
Carla salwa namaku aku seorang gadis berusia 17 tahun aku duduk di bangku sekola menengah di kota A yg berkelas. Kehidupan ku tidak se mewah teman teman ku yg berada di sekolah elit itu, aku sekolah di situ karna beasiswa atas prestasiku.
Aku seorang anak yatim, mimom ku seorang yg ulet dalam bekerja di sebuah lestoran berbintang di kota A, kami berdua hidup sederhana tapi kami sangat bahagia mimom ku selalu menyayangiku selalu tau apa yg aku inginkan dan mimom ku selalu mengajari hal hal yg baik dan bertanggung jawab, kami di tinggalkan papah semejak aku masih bayi.
Kata mimom papa mengalami kecelakaan di waktu pulang kerja dari luar kota, tapi mengapa kematian papah tidak dilanjut selidik oleh pihak yg berwajib?
Kataya ini murni kecelakaan, tpi menurut mimom ada yg tidak beres dengan kecelakaan itu, tapi mimom tidak bisa melakukan apapun karna dia haya wanita desa yg selalu di pandang sebelah mata oleh keluarga papah, papah ku seorang pengusaha beliau menikahi mimom dari desa yg ter pencil, tapi dari keluarga papah tidak ada yg merestui ya.
Papaku mempuyai dua adik yaitu paman Dino dan tante Dina papaku sendiri bernama Dito Adipati, mereka tiga bersaudara, Opa dan Oma sudah tidak ada sebelum papah menikahi mimom , tapi adik papah yg selalu membenci mimom di karnakan mimom haya gadis desa yg tak puya keluarga dan tak berpendidikan mimom haya gadis remaja yg masih menempuh pendidikan menengah maka dari itu paman dan tante tidak suka sama mimom, papah menikahi mimom karna papah cinta sama mimom begitupun dengan mimom dia cinta dan sayang sama papa, apa adaya walaupun usia mereka terpaut amat jauh, papaku dengan usia yg sudah 32 thn dan mimom baru ber usia 16 thn saat menikah dengan papaku.
Mimom dan aku di usir dari rumah yg papa belikan untuk mahar pernikahan nya dengan mimom, mimom membawa aku pergi dari rumah itu di saat usiaku baru beberapa minggu, di situlah mimom merasa putus asa tidak ada orang yg menolongya, sampai ahirya mimom menemukan rumah yg tak ber penghuni.
Mimom membesarkan aku di sini di rumah ini rumah yg dulunya lusuh dan kumuh, sekarang alhamdulilah rumah ini sangat rapih dan adem di pandang mata walaupun rumah ini kecil karna mimom mengurus dengan kasih sayang sama seperti mengurus aku bagi mimom rumah ini tempat yg paling berharga.
INI CERITAKU ####
"Kasa...kasa hei " panggil LaLa
"Hai juga"kasa berbalik dan menghentikan jalanya
"Ada apasi?"tanya kasa "ga'gada apa apa cuma mau bareng aja ke kelas"heeeeheee jawab Lala sambil cengngengesan.
"Huuf kirain ada apa bikin kaget aja" kasa meng hembuskan nafasya
" Yaudah capcus kita jalan say" ucap kasa pada Lala
"Oke "jawab lala dengan menautkan jari telunjuk dan ibu jari nya
"sesampaiya di kelas jam pelajaran pun di mulai semu siswa semangat mengikuti pelajaran karna sebentar lagi ujian kelulusa.
Bel berbuyi, menunjukkan waktu pulang, semua siswa berhambur pulang, begitu pula dengan kasa cs mereka keluar kelas menuju gerbang sekolah.
"La'Sil kalian mau ke perpus apa langsung? taya kasa pda cs ya
" la emang lo mau ke perpus gitu?" balik taya lala dan siska
"Ya' gue naya masa lo balik naya gimanasi" sahut kasa dengan kekesalanya
"membuat kedua cs nya tertawa"HaaaĆ ...haaaa ""
"Ga lucu tau ah" cabik kasa sebel
"Oke..Oke sayangku jangan ngambek dong di sikon dong bibir ya jangan mayun aja ini dimana???? ucap lala memperingati kasa biyar engga memayunkan bibirnya
"Emang dimana????taya Sila dengan wajahnbeloonya membuat kasa dan lala mengeryitkan dahinya
__ADS_1
" lah lo pikir kita di mana?" ucap kasa dengan nada kesalnya
"di gerbang sekolah "jawab Sila dengan muka datarnya
"Kasa dan Lala mereka tepuk jidat dan menggelengkan kepalanya menanggapi ocehan cs nya yg satu ini menurut mereka berdua Sila gadis yg baik tapi oon haaa...haaa... aga lemot untuk berpikir.
"Uda tau naya " ucap mereka berdua di telinga Sila tanpa memperdulikan nya "Capcus kita pulang aja cin "ajak Lala "Okelah kalau begitu sahut kasa cs serempak.
DI RUMAH ###
"Salwa sayang sini nak" panggil mimom dan menepuk kursi di sebelahnya mengisayaratkan supaya kasa duduk di sampingnya.
" Ya mom apa?" taya kasa dengan manja bergelayut di lengan mimom nya.
"Sini duduk di samping mimom" perintah mimomnya.
lalu kasa duduk di samping mimom nya..
"Sayang mimom pingin tanya nih setelah lulus kamu mau kuliah ke mana?" tanya mimom sambil mengelus rambut kasa yang panjangya haya sebahu
"menurut mimom baiknya gmana??" taya kasa
"la ko mala naya si" kamu sendiri gimana kalau mimom ter serah kamu sayang" ucap mimom
"O' jadi anak mimom pengen kuliah di situ" ucap mimom membuat manik kasa berkaca kaca dan mendongakkan mukanya menatap muka mimomnya, mencari kebenaran apa yg di ucap kan mimom nya itu benar kasa memeluk mimom nya dengan erat dan tidak sanggup menahan bendungan keristal yg memenuhi pelupuk matanya,
"Yang benar mom?" ucap kasa
"Yang benaf apa sayang?" ucap mimom dengan memasang wajah pura pura tak mengerti.
" Aaah mimom ni bikin kesal aja! "ucap kasa memasang muka sebelnya
"Haaahaa... anak mimom cantik kalau lagi merajuk" ucapmimom
"mimom.....salwa kan lagi merajuk eh mala di ketawain sih sebel deh!" menasang wajah sebel
" soalnya anak mimom kalau lagi merajuk cantik banget bikin gemes deh " puji mimom
" aaaaahh mimom jadi malu heee...he... " ngapain harus malu sayang emang kenyataan iakn anak mimom yg paling segalanya "ucap mimom memuji kasa
" mom Salwa bobo dulu ya besok kan salwa mulai ujian Mom takut kesiangan " ucap kasa
cuup cup
kasa mencium pipi kanan kiri mimom nya kemudian berlalu meninggalkan mamanya menuju kamarnya.
__ADS_1
## Di srkolah##
Kasa berangkat seperti biasa naik ojek atau angkot, dia berangkat pagi pagi karna hari ini hari pertama para siswa siswi memulai UAS, maka dari itu kasa takut telat.
Kasa berjalan memasuki gerbang sekolah dengan semangat di karnakan ini hari yang di tunggu2 nya untuk menentukan masa depan yang akan berlanjut.
Sesampainya di kelas Kasa bertemu sahabatnya Lala dan Sila.
"Hei loe berdua udah siap kan untukberperang? tanya Kasa
"Siap bos" ucap Lala
"La emang yang mau berperang siyapa sih" oceh Sila dengan wajah oonnya
"yang berpereng itu kita semua loe pikir berperang apa ?" ucap lala emosi
"Kan kita mau ujian bukan perang" jawab Sila dengan masi loding
"Maksud Gw kita mau berperang melawan kertas Ujian bukan melawan tentara you nou"jelas Kasa sambil menoyor kepala Sila yang masi loding dengan pikirannya, sedangkan Kasa danLala sudah duduk di kursi masing masing yang siap melaksanakan ujian nya.
Ujianpun selesai, bel pulang berbunyi murid murid berhambur keluar kelas,
Kasa dan cs pun keluar mereka menuju gerbang sekolah untuk pulang.
"Sa gw pulang dulu ya"ucap lala
"Oke " gw juga soalnya ga bole keluyuran ma mimom "jawb kasa
"Eh gw inget yang tadi waktu di kelas itu gw udah tau lo" ucap Sila dengan seyum nya menghentikan percakapan kasa dan lala
"maksud lo?" Kasa dan Lala saling pandang dan melotot kan matanya ke sila
"Ia itu lo berdua kan bilang perang waktu di kelas " jawab sila
"terus "ucap mereka berdua
"ya gw udah tau jawabanya " heeee...
"apa" taya mereka berdua dengan suara keras mereka yang udah sebel sama cs yang satu ini,membuat semua murid yang berjalan di sekitar mereka memandang mereka.
"ya ujian la apa lagi itu aja kalian ga tau ya"jawab Sila dengan enteng
"Ha ........Si.....laaaaa "kasa dan lala yang sudah keluartanduk ingin menyeruduk sila "
"ampuuuuuuun" ucap sila berlari meninggalkan sahabatnya yang emosi ingin meyeruduk nya seperti banteng.
__ADS_1