
Saat orang-orang tersebut hendak mendekati Mobil trek, yang berisi Clara Dan Gebi.
Hati Clara dan Gebi sudah ketakutan akan ketahuan oleh mereka.
Suara tersebut, sudah semakin mendekat, Dan Clara sudah berpikir untuk menggunakan kekuatan nya saat itu, bila mendesak...
Tapi...
Ada suara panggilan serta teriakan....
"Hai...kalian....
"Ayo semua, kita berkumpul di aula....
Karena seperti nya, akan ada pemberitahuan baru....
Ohhh..."ayo...
ucap, Salah satu pekerja di situ, Dan mereka akhir nya berbelok untuk segerah pergi ke aula, serta tak Jadi memeriksa Mobil trek yang berisi Gebi Dan Clara tersebut.
Dengan menarik napas lega, Gebi Dan Clara pun mulai mengintip keluar Mobil trek, hingga terasa aman, mereka pun mulai keluar dari Mobil trek tersebut.
Pada hal, Clara tadi sudah berpikir, bila mana mereka akan terus melangkah dan memeriksa nya, Maka Clara terpaksa akan menggunakan kekuatan nya untuk menghenti kan aksi mereka, agar tidak ketahuan.
Tapi itu bisa berisiko akan kecurigaan Gebi ke pada nya.
Hahhh..."untung lah..."Clara yang ikut bernapas lega serta berucap...
Setelah mereka berhasil keluar dari Mobil trek tersebut, mereka berdua dengan segerah mencari tempat persembunyian, agar saat orang tersebut kembali memeriksa, mereka sudah tidak dapat di ketemukan lagi, serta mencari cara agar bisa leluasa mencari informasi dengan aman dan tidak membuat kecurigaan.
Dannn....ehhhh...Clara kita masuk ke ruangan itu dahulu untuk sembunyi, Dan nanti berfikir kembali supaya kita bisa leluasa mencari informasi Lain nya.
Hemm..."mereka berdua pun, akhir nya sudah memasuki Salah satu ruangan yang belum mereka ketahui tempat apa itu...!!!
Setelah mereka masuk, Gebi nampak senang sekali, setelah melihat, begitu banyak sekali pakaian seragam ganti untuk para pekerja.
Ahaaa...Gebi berucap....
Dewi portuna, seperti berpihakpada kita saat ini...
__ADS_1
Kenapa...Gebi...
Kau nampak senang sekali...
Bagai mana tidak Clara....
Kau lihat sendiri tempat ini, begitu banyak seragam ganti para pekerja, bukan nya...itu menanda kan sebuah keberuntungan bagi kita Clara....
Maksud nya Gebi .."Clara Masih tidak mengerti Dan bingung ..
Kau ini...
Coba kau pikir, bila mana kita berdua memakai seragam itu, Dan kita keluar...
Apakah... mereka akan mencurigai seseorang yang berkeliaran dengan seragam pekerja nya...
Ooohhh...
Jadi maksud mu...
Hemm...kita akan menyamar sebagai pekerja di sini, dengan menggunakan seragam ini Clara...
Baik Gebi....
Mereka pun buru-buru memakai nya Dan segerah keluar, serta sedikit waspada Dan melihat ke arah aula yang di bicara kan oleh Salah seorang tadi, saat mereka di dalam Mobil trek dan di suruh untuk berkumpul di dalam aula.
Apakah ini, aula yang mereka maksud..."Gebi yang berucap...
Karena Gebi yang melihat begitu banyak, karyawan yang berkumpul, sedang berdiskusi.
Mereka berdua pun akhir nya, mencoba bergabung.
Dengan memasuki secara mengendap-endap Dan mencoba rilek serta berbaur, agar tidak merasa di curiga oleh karyawan Lain nya.
Gebi dan Clara mulai fokus dengan apa yang di bahas oleh mereka.
Mereka berucap tentang barang mereka yang hilang kemarin, Dan mencurigai Salah satu dari mereka ada penyusup dari lawan yang hendak menghancur kan atau mensabotase bisnis mereka.
Mereka berucap, kalau saat ini, Ibu mentri Susan belum mengetahui nya, serta pemimpin akan menyelidiki, sebelum Ibu Metri Suasan mengetahui nya.
__ADS_1
Mereka semua akan memeriksa serta memperketat kembali penjagaan nya.
Dan di mulai hari ini juga, Maka setiap para pekerja, akan memeriksa barang dengan teliti serta langsung melapor kan nya atau tidak lagi di tunda-tunda, yang menyebab kan terhambat nya pengiriman serta membuat konsumen menjadi tidak puas.
Hari ini akan ada pengiriman Lima Mobil trek uang palsu ke masing-masing kota serta satu ke luar Negri dan satu unit Mobil juga pengiriman Wanita yang akan di kirim ke luar Negri untuk pesanan pelanggan serta ada lima Mobil yang berisi obat-obatan terlarang Dan obat yang Kadar Luarsa untuk di edar kan di kota-kota kecil atau terpelosok, itu pun semua sudah ada pemesan nya, atau di sebut penadah atau pemasok nya.
Clara dan Gebi, sungguh terkejut mendengar nya saat ini.
Sungguh kejam dan begitu banyak bisnis ilegal yang di jalan kan oleh metri Susan saat ini.
Ini semua, sungguh merugi kan Negara dan rakyat.
Tapi....siapa yang berani menantang Metri Susan, yang iya pun mempunyai begitu banyak kolega terpandang dan berpengaruh, hingga bisnis nya ini bisa berjalan Selama ini, Tampa ada yang berani mengusik nya satu pun.
Diam-diam...."Gebi sudah merekam perkataan itu, Dan tadi sudah mendapat kan bukti poto uang palsu yang ada di Mobil trek yang mereka tumpangi tadi untuk sembunyi.
Sekarang mereka akan kembali berkeliling menyamar sebagai pekerja dan berpura-pura berkerja saat ini sesambil mencari kembali informasi.
Tiba lah mereka sudah membubar kan diri Dan berjalan beriringan dengan para pekerja Lain nya, untuk menuju ke bagian misi mereka masing-masing.
Clara Dan Gebi, mengikuti acak saja, karena tidak tau pasti hendak kemana tujuan mereka, hingga mengikuti para pekerja yang hendak menuju ke sebuah Mobil untuk pengiriman barang obat-obatan yang Kadar luasa, serta barang tersebut di periksa terlebih dahulu kecukupan nya, Dan di siap kan sedikit untuk di sumbang kan ke panti-panti yang sering di kunjungi oleh metri Susan tersebut.
Sebelum di kirim, barang tersebut di periksa apakah tanggal exspayet nya telah di rubah, Dan di kemas rapi kembali, seolah itu memang Masih baru di keluar kan.
Mereka sungguh terkejut serta mengutuk akan kelakuan metri tersebut, sungguh kejam kelakuan nya, menyumbang barang-barang yang tak layak pakai kepada orang tak mampu, sungguh ini terlalu kejam.
Dan selesai mereka mengerja kan pengiriman tersebut, mereka pun berpindah, untuk mengecek Mobil Lain nya, yang berisi obat-obatan terlarang atau sejenis narkoba.
Hahhhh..."Mereka sungguh tercengang di buat nya, begitu banyak bisnis Kotor yang di laku kan oleh Metri nya, bahkan di anggap para rakyat sebagai Dewi penolong, karena selalu aktif dalam bakti amal di mana saja, Dan selalu menolong mereka yang terkena musibah, serta menjadi donatur di beberapa panti.
Tidak percaya, tapi ini nyata di depan mereka, sebuah kebaikan yang di tutup-tutupi dengan sebuah keburukan, siapa yang akan percaya ini.
Tapi ini lah bukti nya, dengan segerah dan diam-diam, mereka mengambil bukti nya.
Dan..."sekarang tinggal mereka saat ini hendak keluar dari pabrik tersebut, karena sudah merasa cukup mendapat kan banyak bukti saat ini...tapi, seperti nya sulit untuk bagi mereka keluar, karena semua karyawan di persiap kan kusus tempat tinggal nya, agar tidak ada nya penyusup yang bebas keluar masuk.
********
Kita sambung lagi nanti yah, Dan maaf cerita ini hanya karangan imajinasi autor, bukan hendak menyindir atau pun menyinggung Dan maaf bila ada kesamaan di Dunia nyata, Dan terimakasih telah membaca..see you🤗
__ADS_1