Wasted Unicorn Princess

Wasted Unicorn Princess
Cerita 17


__ADS_3

Pagi pun telah tiba, alaram telah berbunyi...tritt...tritt....tritt...."Clara segerah bangun dengan merentang kan tangan nya, Dan sedikit menguap...huwaaaaahhhh....


Terdengar suara alaram hingga keluar di ruang nonton, Gebi pun ikut terbangun dan juga merentang kan tangan untuk mengendor kan urat-urat syarat tubuh nya.


Karena lupa saat ini iya yang terbiasa tidur di atas ranjang nya dan sekarang iya sedang berada di atas sofa, Gebi hampir terjatuh terjungkal saat iya merentang kan tangan nya dan menggeliat terbiasa saat bangun tidur, hingga terdengar suara pekikan...


Aaahhhh..."yang mengakibatkan Clara terkaget serta melonjak, terbangun mencari arah suara sambil memfokus kan ke arah Gebi.


Gebi yang melihat kepanikan Clara pun tersenyum hambar sambil berucap...


Hehehe..."sorry telah mengaget kan mu, aku yang terbiasa tidur di atas ranjang sehingga hampir jatuh ke lantai.Dengan terus tersenyum canggung Gebi pun merasa tidak enak hati karena membuat kepanikan pada Clara saat ini.


Clara yang melihat dan mendengar nya pun, ikut terkekeh sambil berucap..."hahaha...kalau kau tak terbiasa tidur di sofa, lebih baik nanti malam, biarkan aku yang kembali tidur di sofa.


Hahhhh...mata Gebi melotot, itu Sama saja menjatuh kan harga diri nya, tidak mungkin, iya tidak mau mengalah demi perempuan dan terlebih iya akan pindah kembali tidur di kamar nya, Sama saja itu berarti iya begitu lemah dan tidak sanggup tidur di sofa serta Dan mengakui kekalahan nya, karena Clara yang perempuan saja sanggup, mengapa iya tidak sanggup.


Tidak usah, aku Masih bisa bertahan kok tidur di sini, karena aku laki-laki dan pantang bagi laki-laki untuk iya tidak sopan dan tidak membiar kan seorang perempuan tidur dengan nyaman nya.


Tapi...


Belum juga Clara membalas dan sudah di patah kan ucapan nya oleh Gebi dengan berkata..


Sudah...sudah...


Sebaik nya kita tidak lagi berdebat dan segerah mandi serta pergi ke kantor, karena kita akan mengejar berita baru.


Berita baru...


Berita baru apalagi Gebi...


Hem..itu, yang ku cari semalam dan akan ku bahas saat di perjalanan ke kantor nanti saja.


Karena waktu kita tidak banyak, kau dahulu atau aku yang terlebih dahulu untuk segerah mandi...???


Aaahhhh...itu...sebaik nya, kau saja Gebi.

__ADS_1


Karena aku akan meyiap kan sarapan kita terlebih dahulu dan pakaian mu, baru setelah itu selepas kamu selesai, aku pun akan menyusul bergantian untuk segerah mandi.


Baik lah Gebi berucap.


.....


Setelah nya Gebi telah selesai dan saat nya Clara bergantian untuk segerah mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor.


Akan tetapi sebelum nya..."iya dan Gebi terlebih dahulu melakukan sarapan bersama terlebih dahulu.


Dan setelah selesai..,barulah mereka berangkat dengan membawa segala macam peralatan serta perlengkapan segala macam untuk segerah di bawa ke kantor nya saat ini.


Dengan terburu-buru pula mereka memasuki Mobil nya dan mulai menghidup kan Mobil tersebut dengan kecepatan yang agak sedikit kencang.


Gebi pun mulai menjelas kan sambil menyetir Mobil nya dan berkata...


Kita akan mencari berita kembali tentang Mentri pemerdayaan Ellen Susan yang saat ini lagi gembar gebor dan aktif dengan segala bakti Amal nya dan menjadi donatur di segala tempat serta membuat nama nya terus melambung kan nama nya serta tampa cacat sedikit pun.


Tapi aku pun sedikit curiga ada kecurangan di balik ini semua, Dan membuat nya tetap berjalan mulus tampa jejak tapi tersimpan sebuah rahasia di balik nya serta kita akan mengorek nya agar dapat mengungkap kan nya.


Metri...."apakah itu sebuah nama jabatan Dan kau akan kembali bermasalah Gebi...!!!


Apa kau tidak takut, terlebih kita baru saja terlepas Dari masalah itu kemarin.


Hah..."Gebi menarik napas berat nya, tapi ini lah resiko pekerjaan nya, yang bagai mana lagi Gebi berucap sambil menarik kak kedua bahu nya dan mencobah acuh tak acuh, pada hal di dalam hati nya Gebi begitu berdegup kencang.


Bagai mana tidak...!!! "ini adalah metri bukan Hal sepele untuk di hadapi, konsekuensi nya, hilang nyawa Tampa jejak atau pekerjaan pun akan melayang Tampa ada Jaminan untuk kembali kerja di tempat Lain lagi.


Tapi...mereka punya dukungan dan dia apalah di bawah atau hanya seorang rendah saja, Dan tak punya pendukung apa pun.


Tapi mau di kata apa, iya harus mengerja kan nya, walau di kirim ke medan perang sekali pun, iya harus laku kan.


Hemm...Clara menjawab, kalau itu mau mu, ya sudah, aku akan terus membantu mu sebisa ku.


Dan akhir nya mereka kembali dengan pikiran mereka masing-masing hingga sampai lah kini mereka di gedung tempat kerja nya.

__ADS_1


Dengan penuh semangat, Gebi Dan Clara akhir nya keluar dari Mobil Dan segerah menuju meja kerja nya serta membuat laporan Dan merinci nya serta sekarang hendak menyerah kan nya untuk meminta izin ke pada atasan nya Alexa.


Setelah sampai di ruangan Alexa Dan mengetuk pintu nya.


Alexa menyuruh nya segerah masuk sambil menatap, Gebi...


Iya boss....


Kamu sudah mau kembali bekerja Gebi...???


Hem...bukan begitu boss Alexia...


Aku tidak terbiasa berdism diri hanya di rumah saja, Masih banyak pekerjaan menumpuk Dan kita harus segerah menyelesai kan nya. Dan ini proposal peninjauwan untuk target selanjut nya, Dan aku harap, kau memberi kan sertipikat izin mu bos.


Alexa segerah mengambil map tersebut Dan segerah membaca nya dengan perlahan.


Setelah membaca dengan penuh khusuk, mata Alexa membuat tak percaya, gila dengan sambil membanting mao tersebut Alexa berucap.


Mana mungkin aku memberikan izin mu seperti ini, ini target yang paling berbahaya, Dan bila mencari masalah dengan nya, bukan hanya kau yang akan hancur tak bersisah...tapi juga perusahaan ini Gebi, dengan penuh kekawatiran Alexa berucap.


Alexa sangat faham akan pemikiran Gebi yang sangat keras kepala, walau di halangi bagai mana pun, iya terus akan berlalu...itu seperti percuma Dan berucap di atas angin, berlalu Tampa jejak.


Hah ...Alexa menarik napas berat nya.


Dan belum juga Alexa melanjut kan ucapan nya...


Aku hanya ingin menyampai kan ke pada mu bos, kau memberi izin atau pun tidak, tunggu saja hasil nya nanti, lalu Gebi berlalu pergi keluar dari ruangan Alexa dengan pemikiran yang tak terbaca kan oleh Alexa.


Alexa memijat pangkal hiding nya Dan berpikir, Gebi...Gebi...aku sudah lama menyukai mu, Dan aku tidak mau kau dalam masalah lagi seperti hal masalah kemarin.


Aku baru saja bernapas lega Dan kau sudah mencari masalah baru, Dan tidak bisa kah kau mencari berita yang biasa saja tapi tidak membuat mu dalam msalah, tidak perduli berita itu tidak akan sebesar berita kemari, tapi yang aku khawatir kan adalah keselamatan mu.


Hah...lalu Alexa pun kembali jemari nya bermain di atas lektop untuk terus melanjut kan pekerjaan nya yang tertunda tadi, di karena kan Gebi yang mendatangi nya untuk meminta pesertujuan pengambilan berita tersebut.


\*\*\*\*\*

__ADS_1


kita lanjut kan nanti yah, maaf jarang up, klu pikiran gih kusut..gak bisa mikir nulis Dan makasih dah baca.


__ADS_2