
This is not just a love story, but this is a story where everything comes together, going and leaving will happen in this story, not just a love story that has problems and ends but here we will also tell how loyalty is, also tell what love is like
...****************...
xira membiarkan athar mengadu, biarkan saja mvnya lebih penting, kini xira memakai dres hitam sexy yang membuat belahannya terlihat, high heels hitamnya juga indah
xira duduk di batang pohon, walau pohon itu sudah retak xira tetap mengayunkan kakinya dengan sangat cantik
saat batang pohonnya tumbang xira sama sekali tidak tertangkap oleh siapapun, yang membuat xira terkilir mengenai pergelangan kakinya
bahkan kepalanya terbentur ke batang pohon dengan keras, kru dan manager segera menggendong xira untuk di bawa ke rumah sakit terdekat
...****************...
Athar datang dengan tergesa gesa ke ruangan xira di tempatkan, terlihat kaki xira baru siap di perban, dan kepalanya hanya punya luka goresan kecil
"kamu siapa??" ucap xira ketika melihat Athar, Athar diam kaget, segera mendekati xira "kamu beneran lupa?" athar memastikan, seketika xira tertawa terbahak-bahak "dasar bodoh" umpatnya
xira turun dari ranjang rumah sakit, ia segera berjalan ke luar, tak memperdulikan sakit di kakinya
"sakit juga" ucap xira yang berjalan melihat kaki, karena xira tidak memperhatikan langkahnya xira menabrak seseorang, "a...aduh" xira mundur beberapa langkah
ia melihat siapa orang yang barusan ia tabrak "t...tuan jean?" xira terbata bata melihat siapa yang ia tabrak
"nyonya....tak bisakah kau melihat ketika berjalan?" tegur seseorang itu, manager, kru, dan bodyguard xira segera menghampiri xira
"nyonya xira apa kau baik baik saja??" bodyguard yang sangat dekat dengan xira mendekatinya,
"jarrel, aku barusan menabrak tuan jean," jawab xira "nyonya xira jangan takut denganku, aku tau kau anak dari bangsawan, nyonya ghisella saja tak seperti dirimu" ucap seseorang yang dari tadi di panggil Jean
"maafkan aku tuan jean"xira membungkuk 180° untuk seseorang bernama jean, yang hanya dialah selain fans xira yang mendapatkan bungkukan dari seorang xira
__ADS_1
"tak apa nona, aku memaafkanmu" ucapnya, xira kembali membungkuk dan langsung pergi meninggalkan bodyguardnya, "manis juga" ucap Jean lalu segera pergi dari sana, dua orang yang pernah temenan menjadi saling asing
"maaf Jean, statusku adalah milik orang" xira berucap dalam hati sedangkan..."xira....andai aku yang menjadi pendampingmu, mama pasti senang" jean menjadi kacau
tak ada yang di antara mereka bahagia, sama sekali tidak, xira dengan semestanya, dan Jean dengan jalannya
••••
xira berhenti di salah satu gang kecil yang ia lewati, ia melihat ke arah belakang ternyata athar jalan dengan pelan
xira memutuskan untuk menunggu athar, tak berapa lama athar sudah berada di sampingnya, "bisa jaga ini??" xira menggenggam tangan athar, lalu mengayunkannya
"gak janji" ucap athar, xira segera cemberut dan kehilangan moodnya, "baiklah aku akan menjaga sebisaku" ucap athar, xira tersenyum sekilas
"baiklah mana mobilmu?? aku lelah" adunya sambil menunjukkan kakinya yang sakit, "roll royce atau Civic turbo??" tanya athar
"roll royce" xira enteng menjawabnya, pengawal segera pergi, "apakah kau akan menjaga pernikahan ini??" kini athar bertanya
"apakah ini demi ketenaran dan nama baik??" athar menatapnya jengah, xira mengangkat kepalanya untuk menatap athar
"athar....begini saja, kita menikah dan melakukan perjanjian" ucap xira
"baiklah, perjanjian apa?" tanya athar kini serius
"jika selama 6 bulan kita tidak saling mencintai, tapi aku sudah mengandung anakmu, maka selepas anak itu lahir, kita bercerai" ucap xira, athar menarik pinggang xira mendekat
"tapi jika aku berhasil membuatmu jatuh cinta, kau akan menjadi milikku xira elzaina ghisella" kini suara athar berat dan mempesona
"lihat saja nanti" xira mendorong athar menjauh, ternyata banyak pasang mata yang melihatnya
••••
kini xira dan athar telah tiba di toko baju, tidak tidak, ini adalah pesanan xira sendiri untuk brandnya
__ADS_1
xira turun, ia menunggu athar turun untuk melanjutkan langkahnya, setelah Athar menggandeng tangannya, xira kembali melanjutkan perjalanan
mereka masuk ke dalam toko yang tak terlalu kecil, tapi mewah
di dalam sang manager telah menunggunya, "hai" sapa xira pada sang manager, "selamat datang" sapa kembali sang manager dalam bahasa inggris
"terimakasih" ucap xira, mereka bertiga pergi ke tempat produksi, dimana gaun yang xira inginkan telah jadi,
manager menjelaskan terbuat dari bahan apa saja baju yang akan di kenakan oleh xira di hari pernikahannya
athar malah sibuk dengan sang penjahit, ia bertanya tanya, berapa kira kira yang ada di toko ini
dan berapa lama ia membuat baju xira sendiri,
••••
setelah puas melihat gaunnya, xira melihat lihat sebentar, ia terkejut ketika melihat gaun yang amat indah akan ia kenakan di acara red carpet
"beautiful..." xira terkagum, manager tertawa dan tersenyum melihatnya, lalu ia bertanya dalam bahasa inggris "apakah kamu bersedia memakainya??"
"tentu" xira menjawabnya juga dengan bahasa inggris, benar benar indah dan menarik tapi pasti xira akan sedikit tampil berbeda kali ini
•••
xira duduk di ruang kerjanya, menatap berkas yang selalu ia hindari, "huft....ayolah" ucapnya pada dirinya sendiri
ia memainkan ponselnya, melihat lihat Instagram seseorang hingga muak
...****************...
This is not just a love story, but this is a story where everything comes together, going and leaving will happen in this story, not just a love story that has problems and ends but here we will also tell how loyalty is, also tell what love is like
__ADS_1