Tunangan Kontrak With Y/N

Tunangan Kontrak With Y/N
HAL YANG TIDAK DI SANGKA


__ADS_3

Sinar bulan dan dingin nya angin malam mulai masuk kedalam kamar Y/N melalui jendela kamarnya. Terlihat Y/N yang sedang terduduk dilantai sambil menangis.


“ Ternyata ayah benar-benar membenci ku, sekarang sudah jelas alasan kenapa ayah tidak pernah berkata lembah lembut kepada selama ini.. ". ucap Y/N


“ Tapi meskipun begitu kenapa aku tidak boleh berbicara mengenai hidupku, apakah ayah hanya berniat untuk menyakiti ku.. ? ".


“ Jika ayah benar-benar membenciku dan menyalahkan aku atas kematian ibuku lalu kenapa aku harus menjadi boneka nya, aku juga ingin bahagia".


Lalu Y/N pun mengingat kejadian tentang Jimin tadi, dan mulai mengusap air matanya.


“ Oh yahh aku lupa, bagaimana keadaan laki-laki itu aku bahkan belum mengetahui namanya dan lagi ayah memukul nya begitu saja, padahal dia tidak salah !! ". Y/N pun merasa bersalah atas kejadian itu..


Y/N pun memberikan diri di kasur sambil berfikir dan mencerna masalah yang terjadi hari ini begitu panjang, Y/N pun tertidur dengan sendirinya.


......................


Jimin pun sampai di rumahnya, saat seorang pelayan membuka kan pintu untuk Jimin pelayanan itu memberi tau sesuatu


“ maaf tuan muda !! Ada tamu yang dari tadi menunggu tuan. ". ucap pelayan itu


“ hemm.. Dimana dia ? ". ucap Jimin


“ diruang tamu tuan ". ucap pelayan itu dan pergi meninggalkan Jimin


Jimin pun pergi mengarah keruang tamu di sana dia melihat seorang pemuda yang seumuran dengan nya sedang duduk membaca koran.


“ Ada perlu apa kau sampai datang kesini !! ". ucap Jimin


pemuda itupun menoleh..


“ wahhh.. Jimin-aa.. Keman saja kau aku menunggu mu dari tadi, wahhh lihatlah apa yang terjadi pada wajahmu ? ". ucap pemuda itu melihat Jimin sangat dekat sambil memegang wajah Jimin


“ menjauhlah.. Dan jangan sentuh aku !! ". Ucap Jimin menepis tangan pemuda itu.


“ Woow..wow.. santai dong, santai... gw kesini mau nawarin kerja sama sama lo ". ucap pemuda itu


“ Katakan pada paman bahwa gw gak tertarik untuk ikut kerja sama bersama nya ". Ucap Jimin langsung pada intinya


“ ini bukan tentang bisnis tapi ini untuk merebut bisnis dari seseorang.. ". ucap pemuda itu


“ Berhentilah melakukan itu Yunbi... Itu semua akan merugikan kalian !! ". ucap Jimin


“ sudah sebaiknya kau kembali ke rumahmu !!, aku tidak berminat berbicara dengan mu ! ". Ucap jimin sambil meninggalkan Yunbi


Yunbi pun pergi meninggalkan rumah jimin, dalam perjalanan pulang


“ Sial.. Kenapa dia tidak mau ikut bekerja sama ada apa dengan nya akhir-akhir ini , padahal jika Jimin bisa bekerja sama akan mudah untuk menaklukkan anak pak Wijaya itu. ” ucap Yunbi merasa kesal dalam mobil.


Sesampainya di rumah, Yunbi menemui ayahnya untuk mengatakan sesuatu tapi ayahnya sudah berbicara terlebih dahulu


“ Ahhh ini dia, Apa kau tau tadi pak Wijaya menelpon dan dia mengatakan bahwa putrinya siap bertunangan !! ". Ucap pak Kusuma pada anak nya


“ Hah ?? Serius, padahal tadi udah susah -susah pergi kerumah Jimin ". ucap Yunbi


“ kamu kerumah Jimin? , lalu apa kata jiminn? ". Ucap ayah nya


“ jimin tidak tertarik untuk bekerja sama dengan kita !, aku pun tidak tau apa alasannya bukankah akhir-akhir ini Jimin mulai menjauh ?? ". ucap Yunbi


“ Ayah juga tidak tau apa alasannya!, sudah yang terpenting sekarang kita persiapkan pertunangan kalian ! ".


...----------------...


berbeda situasi dengan dirumah jimin, seorang pengasuh atau lebih tepatnya orang kepercayaan orang tuanya yang merawat nya saat orang tua Jimin pergi sedang mengobati luka lebam jimin.


“ Bagaimana ini bisa terjadi? ,siapa yang memukul mu seperti ini ? ". ucap pengasuh itu


“ sudahlah aku tidak papa ". ucap Jimin


“ Baiklah aku akan membawakan makan untuk mu, tunggulah disini ! ". ucap pengaruh itu


Jimin pun berfikir dan mengingat kejadian dirumah Y/N


“ Berani sekali dia memukul ku tanpa aku menjelaskan terlebih dahulu akan ku beri pelajaran pada orang tua itu !! ". Ucap Jimin merasa kesal


lalu pengasuh itupun tiba untuk memberikan makan dan meletakkan nya di meja kamar Jimin setelah itu pergi meninggalkannya.


“ pak min...!!". Panggil jimin tiba-tiba.


lalu pengasuh itu menengok


“ tolong cari tau apa yang sedang dilakukan paman ku dan anak nya, cari tau rencana apa yang sedang mereka lakukan! ". ucap Jimin

__ADS_1


“ siapp.. Tuan segera saya lakukan". ucap pak min meninggalkan kamar Jimin .


Jimin pun tertidur tanpa menyentuh makananya sedikit pun.


Malam yang panjang bagi Jimin pun berakhir pagi hari telah tiba saat Jimin terbangun dari tempat tidur nya ada seseorang yang mengetuk pintu kamar nya.


Tok-tok-tok-tok.


“ Tuann, apa tuan sudah bangun ? ". ucap seseorang


“ siapa??? ". ucap Jimin sambil membenahi diri


“ ini saya tuan, min...". ucap pak min


“ Masuklah.. !". Ucap Jimin


Pak min pun masuk dan langsung memberi tau kabar penting.


“ Tuan saya mendapatkan Informasi dari seseorang yang bekerja dirumah pamanmu, kabarnya anak nya yang bernama Yunbi akan bertunangan dengan anak dari seorang pengusaha besar hari ini ! ". ucap pak min


“ Apa??, kenapa Yunbi tidak memberi tahu ku soal ini kemarin!! ". ucap jimin terkejut.


“ Dann kabar nya... Mereka melakukan pertunangan hanya untuk mendapatkan sebuah saham yang di miliki keluarga tersebut! ". ucap pak min


“ Apakah itulah kenapa Yunbi kemarin malam meminta ku untuk bekerja sama apakah ini soal itu ? ". Ucap Jimin


“ Apa yang akan tuan lakukan?? ". ucap pak min


“ Aku akan mengurus ini jadi pergilah, terima kasih untuk informasinya ! ". ucap Jimin


“ sudah jadi tugas saya tuan, saya permisi dulu ! ". ucap pan min langsung pergi meninggalkan Jimin


Jimin pun langsung bergegas bersiap-siap untuk menuju rumah paman nya.


...----------------...


Disisi lain di kamar tidur terlihat Y/N yang sedang bersiap untuk pergi kesuatu Tempat tanpa sepengetahuan ayah nya, Y/N pun mulai menuruni tangga dan pergi melalui pintu belakang disana ia bertemu dengan bu Ina dan pak Tono yang sedang mengobrol


“ Loh.. Non.. Mau pergi kemana lagi non? ". ucap Bu ina yang melihat Y/N mengendap-endap


“ Non.. Kalo sampai pak bos tau nanti non kena marah lagi..". ucap pak Tono dengan pelan


“ Dimana ayah ??, ". tanya Y/N


“ Tidak apa bi katakan saja aku sedang mencari udara segar di lingkungan rumah, aku akan kembali secepat mungkin ". ucap Y/N sambil berjalan keluar rumah.


Y/N pun bergegas naik Taxi menuju suatu tempat.


“ Aku harus pergi kesana untuk meminta maaf padanya, jika aku tidak mengetahui nama nya serta aku tidak tau siapa dia setidaknya aku mengetahui alamat rumah nya ! ". ucap Y/N


20 menit kemudian Y/N sampai di depan rumah jimin, lalu dia bertemu dengan seorang pelayan yang sedang menyiram tanaman.


“ permisi.... ". Ucap Y/N memanggil pelayan itu


Pelayan itu pun menghampiri Y/N


“ Iyaa non ada yang bisa saya bantu ? ". tanya pelayan itu


“ bisakah saya bertemu dengan seseorang dirumah ini ? ". ucap Y/N


“ emm, kalo boleh tau siapa nama nya yah non karna banyak yang tinggal di sini ". ucap nya sambil tersenyum.


“ Ha? Banyak yang tinggal disini, Apakah ini sebuah asrama?, kalo difikir-fikir sih ini tempat besar banget kaya kastil tapii masa iya ini asrama gak tau ah ". ucap Y/N Bingung.


“ permisi non... Jadi siapa yang anda cari ". tanya pelayan itu karna melihat Y/N yang melamun


“ ehh.. Iya maaf, emm saya lupa sama nama nya, tapi dia pemuda yang memiliki kulit putih, bicaranya agak cuek dan... Memiliki wajah tampan hehhee ". ucap Y/N


Pelayan itupun hanya tertuju pada majikannya karna yang baginya tampan dan memiliki kulit putih itu hanya majikan nya.


“ Ohhh, apa anda mencari tuan muda ? , silahkan masuk ! ". ucap pelayan itu


“ Hah??, tuan muda ??.. Aku salah rumah gak sih.. Benar kan rumah nya disini apa aku salah rumah ! ". ucap Y/N


“ silahkan nona tunggu di sini, saya panggil kan tuan muda dulu ". ucap pelayan itu meminta Y/N untuk menunggu di ruang tamu


“ seirus laki-laki itu tuan muda, kenapa saat aku bertemu dengan nya dia tidak memiliki pengawal bahkan dia membawa kopi nya Sendiri bukankah tuan muda itu seperti yang di cerita manga memiliki banyak pelayanan disampingnya".


......................


“ Permisi tuan.. Ada seorang wanita yang mencari anda dia sedang menunggu di ruang tamu ". ucap pelayan itu

__ADS_1


“ Baiklah aku akan segera datang ". ucap Jimin sambil memakai jas


“ Wanita yang datang ?, emm, apakah itu Yuna tapi jika yuna biasanyaa dia langsung masuk saja ! ". ucap Jimin sambil menuju ruang tamu.


......................


“ silahkan, ini teh anda sebentar lagi tuan akan turun tunggulah sebentar ". ucap pelayan itu


“ terimakasih... ". ucap Y/N tersenyum


“ kenapa jantungku jadi berdebar seperti ini bagaimana jika tuan muda itu buka pemuda yang aku maksud.. ". ucap Y/N


Lalu terdengar suara langkah sepatu yang mendekat.


“ Permisi ada perlu apa mencari saya ? ". ucap Jimin


Y/N pun merasa tak asing dengan suara itu dan langsung menoleh kebelakang.


“ KAU...??? ". ucap Jimin terkejut


“ Hah ??, serius jadi dia tuan muda dirumah sebesar ini, wahh Apakah aku dalam masalah besar apa lagi ayah telah memukulnya ". ucap Y/N dalam hati


“ heyyy... ?? Kenapa melamun?, ada perlu apa mencariku !! ". ucap Jimin menghampiri Y/N dan langsung duduk.


Y/N pun terdiam tidak bisa berkata-kata


“ duduklah apa kau mau berdiri saja ? ". ucap Jimin


Y/N pun langsung duduk.


“ emmm, begini sebenarnya aku datang kesini untuk meminta maaf karna kemarin ayah ku___ ". ucap Y/N


“ Sudahlah tidak perlu meminta maaf itu keinginan ku mengantar mu pulang sehingga aku mendapatkan pukulan itu , tapi bukankah kau juga mendapatkan tamparan jadi bukankah kita sama sama mendapatkan hukuman? ". ucap Jimin dengan wajah datar


“ tapi... aku benar-benar merasa bersalah, apa lagi aku meninggalkan mu bersama ayahku entah apa lagi yang ayahku lakukan padamu, aku meminta maaf atas nama ayahku.. ". ucap Y/N


“ Ayahmu tidak melakukan apa-apa lagi dia langsung meninggalkan ku ! ". ucap Jimin


“ Baiklah aku harus segera kembali aku hanya ingin mengatakan hal ini kepadamu.. ". ucap Y/N


“ Tunggu!! , aku perlu tau nama mu.. ! ". ucap Jimin


“ bukankah kau mengatakan kau tidak akan bertemu dengan ku lagi jadi untuk apa kau tau nama ku ! ". ucap Y/N


“ Bukankah kau juga bertanya nama mu kemarin malam, lagi pula aku berubah pikiran siapa tau kita akan bertemu lagi ". ucap Jimin


“ yahh aku bertanya padamu kemarin malam, tapi kau tidak memberi tau nama mu padaku, namaku Y/N... ".


“ bukan tidak memberi tau tapi karna ayah mu yang langsung datang jadi aku tidak sempat , baiklah nama mu tadi Y/N yah... Oke aku akan mengingat nya ! ". ucap Jimin


“ Apa kau tidak berniat untuk memberi tau nama mu ? ".. Tanya Y/N


“ hmm, nama ku Jimin, oh yah jadi bagaimana dengan ayah mu apa kau baik-baik saja ". ucap Jimin


“ emm,, sebenarnya kemarin malam ayahku menceritakan semua hal yang dia rasakan tentang diriku sebenarnya, dan yang aku tau ayah ku tidak pernah sekali pun menganggap ku sebagai anak nya... Karan dia menyalahkan aku atas kematian ibuku saat melahirkan aku ". ucap Y/N menjelaskan


“ Tapi dia keterlaluan melakukan hal seperti itu pada anak nya sendiri". ucap Jimin


“ dann... Oh yah aku ingin memberi tau mu bahwa aku akan bertunangan hari ini, apa kau tau aku sangat membenci hidupku kali ini dan aku malah Mulai tidak menyukai ayah ku sendiri karena terlalu mengekang hidupku". ucap Y/N menjelaskan


“ Hah ??, kau akan bertunangan..? ". Ucap Jimin terkejut


“ iya, aku akan bertunangan, dan ayahku sudah mengatakan nya tadi malam ? ". Ucap Y/N


“ Kenapa dia akan bertunangan dengan hari yang sama dengan yunbi.. ,tunggu Apakah diaa... ". ucap Jimin dalam hati


“ yaa? Jimin, kenapa kau melamun ? ". ucap Y/N


“ Apakah kau akan bertunangan dengan anak dari pak Kusuma? ". tanya Jimin yang tiba-tiba


“ Bagaimana kau tau ?, wahh kau sangat mengerikan!! ". ucap Y/N terkejut


“ Apakah calon tunangan mu itu menyukaimu? ". ucap Jimin


“ emmm, aku tidak tau bukankah aku sudah menceritakan hal ini kepadamu kemarin malam!! ". Ucap Y/N


“ kenapa kau tidak menolaknya ? ". ucap Jimin


“ ada apa ini, kenapa kau tiba-tiba menjadi aneh ? ". ucap Y/N


“ ini semua hanya negosiasi bisnis kau akan menderita jika kau melakukan ini ! ". ucap Jimin

__ADS_1


“ apa maksud mu .... ". ucap Y/N yang bingung....


__ADS_2