
pukul 8 pagi hirup pikuk kehidupan kota soul.. Hmmm pagi ini semoga menjadi hari keberuntunganku, ayah ibu aku berangkat ke Busan, aku akan mencari dia yang menjadi penyelamatku 7 tahun lalu dan akan kusampaikan rasa terimakasih kalian pada nya..
Kota Busan.. Hembusan angin dingin mengibaskan rambutku pasca turun dari kereta, aku akan menuju tempat dimana kejadian 7 tahun lalu, semoga aku bisa menemukan mu ka, entah siapa namamu aku tidak tahu.. di ujung jalan dekat sebuah panti asuhan aku berdiri, berharap Kaka laki laki yang menyelamatkan ku lewat, sampai ada seorang ibu yang menyapaku.. Nak dari tadi ibu perhatikan kamu berdiri disini berlama lama, ada apa nak? apa ada yang hilang? atau apa yang sedang kau cari?.. Maaf Bu, aku membuat ibu resah, perkenalkan namaku Kim Nay, aku dari soul, hmm aku kesini sedang mencari dan menunggu seseorang Bu, tapi aku juga tidak tahu siapa dia dan entah bagaimana sekarang mukanya, apakah berubah atau hmmm.. oh kamu sedang menunggu seseorang, tapi maksudmu kamu tidak tahu siapa dia dan mukanya seperti apa nak?, apa kamu hilang ingatan nak?.. Tidak tidak Bu, jadi dulu aku pernah di tolong oleh seseorang disini di tempat ini, tapi aku belum sempat mengucapkan terimakasih, jangankan mengucapkan terimakasih namanya saja aku tidak tahu Bu.. hmm semoga kamu bisa menemukan nya ya nak, kamu anak baik niat baik kamu pasti akan di tolong tuhan, sekarang hari semakin siang udara juga disini sedang sangat dingin, kalo kamu terus berdiri dan entah sampai kapan orang yang kamu maksud lewat kamu akan sakit nak, ayo ikut ibu, mampir lah kerumah itu, itu rumah panti mari nak.. Baik lah Bu, maaf sudah merepotkan ibu.. Tentu tidak nak, kita sesama manusia harus saling membantu, ayo ibu buatkan teh hangat untuk kamu nak.. Tadi siapa namamu nak? Kim Nay Bu, panggil saja Nay.. Nay sepertinya beban pikiranmu sangat berat, apa yang membuat mu seperti ini?, kamu bisa ceritakan pada ibu, anggap ibu adalah ibu mu, semua anak anak disini sudah menganggap ibu adalah ibu mereka, cerita lah Nay.. Seperti yang tadi aku bilang Bu, aku menunggu seseorang tapi aku tidak tahu siapa dia Bu, sebelum ayah dan ibu ku meninggalkan ku mereka berpesan agar aku bisa menemukan nya, dan berterimakasih kepadanya, itu yang jadi bebanku Bu bagaimana kalo aku tidak berhasil menemukannya 😟.. Nak, kalo kamu tidak berhasil ayah dan ibu mu pasti mengerti, bahkan mereka saat ini sedang tersenyum melihat mu, perjuangan mu dan semangat mu yang membuat mereka bangga,berhasil atau tidak nya itu adalah jalan Tuhan, kau yakin itu?, kalo sudah ketentuan jalan Tuhan semua yang sulit akan mudah dan semua yang mustahil akan nyata.. Iya Bu, terimakasih sudah mengingatkanku akan hal ini, aku akan terus berusaha dan berdoa, Bu boleh kan aku minta sesuatu? Apa itu nak, katakanlah.. Boleh aku memeluk mu aku rindu ibu ku.. Sini nak peluklah ibu sampai kau puas.. " Nay pun menangis di pelukan ibu panti dengan tersedu sedu" Sudah jangan menangis lagi, sekarang kau mau kemana lagi setelah dari sini?.. Aku akan pulang ke soul Bu.. Apa tidak kesorean sampe stasiun pun kamu akan kemalaman, lebih baik kau menginaplah disini, kapanpun kau datang pintu ini akan terbuka untuk mu nak.. " Dan Nay pun memutuskan untuk menginap semalam disini, dan pulang besok pagi ".. Ini kamar mu Nay, boleh ibu bertanya? knp dari tadi muka mu selalu pakai masker? apa..? muka ku tidak apa2 Bu, hanya saja dulu saat sekolah aku korban bully jadi aku tidak percaya diri kalo harus buka masker.. Sini ibu lihat, Kamu cantik sayang apa nya yang harus di bully? kata teman temanku dulu, aku aneh, mata abu abu, muka jelek dan aku tidak menarik,selalu saja setiap hari aku di Katai seperti itu Bu.. Hmmm boleh ibu kasih masukan, dengar nak kamu sangat cantik bahkan kamu menarik,percayalah pada dirimu sendiri, kecantikan yang sesungguhnya ada di dalam hati mu nak, kau anak baik maka dari itu teman temanmu iri padamu, tapi kalo kamu masih belum nyaman tetaplah seperti ini, karena dengan kamu membuka maskermu akan banyak laki laki yang akan jatuh hati pada kecantikanmu, percayalah.. Iya Bu akan aku ingat nasehatmu.. ayo makan kamu pasti lapar, kalo kamu tidak nyaman dengan buka masker, ibu akan antarkan makan malammu ke kamar saja nak.. tidak usah Bu aku akan makan sama sama di sana, aku tidak ingin merepotkan ibu..
Malam hari di panti asuhan.. Bu, boleh aku keliling panti?.. boleh nak, tapi pakai baju hangat mu di luar sangat dingin.. iya Bu, aku keluar dulu..
Disebuah taman aku duduk termenung sendiri memikirkan kata kata dari ibu panti, semua ucapannya benar, kalo sudah jalan Tuhan apapun yang tidak mungkin pasti akan terjadi..
__ADS_1
Di pinggir jalan ada seseorang yang memperhatikan Nay dari jauh, ya dia adalah Park Jimin..
Bukannya itu Nay, walaupun dia pakai masker aku mengenalnya, sedang apa dia di panti asuhan ini? apa dia sakit parah? sampai sampai masker nya tidak dilepas, atau dia salah satu penghuni panti asuhan itu? ahhhhh kenapa jadi memikirkan dia? aku samperin atau tidak ya? hmm tidak perlu lah, sepertinya dia sedang ingin sendiri..
keesokan harinya, pagi pagi sekali Nay Sudah terbangun, karena Nay ingin segera pulang ke soul dan menyelesaikan pekerjaannya sebagai staf koreo.. ya Nay Sampai lupa untuk membuat konsep koreo untuk BTS, padahal ka Lee dari kemarin sudah mengirim beberapa lagu yang akan di bawakan oleh BTS..
Dikereta menuju soul, hmmm belum ada hasil apa apa, tapi tidak apa setidaknya sekarang aku memiliki ibu tempat aku mengeluh, memeluk serta menangis.. Nay janji akan sering sering kembali ke Busan..
__ADS_1
message : Nay dimana kau, bagaimana dengan konsep untuk ajang penghargaan BTS? haduh, kenapa pas kamu di soul malah lebih sulit untuk menghubungimu Nay, lebih baik kau kembali saja ke Swiss Nay..
message : Tenang Ka, besok sudah jadi konsep nya.. aku hanya lupa mengirim padamu, dan semua itu ada nya di laptopku, aku ke Busan tidak bawa laptop.. maafkan adikmu ka.. hehehe
" padahal emailnya saja belum aku buka, apanya yang sudah jadi hahahaha , Nay bermonolog "
# Bagaimana Besok? Apakah konsep Benar2 aman? Akankah Jimin bertanya pada Nay?
__ADS_1