
This is not just a love story, but this is a story where everything comes together, going and leaving will happen in this story, not just a love story that has problems and ends but here we will also tell how loyalty is, also tell what love is like
...****************...
xira masih tertidur, athar juga masih setia melihat wajah damai xira
lalu fokusnya tertuju pada kalung yang xira kenakan, kalung berbentuk hati yang panjang dan terukir layaknya sebuah kunci
athar menjadi teringat akan sesuatu, ia segera bangkit dan pergi dari kamar tamu, athar menyusul nadia dan gavin yang masih berada di ruang tamu
"maaa" panggil athar yang tak jauh dari nadia
"kenapa?" sahut nadia mengalihkan pandangannya dari tv
"mama nyimpen kotak yang dulu tartar simpan gak??" tanya athar
”nyimpen sayang, emang tar butuh?" tanya kembali
"iya maa" jawab athar
nadia bangkit dari duduknya dan segera naik ke lantai dua dimana kamarnya berada
athar mengikutinya dari belakang, gavin hanya melihat sekilas lalu kembali dengan tontonannya
...****************...
nadia memberikan kotak berwarna hitam dengan tali coklat tersampul di tutup kotaknya
athar mengambilnya dan segera berterimakasih, setelah menerima kotak yang ia mau, athar langsung masuk ke kamarnya
...****************...
athar membuka kotak hitam itu, terlihat banyak Poto Poto dan satu kotak yang harus di buka dengan kunci,
"apakah....ini harus di buka dengan kunci itu?" athar bertanya tanya, tapi raranya tidak seperti xira
ia memutuskan untuk merapikan semua poto poto tersebut dan kembali menutup kotaknya
athar meletakkannya di atas meja kerjanya, ia keluar dari kamarnya, xira juga ternyata sudah terbangun
athar turun ke bawah untuk duduk bersama keluarganya
...****************...
xira baru saja terbangun dari tidurnya yang sebentar tapi nyenyak, xira duduk di tempat tidur
ia bersandar di headboard tempat tidur, ia mencari barang barangnya dengan memutar bola matanya
ternyata ponselnya ada di nakas samping tempat tidur
ia segera mengambil ponselnya dan melihat text yang di kirimkan oleh alkala
__ADS_1
xira tersenyum simpul, lalu segera bangkit dari duduknya, ia memutuskan untuk pulang
setelah membereskan beberapa barangnya, ia keluar dari kamar yang ia tempati tadi untuk beristirahat
...****************...
saat di tangga xira melihat nadia, gavin dan athar berada di ruang tamu, ia segera mendekati mereka berniat untuk pamit
"Bun..om... izin pulang yàa" xira pamit dan menyalurkan tangannya untuk menyalim kedua orang yang sudah tidak lagi muda
"makan dulu xira, kami nungguin kamu dari tadi" gavin mencegah
"gak usahlah om, segan" xira berusaha menolak
"sudah ayo makan" nadia segera bangkit dan mengandeng tangan xira untuk pergi ke meja makan
di susul dengan gavin dan athar, xira duduk di kursi tepat di samping athar
"kamu suka apa?" tanya athar pada xira
"apa aja sih" jawab xira, dengan cepat athar mengambil piring xira,
...****************...
setelah selesai makan, xira memutuskan untuk pulang, ia merasakan sakit di perutnya yang amat terasa,
ia tidak terlalu melajukan mobilnya, sakit yang ada di perutnya amat mengganggunya
xira mengambil ponselnya, ia akan menghubungi seseorang
tidak bisa di minta tolong. manusia yang xira harapkan tidak bisa ia andalkan,
xira kembali mengotak atik ponselnya, mencari satu kontak yang ia percayai
sepertinya perutnya harus menunggu beberapa menit hingga akhirnya perutnya akan merasa nyaman dan aman
xira hampir menangis karena perutnya yang terasa amat sakit itu.
...****************...
setelah tiga puluh menitan ia menunggu, akhirnya terlihat gojek mendekati mobilnya, alkala datang.
setelah membayar alkala segera mendekati mobil xira
xira turun dari mobilnya, dan berjalan mengitari mobilnya untuk masuk ke kursi penumpang di samping pengemudi
alkala juga sudah masuk, dengan pelan alkala mengangkat baju belakang xira lalu mengoleskan minyak kayu putih
__ADS_1
xira merasakan nyaman yang amat terasa di punggungnya dan di perutnya, ia merasakan atmanya tenang.
setelah merasa enakan, alkala akhirnya menjalankan mobilnya,
xira terlihat bersandar di bangku duduknya, xira tidak merasakan nyaman yang benar benar nyaman
"mau minum jahe gak di rumah nanti?" tawar alkala
"mau" xira menyetujui tawaran alkala yang sepertinya membuat xira bisa tidur di malam nanti dengan nyaman
...****************...
xira sudah tertidur pulas di kamarnya, dan alkala baru saja menghubungi athar untuk menjemputnya
alkala sedikit tidak rela meninggalkan xira, tapi.... tinggal di rumah seorang wanita juga tidak pantas baginya
apa lagi mereka sama sama idol, karir mereka akan selalu terancam dengan satu isu saja
...****************...
lama menunggu akhirnya athar sampai di rumah xira, alkala segera naik ke mobil athar
sudah tiga puluh menit berlalu, tapi athar tak kunjung menjalankan mobilnya
"kenapa bro?" tanya alkala
"gw gak tau wanita seperti apa yang bakal gw nikahi kal... gw takut xira bukan wanita yang baik..." athar sudah di bacai mantra oleh melody
"yang jelas dia wanita yang baik baik. gw mengenal dia 4 tahun bro, dan gw tau sifat dia" alkala tau melody licik.
"jika lo melihat xira marah, Lo kalah bro" lanjut alkala
"kenapa?" athar bertanya
"sosok xira tak gampang marah, dia orang yang lemah lembut dan perhatian, dia juga baik, kalo dia marah dan diam... artinya lo gak berhasil jadi sandarannya" jawab athar mengulang kisahnya
"jika lo gak mampu ngejaga xira, biar gw aja yang jaga." lanjutnya, athar melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang
athar ingin melihat suasana malam. biasanya dia akan pulang tengah malam karena pekerjaan, tapi karena pekerjaan beres di tangan sang sekertaris
kali ini athar lebih santai dan punya waktu luang setidaknya di malam hari untuk bertemu nadia dan gavin
...****************...
This is not just a love story, but this is a story where everything comes together, going and leaving will happen in this story, not just a love story that has problems and ends but here we will also tell how loyalty is, also tell what love is like
...****************...
TikTok: @aerisgfjennie
Instagram: @aeriswere
telegram: @itsmebutitsnotyou
__ADS_1
author: ya, bagaimana kabar kalian freind? seneng? bahagia? jelas ygy gimana part ini? seru gak? enggak? I so sorry honey, good night and see you babe