
Nay sungguh keterlaluan " ucap V ", sudah tahu Jimin sedang sakit dia pulang " ucap nya kesal "..
Kita tidak bisa menyalahkan Nay V " ucap jin ", Jimin juga sudah keterlaluan melewatkan masa sulit Nay saat mengandung anak mereka " ucap jin kembali dan Alena mendengar kan itu semua tanpa komentar apapun "..
Benar kata jin hyung, namanya sudah berkeluarga seharusnya tidak ada yang ditutupi bahkan memblokir dan tidak mengabari pada istri nya, di tambah saat itu istri Jimin sedang mengandung " Ucap RM bijak "..
Benar, baik itu untuk keselamatan mereka tapi tetap minimal salah satu dari kita ada yang memberi kabar pada Nay dan Alena " ucap Suga "..
Kami minta maaf Alena, atas semua yang terjadi pada kalian " ucap Suga "..
" Alena hanya tersenyum miris, kalian enak berbicara seperti itu, kalian tidak ada di posisi ku atau Nay pada saat itu, kami mencemaskan kalian, kami menunggu kalian tapi kalian sungguh tega pada kami batin Alena "..
" Tiga jam setelah pasca operasi akhirnya Jimin siuman, dan sudah dipindahkan ke ruang VVIP, saat Jimin sudah siuman dokter pun berlari menuju kamar dimana Jimin di rawat "..
Semua sudah baik-baik saja " ucap dokter jaga ", tinggal menunggu masa pemulihan saja, nanti mungkin akan ada dokter bedah yang akan mengecek luka anda tuan " ucap sang dokter jaga "..
Terimakasih dok " ucap RM "..
Hyung, tadi aku melihat Nay, apa aku hanya berhalusinasi saat di ruang operasi? " ucap Jimin "..
Sudah jangan terlalu banyak pikiran, fokus lah pada kesehatan mu " ucap RM, RM bukan tidak ingin memberi tahu Jimin kalo memang tadi nay lah yang menangani Jimin, namun takut Nay tidak ingin menemui Jimin malah akan menjadi beban pikiran Jimin "..
Hyung kenapa kau tidak memberi tahu Jimin hyung tentang Nay " ucap JK berbisik "..
" RM pun menjelaskan maksudnya tidak memberitahu Jimin pada semua member dan semua member paham maksud sang leader "..
" Saat Nay sedang bermain dengan baby J ponsel Nay berbunyi kring kring kring "..
Halo " jawab Nay "..
Halo dok, pasien yang anda operasi sudah siuman dan keadaannya stabil dan baik-baik saja, hanya tinggal masa pemulihan saja " info sang suster rumah sakit "..
Baiklah nanti aku kesana untuk memeriksanya langsung " ucap Nay lembut dan hubungan telepon pun terputus ", Baby J kau mau bertemu dengan Daddy mu?..
Daddy Daddy Daddy " baby J mengikuti kata-kata sang mommy "..
Baiklah, kita bertemu dengan Daddy ya, kau pasti merindukan Daddy mu kan, begitu juga mommy " ucap Nay seakan baby J mengerti apa yang dia katakan "..
__ADS_1
Bibi Tan " ucap Nay pada sang pengasuh ", aku minta tolong, tolong siapkan perlengkapan baby J dan kau ikut aku ke rumah sakit ya, aku mau bawa baby J bertemu dengan Daddy nya " ucap Nay "..
Baik nyonya " aku ingin tahu siapa ayah dari baby J, benarkah dia sangat sibuk, selama aku bekerja di sini aku belum pernah melihat suami nyonya batin bibi Tan "..
" Sesampainya di rumah sakit, Nay diikuti oleh suster untuk mengecek kondisi jahitan Jimin dan Nay memerintahkan bibi Tan untuk diam di ruangannya "..
Selamat sore " sapa Nay pada orang-orang yang ada di dalam ruangan Jimin, dan semua mata tertuju pada suara dan pintu kamar yang sudah terbuka, semua yang ada di dalam ruangan terkejut saat melihat siapa yang datang ", boleh saya periksa pasien nya dulu " ucap Nay "..
Oh silahkan " RM pun memerintahkan kepada semua member untuk keluar agar Nay bisa memeriksa kondisi Jimin dan mereka berbicara dari hati ke hati "..
Sus mana alatnya? " tanya Nay "..
Silahkan dok " ucap suster "..
Saya periksa dulu ya tuan Park " ucap Nay dan Jimin hanya mengangguk kecil terpana melihat istri yang dia cintai dan dia rindukan berada di depan matanya, jantung Jimin berdegup kencang, napas nya serasa sesak dan menggebu ", rilex tuan, agar anda bisa lebih tenang " ucap Nay dan Nay pun mengecek serta memeriksa kondisi Jimin sang suami, dan Nay bersyukur semua nya dalam keadaan baik-baik saja ", sus kamu bisa kembali ke tempat kerja, dan nanti bila saya hubungi tolong bawa bibi Tan ke ruangan ini " bisik Nay "..
Baik dok " ucap sang suster dan suster pun meninggalkan ruangan perawatan Jimin "..
" Saat ini hanya ada Nay dan Jimin di dalam ruangan itu, mereka berdua terdiam dan hanya saling menatap sampai akhirnya Nay membuka pembicaraan lebih dulu "..
Kondisimu sudah stabil, dan semua akan kembali normal hanya saja tinggal masa pemulihan saja, jaga dirimu baik-baik jangan sampai kondisi seperti ini terulang lagi " pesan Nay pada Jimin "..
Aku sudah memaafkan mu, namun aku masih kecewa terhadap mu " ucap Nay ", sudah jangan banyak pikiran cepatlah pulih hanya itu pesan ku " ucap Nay kembali "..
" Jimin menggenggam tangan Nay sangat erat seakan tidak ingin melepaskan Nay dan tidak ingin kehilangan Nay kembali "..
Aku merindukan mu, aku sangat mencintaimu Nay, aku menyesal Nay " ucap Jimin ", bagaimana keadaan kalian, bagaimana kondisi anak kita? " tanya nya pada Nay "..
" Nay hanya mengusap kepala Jimin, seakan Nay memberikan ketenangan dan memang benar Nay sudah memaafkan Jimin "..
Dia baik-baik saja dan tumbuh dengan sehat, sudah ya jangan terlalu banyak pikiran, aku bilang cepatlah pulih " ucap Nay dan Nay pun mengambil benda pipih nya dan menelepon suster yang sedang bertugas untuk mengantarkan bibi Tan ke ruangan Jimin "..
Message:
Dok saya sudah di depan ruangan
" Saat Nay hendak pergi, Jimin menggenggam erat tangan Nay seakan tidak rela melepaskan Nay pergi "..
__ADS_1
Tunggu sebentar disini aku keluar dulu " ucap Nay "..
Tapi kau akan kembalikan Nay dan tidak akan meninggalkan aku lagi " ucap Jimin "..
Iya " jawab Nay singkat "..
" Nay pun keluar dari ruang perawatan Jimin dan menemui bibi Tan dan suster "..
Sini sayang kita bertemu Daddy, sus kamu bisa kembali kerja, dan bibi Tan tunggu sebentar disini ya, aku masuk dulu " ucap Nay "..
" Nay pun membawa baby J ke dalam ruang perawatan Jimin, saat Nay kembali dan menggendong anak kecil kira-kira berusia satu tahun, tanpa menunggu lama air mata Jimin keluar dan Jimin pun menangis pecah karena sudah melakukan kesalahan kepada anak dan istrinya demi keselamatan mereka "..
" Saat sedang menangis tersedu, terdengar panggilan Daddy yang membuat Jimin semakin menangis "..
Daddy Daddy Daddy " seakan sang bayi kecil ini ingin meraih Jimin, dan Nay pun mendekatkan baby J pada sang Daddy, JJ pun mengusap wajah Jimin "..
Daddy belum kuat sayang untuk menggendong mu, nanti ya setelah Daddy sembuh kamu baru bisa bermain dengan Daddy mu ok " ucap Nay pada baby J "..
" Jimin masih belum bisa berkata apa-apa dia hanya bisa mengusap wajah anaknya dengan rasa bersalah "..
" Seakan anak ini mengerti bahwa sang ayah merindukannya, JJ minta turun untuk duduk di ranjang Jimin sekarang sedang berbaring, dan Nay pun meletakan baby J disamping Jimin, entah kenapa baby J langsung memeluk perut Jimin dan tidur disamping sang Daddy "..
" Nay pun akhirnya ikut menangis, melihat anak kecil yang tahu bahwa ayah nya tidak sepenuhnya bersalah, dan sang anak merindukan ayah nya "..
Dia tertidur sayang " ucap Jimin dan Nay pun hanya mengangguk kecil "..
Tapi aku harus membawanya pulang " ucap Nay dan membuat Jimin melihat Nay dengan tatapan tajam dan dingin "..
Maksudmu apa? kalian akan meninggalkan ku " ucap Jimin sedikit berteriak "..
Udara di sini tidak baik untuk anak kita, kamu jangan salah paham dulu " ucap Nay "..
" Jimin pun paham namun sangat berat, apa kah dia bisa mempercayai Nay, bahwa dia tidak akan meninggalkan Jimin lagi, seakan ketakutan itu ada batin Jimin "..
Ya sudah bawa anak kita pulang, dan aku minta kau menjagaku malam ini disini " ucap Jimin "..
Aku tidak bisa meninggalkan JJ sendirian di rumah, bibi Tan akan pulang dan baru kembali besok pagi, dan lagi pula aku tidak pernah meninggalkannya sendirian " ucap Nay "..
__ADS_1
Baiklah, sayang kau beri nama siapa anak kita " tanya Jimin "..
Park JimNa panggilan nya JJ " ucap Nay "..