
This is not just a love story, but this is a story where everything comes together, going and leaving will happen in this story, not just a love story that has problems and ends but here we will also tell how loyalty is, also tell what love is like
...****************...
setelah acara xira segera pergi ke rumah besar sagara, ia tak mengerti mengapa athaya bisa mengandung
dengan kecepatan penuh xira melajukan mobilnya, ia tidak mau ada kesalahan lagi di antara ayah dan ibunya
air matanya sudah berderai, ia tak mau melihat ayah dan ibunya seperti orang yang tidak kenal
sakit ketika acara keluarga melihat ayah dan ibunya berpura pura menjadi pasangan paling bahagia.
...****************...
xira masuk ke rumah besar sagara dengan tergesa gesa, dan benar saja ghisella sudah bertengkar dengan rakhsan
xira diam beberapa meter dari keluarganya, ia menghapus air matanya
kakinya berat melangkah untuk mendengar hal yang tidak ia mau dengar
xira memeluk ibunya, ibu yang harus berpisah dari ayahnya selama dua puluh dua tahun
"ibu...." suara xira melemah di depan ibunya, air matanya berderai
air mata yang turun tanpa pamit dan sang pemilik, membuat ghisella terenyuh melihat putrinya menangis
ghisella membalas pelukan sang anak dan menenangkannya, xira melepas perlahan pelukannya
matanya memerah, ia mendekati athaya lalu menamparnya dengan sekuat tenaga hingga athaya jatuh
"kau...jangan pernah menjadi pelacur di dalam rumah tangga orang tuaku" xira sudah emosi
tanpa perasaan ia menaruhkan kakinya di atas perut athaya yang rata
"aku tau kau telah menikah dengan ayahku selama dua puluh dua tahun, tapi kenapa baru sekarang kau mengandung anak haram ini?" xira semakin menekan kakinya di atas perut athaya
athaya hanya mampu menangis, tak sanggup ia menahan rasa sakitnya
mata xira tertutup, xira di tangkap oleh athar, athar menjatuhkan jarum suntiknya, dan segera menggendong xira
dengan bantuan ghisella, athar menggendong xira sampai di kamar dimana xira sempat tinggal
xira di baringkan pelan di atas kasur, athar membuka sepatu xira, lalu menyelimutinya
__ADS_1
"jika kalian menikah....saya mohon untuk menjaganya" pesan ghisella sebelum pergi
...****************...
xira terbangun, ia tidak sadar jika dirinya sudah berpindah tempat,
ia merasakan pusing di kepalanya, ia melihat ke sekitar, ada Poto yang di gantung di dinding, yang dimana itu adalah xira kecil
xira segera menyadari dimana dirinya berada,
xira bangun dari tidurnya, ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya,
setelah selesai, xira langsung ke luar dari kamarnya, ghisella ada di ruang tamu, xira mempercepat langkahnya untuk menemui dan berpamitan dengan ibu kandungannya
"ibuuu" panggil xira yang sudah tidak jauh lagi dengan ibunya
"iya sayang" sahut ibunya,
"xira pulang yàa" pamit xira, ghisella mengelus rambut xira dengan pelan
"iya sayang" ghisella ingin kebahagiaan untuk anaknya
...****************...
hari ini xira akan menemani athar untuk memilih tema pernikahan mengingat ini sudah pertengahan bulan
pintu kamarnya di ketuk, membuat xira memberhentikan aktivitas memakai sepatu
ia diam sebentar lalu segera berjalan menuju pintu, xira membuka pintu
ternyata bi jum yang mengetuk,
"kenapa?" tanya xira
"tuan athar sudah di bawah" jawabannya dengan suara sopan dan ramah
xira mengambil tasnya lalu segera keluar dari kamarnya, ia menuruni anak tangga
"lama menunggu?" tanya xira
"tidak" jawaban yang singkat dengan pertanyaan yang singkat
...****************...
__ADS_1
mereka memilih tema pernikahan dengan banyak berdebat, xira yang menginginkan tema pernikahan yang megah dan mewah
malah di tentang oleh athar yang menginginkan pernikahannya formal dengan bernuansa kantor
mereka sempat berdebat hingga keputusan xira tidak bisa di bantah.
"aku akan memilih tema pernikahan yang formal tapi masih memiliki kemegahan dan hiasi kemewahan, warna hitam yang formal" dua manusia yang tau mau kalah akan di gabungkan oleh xira
(imagine babe)
...****************...
setelah selesai, mereka mulai memilih bakal kain untuk keluarga, xira benar benar memilih dengan hati hati
tanda sadar athar tak mengalihkan pandangannya dari seorang xira elzaina ghisella,
tubuhnya yang tinggi dan bentuk tubuh yang di damba dambakan oleh semua orang membuat athar sendiri cemburu
bagaimana tidak cemburu jika banyak pria yang menatapnya dari atas hingga bawah, apa lagi kaki jenjang milik xira
...****************...
xira terlihat lelah berdiri selama enam jam lamanya hanya untuk memilih kain dan perhiasan
athar tidak memperdulikan hal itu, ia menganggapnya acuh,
setelah selesai memilih, xira dan athar memutuskan untuk makan,
xira sangat cantik jika di lihat dari dekat, begitu manis dan lembut, tapi jika dari jauh.... apalagi saat marah harus di pikir pikir kemana manis dan lembut yang di punyai oleh xira
...****************...
This is not just a love story, but this is a story where everything comes together, going and leaving will happen in this story, not just a love story that has problems and ends but here we will also tell how loyalty is, also tell what love is like
...****************...
TikTok: @aerisgwjennie
Instagram : @aeriswere
telegram: @bumantaradanjumantara / @bumantaraatma
__ADS_1
love you guys, makasih udah support ya babe, ak tau udah lama gak up, percayalah ini adalah draft yang baru akau revisi, soalnya lagi males mikir, jadi jangan berfikir kalo buat cerita tinggal nulis aja, ada otak yang harus lera berjunang angjayyy