
" Setelah bercengkrama dengan nenek, lalu nenek minum obat dan istirahat,Nay dan Jimin pun pamit pulang pada sin dan tom, suster yang Nay perintahkan pun sudah tiba "..
Sin, tom aku pulang dulu, bila terjadi sesuatu dengan nenek tolong kamu kabarin aku, kalo aku tunggu Bryan pulang aku tidak tahu bisa sampai jam berapa, besok pagi aku kembali lagi ke sini " perintah Jimin "..
Tapi mohon maaf tuan, tadi pesan tuan bryan jika anda pulang kami atau salah satu dari kamu harus tetap mengawal anda tuan " ucap tom "..
Ya sudah anak buah mu saja yang mana yang kalian bisa percaya untuk mengawal ku " perintah Jimin ", suruh mereka standby di lobi, aku akan ke parkiran untuk ambil kendaraan " ucap Jimin "..
Siap tuan " dan tom pun segera menelepon anak buah nya untuk mengawal tuan Jimin "..
" Benar saja saat sudah sampai parkiran, banyak nya bodyguard yang di kirim tom untuk mengantar Jimin dan Nay pulang "..
Kalian mengikuti ku dari belakang dan di depan juga ya, sepertinya istriku lelah pasti dia akan tidur, aku tidak mungkin ngebut, aku tidak mau istriku tidak nyaman, kalian mengerti? " perintah Jimin "..
Siap tuan muda, kami akan mengawal tuan dan nona muda " ucap salah satu bodyguard anak buah tom "..
" Setelah sampai ke parkiran apartemen Jimin, Jimin memerintahkan dua bodyguard untuk ikut ke atas "..
Kalian berdua ikut saya dulu ke atas, " setelah mengintruksikan itu, Jimin menggendong Nay yang terlelap tidur "..
Tuan perlu kami bantu untuk membawa nona muda ke atas ? " tanya salah satu bodyguard "..
Tidak perlu, istriku hanya aku yang boleh meyentuhnya " ucap Jimin "..
Mohon maaf tuan muda " ucap sang bodyguard "..
__ADS_1
" Sesampainya di atas, Jimin langsung membawa Nay ke kamar dan meletakan Nay di atas ranjang, lalu Jimin pergi keruangan brankas dan mengambil amplop coklat,saat Jimin ke ruang tamu, kedua bodyguard masih setia berdiri di dekat pintu "..
Sini " panggil Jimin ", kalian yang bertugas untuk menjaga nenek ada berapa orang? " tanya Jimin "..
Kami yang di perintahkan untuk standby untuk nyonya besar ada sekitar dua puluh lima orang tuan, dan menyebar tuan "jawab sang bodyguard "..
Ok, kalo seperti itu, ini ada uang dan pastikan kalian makan makanan yang bergizi dan tentunya sehat, kalian bergantian saja untuk memeriksa lingkungan, kalian kan tahu kondisi nyonya besar sepertinya habis di siksa seseorang, karena saya melihat ada sebuah trauma, dan sepertinya ini sudah menyangkut kriminal, " ucap Jimin "..
Baik tuan, kami akan melaksanakan dengan baik " jawab bodyguard "..
Ya sudah cepatlah kembali ke sana, tom dan sin pasti akan membutuhkan kalian " ucap Jimin "..
Baik tuan, kami permisi " ucap sang bodyguard, dan mereka pun pergi meninggalkan apartemen Jimin ", nona muda ketemu tuan Jimin, luar biasa sekali ya, kita bisa di kasih bonus dadakan seperti ini, teman-teman pasti senang " ucap nya lagi "..
Betul, ayo kita kerja dengan benar, masa depan kita akan berubah jika nona muda sudah kembali kekerajaan " ucap salah satu bodyguard "..
" Saat tengah malam Nay terbangun, dan ternyata Nay sudah di dalam kamar, terlihat pangeran tampan sedang tertidur nyenyak sambil memeluk nya, namun saat Nay memindahkan tangan Jimin dari pelukannya, Jimin pun terbangun "..
Mau kemana sayang? " tanya Jimin "..
Mau ambil minum haus lalu aku mau buang air kecil, kenapa kamu ikut bangun hmm ? " tanya balik Nay "..
Aku merasa ada pergerakan, makanya aku terbangun " ucap Jimin sambil mengucek matanya yang sipit "..
Ya sudah ayo kamu tidur lagi, aku mau ke dapur dulu ambil air " Nay pun berlalu untuk mengambil air karena Nay merasa tenggorokannya terasa kering "..
__ADS_1
" Saat kembali ke kamar nay langsung ke kamar mandi untuk ritual buang air kecil, lima menit berlalu Nay langsung kembali ke kamar, saat membuka pintu kamar mandi Nay melihat Jimin duduk di tepi ranjang "..
Hei, kenapa duduk, ayo tidur ini masih malam sayang " ucap Nay pada Jimin yang terduduk di pinggir ranjang dengan mata tertutup "..
Aku ingin memelukmu sayang " ucap nya masih menutup mata "..
Ya sudah ayo sini aku peluk " ucap nya, dan Nay pun memeluk Jimin sambil mengusap punggung Jimin, agar Jimin merasa nyaman, namun bukan nyaman yang Jimin rasakan, entah kenapa setelah menikah, setiap sentuhan Nay itu menimbulkan hasrat yang tinggi "..
" Nay masih dengan posisi menghadap muka Jimin dengan mata tertutup sambil mengusap punggung Jimin, namun Jimin melihat bibir nay seakan-akan membuat candu untuk selalu mencicipinya setiap hari, Jimin pun langsung mengecup bibir Nay, dan saat Jimin melakukan itu mata Nay langsung terbuka, terlihat lah senyuman manis Jimin di depan mata Nay "..
Ada apa sayang, kenapa kau tersenyum di tengah malam seperti ini, aku takut " ucap Nay sambil terus memandang Jimin suami nya "..
" Tanpa aba-aba Jimin langsung mencium lembut bibir Nay, semakin lama semakin dalam, Jimin ******* setiap inci bibir Nay, Nay pun membalas dan mengimbangi permainan panas Jimin, sampai akhirnya terjadilah kembali pergulatan panas suami istri itu dengan pelepasan Jimin di rahim Nay "..
Sayang, maaf " ucap Jimin " aku tidak tahu, kenapa setelah menikah dan dekat dengan mu aku tidak bisa menahan hasrat ku, apa lagi bila hanya berduaan saja " ucap nya lagi "..
Tidak apa-apa sayang, bila aku bisa aku akan selalu siap melayani suami ku " jawab Nay, jawaban itu sungguh membuat Jimin senang, bahwa istrinya tidak merasa keberatan "..
Terimakasih sayang " Jimin mengecup bibir Nay "..
Tidur lah, besok kamu pasti akan sibuk kan, konser keliling dunia sudah di depan mata kan? berapa negara ? dan berapa lama? " tanya Nay sambil mengecutkan bibir nya "..
Iya, kamu benar, sekitar enam negara dan itu enam bulan sayang, aku sedang bingung, nanti kamu bagaimana? " ucap Jimin"..
Hei kenapa bingung, aku ada ka Bryan dan nenek, dan juga akan ada Clara jadi kamu tidak usah bingung " ucap Nay sambil tersenyum manis dan memeluk suami nya "..
__ADS_1
" Jimin pun mengeratkan pelukannya kepada Nay " aku sangat bahagia sayang, aku menikah dengan mu " selamat tidur kembali sayang, namun Nay tidak membalas ucapan selamat tidur dari jimin, karena Nay sudah lelah dan kembali tidur " hah dia cepat sekali tidur nya " ucap Jimin "..