Twins Mafia

Twins Mafia
eps 3. kantin


__ADS_3

Alexa tersenyum tipis mendapatkan tipis sekilas lalu mendorong bangku yang ada di samping orang yang bernama Riri, Riri tersenyum manis menatap alexa.


"Hai, alexa nama gue Riri mulai sekarang lo jadi sahabat gue" ucap Riri sambil tersenyum senang menatap alexa.


"Baiklah mulai hari ini lo sahabat gue " ucap alexa tersenyum senang karena di hari pertama sudah mendapatkan seorang sahabat yang tulus berteman dengan alexa.


"Kita akan mempelajari bab kemarin jadi silahkan buka buku paket kalian dihal tiga puluh" ucap bu Siska memulai kegiatan belajar-mengajar.


"Sekarang kerjakan soal yang sudah ibu jelaskan contohnya yang ada di buku latihan kalian" ucap bu Siska duduk meja guru sambil mengawasi mereka semua.


Riri menggaruk-garuk kepalanya tidak mengerti sambil mencoret-coret kertas cakarnya.


"Ada apa, kenapa lo mencoret-coret cakaran lo?" Tanya Riri menatap kertas yang sudah berisi Banyak sekali coretan dan juga hasil cakarannya.


"Gue nggakgerti soalnya, padahal cara gue mengerjakannya sama dengan yang apa yang diterangkan oleh bu siska" keluhnya tidak mengerti dengan soalnya.


Alexa yang mendengar keluh dari Riri langsung mengajarinya cara pekerjaannya dan juga kesalahan Riri saat mengerjakannya.


"Wah, makasih best lo sangat baik seandainya lo dari guru mtk sekarang ini pasti gue langsung bisa mengerti" ucap Riri senang setelah mengerjakan semua soalnya.


"Woi anak-anak istirahat jika kalian mati atau sakit karena terlalu lelah belajar jaga salah sekolah" suara bel berbunyi yang membuat para murid geram.


Alexa yang mendengar bel sekolah menyipitkan matanya bingung di dalam hati 'bel yang unik, gue baru kali ini gue mendengar bel seperti itu'.


"Jangan bingung bel tersebut memang seperti itu dan itu akan berganti setiap hari" jelas Riri yang Melihat wajah alexa yang terlihat bingung, alexa hanya mengangguk pelan.


"Baik semua saya undur diri dan selamat istirahat" ucap bu Siska meninggalkan kepas setelah membersihkan semua barang-barangnya.


"Xa, ayo kita ke kantin gue sudah lapar soalnya" ucap Riri memegang perutnya yang sangat lapar.


"Baiklah, ayo kita pergi nanti kita tidak kebagian tempat duduk" ucap alexa berdiri diikuti Riri, mereka pergi berjalan kearah kantin dan benar saja kantin sudah terisi semua.


"Disana ada kursi dua kursi yang kosong, bagaimana kalo kita duduk disana saja" tunjuk kearah tempat yang semuanya berisi laki-laki.


"Tidak usah, kita ke kantin yang ada di samping saja, Gue nggak mau duduk di dekat geng Wolf fangs gue takut apa apalagi geng bully disekolah kita yang menyukai geng itu, semua orang yang km geng wolf fangs akan di bully oleh mereka semua bahkan sudah banyak orang yang keluar dari sekolah ini karena tidak tahan dengan perbuatan geng bully tersebut" sahut Riri Takut berurusan dengan geng bully.

__ADS_1


"Jadi lo takut berurusan dengan geng bully tersebut" ucap alexa mendapatkan anggupan dari Riri.


"Bukan hanya geng bully saja gue juga takut kepada geng walf fangs karena kejam kecuali ethan kesayangan guru" ucap Riri tersenyum sambil membayangkan wajah Ethan.


"Sudah ayo kita kesana lo laparkan gue juga dari pada kita hanya berdiri disini mending kita kesana" tarik alexa menuju kearah ethan.


"Kak ethan, alexa boleh duduk disini tidak soalnya alexa sudah lapar apalagi semua tempat duduk sudah penuh" ucap alexa tidak sadar membuat seisi kantin heboh.


"Wah, gadis culun itu mau duduk di samping fangs cari masalah mereka berdua"


"Nggak ada takut-takut itu anak ke geng bully, jika mereka tau pasti sudah di bully habis-habisan olehnya"


"Kasih mereka pasti mereka tidak akan hidup tenang di sekolah ini karena geng bully akan terus-menerus menganggu mereka berdua"


Dll


"Boleh, tapi jika diingat-ingat saat dikelas memberiku kode untuk tidak saling mengenal selama disekolah" ucap pelan ethan bagaikan disambar petir. Dengan perasaan kesal alexa langsung menarik Riri duduk disamping ethan dengan kedua tangannya di lipat dan memalingkan wajahnya ke samping.


"ethan mengenal culun itu patas saja si culun itu menghampiri ethan"


"Oh, itu gue pernah pertemu dengannya bisa di bilang kalo dia junior gue saat school dulu" ucap ethan lupa kalo dia lulus dari Undergraduate school king khusus laki-laki.


"Bukan lo school khusus cowok lalu kenapa ada cewek disana?" Tanya lagi yang membuat ethan kesal.


"Di school khusus cowok bersebelahan dengan school cewek mungkin seribu meter jauhnya, jika kita pergi ke gerbang school khusus cowok ke school khusus cewek karena luasnya school tersebut dan setiap satu tahun sekali kedua school tersebut akan mengadakan pertandingan jadi kami bisa pertemu disaat seperti itu" jelas ethan panjang lebar.


"Oh, Gue mengerti sekarang" ucap mengangguk pelan sambil memegang dagunya.


"Dika lo pesan makanan, nasi goreng pedas dan jus semangka untuk alexa dan lo Riri ingin makan apa?" Tanya ethan sambil menatap Riri.


"Gue bakso dan es teh panas kak ethan" ucap Riri Dengan wajah memerah, ethan mengangguk pelan.


"Ini uangnya, cepat Iyah" ucap Ethan memberikan uang kepada orang yang bernama dika, Dengan kesal dika mengambilnya lalu pergi dari sana.


"Gue ingat-ingat saat mengadakan pertandingan kaka ethan paling senang karena bisa bertemu Crush salah satu anggota osis kalo nggak salah nama cia" gumam alexa sambil menatap etha dengan arut wajah penuh siasat.

__ADS_1


"Kak ethan gue denger cia akan di jodohkan oleh orang tuanya, mungkin mereka akan pertunangan besok dan kakak nggak lagi memiliki kesempatan" ucap Alex sambil memasang wajah mengejek.


Ethan yang mendengar tersebut membulat matanya sempurna langsung mengeluarkan hp mencari nomor crushnya. Tidak lama kemudian dika datang dengan pelayanan yang membawa makanan, mereka langsung menaruh makanan tersebut di depan Alexa dan Riri.


Alexa dan Riri memakan makanan mereka sedang ethan pergi ke sudut kantin dengan perasaan sakit mendengar ucapan adik sepupunya.


"ALEXA, LO BERBOHONG DENGAN GUE, CIA NGGAK DI JODOHKAN BIKIN MALU LO MANA GUE LANGSUNG TELPON BOKAP NYOK LAGI, MAU DI TARUH DI MANA MUKA GUE NANTI SAAT PERTEMU DENGAN CALON MERTUA UNTUK MELAMAR ANAKNYA" teriak ethan dari sana membuat seisi terkejut.


Sedangkan orang yang di teriaki tidak peduli hanya fokus makan, Riri yang mendengar tersebut sakit setelah mengetahui orang yang dia suka sudah menyukai orang lain. Ethan dengan kesal langsung berjalam kembali ke tempat duduknya lagi.


"Makanya jangan membuat gue kesal lo tau akan kalo gue mantan ratu drama" ucap alexa tanpa dosa sama sekali.


"Lo lupa kalo gue mantan ketua penyelidik salah satu organisasi yang setara dengan osis" mereka terus berdebat mengenai hal-hal yang tidak penting membuat teman-teman ethan jengah dan kesal.


"Mantan ketua penyelidikan ko bego, langsung nelpon Bokap nyokap nya harus itu lo selidiki dulu bego " sindiran tersebut membuat ethan kesal menatap tajam alexa yang dibalas dengan tajam tajam sambil terdebak.


"DIAM, lo berdua kalian nggak malu berdebat, lihat mereka sendari tadi melihat kearah kita"ucap salah satu dari mereka.


Alexa dan ethan diam langsung melihat sekeliling dan benar saja mereka semua melihat berdebat mereka berdua. Mereka berdua malu dengan apa yang mereka langsung hingga Duduk tenang tapi tidak dengan mata mereka yang saling menatap tajam satu sama lain.


"Oh, iya kita semua belum mengenal satu sama lain akan culun nama gue dika Smit orang yang tadi memesankan makanan lo dan teman lo itu" ucapnya Mencairkan suasana.


"Lo cucu dari Vani dan Kenan Smit?" Dika menggelengkan kepalanya "Gue anak dari adiknya Kenan Smit Bokap nyokap gue masih memakai marga Tersebut" ucap dika.


"Oh, begitu yah gue kira lo cucunya" ucap alexa menatap dika "gue penasaran dengan Bokap gue selalu menunjukan wajah marah setiap kali mendengar marga tersebut bahkan Aunt Uncle" ucap alexa di dalam hati sambil mengingat raut marah marsel saat mendengar marga Smit.


"Gue Lian Anderson lalu yang di samping gue Lien Anderson kembar Gue dan yang dingin itu namanya Anggara dirga Tyler kami berempat sudah menjadi sahabat di kelas 3 smp" ucap lian memperkenalkan dirinya dan juga yang lain.


"Halo gue alexa junior dari adik ethan dan ini riri teman sebang gue " ucap Alexa tersenyum menatap mereka semua.


"WOI ANAK-ANAK MASUK LO PADA JANGAN ISTIRAHAT MULU KERJAANNYA SUDAH BEGO TAMPA BEGO NANTI"


Suara bel yang membuat mereka semua kesal meninggalkan kantin sekolah menuju ke kelas masing-masing kecuali ethan dkk bolos di Roof sekolah.


Pelajaran berjalan dengan lancar hingga jam belajar telah usai alexa pulang dengan ojek online yang dia pesan.

__ADS_1


__ADS_2