
Sore hari di Korea saat ini langit begitu cerah walau udara sedikit dingin, Allena termenung di sebuah taman memikirkan nasib adik nakalnya sekarang seperti apa?, tidak bisa membayangkan seorang Nay ada di sebuah konflik negara yang sangat mengerikan, tiba tiba Alena di kaget kan oleh sebuah tangan yang menyentuh pundak nya.. Al, kenapa melamun, sampai sampai aku datang kau tidak tahu tanya jin.. Aku hanya sedang sedih saja, Oiya ayo kita pergi dari sini, aku tidak ingin kau di kejar kejar fans berat mu Alena beranjak sambil tersenyum manis pada jin.. Kita mau kemana tanya jin kembali, tadi kau memintaku untuk menjemput mu tapi kau tidak bilang mau minta di antar kemana.. Aku hanya minta kau temani saja, kau ada waktu oppa ?.. Tentu untuk wanita spesial ku aku pasti meluangkan waktu ku.. mereka masuk ke dalam mobil dan bergegas pergi dari taman itu..
Apartemen Jin.. Kenapa oppa mengajak ku ke sini?, tanya Al pada jin.. Habis mau kemana lagi, dari tadi aku tanya kau mau kemana kau bingung, lalu aku ajak kau makan katanya tidak selera ya dari pada tidak jelas lebih baik ke sini, nanti aku masakan kau sesuatu.. Terima kasih oppa..
Jin bergulat dengan peralatan tempur nya di dapur, dan di bantu oleh Alena tentunya.. sambil mereka memasak jin membuka suara untuk menanyakan hal apa yang bisa membuat Alena akhir akhir ini terlihat gelisah.. Al, kau ini kenapa, aku tahu kau sedang ada masalah, berbagi lah dengan ku kalo kau masih menganggap ku.. Maaf kan aku oppa, iya aku sedang ada masalah dan aku merasa sangat bersalah telah menjerumus kan adik ku.. Kau menjualnya, tanya jin?.. Hey kau bisa menjaga kata kata mu, kata kata mu bisa menyakiti ku.. Jin merasa bersalah pada Alena dengan kata katanya, padahal niat nya dia hanya ingin bercanda saja dan mencairkan suasana hanya saja di waktu yang salah.. Maaf Al, aku hanya bercanda, lalu jin menghampiri Al dan memegang tangannya, ayo cerita mungkin akan bisa mengurangi beban pikiran mu..
__ADS_1
Oppa, aku mempunyai teman dan sudah aku anggap dia adik ku, dia saat ini sedang menjalankan tugas nya sebagai dokter, tapi bukan di rumah sakit seperti layaknya dokter dokter yang lain seperti aku misalnya, ini dia sedang di negara yang sedang perang, dia di kirim ke perbatasan konflik negara ya bisa di bilang di negara yang sedang perang oppa, saat itu prof di minta oleh sahabatnya di negara konflik itu tenaga medis, dan prof ini juga sebagai dokter kepresidenan jadi ini bisa sebagai misi kepedulian antar negara, dari negara kita akhirnya di minta relawan medis yang bisa berbahasa sana dan berkompeten tanpa aku pikir aku menyebut satu nama yaitu adikku, Al menangis dengan keras karena Al terus merasa ini adalah kesalahannya.. prof langsung mengiyakan dan dia mengutus adik ku, dengan alih alih dalam 1 bulan dia bisa langsung mengambil S2 nya tanpa ujian, lulus dengan predikat tanpa harus bersusah susah tapi sekarang dia sedang berada di ujung kematiannya..Satu bulan sudah tapi adik ku belum bisa kembali oppa Al kembali menangis..
Jin memahami apa yang al rasakan akan tetapi jin tidak tahu harus berbuat apa, karena dia tidak mengerti untuk urusan kedokteran, konflik dan apa pun urusan ini, yang dia tahu hanya urusan BTS.. Akhirnya jin memeluk Al dengan sangat lembut, memberikan ketenangan untuk Al.. Al semua akan baik baik saja, adik mu tidak akan kenapa kenapa percaya itu, berpikirlah positif ya, kecupan mendarat di kepala Al.. ya tidak bisa di pungkiri saat ini Al merasa lebih tenang dalam dekapan jin kekasih nya.. Siapa nama adik mu Al, aku tidak tahu karena kau tidak pernah cerita hal ini, tanya jin?.. Namanya Nay oppa.. jin hanya ber OOH saja..
Di Dorm BTS.. Jin Hyung kemana ya tanya JK pada member yang lain?.. Tadi ijin keluar sebentar mau ketemu ehem ehem nya.. Dokter Alena, sahut V?.. iya siapa lagi, sepertinya mereka berlanjut setelah setahun ini dokter Alena jadi dokter pribadi kita.. Mereka tertawa namun tidak dengan Jimin, dia hanya berkutik dengan handphone nya, sesekali malah wajah Jimin terlihat kusut, emosi, lelah, dan berpikir.. Ada apa dengan Jimin batin v.. V berbisik pada jhope, Hyung ikut aku, kita ajak Jimin bicara ada apa dengan dia.. hampir kurang lebih dua bulan ini dia bersikap tidak seperti biasanya imbuh V.. dan di benarkan oleh J-Hope.. tapi V aku rasa RM harus ikut, dia leader kita dan dia juga harus tahu masalah Jimin, bagaimana?.. ok Hyung aku setuju..
__ADS_1
Di sebuah ruangan Lee sangat terkejut dengan kedatangan Jimin yang sangat terlihat aneh dengan wajah merah napas terengah engah dengan membuka pintu dengan keras.. Hyung teriak Jimin pada Lee.. iya Jim ada apa, kenapa,ada apa dengan mu tanya Lee?.. Hyung apa kamu tahu dimana Nay, bagai mana kondisi Nay, kabar Nay, berentet pertanyaan mengenai Nay pada Lee..Jimin satu satu kalo mau tanya, jangan seperti ini.. Hyung cepat jawab bentak Jimin.. tak lama v, J-Hope dan RM menyusul Jimin..
Akhirnya Lee menyuruh Jimin untuk duduk dulu.. Duduk lah dulu, Lee mulai membuka suara nya, Jim aku tidak tahu ada hubungan apa antara kamu dengan adik ku, tapi aku merasa kau seperti..? Hyung sudah jangan bertele tele aku bertanya apa kau tahu kabar Nay bagaimana kondisi Nay, tekan Jimin pada Lee.. Lee memasang muka sedih, raut wajah nya sama persis seperti Jimin pada saat belum bercerita pada member yang tadi bertanya padanya.. Jim, aku tidak tahu Nay kemana, kondisinya seperti apa dan aku juga sangat sulit menghubunginya bahkan tidak pernah berhasil, pesan, telepon semua sudah aku lakukan, tapi NIHiL.. Jimin terduduk lemas di lantai, mata nya mulai berkaca, terlihat gurat lelah di wajah nya.. Jim aku mengerti perasaan mu, sama dengan ku, khawatir bertanya tanya tapi aku tidak bisa berbuat apa apa.. Apa Hyung tidak menghubungi keluarga nya?.. Keluarga yang mana, dia anak yatim piatu, aku mengenal Nay pada saat kita konser di Swiss, di saat aku buntu akan konsep dance kalian, Nay membantuku karena saat itu Nay tahu aku orang Korea dan dia orang Korea makanya kita bisa bersahabat..
Jimin bangun dan berjalan meninggal kan ruangan itu, Jimin menuju kamar nya dan mengunci pintu dia sedang tidak ingin di ganggu oleh siapapun..
__ADS_1
# Apa kabar dengan Nay ya ?