
" Tiga bulan berlalu, dan hari ini Jimin serta member BTS yang lain akan tour ke beberapa negara, Jimin sangat berat untuk meninggalkan Nay sang istri sendirian, saat ini Nay tidak bisa ikut karena di rumah sakit sedang kekurangan tenaga medis, tidak hanya Nay, Alena dan Cia pun tidak bisa mendampingi para member, selain Jimin yang bersedih ada juga jin, karena akan meninggalkan Alena dalam kesibukan mempersiapkan pernikahan mereka yang akan di adakan enam bulan lagi "..
Sayang, jaga diri dan hati mu untuk ku ya, selain itu juga jaga kesehatan dan keselamatan mu, jangan lepas dari pengawasan sin, tom apa lagi dari ka Bryan, aku sangat mengkhawatirkan mu " ucap Jimin "..
Iya, aku akan ingat pesan mu " ucap Nay sambil memeluk Jimin suaminya, Nay menangis tersedu dalam pelukan Jimin "..
Tolong jangan menangis, aku tidak sanggup melihat mu mengeluarkan air mata " ucap Jimin, padahal Jimin pun saat ini sedang menangis didalam pelukan sang istri " aku pasti akan sangat merindukan mu, baru kali ini setelah tiga bulan pernikahan kita, aku meninggalkan mu jauh dan sangat lama sayang " ucap Jimin dengan suara yang bergetar, karena sangat sedih "..
Sayang, sudah jangan seperti ini, aku tidak apa-apa, aku juga mengkhawatirkan kondisimu bila jauh dari ku, jaga kesehatan mu, jangan lupa vitamin nya di minum, ingat big no untuk minum alkohol ya " pesan Nay pada Jimin "..
" masih dalam pelukan Jimin pun mengangguk kecil"..
Hyung, aku titip Nay dan nenek pada mu, aku percayakan semua tanggung jawab ku pada mu hyung " ucap Jimin pada Bryan "..
Kau tenang saja, aku akan menjaga mereka dengan baik untuk mu, jadi fokus lah pada pekerjaanmu disana, dan ingat semua pesan istrimu itu, jangan membuat dia mengkhawatirkan mu " pesan Bryan pada Jimin, dan Bryan pun memeluk adik iparnya dan menepuk-nepuk punggung Jimin "..
Nek, jangan pergi bila tidak perlu, jangan keluar jika sendiri, aku titip istriku pada mu ya nek, nenek jaga kesehatan Jangan telat makan dan jangan tidur terlalu larut, hal yang tidak perlu nenek pikirkan jangan di pikirkan, bila ada urusan atau apapun beritahu dulu ka Bryan ya " pesan Jimin pada nenek Yuna "..
Akan aku ingat pesan mu semua nak, dan terimakasih sudah sangat tulus menyayangi nenek ya, begitu juga kau sangat menyayangi kedua cucu nenek, jaga dirimu baik-baik, seorang laki-laki sukses, seorang idol pasti akan banyak wanita yang akan terpesona pada mu, jaga juga hati mu hanya untuk cucu ku nak " pesan nenek Yuna pada Jimin "..
Tentu, karena hanya cucu mu lah yang selalu ada di dalam hati ku nek, terimakasih " ucap Jimin "..
Ayah, ibu jaga kesehatan kalian jangan lupa makan, dan juga jangan biarkan ibu pergi sendiri lagi yah, bagaimana bila kejadian dulu terulang lagi, dan kau joeng jaga ayah ibu jika aku sedang tidak bisa mengawasi mereka " pesan Jimin untuk keluarga nya "..
Iya nak, semua akan baik-baik saja, hati-hati ya, dan kau pun jaga diri jaga kesehatan " pesan ayah dan ibu "..
__ADS_1
Aku akan menjadi penggantimu hyung " ucap joeng "..
Aku pamit ya, dah sayang aku pergi dulu " Jimin pun akhirnya bergabung dengan semua member, Jimin melihat Nay menangis dalam pelukan Bryan dan nenek, Jimin pun sama, dia menangis di balik kaca mata hitam nya, sayang jaga dirimu dan hatimu, aku selalu akan merindukan dan mencintaimu ucap Jimin dalam hati "..
" Semua member BTS pun sudah masuk kedalam mobil menuju bandara, karena keluarga hanya boleh menemui di kantor BigHit, dan tidak di perkenankan mengantar ke bandara di karena kan terlalu beresiko, dan penerbangan BTS menuju negara pertama Jepang akan terbang jam delapan malam "..
#Diapartemen Jimin
" Nay sedang menangis di pelukan Bryan, karena entah kenapa Nay merasa sangat sedih dan merasa akan terjadi sesuatu, entah apa, entah itu cuma perasaan Nay saja karena jauh dari Jimin "..
Sudah jangan menangis lagi " ucap Bryan sambil mengusap kepala adiknya ", apa aku perlu mengawasi Jimin bila perlu? " tanya sang kakak, dan Nay pun menggelengkan kepalanya pertanda tidak usah ".. baiklah jika itu mau mu, aku sudah memberikan tawaran terbaikku untuk mu sayang " ucap sang Kaka dan Nay pun tersenyum ", kenapa kau tersenyum " tanya Bryan "..
Ternyata kau benar sangat sayang dan perduli pada ku, bahkan pada suami ku ka " ucap Nay pada Bryan dan masih terus memeluk Bryan "..
Hanya Kaka mu saja yang ingin kau peluk sayang " sang nenek ikut angkat bicara "
" Namun tiba-tiba Nay merasa sangat mual dan pusing , Nay pun lari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi di dalam perut nya "..
Nay kau kenapa? apa kau baik-baik saja " tanya Bryan sambil terus mengetuk pintu kamar mandi "..
" Lama Nay di dalam dan kepanikan di luar pun makin menjadi,sat Bryan akan mendongkrak pintu kamar mandi, tiba-tiba pintu kamar mandi nya terbuka, terlihatlah muka pucat Nay "
Sayang kau kenapa " tanya sang nenek dan di ikuti pertanyaan yang sama oleh Bryan "..
Mungkin aku kelelahan saja, terus juga telat makan sepertinya karena aku tidak napsu makan bila tidak ada Jimin akhir-akhir ini ka, nek, jadi tidak perlu khawatir, aku juga kan seorang dokter, jadi kalian tidak perlu cemas, aku cuma butuh istirahat dan minum vitamin saja " ucap Nay "..
__ADS_1
" Ada apa dengan badan ku, tadi pagi masih baik-baik saja, apa karena semalam Jimin terus menggempur ku sampai-sampai aku jadi sakit begini, tapi biasa nya juga tidak, atau..? ah ya sudah aku coba untuk tidur dulu dan minum vitamin saja batin Nay "..
" Keesokan harinya pagi, deringan ponsel Nay sangat lah nyaring, dan ternyata panggilan video call dari nomor tidak di kenal, nomor siapa ini? batin Nay ? "..
" Saat ponsel itu Nay angkat, terlihat wajah laki-laki tampan yang sangat Nay rindukan walau baru semalam tidak bertemu "..
Sayang, kau baru bangun " ucap Jimin dengan senyum khas nya "..
Iya " Nay membenarkan posisi duduk nya, mata Nay berkaca-kaca, entah kenapa Nay menjadi melow mudah sekali menangis "..
Hei, kenapa dengan wajah mu, kamu terlihat pucat sekali sayang, apa kamu tidak tidur semalam? " tanya Jimin pada Nay, namun sebelum Nay menjawab sudah terdengar jawaban dari seseorang "..
Semalam istrimu muntah-muntah" ucap Bryan "..
Ka, jangan bilang nanti Jimin mengira aku sakit, aku hanya kelelahan saja " ucap Nay " kamu tidak perlu khawatir sayang, aku baik-baik saja ..
Apa kamu muntah-muntah, kamu sudah cek ke dokter, walau kamu dokter tetap kamu harus memeriksakan diri,coba kamu hubungi Alena atau Cia untuk mengecek kondisi badan mu sayang " ucap Jimin dengan mata berkaca-kaca nya, Jimin merasa bersalah dan sedih, disaat Nay sakit justru dia tidak ada di samping Nay "..
Iya, nanti aku minta ka Alena untuk memeriksa ku sayang, jadi kamu tidak perlu khawatir " ucap Nay "..
Nay akan kita periksa dengan dokter kerajaan Jim, jadi sebentar lagi dokter nya akan datang " ucap Bryan yang tiba-tiba muka nya muncul di samping Nay "..
Terimakasih hyung, aku percayakan semua pada mu, ya sudah aku harus bersiap dulu, selalu kabarin aku ya, dan jangan pergi dulu istirahat lah di rumah ya " ucap Jimin ", bye sayang aku mencintaimu " ucap Jimin "..
Too honey " jawab Nay "..
__ADS_1
#Sakit apa kira-kira