Tunangan Kontrak With Y/N

Tunangan Kontrak With Y/N
KEBENARAN


__ADS_3

Angin malam yang dingin membuat jimin mengantuk saat mendengarkan cerita Y/N, namun Jimin berusaha untuk tetap mendengarkan sampai selesai.


...****************...


Di rumah Y/N, terlihat ayah yang masih berada di ruang kerjanya. Di sisi lain Bu ina yang hendak menuju kamar Y/N dengan niat melihat apakah Y/N sudah makan.


“ Loh... Kemana non Y/N, hadeuhh kenapa ini makanan masih belum juga dimakan !! ". Ucap Bu ina yang mendapati kamar Y/N yang kosong


Bu ina pun pergi mencari dimana Y/N berada, namun di seluruh bagian rumah bu Ina tidak menemukan Y/N, sehingga Bu ina pun memutuskan untuk memberitahukan hal ini pada Ayah Y/N.


Tok-tok-tok-tok


“ permisi pak!! ". Ucap Bu ina sambil mengetuk pintu


“ Yaa bii silhkan masuk, ada apa ? ". ucap ayah sambil membaca dokumen


“ emm, sebenarnya saya ingin memberi tau bahwa non Y/N tidak ada dirumah, tadi saat saya periksa di kamarnya dia tidak ada pak !! ". Jelas bu Ina


“ Apa ??? , kemana lagi perginya anak itu selalu saja membuat masalah yang tanpa henti...”. ucap ayah


“ Lalu kita harus bagaimana pak ?? ".


Lalu Ayah Y/N pun mulai memanggil anak buah yang tinggal dirumahnya untuk mencari Y/N sekarang juga.


“ Saya tidak mau tau.. Intinya Anak saya harus kembali bersama kalian, cepat pergi cari dia !! ". ucap ayah memberi perintah


“ Siap bosss !! ”. Jawab 3 orang anak buah


...****************...


Disisi lain Y/N pun selesai menceritakan semua masalah nya.


“ Jadi begitulah.. Itulah kenapa aku lari dari rumah.. ". Ucap Y/N


“ Jika kau lari dari rumah apa kau akan bermalam di taman ini?, setidaknya cobalah untuk kembali pulang pasti ayah mu akan marah besar jika tau kau tidak ada dirumah !! ". ucap Jimin memberi saran.


“ Aku tidak peduli dia akan marah atau tidak, aku benar-benar sudah lelah aku ingin bebas aku juga ingin bahagia". Ucap Y/N merasa sedih.


“ Itu terserah padamu aku tidak bisa ikut campur.., kalo begitu aku permisi... ini sudah larut jika aku tidak kembali semua orang akan mencari ku ". ucap Jimin sambil berdiri.


“ Yahh.. Terimakasih karna telah mendengarkan cerita ku ". Ucap Y/N


“ Apakah dia bodoh, kenapa dia tidak memutuskan untuk pulang apa dia tidak takut disini sendirian? ". Ucap Jimin dalam hati sambil menatap Y/N


Terlihat dari Arah jauh ada 3 orang yang terlihat tak asing bagi Y/N.


“ Oh tidak..., Apakah mereka tau bahwa aku tidak ada dirumah? ". ucap Y/N merasa terkejut


Jimin pun langsung memandang kearah tujuan mata Y/N.


“ Siapa mereka??, Apa kau mengenalnya?? ". tanya Jimin


Karna merasa khawatir bahwa orang-orang itu akan menemukan nya Y/N pun berlari menjauh.


“ eeehhhh... tunggu !!! ". ucap Jimin sambil mengejar Y/N


“ Kenapa aku harus repot-repot seperti ini?, lalu kenapa aku harus mengejar nya ?! " ucap Jimin dalam hati dengan terus berlari


Y/N pun berhenti didepan sebuah caffe..


“ Apakah mereka mengikuti ku ? ". Tanya Y/N sambil melihat kebelakang


“ Hey... Tunggu.. !! ". Ucap Jimin memanggil


“ Hah.. ? Kenapa dia mengikuti ku ". Ucap Y/N dalam hati


“ Ap-apa yang terjadi, kenapa kau lari begitu saja ? ". Ucap Jimin terengah-engah karna berlari.


“ Oh.. Maafkan aku karna lari begitu saja, orang-orang tadi adalah anak buah ayah ku !!, aku rasa mereka mencariku ". ucap Y/N


“ Kenapa kau lari jika dia anak buah ayahmu ? ". Ucap Jimin

__ADS_1


“ Aa-aku tidak ingin kembali, aku takut aku akan dijodohkan dengan anak teman ayahku !! ". ucap Y/N dengan mata mulai berkaca-kaca.


“ jika kau punya keberanian cobalah untuk menolak dan mengatakan nya pada ayah mu kenapa kau hanya diam saja jika tidak ingin dijodohkan, dan sekarang kau malah berlari sana-sini di kota !! , apa kau akan seperti ini selamanya? ". ucap Jimin merasa kesal.


Y/N pun mulai meneteskan air mata nya.


“ Kenapa kau menangis? ". Ucap Jimin


“ Sebelumnya tidak ada yang pernah memarahiku dangan kekhawatiran seperti ini " ucap Y/N sambil menangis


“ Apa ??, aku tidak khawatir padamu , aku hanya memberimu saran ! ". ucap Jimin


“ hemm yahhh,sebelum terimakasih karna kau memberiku saran seperti itu, tapi aku tidak berani untuk kembali ". Ucap Y/N


“ Baiklah Aku akan mengantar mu sampai rumah sebagai alasan kau menemui ku bukan karna lari dari rumah ". ucap Jimin memberi saran


“ Tapi jika ayahku tau kau bersama ku, kau akan terlibat dalam masalah aku tidak ingin kau terlibat dalam masalah ini ". Ucap Y/N


“ emmm, anggap saja ini pertemuan kita yang terakhir!!, jika ayahmu marah pasti dia akan menyuruh untuk tidak bertemu lagi, jadi ini ucapan terimakasih ku karna kau telah membagi cerita mu padaku !! ". Ucap Jimin


“ Hah ?? , tapi seharusnya aku yang berterima kasih karena kau mau mendengarkan cerita ku !! ". Ucap Y/N merasa heran


“ sudahlah ayok ikut ke mobil aku akan mengantar mu ". Ucap Jimin sambil berjalan


Y/N pun mulai mengikuti jimin dengan merasa tidak enak karna telah merepotkan nya.


Dalam perjalanan sampai rumah hanya ada kesunyian didalam mobil.


“ nahh berhenti lah didepan sana kita sudah sampai ". ucap Y/N


“ Rumah mu besar kenapa kau malah melarikan diri bahkan kau memutuskan untuk tidur di luar, dasar aneh ". ucap Jimin memarkirkan mobilnya


“ Apa kau bilang?? ". tanya Y/N


“ Tidak papa, sudahlah lupakan, cepatlah turun aku harus kembali". Ucap jimin


Disaat Y/N turun dari mobil Ayah yang menunggu anak buah nya di luar rumah pun merasa terkejut karna Y/N pulang di antar dengan seseorang.


“ Terimakasih karna kau telah mengantarku, oh yah siapa nama mu kita sudah bertemu dua kali tapi belum saling memberi tau nama masing-masing!! ". Ucap Y/N tersenyum.


“ Y/N..... !!!! ". ucap ayah berteriak dengan nada yang sangat marah.


Jimin dan Y/N pun langsung menoleh kearah datangnya panggilan itu, terlihat ayah Y/N yang sedang berjalan mengarah pada merek.


“ Bagaimana ini, ayah terlihat sangat marah !! ". ucap Y/N dalam hati


“ Apakah dia ayah mu ?? ". ucap Jimin sambil memandangi laki itu


“ Iyaaa, dia adalah ayahnya, jika kau tidak ingin kena marah cepatlah pergi !! ". ucap Y/N memberi saran kepada Jimin


“ Jika aku pergi maka aku akan terlihat seperti pengecut didepannya !! ". ucap Jimin


Y/N pun terkejut melihat Jimin yang memiliki keberanian itu , Ayah pun mulai kendeket dan.


“ Kemana saja kau?, LALU SIAPA KAKI-KAKI INI ?!! ". ucap ayah dengan nada semakin tinggi


“ Ayah dia___". ucap Y/N terkenti


Plakkkk....


Ayah Y/N pun menampar Y/N dengan keras, Jimin yang melihat itupun langsung terkejut.


“ PAMAN..., tega sekali kau menampar anakmu sendiri !! ". ucap Jimin membentak


“ SIAPA KAU BERANI-BERANINYA MEMBAWA ANAKKU SEMBARANGAN!!! ". Ucap ayah Y/N berteriak


“ APA ???, apa aku tidak salah dengar Ayah mana yang memperlakukan anak nya seperti tadi ?? ". ucap Jimin dengan nada marah


“ Jika sekali lagii akk___ ". ucap Jimin terpotong


Buukkg...

__ADS_1


Ayah Y/N tiba-tiba memukul wajah Jimin


“ BERANI SEKALI KAU, mempertanyakan caraku mendidik anakku sendiri!!! ". Ucap Ayah Y/N


Y/N yang melihat ayah nya memukul orang yang sudah membantu nya itu pun merasa terkejut


“ Ayah!!!, apa yang ayah lakukan dia itu sudah membantu ku !!! ". ucap Y/N


“ DIAMM KAMU..., CEPAT MASUKLAH, ayah belum selesai denganmu !! ". ucap Ayah Y/N


Y/N yang takut pun berlari masuk kedalam rumah meninggalkan Jimin yang menahan sakit, Saat Y/N sudah tak terlihat dari pandangan Jimin..


“ Berani sekali kau menampar ku paman !!, kau membuat kesalahan besar dengan memukul ku !! ". ucap Jimin dengan tatapan tajam seperti singa yang siap menerkam mangsanya.


“ Aku tidak peduli, pergilah dari sini dan jangan sampai aku melihat wajahmu lagi ". Ucap Ayah Y/N dan berjalan meninggalkan Jimin.


“ paman aku tidak main-main, berani nya kau memukulku lihatlah apa yang akan ku lakukan padamu !!! ". ucap jimin dalam hati sambil memandangi ayah Y/N yang pergi menjauh dari pandangan nya.


......................


“ Y/N...!! ". Panggil ayah berteriak sampai Bu ina dan pak Tono merasa kaget.


Y/N pun yang duduk di ruang tamu mulai berdiri.


“ Iya yah.. ". jawab Y/N


“ iya yah ... Iya yah... Kemana saja kau malam-malam begini? ,lalu siapa pemuda tadi ?".


Y/N pun hanya terdiam sambil menunduk.


“ Apakah dia kekasih mu??, jawab Y/N !". Ucap ayah membentak


Dan seperti biasanya Y/N hanya terdiam , ayah yang melihat sikap Y/N pun merasa marah dan membanting vas bunga yang ada di sampingnya.


Y/N beserta para pekerja disana pun merasa kaget dan hanya bisa terdiam


“ Baiklah jika kau hanya diam saja, Ayah akan memutuskan kita akan pergi ke rumah pak Kusuma untuk melakukan pertunangan dengan anak nya !! ". ucap ayah yang membuat Y/N terkejut


“ Tap-piii yahh... Aku Tidak ingin bertunangan dengan orang itu aku tidak mengenal nya dan aku juga tidak menyukai nya !! ". Ucap Y/N membela diri


Ayah pun mendekat kearah Y/N.


“ Ayah tidak peduli kau suka atau tidak intinya kau akan bertunangan dengan anak nya !!!, jika kau menolak.... PERGILAH DARI RUMAH INI..!!!! ". Ucap ayah dengan nada semakin tinggi.


Y/N yang mengingat perkataan jimin bahwa dia harus mencoba mengutarakan apa keinginan nya pun mulai membela diri.


“ Ayah... Aku benar-benar tidak ingin bertunangan dengan dia, dia hanya memamerkan kekayaannya saja di depan ku... Dan aku tidak menyukainya yah!!! ". Ucap Y/N


“ SIAPA yang menanyakan pendapat mu !!? ". Ucap Ayah


“ Ini adalah hidup ku yah, tentu saja aku bisa berpendapat aku bukan boneka yang akan menuruti semua perintah ayah..! ". Ucap Y/N


“ Apa kau bilang ??, siapa yang mengajarimu membantah perintah ayah ??". ucap ayah terkejut


“ Selama ini aku memang diam saja aku fikir ayah akan memahami apa yang aku mau seiring berjalannya waktu, tapi apa yang terjadi ayah hanya menganggap ku sebagai boneka... Aku heran apakah ayah tidak mempunyai rasa kasih sayang kepadaku!! ". ucap Y/N


“ KASIH SAYANG ???, apa kau ingin tauu kebenaran nya ya itu aku tidak peduli dengan dirimu karna kau adalah penyebab ibumu meninggal.. walupun tubuhnya lemah tapi dia tetap mempertahankan mu didalam kandungan, itulah kenapa ibumu meninggal saat melahirkan mu !!! ”. Ucap ayah menjelaskan


“ JADI BERHENTILAH BERBICARA MENGENAI KASIH SAYANG, ayah tidak memiliki kasih sayang sedikit pun untuk mu, kau hanya menjadi sumber masalah untuk hidupku !!! ". Ucap ayah membentak.


Y/N yang mendengar ucapan ayah nya itupun benar-benar merasa hancur mata nya pun mulai berkaca-kaca dan mulai meneteskan air mata Y/N pun berlari menuju kamar nya meninggalkan ayah.


“ Apa yang kalian lihat??, apakah kalian bekerja disini hanya untuk menonton? Pergilah jika tidak ingin ku pecat !! ". Ucap ayah Y/N kepada para pekerjanya yang melihat pertengkaran itu .


Pak Tono dan Bu ina pun kembali ke arah dapur karna lamar merek yang berdekatan dengan dapur.


“ Kenapa bapak bisa-bisanya mengatakan hal seperti itu pada anak nya sendiri? ". Tanya bi Ina Kepada pak Tono


“ Sudah lah bii, kita tidak perlu ikut campur dalam masalah ini!". ucap pak Tono


“ Apa pak Tono gak kasian sama non Y/N dia pasti sekarang merasa terpukul mendengar hal seperti itu dari ayah nya sendiri!! ". ucap Bu ina

__ADS_1


“ iya bii saya pun kasian ngeliat non Y/N kaya gitu tapi kita bisa apa kita cuma bekerja di sini.. ". ucap pak Tono


Bu ina pun hanya bisa meng iya kan perkataan pak Tono.


__ADS_2