
This is not just a love story, but this is a story where everything comes together, going and leaving will happen in this story, not just a love story that has problems and ends but here we will also tell how loyalty is, also tell what love is like
...****************...
"pakai bahasa indonesia saja tuan" ucap xira
"baiklah kalo begitu" atasan khanunited menyetujui untuk memakai bahasa indonesia
"oh ya, perkenalkan aku xira elzaina ghisella anak perempuan dari rakhsan sagara" xira memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya
"perkenalkan juga aku athar rakhan diaskara" athar menerima uluran tangan xira
mereka berjabat beberapa detik lalu melepaskannya
"jadi nona xira, ayahmu sudah memberitahu belum?" tanya athar
"belum" xira menjawab to the point
"ayah kita mempunyai hubungan baik dari kecil, dan ayah kita mempunyai perusahaan bersama" athar memotong pembicaraannya saat melihat xira menatapnya dengan tajam
"ayahku juga baru bilang, bahwa ayahku dan ayahmu mempunyai perjanjian akan menikahkan kita saat umur kita sudah siap" lanjut athar
"apakah aku kelihatan siap untuk menikah?" tanya xira dengan tegas
"saya juga sudah mempunyai kekasih, jadi... sebaiknya kita tidak menerima perjanjian ini" athar sedikit canggung dengan xira
"aku tidak bertanya kau memiliki kekasih" xira kembali membuat athar diam
"berapa kerugian jika kita tidak menyetujui hal bodoh ini" tanya xira to the point
"prediksinya masing masing kita akan mendapatkan kerugian yang banyak, karena putus hubungan, tidak memiliki keturunan bangsawan, perusahaan akan di bagi dua yang membuat masing masing mendapatkan keuntungan yang sedikit" jawab athar
"jika keuntungan sedikit dari pada kerugian maka aku akan menerima hal bodoh yang di buat ayahku dan ayahmu" ucap xira
"jika kau ingin jawabanku dua hari lagi kita akan ketemu di agensi ku yang ada di Indonesia, aku akan memberikan nomor asistenku," sambung xira, lalu berdiri dari tempat duduknya
tanpa pamit ia menyuruh asistennya pergi ke perusahaan athar, dan dirinya pergi begitu saja
asisten yang tidak sengaja mendengar karena pintunya tak tertutup rapat melongo
bahkan atasannya yang tidak bisa di bantah menjadi diam tak bersuara
xira berjalan dengan anggun menuju lift
beberapa karyawan berbisik bisik mengenai pergelangan tangan xira yang di baluti pita putih,
pintu lift sudah terbuka sebelum xira masuk, xira menatap ke arah belakang
"is my hand any of your business? open the internet and find out who it is xira elzaina ghisella daughter from rakhsan sagara " ucap xira tegas dan dingin
setelah mengatakannya xira masuk ke dalam lift dan menekan tombol yang menunjukkan angka satu
__ADS_1
pintu lift tertutup dan lift mulai berjalan turun,
xira sudah ingin menangis, tapi hal itu tidak akan mungkin
lift sudah berhenti, xira keluar dari lift dan berjalan cepat menuju mobilnya
untungnya sang supir belum pergi, xira masuk ke dalam mobilnya
"cepat bawa mobil ke bandara!" titah xira, sang supir langsung melakukan suruhan xira yang bersifat memaksa
xira melepaskan pitanya, ia menelpon seseorang
deringan kedua barulah panggilan itu terjawab
"bagaimana keadaan ibu kandungku?" tanya xira to the point
"nona ghisella baik baik saja, tapi ia terus menanyakan kabar nona elza" jawab seseorang yang di indonesia
"katakan pada ibuku, bahwa besok aku sudah ada di Indonesia" titah xira langsung mematikan panggilannya
baru ia meletakkan ponselnya, ponselnya kembali berdering, dan itu dari nomor yang tidak di kenal
xira tetap mengangkatnya, ia ingat beberapa waktu lalu saat bertemu dengan fans ada salah satu fans yang meminta nomor ponselnya, dan itu ia setujui
"halo?" xira melembutkan suaranya, seseorang yang di sebrang sana jadi meleleh
"ekhem, aku atasan khanunited Athar" ucap athar, xira langsung membenarkan posisi duduknya
"ya?, perlu apa?" hanya beberapa detik, suara xira menjadi tegas
"aku hanya tinggal menunggu apakah kau bersedia atau tidak?" tanya athar
"aku bersedia, kita bertemu saja di Indonesia untuk membahasa secara langsung" ucap xira
"aku benci berbicara sesuatu hal yang bersifat pribadi di ponsel" lanjutnya lalu mematikan ponsel
***
"dasar wanita gila ini!" umpat athar
"bagaimana ia bisa memiliki banyak fans padahal wataknya sangat keras dan dingin!!" kembali lagi athar mengumpat
"tenanglah bos, pasti bos bisa melelehkan wanita keras seperti xira elzaina ghisella" ucap sang sekertaris menenangkan
"aku ingin kau mencari tahu semuanya tentang xira elzaina ghisella, seingat ku ibunya bukan athaya saputri kamila andini" pertanyaan mulai ada di benak athar
mengingat rumor yang pernah ia baca tentang xira, bahwa ibu kandungnya memiliki nama yang sama seperti xira bukan athaya
"nama ibu kandungnya adalah ghisella zainara tuan" sang sekertaris membaca artikel yang baru saja ia buka
"lalu? apa lagi?" athar ingin mencari lebih banyak informasi
__ADS_1
"menurt artikel, xira elzaina ghisella mempunyai ibu kandung yang gila, dia adalah anak tunggal dari pasangan rakhsan sagara dan athaya saputri kamila andini yang merupakan ibu sambungnya" ucap sang sekertaris
"dua hari setelah dia di lahirkan, rakhsan sagara memberikan talak satu kepada nona ghisella zainara" sambung sang sekertaris
athar mencoba mencerna apa yang di baca oleh sekertarisnya
"bahkan rumornya athaya saputri kamila andini membayar sejumlah orang untuk menjadi haters nona muda elza" baca sang sekertaris
"lanjutkan" Athar memerintah
"xira elzaina ghisella atau nona elza tinggal di rumah pribadi keluarga sagara bersama ibu kandungnya nona ghisella zainara" sesuai arahan
"cari tau tentang athaya, dan buat jadwal terbangku besok" titah athar, sekertarisnya pamit
pintu tertutup meninggalkan athar seorang di ruangannya yang luas
"xira...saat kau berbicara dengan nada lembut, kau mirip nana kecilku..." ucap athar dengan nada sedihnya
"semoga itu memang engkau xira....aku berharap" harapan yang sangat besar ada di dalam diri athar
nana adalah teman masa kecilnya yang periang, bahkan garis wajah mereka hampir sama, hanya sikapnya yang berbeda
athar memejamkan matanya
****
xira sudah berada di pesawat pribadinya, ia duduk di kursi dengan tenang
kondisi tubuhnya memburuk, seharusnya ia tidak terlalu lelah dan mendapatkan sinar matahari yang cukup, tinggal satu hari waktu xira untuk memulihkan tubuhnya
bagaimanapun dia seorang idol yang sedang naik daun
jangan di tanya, banyak paparazi di jalanan, sebisa mungkin dia selalu tampil elegan dan mewah
tidak bisa sedikit longgar, bisa bisa rumor buruk akan terjadi
dan itu mengakibatkan nama baiknya tercoreng, menjadi idol tidak semudah yang orang orang pikirkan
harus menjaga nama baik, menjaga tutur kata, menjaga pola tubuh
dan masih banyak yang harus ia pertimbangkan demi hidupnya
xira lelah menjadi idol, tapi xira juga senang bisa membuat nama ibu kandungnya bersih berkat xira
semua artikel tentang ibunya sudah bersih, sekarang nama ibunya sudah di kenal baik
semenjak xira menjadi idol, nama ghisella tidak lagi buruk
bahkan banyak yang memuji ghisella
...****************...
__ADS_1
This is not just a love story, but this is a story where everything comes together, going and leaving will happen in this story, not just a love story that has problems and ends but here we will also tell how loyalty is, also tell what love is like
...****************...