
Setelah Clara menendang dan Stiphen pun meringis kesakitan sambil memegang senjata andalan nya tersebut dan kembali menatap tajam Clara hingga menampar wajah Clara dengan keras dan sedikit mengeluar kan darah di sisi bibir nya itu.
Dan Stiphen pun kembali berucap..."Dasar..wanita ja**ng tidak berguna, berani kau melawan ku hah, mati saja kau.."Stiphen yang berucap, sambil menarik keras rambut Clara ke belakang hingga Clara yang sedang menahan sakit pun, mengeluar kan air mata nya.
Gebi yang melihat, hingga merasa tidak tega dan berucap..lepas kan dia.
Dia wanita baik-baik dan dia tidak mempunyai masalah dengan mu, dan masalah mu itu hanya ada pada ku, jadi kau siksa saja aku hah..dasar bedebah...
Gebi yang terusss...saja mengoceh, untuk mengalih kan amarah nya, hanya ke pada Gebi dan tidak melukai Clara lagi.
Sontak saja, dengan perkataan Gebi tersebut, membuat Stiphen menjadi menoleh ke arah Gebi.
Dannn...akan tetapi tidak melepas kan jambakan dari rambut nya Clara, sehingga membuat Clara semakin meringis kesakitan.
Gebi pun merasa iba yang melihat Clara yang saat ini menahan rasa sakit nya itu, hingga Gebi pun tahan untuk berucap...se**n kau...lepas kan tidak dia hah..atau..."perkataan Gebi pun terputus.
Dan Stiphen pun berucap..."Atau apa hah...!!!
Apakah kau bisa menolong nya saat ini serta Stipen yang masih menjambak rambut Clara hingga terus memperkuat cemkraman nya, untuk mempropokasi Gebi dan membuat nya marah serta..Stiphen pun hendak menjulur kan lidah nya dan menjilat muka nya Clara.
Clara yang tak bisa mengelak, karena saat ini posisi tangan nya yang sedang terikat serta duduk di kursi dengan posisi kaki satu Stiphen yang berada di atas kursi dan tangan nya yang menjambak rambut Clara dan Clara pun tak bisa bergerak serta hanya bisa menangis dan pasrah.
Akan tetapi..dengan melihat kondisi Clara saat ini, Gebi semakin berang melihat nya..entah itu rasa iba atau perasaan bersalah serta karena melibat kan Clara dalam masalah ini, Gebi pun mencoba memberontak dan hampir berucap...iii..iya..a...
Jangsn Gebi...Clara mencoba melarang Gebi, untuk menuruti kehendak Stiphen.
Clara pun dengan tertunduk dan marah karena tidak di perlaku kan selayak nya manusia, apa lagi wanita dan menyebab kan Clara dalam diam dan tertunduk serta menahan semua amarah nya.
__ADS_1
Tiba...tiba...Clara pun mendongak kan wajah nya dengan mata biru seperti bola kelereng dan berkilauan serta rambut nya sedikit berubah berwarna rainbow di arah poni nya dannnn...tiba..tiba..ikatan tali Clara pun terbuka serta...Gebi saat ini yang sudah mulai di pukuli kembali, karena belum juga mau menuruti kehendak Stiphen dan hingga Gebi pun, menjadi pingsan.
Setelah Gebi menjadi pingsan.
Clara pun mulai berdiri serta menghipnotis mereka semua hingga mereka semua, menjadi saling pukul memukul antara sesama mereka.
Serta...tampa mereka ssdari, kalau mereka telah saling baku hantam sesama mereka, dan Clara pun mencoba mengambil...kesempatan saat ini untuk mencoba merangkul Gebi yang saat ini sedang pingsan untuk di bawa keluar dan berusaha untuk melarikan diri.
Lalu..setelah berada di luar dan di dalam mobil salah satu kepunyaan pesuruh nya Stiphen.
Clara yang sudah memasuki mobil salah satu pesuruh atau orang bayaran Stiphen menjadi bingung untuk menjalan kan benda ini...."Yaaa..harus bagai mana lagi, karena Clara tidak perna menaiki benda seperti ini di dunia Unicon serta apa lagi menjalan kan nya.
Hingga...Clara pun hampir prustasi dan memcoba menyadar kan Gebi dengan cara menatap tajam ke arah Gebi.
Yah...Clara saat ini memang sedikit telah kembali kuatan nya yang telah di cabut oleh sang Ayah handa saat di buang ke Bumi, dan pada saat Clara yang setadi sedang menahan amarah nya dalam diam itu lah. .sedikit kekuatan nya itu kembali dengan sendiri nya.
***
Cari mereka sampai dapat, meski sudah menjadi mayat sekalipun.
Siap bos...semua orang suruhan itu segerah menjawab serta berpencar bersiap-siap dengan segerah mencari Gebi dan Clara.
Dan di dalam mobil, Gebi baru tersadar kan diri serta Clara berucap...Ayo Gebi.. cepat gerak kan benda ini sebelum mereka kembali mengejar kita.
Gebi pun baru tersadar dan nampak heran.
Akan tetapi melihat wajah panik Clara, Gebi pun mengerti serta langsung menjalan kan mobil tersebut dengan laju yang sangat kencang agar bisa menghilang kan jejak dari orang-orang pesuruh atau bayaran Stiphen.
__ADS_1
Sampai akhir nya..mereka pun berhasil menghilang kan jejak di keramaian kota serta orang suruhan tersebut, tidak dapat lagi mengejar mereka.
Pada saat itu lah, orang-orang suruhan tersebut menelpon serta melapor kan, kalau mereka tidak berhasil kembali menangkap Gebi dsn Clara.
Hingga Stiphen yang mendengar pun menjadi berang serta menghancur kan semua beda-beda yang berada di sekitar nya itu, dan bahkan orang-orang yang di sekitar nya pun menjadi pelampiasan atas kemarahan Stiphen.
Gebi dan Clara akhir nya memutus kan untuk segerah pulang ke rumah nya saja dan segerah menelpon ke pada Bos nya itu, bahwa iya tidak akan kembali ke kantor nya hari ini.
Dan Gebi pun juga memberikan penjelasan apa yang iya alami hari ini serta itu juga sangat membuat bos nya itu sangat terkaget serta khawatir akan ke adaan Gebi dan memutus kan untuk memberi nya izin agar tidak kembali kekantor hari ini, walau laporan hari ini belum seluruh nya selesai dan jam kantor pun belum berakhir.
Setelah Gebi dan Clara sampai di rumah.
Mereka berdua tak lupa mengunci rumah nya dengan sangat rapat..takut mereka saat ini masih dalam intai oleh orang bayaran Stiphen.
Gebi dan Clara telah duduk di sofa ruang nonton saat ini dan beristirahat sejenak serta Clara baru tersadar bahww banyak nya luka di tubuh nya Gebi.
Clara pun berlari ke dapur serta mencoba mencari peralatan untuk mengompres luka Gebi seprti baskom dan di isi dengan air hangat serta handuk kecil untuk membersih kan semua luka-luka di tubuh nya Gebi.
Clara pun telah selesai membawa nya ke hadapan Gebi saat ini serta mulai mengompres dan mulai membersih kan luka yang di wajah Gebi.
Gebi yang semula terpejam mata nya karena merasa sangat lelah dan sakit semua di sekujur tubuh nya pun merasa kaget dengan tiba-tiba Clara yang langsung mengompres serta mereka pun menjadi saling menatap di karena kan jarak saat Gebi membuka mata nya Wajah Clara pun, nampak begitu dekat dengan wajah Gebi.
Akan tetapi tiba-tiba....!!!
***
kita sambung besok yah..see..you...
__ADS_1