Wanita Kuat Itu AKU

Wanita Kuat Itu AKU
Nenek


__ADS_3

" Jimin dan Nay pun masuk ke kamar untuk melihat nenek Yuna, saat masuk nenek Yuna terbangun "..


Selamat malam nek, maaf apa kami membangun kan tidur mu? " tanya Jimin pada nenek Yuna ", perkenalkan saya Jimin, saya suami dari Nay " ucap Jimin "..


Tidak nak, nenek memang terbangun " nenek Yuna pun bangun dan terduduk sambil menyender pada ranjang "..


Bisa, mau kami bantu? " tanya Nay "..


Bisa nak, nenek capek tiduran terus " ucap nenek Yuna "..


Sayang lebih baik kamu telepon ka Bryan biar dia kesini untuk menjaga Clara dan nenek Yuna " ucap Jimin berbisik", bagaimana?..


Hmm, iya juga sayang, biar bisa di carikan identitas nenek Yuna juga, mungkin keluarga nya saat ini sedang bingung mencari nya " saat Nay berbicara seperti itu tiba-tiba nenek Yuna histeris "..


Tidak, tidak, aku tidak ingin mereka tahu, aku takut, aku tidak mau di siksa lagi, aku tidak mau bertemu dia lagi, dia sungguh kejam " terus saja nenek Yuna teriak histeris "..


" Nay menghampiri dan memeluk lembut nenek Yuna, akhirnya nenek Yuna tenang dalam pelukan nay "..


Baiklah, aku tidak akan melakukan itu, tapi satu hal yang perlu nenek janji pada Nay ya, cepatlah sembuh, cepat lah pulih dan jangan banyak pikiran, supaya nenek kembali sehat, ok " ucap Nay masih memeluk nenek Yuna "..


Apa nenek mau cerita kepada kami " ucap Jimin sambil mengusap tangan nenek yang sudah renta dan keriput ", biar nenek lebih lega, lebih merasa bahwa di dunia ini nenek tidak sendiri, masih ada kami, anggap saja kami adalah cucu nenek, mau? " ucap Jimin yang masih terus mengusap-usap tangan keriput nenek Yuna "..


Aku dibuang oleh anak ku, anak yang aku sayangi, mereka menginginkan harta ku, dia pun sudah membunuh suami ku, ayah nya sendiri " nenek Yuna kembali menangis tersedu, mengingat anak yang dia lahir kan sungguh tega dan kejam, hanya untuk harta dan tahta ", nak bantu nenek ya untuk tidak bertemu dia lagi nenek takut, dia selalu saja menyiksa nenek, memukul, menyiram dan dia selalu berkata kasar nak, nenek takut " nenek Yuna menceritakan kisahnya dengan suara dan tangan bergetar, seakan-akan penderitaan nya sangat lah pedih "..


Sudah jangan di teruskan jika membuat nenek mengingat semua itu menjadi sakit, Jimin memahami penderitaan nenek " Jimin pun memeluk nenek Yuna dan memberikan kekuatan kepada orang tua yang renta itu sambil mengusap-usap punggung nenek Yuna "..


Terimakasih nak, kalian sungguh baik pada orang asing seperti nenek, andai anak nenek yang satu lagi masih hidup, pasti hidup nenek tidak akan seperti ini, andai saja nenek bisa bertemu cucu nenek yang sudah lama terpisah pasti mereka pun akan menyayangi nenek " ucap sang nenek "..


Nanti kita coba bantu untuk bisa menemukan cucu nenek itu ya, tapi apa nenek yakin cucu nenek akan baik pada nenek? " ucap Jimin "..


Nenek yakin, karena orang tua mereka sangat lah baik, berbeda dengan anak nenek yang satu nya lagi, anak durhaka, yang akhirnya melahirkan keturunan yang sama persis sifatnya seperti ayah nya " nenek Yuna kembali menangis "..

__ADS_1


Ya Tuhan, semoga nenek bisa ketemu dengan cucu nenek yang lain ya " ucap Nay sambil mengelus pundak nenek Yuna "..


Sayang, aku akan telepon dulu ka Bryan ya " ucap Jimin " kamu temenin nenek Yuna dulu ya " ucap Jimin sambil mengelus kepala Nay "..


" Nay hanya memberikan senyuman dan anggukan "..


" Jimin pun mengeluarkan benda pipih nya dan menelepon Bryan, Tut Tut Tut "..


Halo Jim " jawab Bryan dari sebrang sana "..


Halo hyung, kau sedang sibuk? " tanya Jimin "..


Aku akan selalu ada waktu untuk adikku, kenapa? " tanya balik Bryan "..


Aku sedang di apartemen Nay, karena Nay kedatangan tamu dari LA, dan tadi saat Nay jalan-jalan, Nay menemukan orang tua yang pingsan, lalu Nay membawanya ke apartemen, kau tahu kan jiwa seorang Nay seperti apa? melihat seperti itu pasti dia tidak akan tinggal diam, maksud aku hyung bisa kesini, untuk menjaga teman Nay dan nenek, aku masih sedikit takut jika ada orang baru masuk kedalam kehidupan Nay, kau pasti paham maksud ku kan hyung? " tanya Jimin "..


Aku paham, aku segera kesana, disana ada siapa saja? "tanya bryan "..


Baiklah tiga puluh menit aku sampai ke apartemen Nay jim, kau tidak perlu khawatir " ucap Bryan "..


" Sambungan telepon pun berakhir "..


Tom " teriak Bryan ", ikut aku sekarang " ucap Bryan "..


Siap bos " jawab Bryan "..


" Tiga puluh menit pun berlalu, dan bel pintu apartemen Nay pun berbunyi, Ting tong ting tong "..


Mungkin ka Bryan " ucap Jimin dan Nay sedang didalam kamar menemani nenek Yuna dan Clara ", sin tolong di buka pintunya " perintah Jimin "..


Baik tuan " jawab sin "..

__ADS_1


Dimana mereka " ucap Bryan pada sin "..


Mereka di dalam tuan " jawab sin "..


Hai Jim, dimana orang tua yang kau maksud? " tanya Bryan to the points "..


Didalam kamar dengan Nay dan Clara hyung " ucap Jimin ",ayo hyung aku antar kedalam " ajak Jimin "..


Selamat mal.. " sebelum Bryan menyelesaikan kalimat nya Bryan di kaget kan dengan ada nya dua wanita yang sedang Bryan cari ",Nenek " teriak Bryan dan berlari memeluk nenek Yuna "..


Bryan " nenek Yuna tak kalah histeris nya melihat Bryan, cucu yang ingin dia cari dan sangat nenek Yuna rindukan, nenek Yuna merentangkan kedua tangannya " sini nak, nenek merindukan mu, dimana adik mu sayang, nenek ingin bertemu dengan nya, princess dimana Bryan ajak nenek untuk bertemu, orang itu jahat sekali nak, dia menyiksa nenek, kakek mu di bunuh oleh orang itu nak, dia sangat kejam nak, nenek Yuna terus histeris di dalam pelukan Bryan "..


Sudah tenang, disini ada Bryan nek, princess juga ada disini, jadi kau tenang " nenek Yuna langsung melepaskan pelukannya dan menatap Bryan "..


Sungguh, dimana dia, ayo aku sudah sembuh aku ingin bertemu dengan cucu ku Bryan " ucap nenek Yuna sambil menangis tersedu dan penuh pilu "..


Nay " panggil Bryan ", sini " dan Nay pun mendekat pada Bryan ", ini nenek kandung mu, ratu di kerajaan kita " ucap Bryan dan Clara pun menutup mulutnya karena kaget, ternyata Nay bukanlah orang biasa, dia seorang putri ".. ayo aku kenalkan kau ratu Kim Yuna ini princess Kim Nay " ucap Bryan "..


Nenek " ucap Nay sambil memeluk nenek nya " maaf kan Nay tidak mengenali nenek, maaf kan suami Nay juga ya nek " Nay membungkuk kan tubuh nya bersama Jimin sebagai tanda hormat pada nenek nya "..


Kau sungguh jiplakan ayah mu nak, ramah, baik, rendah hati dan tentunya kau sungguh dermawan, tidak memandang siapapun tapi kau mau membantu sesama, tak salah jika kakek mu memberikan tahtanya pada ayah mu dan sekarang di turunkan kepada mu, dan suami mu,dia pun pantas mendampingi mu, Jimin aku titipkan cucu ku pada mu nak, jaga dia, sayangi dia cintai dia sepenuh hati mu nak " nenek Yuna pun menangis pilu memeluk cucu kandung nya yang tidak pernah dia lihat dari lahir ",apa kau membenci nenek Nay? " tanya sang nenek "..


Bagaimana Nay bisa membenci nenek, kalo nenek pun tidak pernah memberikan kesalahan apapun pada Nay " ucap Nay dengan bijak "..


Tapi nenek tidak pernah mengunjungi mu, merawat mu bahkan memberikan mu hadiah disaat kau lahir, merangkak, berjalan bahkan saat kau menikah " ucap sang nenek dengan berkaca-kaca dan suara bergetar "..


Nenek melakukan itu pasti ada alasan kan, dan Nay tidak akan mempermasalahkan kan masa lalu, sekarang janji nenek apa tadi pada Nay, cepat pulih, cepat sembuh, itu yang terpenting " ucap Nay dengan memeluk nenek nya "..


Maaf kan Jimin juga ya nek, Jimin sempat berpikir orang yang baru dalam kehidupan Nay harus Jimin curigai, sungguh Jimin minta maaf " ucap Jimin sambil membungkuk "..


Kau tak salah nak, itu lah yang di perlukan di diri kalian, insting kalian " ucap sang nenek "..

__ADS_1


__ADS_2