VRMMORPG : Eternal World Online

VRMMORPG : Eternal World Online
Episode 8


__ADS_3

Eternal World Online.


-Pertemuan-


Bola mata bewarna merah terang, rambut perak yang terlihat seperti berlian, paras wajah yang cantik, Zen pun terkejut setelah melihatnya.


"Maaf, jika kamu mau duluan, silahkan baca." ucap perempuan itu sambil memberikan buku dengan kedua tangan.


"Tidak perlu, hanya kebetulan aku mau membacanya." jawab Zen dengan dingin.


"Eughh.. sudah ku bilang kalau mau baca ya baca!!" ucap perempuan itu sambil memberikannya langsung ke Zen.


Perempuan itu pun pergi tanpa berpamit, 'apa-apaan.' batin Zen.


Sore hari saat pulang sekolah, Zen berpapasan dengan perempuan yang tadi siang bertemu di perpustakaan.


Cuaca terlihat tidak mendukung dan seketika hujan dengan deras, untungnya Zen saat itu membawa payung karena ramal cuaca menandakan akan hujan nanti sore.


"kau mau?" Zen menawarkan.


"tidak perlu." ucap perempuan itu.


"dasar keras kepala." ucap Zen.


"APA KAU BILANG?" sambung perempuan itu dengan kesal.


"tidak."


Zen membuka payung dan berjalan pulang menuju rumahnya, lalu tiba-tiba perempuan itu berlari dan mengambil inisiatif sepayung dengan Zen.


"ada apa tiba-tiba."


"Neo, itu namaku." ucap Neo.


"Zen."


Neo memberi tahu tempat tinggalnya ke Zen dan lokasinya tak begitu jauh dari sekolah, sampainya disana Zen terkejut bahwa Neo adalah anak konglomerat yang tajir abis.

__ADS_1


Rumahnya yang megah, taman rumah yang luas, membuat Zen terheran-heran dan sedikit kagum setelah melihatnya.


'Buset! rumah segede ini, mungkin dia sering di manja..' gumam Zen.


"Ini rumahmu?"


"Ya, cukup sampai sini." jawab Neo.


"ah, nona.. selamat sore, maaf kami telat menjemput anda." ucap seorang pelayan yang sedang menunggu kepulangan tuannya.


Zen berpamitan lalu pergi meninggalkan Neo, saat sampai di rumah Zen ingin memulai EWO untuk yang kedua kalinya, namun sebelum itu perutnya yang lapar membuat ia berjalan ke dapur untuk makan.


Game Start!


Di dalam EWO, Zen muncul di tempat terakhir ia Log Out.


Tingg~ Tingg~ Tingg~


Banyak notifikasi dari layar sistemnya, di sana tertulis Falco dan temannya telah menerima hadiah.


[Falco - Teman


Hei Cranel, Kemana saja kau! aku sudah menunggu disini.


Baiklah, berikan posisimu aku akan kesana.


Temui aku di tempat penginapan dekat Asosiasi Petualang.


Aku segera kesana.]


Ada notifikasi lain yang masuk selain pesan dari Falco, Zen menekan notifikasi yang berada di ujung layarnya.


[Anda memperoleh keterampilan, Slash!]


[Slash - Keterampilan


Rank : E

__ADS_1


Tipe : Serangan


Damage : 150


Penggunaan Mana : 50


Deskripsi :


Slash adalah tebasan yang kuat dan mampu memotong apapun dengan mudah, efek yang di peroleh setelah mengenai titik fital +30% serangan kritikal.]


Menurut Zen keterampilan ini lumayan bagus, waktu dulu ia mendapatkan keterampilan ini butuh waktu satu bulan untuk mendapatkannya.


Kemajuan yang luar biasa bagi Zen, ia akhirnya menemui Falco yang berada di penginapan. Nama penginapan itu adalah penginapan historia.


Sampai di penginapan historia Zen di sambut meriah oleh Falco dan temannya untuk makan dan minum bersama.


"kami sudah menunggumu, Cranel." ucap Falco yang menepuk pundak Zen.


Falco dan temannya membuka pesta yang meriah di bar milik penginapan historia, untuk merayakan kesuksesan mereka menaklukan Dungeon.


"malam ini aku yang traktir, jadi makan sepuas kalian." teriak Falco.


Zen heran mengapa mereka semua makan begitu lahab padahal ini di dalam game, tetapi setelah ia mencicipi sedikit makanannya akhirnya ia merasakan rasa yang begitu enak setelah lama bermain game.


Waktu berlalu begitu cepat, pesta itu akhirnya selesai, "terimakasih Cranel." ucap Hana.


"Maaf, kalian jadi menundanya karena ku."


"tidak, tidak.. kami tidak keberatan." ucap Sam.


"Oiya Cranel, ini hadiah dari penaklukan yang di berikan oleh Asosiasi Petualang kepada Party kita." ucap Falco.


"50 Silver dan satu gulungan keterampilan." Zen berfikir bagaimana untuk membagi rata.


Zen membagikan masing-masing 10 Silver, dan ia bingung bagaimana dengan gulungan keterampilan, Falco memberi ide.


Walaupun gulungan keterampilan itu Rank E, tapi itu tidak begitu berguna bagi mereka berlima, lalu Falco memberi saran untuk di jual dan hasilnya di bagi rata.

__ADS_1


Mereka pun memperoleh 50 Silver lagi dan di bagi rata seperti tadi dan masing-masing mereka memperoleh 20 Silver.


🔥🔥


__ADS_2