Twins Mafia

Twins Mafia
eps 4. bertemu dengan jiana


__ADS_3

Alexa sampai di mansion dengan keadaan yang kosong karena kakek haris dan nenek tania tidak ada di mansion mereka ada diluar.


Alexa naik kelantai dua kamar yang bernuansa hitam putih sesuatu dengan setelahnya menganti seragamnya dengan baju sederhana lalu turun ke lantai bawah menuju dapur memasak makanan untuk kakaknya dan dirinya.


Selesai memasak makanan alexa menatatanya di meja makan alexa keluar dari mansion menunggu ethan pulang. Tidak lama datang lima motor alexa mengerutkan keningnya saat melihat satu motor lagi.


"Kak ethan" panggil alexa saat ethan turun membuka helmnya, Alexa langsung bergelantungan di tangan ethan.


"Alexa" ucap Ethan tersenyum mengelus rambut alexa lalu mengcupit pipinya, alexa melihat sesuatu langsung melepaskan tangannya dari ethan dengan wajah pucat.


"Kau kenapa, coba cerita kakak akan mendengar semua" ucap Ethan menatap khawatir alexa yang terlihat pucat.


"Tidak ada Kaka ayo masuk ajak semua teman-temanmu kebetulan aku baru saja masak banyak sekali makanan sesukamu" ucap alexa tersenyum menarik tangan Ethan yang lain Hanya mengikuti.


"makannya pasti nggak enak" gumam ethan yang baru melihat masakan alexa, lalu teringat tentang masak alexa yang sangat asing.


"Ayo makan, kebetulan gue baru saja selesai memasaknya" ucap alexa Duduk di ikuti dengan yang lain.


"Kak mau makan apa?" Tanya alexa mengambil piring yang ada di depan ethan.


"Terserah kamu saja dik" ucap ethan tersenyum paksa "semoga makannya enak" lanjut dalam hati sambil menatap alexa yang sedang mengambil makanan untuknya.


"Ini kk" alexa menaruh makanan di depan Ethan teman-temanya yang melihat tersebut tidak percaya karena mereka tau ethan tidak pernah mau mengambil apa yang di beri untuknya.


Mereka mulai Makan dengan tenang tampa suara hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu beberapa menit kemudian mereka selesai makan alexa membersihkan meja. Dirga dkk pergi ke ruang tamu sambil bermain game tidak lama alexa datang.


"Makasih makanan, masak lo tadi enak banget gue jadi keenakan" ucap lian tersenyum.


Plak


"Lo Nggak tau malu banget sih jadi orang" ucap Lien memukul kembarnya lantaran kesal dengan ucapan kembarnya.


"Oh, kita semua belom berkenalan nama gue dika smit sahabat kak lo saat masih duduk di bangku smp" ucap dika mengeluarkan tangannya.


"Al panggil saja gue al" ucap alexa membalas uluran tangan dika sambil tersenyum tipis.


"Gue Lian Anderson lalu yang tau malu itu Lien Anderson kembar Gue, yang dingin itu namanya Anggara dirga Tyler dan dia Regan karenra Kendrick kami semua sudah menjadi sahabat di kelas 3 smp sama seperti dika" ucap lian tersenyum, alexa Hanya mengangguk pelan dengan datar.


"Adek lo dingin, perasaan tadi nggak seperti ini deh" bisiknya lien bingung.


"Dia memang seperti itu, selalu Dingin dengan orang yang baru kenal" bisik Ethan tapi masih bisa di dengar oleh mereka semua.


..........


Di negara A tempatnya di sebuah apartemen.


"Kim kami sudah menyelidiki semua yang anda perintahkan kepada saya" ucap sambil menyerahkan sebuah berkas yang berisi laporan yang dia minta.

__ADS_1


"Pergi" pria tersebut pergi setelah mendengar ucapan atasnya itu, setelah pria tersebut pergi dari sana dia langsung membuka bekas.


"dasar pecundang" gumamnya setelah membaca berkasnya yang dia terima dari bawahannya lalu melemparkannya ke lantai dengan wajah marah. Hp miliknya berdering mengambilnya dari saku celana lalu melihat siapa yang menelepon.


Tring


Tring


"Gino" gumamnya mengangkat telponnya lalu menaruhnya di telinganya.


^^^"Alex gue denger lo ada di negara A, lo tega banget jadi orang nggak bilang-bilang lo ada di sana, akan gue bisa menyusul lo kesana, lo jadi sahabat tega kebangetan" ucapnya kesal.^^^


Orang yang di pangil kim oleh pria tersebut merupakan alex Brian Brawijaya.


"Sudah, memang lo mau menyusul gue kesini dan bukan lo ada di negara i untuk menemui jiana pacar lo"


^^^"Nggak juga sih, memang gue ada di negara i untuk menenui jiana dan juga membantunya membatalkan pertunangannya itu"^^^


"Memangnya jiana sudah bertunangan?"


^^^"Iya, dia terpaksa menerimanya karena Bokap nyokapnya, yang memaksanya bertunangan, sudahlah malas gue gomong ke lo"^^^


Alex mengerutkan keningnya karena saat gino menutup teleponnya secara sepihak. Sambil menatap hp dengan kesal alex menaruhnya di atas meja.


.........


Di sebuah kamar yang mewah terdapat seorang gadis yang terlihat cupu dengan pakaian yang besar dan kaca mata bulat.


"Sial sampai kapan gue menyamar seperti ini, gue bosen dengan sandiwara ini". Gumamnya melepas kaca mata lalu memperbaiki penampilan yang semula cupu sekarang cantik.


"Ha, sudah satu tahun gue berpura-pura menjadi cupu tapi laki-laki nggak tau malu itu belum juga membatalkan pertunangan ini" gumamnya membaringkan tubuhnya ke kasur lalu menutup mata.


singkat cerita Gadis tersebut bangun dari tidur bergegas menuju ke kamar mandi setelah ini memakai seragam sekolah dan kaca matanya lalu keluar dari kamar.


"Pagi" ucap gadis tersebut sambil menunduk ke bawah tidak menatap ke lawan bicaranya.


"Pagi jiana kau mau makan apa sayang, biar mama yang mengambilnya untukmu" ucap sambil tersenyum hangat kearah gadis yang bernama jiana.


Gadis tersebut merupakan jiana selena jifna mantan wakil osis gedung pertama dan juga salah satu kapten basket dari tiga tim basket yang ada di QUS. bukan hanya itu jiana juga banyak mengikuti klub misalnya music, bahasa dll.


Jiana duduk di kersi miliknya mulai makan nasi goreng yang sudah di siapkan dengan tenang setelah itu berpamitan untuk kesekolah.


Skip


Jiana sampai di sekolah dengan diantara oleh sopir, jiana turun dari mobil sambil menunduk kepala ke bawah hingga terdengar suara seseorang memanggilnya.


"Jiana" ucap sambil menepuk pundak jiana yang membuat kaget berbalik melihat siapa yang memanggil dan juga menepuk pundaknya.

__ADS_1


Alangkah terkejutnya melihat siapa pelakunya tapi hanya sesaat agar reputasinya sebagai mantan wakil osis tetap terjaga.


"Alexa sejak kapan lo ada disini?, Bukan lo ada di negara c bersama dengan Bokap nyokap lo" ucap jiana dingin yang membuat orang-orang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


"Apa gue nggak salah liat. jiana di tukang caper bisa dingin juga ternyata"


"Gue nggak percaya dengan ini"


Dll


"Dua" jiana mengangguk pelan paham dengan ucapan Alexa yang irit itu karena sudah hampir tiga belas tahun mereka bersama.


Alexa menatap jiana dengan tatapan penuh tanda tanya, jiana yang mengerti langsung menjawab apa yang alexa pikirkan.


"Gue belom menyelesaikan ujian gue karena di jodohkan oleh Bokap nyokap gue satu tahun yang lalu" alexa mengangguk pelan mendengar ucapan jiana.


Alexa menarik tangan jiana pergi dari sana karena sangat risih dengan tatapan orang para murid dan juga komentar mereka semua.


Alexa membawa jiana ke belakang sekolah tempat dimana para murid biasanya bolos lompat tembok sekolah.


"Jiana lo nggak pernah berubah selalu saja menyamar dan bersandiwara, tapi gue nggak nyangka lo menyamar sebagai seorang cupu, bisa lo menyamar menjadi gadis loly" sindir Alexa sambil menatap jiana dengan tatapan mengejek.


"Lo pikir gue mau seperti ini, tentu saja nggak, gue melakukan ini karena Ég vil segja upp trúlofun minni við barn besta vinar foreldra minna, (Aku ingin membatalkan pertunanganku dengan anak sahabat orangtuaku) " ucap jiana kesal.


"ನೀನೇನು ನಿನ್ನ ಅಮ್ಮನ ಅಪ್ಪನ ಹತ್ತಿರ ನೇರವಾಗಿ ಮಾತಾಡಿ, ಏನು ಕಷ್ಟ (Bicara langsung dengan ibu dan bapakmu, apa susah?)"


"ಇದು ಸುಲಭ ಎಂದು ನೀವು ಭಾವಿಸುತ್ತೀರಿ, ನಾನು ನನ್ನ ತಂದೆ ಮತ್ತು ತಾಯಿಗೆ ಹೇಳಿದರೆ ಅವರು ಖಂಡಿತವಾಗಿಯೂ ನಿರಾಶೆಗೊಳ್ಳುತ್ತಾರೆ, ಇದು ನೀವು ಊಹಿಸುವಷ್ಟು ಸುಲಭವಲ್ಲ (Kamu pikir itu mudah, jika aku bilang pada ayah dan ibu pasti mereka akan kecewa, itu tidak semudah yang kamu bayangkan)" ucap jiana kesal.


"ನೀವು ಅವರಿಗೆ ಹೇಳದಿದ್ದರೆ, ಅವರು ನಿಮ್ಮ ಬಗ್ಗೆ ಹೆಚ್ಚು ನಿರಾಶೆಗೊಳ್ಳುತ್ತಾರೆ (Jika Anda tidak memberi tahu mereka, mereka akan semakin kecewa pada Anda)" ucap alexa mengucang-gunakan tubuh jiana lalu pergi dari sana. Jiana yang tergiang-giang dengan ucapan alexa Hanya diam lalu pergi dari sana.


Dari ke empat orang yang melihat dan mendengar bercakap alexa dan jiana dengan wajah terkejut.


"Gue nggak nyangka kalo si tukang caper itu mengenal anak culun yang baru masuk kemaren dan lagi kenapa mereka berbicara dengan bahasa asing, gue nggak ngerti dengan ucapan mereka" ucapnya mengerutkan keningnya.


"seperti menyembunyikan sifat aslinya" ucap yang di sebelahnya sambil mengangguk.


Mereka adalah Regan karenra Kendrick, kelvin narendra, daren Atkinson dan kenza Allison kendra (tunangan jiana).


"Ayo pergi, kita semua masih ada rapat osis" ucap daren pergi dari sana di ikuti oleh yang lainnya.


Di kelas alexa kesal dengan sikap sahabat itu karena tidak pernah ingin mengatakan kepada orang tua untuk membatalkan pertunangannya.


"Alexa lo kenapa?, Wajah lo kanya orang kesal" ucap Riri yang memperhatikan alexa sendari tadi.


"Gue kesal dengan sikap sahabat gue jiana, Θέλει να ακυρώσει τον αρραβώνα αλλά δεν θέλει να είναι ειλικρινής με τους γονείς του, εγώ ως φίλος είμαι ενοχλημένος, είναι δύσκολο να πω ότι θέλει να ακυρώσει τον αρραβώνα ( Dia ingin membatalkan pertunangannya tapi dia tidak mau jujur ​​pada orang tuanya, aku sebagai teman kesal, sulit untuk mengatakan kalau dia ingin membatalkannya)" ucap alexa alexa panjang lebar.


"Gue nggak ngerti dengan ucapan lo" ucap riri membuat alexa tambah kesal.

__ADS_1


"Sudahlah gue malas ngomong sama lo" ucap alexa melipat kedua tangannya di atas meja lalu menaruh kepalanya di atas tangan mulai menutup mata.


__ADS_2