
Setelah sarapan mereka selesai dan di lirik Clara ke arah belakang, orang tersebut telah pergi dan semua tampa sengaja juga telah diam-diam Clara merekam akan pembicaraan mereka, yang tampa Gebi ketahui, karena Clara takut membuat orang tersebut curiga nanti nya.
Mereka pun mulai beranjak pergi dari tempat tersebut dan sekarang menuju kantor nya, setelah sesampai nya di kantor, dengan rasa penasaran nya Gebi langsung mendekati Clara dengan berbagai pertayaan nya yang tampa henti akan tingkah Clara yang aneh seharian ini.
Clara sebelum menjawab pun, menghembus kan napas berat nya, Dan baru lah dia berucap...
Hemmm..."Begini Gebi...sambil mulai menceritakan secara detiel semua kejadian yang iya alami seharian tadi hingga Clara pun mengeluar kan hasil rekaman nya dan memperdengar kan ke pada Gebi saat ini.
Coba kamu dengar rekaman ini, Dan ambil kesimpulan dari semua pembicaraan mereka.
Benar saja, Gebi pun terkejut bukan main setelah mendengar nya, serta saking senang nya Gebi langsung berjingkrak dan mengangkat tubuh Clara dan langsung memeluk nya sambil berputar-putar serta membuat kehebohan di kantor tersebut, Dan tampa di sadari membuat mereka Jadi bahan tontonan untuk saat ini.
Clara yang merasa malu dan risih, trus menyadar kan Gebi dengan terus memanggil nama nya, hingga baru lah beberapa saat Gebi pun tersadar dan menghentikan tingkah nya tersebut dan memohon maaf ke pada Clara atas sikap nya yang tidak sopan tersebut, Dan juga memberi penjelasan ke pada rekan-rekan nya karena replek bahagia iya melaku kan itu tampa sengaja.
Rekan-rekan nya pun bersorak hingga ikut mendekat dan berucap...
Kabar bahagia apa yang membuat mu hingga seperti itu Gebi...
Gebi pun menjawab dengan canggung dan sedikit menggaruk tekuk nya yang tidak gatal tersebut dengan berucap...
Hehehe...itu masih rahasia, Dan untuk saat ini kalian bersabar lah, karena nanti kalian juga pasti akan tau.
Oohhh..."pasti itu berita besar lagi yah Gebi, pelit lo gak mau bagi-bagi temen. Bilang aja sekarang sih...! "Emang kenapa...? "celetuk Salah satu rekan nya yang kesal karena Gebi merahasia kan nya.
Hehehe..."bukan apa-apa, ini juga belum pasti berita nya, Dan aku Masih perlu banyak penyelidikan untuk mendapat kan berita yang pasti nya agar tidak Salah dalam membuat berita dan ini juga agak sedikit ekstrim, Jadi aku tidak mau melibat kan kalian dalam bahaya inj.
Maksud mu...!
Itu berita hampir bahaya nya dengan berita yang kemarin itu kah Gebi, kamu gak kapok-kapok nya juga yah, dengan segala kejadian kemarin, eh kantor kita juga hampir di tutup loh gegara ulah mu itu, tapi lo Masih nekat, apa Bos sekali ini udah tau dan ngasih lo izin Gebi..???
Hehehe..."iya sih, tapi itu lah tantangan buat Gue dan ini demi memajukan kartor kita juga kan.
Memang resiko nya besar, tapi..lebih baik kita coba dahulu, kalau memang bermasalah, biar nanti aku sendiri yang menanggung nya.
__ADS_1
Memang bisa Gebi...!!!
Semoga saja, tapi aku pun tidak yakin, karena ini lebih berat resiko nya, Dan Bos juga tidak menyetujui nya, ini juga hanya inisiatif ku saja, Dan doa kan semoga lancar serta tidak terjadi apa pun terhadap ku, Clara, bos mau pun kantor kita nanti yah.
Yah sudah lah, kalian lanjut kan saja kerjaan kalian, kalau di lihat Bos, dia bisa-bisa marah besar karena kita berbincang-bincang di saat masih jam kerja seperti ini.
Hem..."okey, ayo bubar-bubar....
Mereka pun semua akhir nya kembali kemeja kerja mereka masing-masing, hingga tinggal lah saat ini yang ada Clara dan Gebi untuk membahas kembali pekerjaan mereka tersebut.
*****
Setelah usai membahas nya, Gebi dan Clara sepakat, sehabis ini mereka mau pergi ke dermaga yang di kata kan tempat gudang serta pengiriman barang yang di miliki oleh mentri Susan tersebut.
Yah..."Clara telah mendengar ada barang elegal yang di miliki oleh mentri Susan yang gagal kirim serta hilang entah di mana dan mereka takut akan kemarahan dari atasan nya tersebut.
Dan belum jelas, apa akan barang tersebut, serta ini adalah misi yang sulit, karena sangat berbahaya, mengingat metri Susan yang notaben orang terkaya nomor ke sekian di kota tersebut dan dengan status sebagai janda tiga anak, serta hanya dari jabatan mentri dan warisan suami, tidak mungkin iya terus berpenghasilan seperti tersebut.
Dan pada akhir nya terungkap...!
Gebi dan Clara pun bergegas pergi saat ini.
Mereka telah bersiap-siap untuk segerah ke dermaga itu, hingga sesampai nya di sana....
Mata mereka melotot tak percaya dengan penampakan itu.
Hah....Gebi...?
Ini..."penjagaan sangat ketat sekali dan kita tidak bisa sembarang memasuki nya...!!!
Kau lihat sendiri ini, kawat berdiri, Dan berbagai macam keamana serta penjagaan nya, begitu banyak melewati proses, Clara begitu tidak yakin dapat melewati nya semua untuk masuk kedalam.
Kau tenang saja Clara, ikuti saja aku dan jangan banyak bicara, nanti setelah aku perintah kau langsung saja laksana kan, okey...
__ADS_1
Hemmm...baik lah Gebi, tapi...
Tidak ada tapi-tapian Clara, itu ada mobil trek akan masuk, ayo ikuti aku dari belakang, kau siap Clara.
Hemm..."baik Gebi...
Mereka pun mulai mengendap-endap mendekati Mobil trek tersebut yang entah membawa barang apa saat ini.
Yang pasti, mobil trek tersebut berusaha mengantar kan barang dan hendak memasuki pabrik tersebut.
Saat sekarang sudah dekat dengan Mobil trek tersebut dan, mbil trek itu pun hendak di periksa terlebih dahulu satu-persatu sebelum memasuki pabrik tersebut, dan....
Ayo Clara....
Disini ada Mobil trek yang tidak terkunci, Dan kita bisa bersembunyi di dalam nya...
Clara pun memanggut kan kepala nya, serta mengikuti kata Gebi saat ini, Dan sesampai nya mereka di dalam Mobil trek, betapa...sekali lagi mereka terkejut...
Hah ..."Begitu banyak uang palsu di dalam mobil trek tersebut, selain yang di sebut ada bisnis perdagangan orang dalam pembicaraan tersebut, ternyata mentri tersebut juga menyelundup kan begitu banyak uang palsu seperti yang di katakan kalau dalam satu Mobil trek mereka gagal kirim, karena kehilangan entah kemana serta takut akan kemarahan metri Susan tersebut.
Setelah masuk mereka berdua berusaha bersembunyi di antara tumpukan uang palsu ini, agar saat pemeriksaan nanti mereka tidak nampak dan lolos masuk kedalam dengan Selamat.
Dengan napas lega, akhir nya mereka berhasil lolos masuk kedalam, dan saat ini mobil trek tersebut terasa sudah berhenti, Dan tinggal pemeriksaan untuk pengiriman selanjut nya.
Sebelum mereka berdua ketahuan, Gebi berusaha untuk ke luar dari Mobil trek tersebut.
Akan tetapi sebelum nya, Gebi harus memasti kan keamanan nya terlebih dahulu.
Belum juga mereka ke luar, nampak terdengar suara beberapa orang yang hendak mendekati Mobil trek tersebut.
Mereka pun nampak gusar saat ini, takut akan ketahuan, hingga....
******
__ADS_1
Kita sambung lagi nanti yah...see you...🤗