dokter Kim.. Bisakah kau mengobati nya ? ". Ucap Jimin memperlihatkan y/n


“ Ya ampun, apa yang terjadi padanya ?, apakah kau melakukan kekerasan padanya ! ". ucap dokter sambil memeriksa y/n


“ Apakah aku terlihat sejahat itu pada seorang wanita, meskipun aku tidak suka didekati wanita tapi aku tidak mungkin sampai memukul nya ! ". Ucap Jimin


dokter pun mengobati luka Y/N setelah 15 menit akhirnya selesai.


“ Apa kau datang kerumah sakit hanya untuk membawa nya kesini ? ". ucap dokter pada Jimin


“ Kenapa apa kau tidak boleh datang kesini ! ". ucap Jimin


“ Hahaha, tidak bukan begitu, karna selama ini kau tidak pernah datang ke rumah sakit bukankah kau selalu memanggil ku kerumah! Ada apa hari ini ? ". Ucap dokter mengejek jimin


“ Sudahlah.. ayok Y/N kita harus kembali!! ". ucap Jimin


“ Terimakasih dok..!! ". Ucap Y/N


“ Sama-sama, tolong kabari aku jika Jimin memukul mu yaaa ! ". ucap dokter sambil bercanda


“ jangan dengarkan dia, dia sudah tidak waras akibat terlalu lama berada di rumah sakit.. Ayok y/n kita harus kembali ". Ucap Jimin sambil berjalan keluar bersama dengan Y/N.


Jimin pun keluar dari rumah sakit bersama dengan Y/N.


“ Apakah kau sudah selesai tuan..? ". tanya pengawal menghampiri.


“ Iya ayok.. Kita kembali kerumah ". Ucap Jimin


Y/N pun berdiri tak bergerak dan terdiam, Jimin pun melihat Y/N


“ Ada apa ??, ". Tanya Jimin


“ Apa yang kau lakukan diacara tadi ?? ". tanya Y/N


“ aku akan menjelaskan nya saat sampai rumah sekarang cepat masuk ! ". jawab Jimin


“ Tidak... Kenapa aku harus ikut dengan mu!! ". Tolak Y/N


Jimin pun merasa kesal dan mulai menarik tangan y/n dan memasukkan nya dalam mobil tanpa berkata apa-apa.


“ sebaiknya nona ikut kami saja, itu akan lebih aman untuk non ". ucap salah satu pengawal

__ADS_1


Jimin pun masuk dalam mobil


“ sudah ku katakan aku akan menjelaskan semuanya dirumah jadi tolong diam dan turuti saja ! ". Ucap Jimin.


__ADS_2