Wanita Dingin Itu Adalah Istriku

Wanita Dingin Itu Adalah Istriku
~Alat Musik~


__ADS_3

Hari terus berganti, perhelatan dengan segala macam Ospek pun telah selesai. Menurut Aleka, sangat beruntung karena ia takkan lagi bertemu dengan Lelaki bernama Adipati. Pikirnya. Namun, takdir mempertemukan mereka berdua kembali di salah satu UKM seni.


Aleka dan Ketiga temannya mengikuti UKM yang sama dengan Adipati and The geng. Sesaat ketika Aleka masuk ke dalam Ruang UKM, Andika terus memperhatikan Aleka dengan senyum seadanya dan tetap mempertahankan Sifat Egois serta Sifat Dinginnya.


Aleka and The Geng, berjalan Menulusuri Ruangan UKM itu, mata mereka tertuju pada Alat musik yang telah di siapkan. Secara bersamaan Adipati And The Geng melangkah menuju alat Musik itu. Akhirnya terjadi perseteruan diantara kedua Kubu tersebut.


" Al.. Aku mau Coba Main Biola deh. " Ujar Liora yang hendak mengambil Biola itu dan menunjukkan nya pada Aleka.


" Ets.. Hanya Aku yang bisa memainkan Biola ini. Kau bisa memainkan Yang lain. " Pria yang merampas Biola itu adalah salah Satu Adipati and The geng,ya Dia adalah Brayen.


Perlakuan Brayen justru membuat Liora histeris sambil kembali merampas Biola yang Ia inginkan itu.


" Maaf ya Kak, Kan aku duluan yang memegang Biola Ini, seharusnya mengalah dan Bukan malah mengambil seenaknya saja." Liora mempunyai sifat yang sama Aleka, Liora dan Aleka mempunyai Sifar yang cukup Kuat untuk melawan Musuh mereka.


" Enggak Bisa, ini Punya Aku ya punya aku, dan Kau bisa mencoba Alat Musik yang lain."

__ADS_1


" Hey, Kakak Senior yang pura-pura Garang tapi hati seperti Hello Kitty, tolong kembalikan Biola itu. Aku tak takut dengan Suara Kerasmu. " ujar Liora yang kembali merampas Biolanya dan langsung Berlari menuju Tempat Latihan.


" Hey Maba, kembali kau, awas kau ya jika Bertemu lagi denganku. " Ucap Brayen Sambil mengacak Rambut nya.


Sungguh aneh, bagaimana bisa aku mengalah dengan Mahasiswi Baru itu. Gumam Brayen Terheran.


Disisi Lain, Kedua teman Aleka yaitu Diandra Dan Faresya beserta Kedua teman Adipati Gunasurya dan Andika mereka lebih Asyik dengan Kesibukan masing-masing.


Aleka, perempuan 18 tahun itu sangat menyukai setiap nada yang keluar dari Piona tersebut, Namun sayang sejak kecil Aleka tak pernah bisa memainkan itu Semua karena Ayah Aleka melarang keras Aleka untuk bermain Musik. Aleka mengikuti UKM seni ini tak sedikit pun memberi tau Sang ayah. Hingga Aleka memutuskan untuk berkuliah di luar Kota agar Bisa mewujudkan Impian nya bermain Musik, walau tidak berkuliah dikampus Yang berbidang Musik tapi setidak nya ada UKM yang mendukung Keinginannya.


" Kak Adipati!! Tidak, aku tidak ingin bermain Piano. Kalau kakak mau bermain ya bermain saja,tak usah menyuruhku. " Aleka berhenti dari Lamunannya dan berusaha meninggalkan Adipati di sana. Tapi, tangan besar Adipati menangkap dan menggenggam erat tangan Aleka.


" Aww sakit Kak, apaan sih. Kakak jangan macam-macam denganku. Aku Atlet Karate, jangan coba-coba melakukan Hal buruk padaku. " Ujar Aleka mengancam.


" Owhhh, Atlet, pantas saja Kau tak pernah takut menghadapi ku seperti temanmu yang lain. "

__ADS_1


" Dih, Kenapa Aku harus takut dengan mu. " Ujar Aleka meledek.


" Baguslah Kalau Kau tidak takut padaku. Hanya Kau saja yang menganggap Ku jahat sepertinya. wanita-wanita lain Bahkan sangat ingin menjadi kan ku Pacar Mereka. " Ucap Adipati Menyombong kan dirinya.


Hanya Wanita yang Sipit yang mau menjadi kan mu pacar mereka. "Gumam Aleka"


" Ah Sudah lah kalau Kau ingin bermain dengan Piano Itu ya Silahkan, Aku Bisa bermain dengan Alat yang lain. " Ujar Aleka sembari Berjalan meninggalkan Adipati yang masih menatap Punggung Nanar Aleka yang telah Menjauh darinya.


****


Jangan Lupa Vote, Koment Positif, dan like ya teman-teman Semuanya 😁😍😍


maaf kalau masih berantakan Ceritanya.


tetap Dukung Ceritanya ya..

__ADS_1


terima Kasih..


__ADS_2