Wanita Berhijab Itu Mimom Ku

Wanita Berhijab Itu Mimom Ku
episod 9


__ADS_3

Dikampus


Salwa dan temanya angga dan mia, mereka sedang berada di perpus mereka sering keperpus, menurut mereka bertiga perpus adalah tepat ternyaman untuk istirahat, ya walau hanya sekedar nenteng buku pura pura baca buku di letakkan di muka mereka, padahal lagi menuju alam mimpi buku itu, yang lg di baca.Kalau sampai ketahuan pasti di omelin penjaga nya.


ingat diri masih jaman ke perpus kaya gitu heeee


tiiiit tiiiit tiiit .


bunyi suara benda pipih yg ada di tas salwa berbunyi menandakan ada sebuh panggilan masuk.


"hallloooo"


suara salwa menggelegar di dalam perpus,iya lupa ada di mana.


sontak semua mata tertuju padanya memberi tatapan horor.Membuat iya sadar ada di mana.


Sedangkan mia dan angga sudah kabur ngumpet di bawa kolong meja, takut dimarahin penjaga.


ya sekian detik kemudian tiba di depan mata Salwa ada yang berdiri menghampiri nya,iya mengerjapkn matanya yg kabur terlihat jelas dimatanya sesosok laki laki bertubuh tinggi dan berperut buncit dengan memasang wajah garang dan sorot mata horornya membuat hati salwa menciut.Ya itu pak Gala penjaga perpus yang di takuti banyak mahasiswa di area kmpus.


"pis pak" ucap salwa menunjukkan dua jarinya serta cengiran hasnya


"kamu baca buku di pasar "ucap pak gala dengan seramnya,dan salwa hanya cengengesan menampilkan senyum kecutnya, salwa sadar pasti ini ada buntutnya .


"maaf pak salwa khilaf "ucap salwa memelas dengan mengatupkan kedua telapak tangannya di dada.

__ADS_1


"kamu tau kan gmna peraturan di perpus ini??"


"iya pak salwa siap dengan hukuman bpk" ucap salwal


"bagus kalau gak lupa kerjakan mulai besok" ucap pak gala dengantegas dan berlalu meninggalkn tempat di mana salwa tadi.


Disisilain Angga dan Mia saling senggol takut di omelin salwa yg sedang mencari mereka dengan amarah kesalnya.


Bisabisanya keduantemannya main kabur gitu aja ngga ada yang bantuin iya pas lgi di omeli pak gala.


"suut suut jangan berisik "ucap mia pada angga dan menaruh telunjuk tangannya di bibir angga'membuat angga seyum seyum sendiri.


"apa lo seyum senyum kita belum aman ni dari singa yg mau mangsa kita" ucap mia waspada.


Sementara salwa mundar mandir mencari kedua sahabatnya itu.


"dimana mereka tuyah awas kalau sampai ketemu gue jewer tu anak dua"ucapnya yang sedang duduk di atas meja besar itu, gataunya yg di cari ada di kolong meja itu kedua sepasang kekasih itu sedang getar getir melihat yg dintakuti ada di atas meja tersebut dengan mengumpatnya.


Mia memberi isyarat pada angga supaya keluar lewat belakang tapi angga engga paham terjadilah keributan kedua anak manusia itu.


"Ga cepetan keluar" ucapmia dengan suara ampir tak terdengar oleh angga karna mia hanya mulutnya aja yg bergerak .


"apa??"jawab angga


"suut diem dodol "lagi lagi mia mengingatkan angga dengan sedikit geregt

__ADS_1


"lo dulu lewat situ baru gue " ucap mia dengan pelan dan menu jukkan jalan keluar,mereka tidak tau kalu mereka sedang di pelototin dengan orang yg mereka hindari, iya itu salwa yg sedikit mendengar perdebatan kedua manusiya yg sedang ber sembunyi itu, ahirnya mia menyadarinya.


"hehe Salwa "ucap mia cengengesan


"keluar " ucap salwa dengan nada dinginnya membut mia dan angga gemeteran


"siap bos "ucap mereka kompak, mia dan angga keluar


tanpa pikir panjang mereka berdua saling mengkode supaya dapat keluar dari kemarahan emaknya macan ini yg siap menerkam sejoli ini


"satu dua kabuuuuuuuuurrrrr" ucap mia dan angga sambil lari terbirit birit


salwamengejar mereka berdua dengan seribu langkah lebih kencang dari mia dan angga


dan disini lah mereka berdua di lorong kampus salwa ahirnya menangkap mereka berdua .


"kena kalian yah"ucap salwa menarik belakang baju mia sedangkan mia menarik baju angga


"ampun ampun bunda ratu" ucap mia mengiba dengan mengatupkan kedua tangannya di ikuti angga


"enak aja main ampun ampunan tidak ada yah "ucap salwa seperti bundaratu yg terlihat marah yg di buat buat.


"sekarang kalian bantu gue bersihin toilet selama seminggu"


"haaaah seminggu bersihin toilet"ucap mia dan angga serempak dan salwa hanya menaikkan alisnya saja

__ADS_1


"yah jadi kita deh yg kena"keluh mia dengan lesu


"sabar beb' semua pasti ada balasannya" ucap annga


__ADS_2