VRMMORPG : Eternal World Online

VRMMORPG : Eternal World Online
Episode 20


__ADS_3

Eternal World Online.


-Penyebab masalah-


Bar Penginapan historia.


"Apa kalian tau? siapa yang ngebuat setengah hutan wolf terbakar?"


"hutan wolf khusus monster khusus pemula itu?"


"bukankah itu gara-gara monster yang kuat?"


"hei-hei.. yang ku tau itu perbuatan seseorang, soalnya waktu itu aku pernah liat wujudnya.. seperti sosok yang menakutkan.."


Zen yang sedang duduk di dekat mereka, agak sedikit merasa bersalah akibat apa yang di lakukan oleh dirinya.


Tak lama kemudian tiba-tiba di luar sangat heboh dan Zen keluar untuk melihat situasi yang ada di sana.


Tatapan yang awalnya biasa menjadi tajam penuh kebencian seperti melihat musuh bebuyutannya, Zen langsung terbawa oleh emosi sesaat setelah melihat seseorang yang berjalan di hadapannya.


"Woah.. bukankah itu salah satu petinggi guild Zodiac Salvanor.. Tuan Reigas!"

__ADS_1


"Salam Tuan Reigas!"


"Tuan, tolong lihat kesini."


Sontak ratusan pemain bersorak untuk dirinya, Zen yang melihat kejadian itu emosinya seperti terbakar mengingat salah satu anak buah, yaitu sang tangan kanan Zen, si Reigas sang Magic Emperor yang telah mengkhianati dirinya saat itu.


Reigas seorang Magic Emperor atau bisa di bilang kaisar sihir yang mempunyai kapasitas mana di luar batas dan termasuk ke dalam salah satu orang yang sulit untuk di taklukan.


Terlepas dari bawahan yang di perintahkan oleh Zen, kini Reigas telah menjadi seorang wakil guild Zodiac Salvanor dan seorang petinggi di seluruh kekaisaran.


Yang dulunya seorang pengkhianat, kini menjadi wakil dari salah satu dari 10 guild terkuat yang ada di Eternal World Online.


Namun mengingat hal yang menimpanya kala itu, Zen mulai berkepala dingin untuk memecahkan situasi saat ini.


Reigas langsung diri di sebuah panggung yang sudah di siapkan, dari kejauhan ia berteriak dengan lantang. "wahai saudariku, apa kalian berminat untuk menjadi salah satu pengikutku? dan aku akan membuat sebuah kerajaan sihir bersama kalian."


"Gilaa!! ternyata benar..!"


"Woah!! aku mau."


Sekian dari ratusan pemain banyak yang bersorak untuk mengikuti perkataan Reigas.

__ADS_1


'ternyata dia merekrut orang.. toh.' dalam hati Zen dengan sedikit kecewa.


Zen bertanya-tanya mengapa harus pemain pemula yang harus di rekrut, tapi di sisi lain Zen tidak begitu peduli dan langsung menjauh dari sana sebelum masalah terjadi.


Sekilas Zen berjalan beberapa langkah setelah memutarkan badan, "Hei.. kau tunggu!" Reigas teriak kearah Zen.


Tatapan Zen langsung tajam langsung mengarah ke Reigas, "baumu.. sama seperti orang yang ku kenal." tiba-tiba Reigas ada di belakang Zen seperti mengendus-endus.


"ahh~ kamu mungkin salah paham, aku tidak kenal orang yang kamu ucapkan itu.. haha.." spontan Zen menjawabnya.


Zen berfikir jika Reigas menyerang, ia akan langsung menggunakan Vi untuk melarikan diri atau mengulur waktu, 'Vi, bersiap.'


Reigas sedikit curiga, namun terlihat dari kekuatannya tidak begitu berasa dan juga terlihat lemah di mata Reigas.


Dalem hati Zen langsung berteriak kencang, 'untung aja berkat cincin ini aku dapat menyembunyikannya.' Zen menatap cincinnya.


Setelah itu, Reigas langsung pergi dari hadapannya dan melirik Zen seperti keroco. Zen merasa dirinya seperti di rendahkan, mengingat perbedaan level mereka yang jauh membuat ia tak bisa melakukan sesuatu yang memuaskan.


Lalu Reigas kembali ke panggung sebelumnya untuk mengumumkan pembersihan tempat hutan yang terbakar di sebelah desa dan ingin mencari pelakunya.


Zen yang berada di sana setelah mendengarnya mulai memalingkan wajah dan buru-buru menjauh dari keramaian.

__ADS_1


🔥🔥


__ADS_2