Wanita Dingin Itu Adalah Istriku

Wanita Dingin Itu Adalah Istriku
~Keempat Cowok Tampan~


__ADS_3

Pagi hari menghantarkan Keempat Cowok Tampan itu memasuki Gerbang Kampus.


Ya Keempat Pria itu sangat dikagumi banyak wanita yang ada dikampus tempat mereka Berkuliah.


Mereka ada Adipati, Brayen, Gunasurya dan Andika.


Lagi-lagi keempat pria itu selalu membuat heboh seisi Kampus.


Terutama Adipati dan Brayen.


Ketampanan mereka berdua tak tertandingi..


Hingga ada beberapa wanita yang menghadang perjalanan mereka.


" Hay Kak Adi and The geng.. Kenalin Nama Aku Shifa.." Sapa Gadis Centil itu pada Keempat Pria tampan di depannya.


" Hay.. "Ucap Gunasurya sambil memberi senyuman Manisnya. Sedangkan Ketiga Temannya berlalu begitu saja.


" Hey sombong sekali mereka.. Awas saja, akan kubuat mereka bertekuk Lutut padaku, terutama Kau Adi. " Tuturan Jahat mulai berkecamuk didalam benak Shifa.


Berjalan di Setiap sudut kampus membuat Keempat nya mendapatkan pemandangan yang luar biasa,bagaimana tidak Setiap mahasiswi di sana berbincang tentang ketampanan mereka.


Ada yang berdecak kagum melihat ketampanan mereka, ada juga yang merasa tak suka.. Namun 98% menyukai mereka.


Adi dan Brayen tetap menjadi rebutan, sedangkan Gunasurya dan Andika Dikagumi sewajarnya. Pasalnya kedua lelaki itu tak menampakkan sifat dingin Mereka, tapi yang lebih terbuka soal perempuan hanyalah Gunasurya..


Berjalan Menulusuri Lorong Kampus membuat pandangan Mata Adi Bertemu dengan sesosok perempuan yang tidak Lain adalah Aleka. Aleka sesosok wanita yang tak pernah memperdulikan ketampanan Adi.


Aleka adalah perempuan yang mempunyai Prinsip untuk tetap Fokus pada pembelajarannya,pasalnya Aleka adalah Mahasiswi yang mempunyai keberuntungan dengan mendapatkan Beasiswa dikampus nya sekarang...


Aleka melalui Keempat Pria itu tanpa menoleh sedikit pun... Hingga Keempat Pria itu yang menoleh kearah Aleka..


" Gila Bro, Cuma tu Cewek yang Ngelewatin Kita. Dan gak ada sedikit pun Noleh Kearah kita, gila tuh cewek.. " Ujar Andika pada Adi yang hanya dijawab dengan senyum Tipis..


" Aelah Ntar juga ngeliat Kita Kali Dik,, santai Lu mah.." Jawab Gunasurya..


" Filing Gue ya, tu cewek Susah di taktlukin,, mukanya Aja Sadis gitu.. " Ujar Andika..


" Ahh ya sudah Lebih baik Kita Jalan lagi." Ajak Brayen sambil berjalan..


Mereka terus berjalan menuju Kelas, dan memulai Aktivitas mereka sebagai Mahasiswa..


****

__ADS_1


Ditempat lain..


Shifa terus saja menggerutu, karena ia tak pernah Bisa mendapatkan perhatian dari Keempat cowok tampan Itu.


" Erggghh awas aja mereka, Aku yakin mereka Bakal ngincer Aku.. " Ujar Shifa


" Tapi Ya Shif, Kok Aku gak yakin ya, secara kan Kak Adi dan teman-temannya Dingib Banget sama cewek, apalagi Dia kayakny Lagi ngedeketin Si anak Baru itu.. Siapa tuh Namanya.." Ujar Tika teman Shifa..


" Aleka Kali, tuh anak kan sering berantem tuh sama Kak Adi.. " Timpal Dinda teman keduanya..


" Aleka, Ahh tu Anak Biasa aja menurut Aku, Masih juga cantikan Aku. " Jelas Shifa..


" Ya kita lihat aja Nanti Shif.. "


Shifa tetap berusaha untuk bisa mendapatkan perhatian Adi dan teman-temannya, ia tak memperdulikan dengan siapa Adi Dekat..


Shifa masih dengan Keyakinan nya.


****


Perkuliahan telah selesai, Adi memutuskan untuk Pergi ke perpustakaan demi mencari buku sesuai tugas yang diberi oleh Dosen nya, sedangkan Ketiga temannya memilih menunggu Dikantin..


Adi menelurusi setiap Lorong perpustakaan, satu demi satu Buku Ia lihat, demi memastikan Bahan Materinya..


Adi Berkeliling, hingga tangannya menangkap Satu Buku yang juga di pegang Oleh orang di Bagian sebrang pembatas rak Buku itu.


" Kakak!!! Apa-apaan sih, ini buku Aku duluan yang Ambil.. Sini kembali kan. " Aleka berusaha mengambil Buku Incaran nya.


" Enak saja, Buku ini Aku yang nemuin duluan bukan Kamu.. Jadi ini Milik aku. " Adi Tak kalah untuk mempertahankan Buku Incaran mereka.


" Ngalah Dong sama Junior, Aku dulu yang nemuin Buku ini. Bukan Kakak..kembaliin kak"


Tarik menarik Terus dilakukan Hingga Buku yang Dituju menjadi Robek.


Pegawai Perpus yang mendengar perseteruan Mereka pun mendatangi Keduanya. Dia Adalah Buk Ida, guru perpus Paling Kiler di Kampus


" Hey Apa ini, suara Kalian terdengar sampai didepan Pintu, Apa Kalian tidak bisa menjaga Sikap Bila sudah diperpustakaan.. Dan Apa ini, kenapa Buku ini bisa Robek, siapa yang buat Seperti ini?? jawab.. !!!" Bentak Buk Ida Mengagetkan Keduanya.


" Kak Adi Buk yang buat Buku ini Robek. " Tunjuk Aleka pada Adi dan langsung dilirik Buk Ida.


" Ehgg Bukan Buk bukan, Wanita ini memfitnah Saya, Saya juga enggak kenal Dia siapa." Ujar Adi pura-pura tak mengetahui Aleka.


Pertengkaran Keduanya dimulai kembali, dan tanpa Sadar Buk Ida menjadi Pendengar diantara Keduanya,dan Mulai merasa Geram Dengan Tingkah Keduanya..

__ADS_1


Buk Ida Menjewer Kuping Keduanya.


" Aduh Buk, lepasin Malu saya Buk. " Ujar Adi menahan sakit.


" Kamu juga Adi, Kamu itu ketua Bem Disini, kenapa bikin Ulah, Baru ini saya melihat Kamu bertengkar dengan perempuan.." Buk Ida menarik Lebih kuat kuping mereka.


" Kamu juga Aleka kamu ini Mahasiswi Jalur beasiswa disini, jangan Buat Ulah untuk menghilang kan Beasiswa Mu. Ingat itu.


Kalian Berdua Akan Ibu Hukum. "


****


Kantin.. .


" Haduh, mana sih Si Adi, Minuman Gue uda habis Gini tapi dia Belum Nongol juga.. Udah lebih satu Jam Kita Disini, jadi kagak sih buat Tugasnya.. " Kesal Guna


" Sabar Gun, mungkin Bukunya Belum Ketemu. " Jawab Brayen dengan Sifat Coolnya.


" Gue samperin deh Tuh Bocah ya.. Lama amat, kagak betah gue deh Ah.. " Ujar Andika berlalu pergi, dan diikuti oleh Kedua temannya..


" Aelah Tunggu Napa Dik.. kita Keringetan Nih ngejer Lu.. yakan Bray. "


" Lu pada juga, temen lama datang malah santai-santai, tau gini guekan bisa Bobok Siang Dirumah kalau Gak jadi nugas. " Kesal Andika


" Sabar Dik, Kayak yang Gue bilang Tadi, mungkin bukunya belum ketemu.. " Ujar Brayen dengan santai dan tak di gubris oleh Andika Karena sangking kesal dan mengantuk nya ia.


Mereka bertiga berjalan menuju Keperpustakaan, mencari sesosok Pria yang mereka tuju, lorok Rak Buku mereka lihat satu persatu, Namun tak ada sesosok Incaran mereka.


Hingga ketiga nya mendengar Suara Buk Ida yang Sedang marah-Marah di Rak Buku terakhir, ketiganya menghampiri Sumber suara tersebut, Namun tak mendatanginya dengan dekat, hanya melihat dari sela-sela Buku yang tersusun Rapi..


" Wehhh Gila Buk Ida Ngamuk sama Adi sama Tuh Maba Jutek. " Ujar Gunasurya.


" Iya yah, gila gak tuh, Pantesan Si Adi lama, Rupanya ada Masalah Ama Buk Ida. gak nyangka Gue, Adi yang dingin, cool, Berprestasi bisa Dimarahin gitu sama Buk Ida. Cukup peristiwa yang sangat langka. Gila gila. " Jelas Andika panjang Lebar.


" Mending Kita Cabut, daripada kita ngintip terus Jadi Sasaran Buk ida. " ujar Brayen Pada kedua temannya sambil meninggalkan temannya dan berjalan Santai..


Adi dan Aleka!!!!


kuy di Bab selanjutnya...


hukuman apa yang akan di berikan Buk Ida ya guys. 😂


tetap stay dan Bantu Vote, komen and like.

__ADS_1


Karena Devia butuh pendapat yang baik dari kalian semua.


bijaklah dalam Memberi kan pendapat ya. 😍😍😁☺☺


__ADS_2